Berita Terkini

Polres Magetan Dapat Bantuan 20 Sepeda Motor Dinas



Magetan, Investigasi : Guna mendukung tugas-tugas Kepolisian di Kabupaten Magetan, Propinsi Jawa Timur,  maka  pada Selasa (10/5) Kepolisian  Resort Magetan mendapatkan hibah dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Magetan, berupa dua puluh unit kendaraan roda dua.
Hadir dalam kegiatan penyerahan bantuan tersebut Wakil Bupati Magetan yang langsung menyerahkan bantuan kendaraan bermotor dinas.
Kapolres Magetan AKBP Johanson Ronald Simamora, S.I.K., S.H., M.H.  menyampaikan bahwa Polres Magetan, mendapat bantuan Dua Puluh unit sepeda motor Yamaha Trill  dari Pemda Magetan guna menambah kekuatan dan memperlancar kegiatan patroli rutin dari jajaran Polres Magetan terkait dengan pelayanan terhadap masyarakat.
“Iya kita dapat bantuan dari Pemda yaitu Dua Puluh unit sepeda motor, untuk kekuatan patroli kita,” ucap Kapolres.
Ia menambahkan Dua Puluh sepeda motor tersebut nanti akan distribusikan ke Satuan Sabhara, Lantas, Reskrim dan Polsek Maospati serta Polsek Plaosan.(sj/md).


Magetan, Investigasi : Guna mendukung tugas-tugas Kepolisian di Kabupaten Magetan, Propinsi Jawa Timur,  maka  pada Selasa (10/5) Kepolisian  Resort Magetan mendapatkan hibah dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Magetan, berupa dua puluh unit kendaraan roda dua.
Hadir dalam kegiatan penyerahan bantuan tersebut Wakil Bupati Magetan yang langsung menyerahkan bantuan kendaraan bermotor dinas.
Kapolres Magetan AKBP Johanson Ronald Simamora, S.I.K., S.H., M.H.  menyampaikan bahwa Polres Magetan, mendapat bantuan Dua Puluh unit sepeda motor Yamaha Trill  dari Pemda Magetan guna menambah kekuatan dan memperlancar kegiatan patroli rutin dari jajaran Polres Magetan terkait dengan pelayanan terhadap masyarakat.
“Iya kita dapat bantuan dari Pemda yaitu Dua Puluh unit sepeda motor, untuk kekuatan patroli kita,” ucap Kapolres.
Ia menambahkan Dua Puluh sepeda motor tersebut nanti akan distribusikan ke Satuan Sabhara, Lantas, Reskrim dan Polsek Maospati serta Polsek Plaosan.(sj/md).
Baca

Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kab. Madiun Melaju ke Final ISC di tingkat Jawa Timur

Madiun, Investigasi : Kegiatan ISC 2016 setelah melalui proses kegiatan selama 4 hari mulai dari sabtu tgl 7 sampai selasa 10 mei 2016, ditutup oleh  Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kab. Madiun H. Iswanto.
Tampak hadir dalam acara tersebut, Sekda Kab. Madiun, Forpimda Kab.Madiun, kakak kwartir daerah Jatim, Kakak dari deteksi Basket Lintas Indonesia, Kepala SKPD jajaran Pemkab Madiun, Kakak ketua majlis pembimbing ranting dan ketua kwaran se kab. Madiun, Kakak –kakak panitia, para pembina pendamping serta adik-adik peserta ISC Th. 2016.
Dalam sambutannya, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kab. Madiun H. Iswanto mengatakan adik-adik penggalang dengan sungguh-sungguh telah mengikuti kegiatan secara mandiri, dengan rasa percaya diri dan jiwa korsa serta sportifitas yang tinggi. “Hasilnya adalah telah terpilih  putra dan putri terbaik untuk mewakili Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kab. Madiun melaju ke final ISC di tingkat Kwartir Daerah Jawa Timur yang di rencanakan pada bulan September 2016 Selasa, 10 Mei 2016,” ujar Iswanto.
Dilanjutkan, Ketua Kwarcab Kab. Madiun mengucapkan selamat dan sukses kepada adik-adik yang menjadi juara, berjuanglah terus jangan merasa puas dengan hasil yang telah adik raih. “Terima kasih atas segala dukungan dan bantuannya kepada Bupati Madiun, dan semua kepala SKPD dan jajaran pemerintah Kab. Madiun dan semua pihak termasuk yang telah ikut membantu segala fasilitas kegiatan ini,” pungkas Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kab. Madiun H. Iswanto. (p-76)

DATA JUARA ISC JATIM KWARCAB KAB. MADIUN GELOMBANG 2
Juara
Putra
Putri
Pangkalan
No peserta
Total medali
Point Tapak Kemah
Pangkalan
No peserta
Total medali
Point Tapak Kemah
1
MI Lebak ayu
34
39
87
Mi Islamiyah Sogo
96
40
94
2
MI Sambirejo
12
39
77
MIN Bancong
97
38
94
3
SDN Plumpungrejo 01
88
37
65
MI Nurul Burhan
83
37
82
4
MI Sabilil Islam
49
35
58
MI Muhtar
44
36
93
5
SDN Kebonagung 01
86
34
77
SDN Joho 01
57
36
94
6
MI Setemon
63
33
75
SDN Bangunsari 02
1
35
86
7
SDN Banyukambang
87
33
72
SDN Sidodadi 1
5
35
84
8
SDN Jatisari 02
15
33
71
SDN Sukosari 02
56
35
83
9
SDN Sumbersari 01
19
33
71
SDN Bangunsari 01
62
35
80
10
SDN Tulung 03
18
32
65
Klangon 2
21
33
77


Madiun, Investigasi : Kegiatan ISC 2016 setelah melalui proses kegiatan selama 4 hari mulai dari sabtu tgl 7 sampai selasa 10 mei 2016, ditutup oleh  Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kab. Madiun H. Iswanto.
Tampak hadir dalam acara tersebut, Sekda Kab. Madiun, Forpimda Kab.Madiun, kakak kwartir daerah Jatim, Kakak dari deteksi Basket Lintas Indonesia, Kepala SKPD jajaran Pemkab Madiun, Kakak ketua majlis pembimbing ranting dan ketua kwaran se kab. Madiun, Kakak –kakak panitia, para pembina pendamping serta adik-adik peserta ISC Th. 2016.
Dalam sambutannya, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kab. Madiun H. Iswanto mengatakan adik-adik penggalang dengan sungguh-sungguh telah mengikuti kegiatan secara mandiri, dengan rasa percaya diri dan jiwa korsa serta sportifitas yang tinggi. “Hasilnya adalah telah terpilih  putra dan putri terbaik untuk mewakili Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kab. Madiun melaju ke final ISC di tingkat Kwartir Daerah Jawa Timur yang di rencanakan pada bulan September 2016 Selasa, 10 Mei 2016,” ujar Iswanto.
Dilanjutkan, Ketua Kwarcab Kab. Madiun mengucapkan selamat dan sukses kepada adik-adik yang menjadi juara, berjuanglah terus jangan merasa puas dengan hasil yang telah adik raih. “Terima kasih atas segala dukungan dan bantuannya kepada Bupati Madiun, dan semua kepala SKPD dan jajaran pemerintah Kab. Madiun dan semua pihak termasuk yang telah ikut membantu segala fasilitas kegiatan ini,” pungkas Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kab. Madiun H. Iswanto. (p-76)

DATA JUARA ISC JATIM KWARCAB KAB. MADIUN GELOMBANG 2
Juara
Putra
Putri
Pangkalan
No peserta
Total medali
Point Tapak Kemah
Pangkalan
No peserta
Total medali
Point Tapak Kemah
1
MI Lebak ayu
34
39
87
Mi Islamiyah Sogo
96
40
94
2
MI Sambirejo
12
39
77
MIN Bancong
97
38
94
3
SDN Plumpungrejo 01
88
37
65
MI Nurul Burhan
83
37
82
4
MI Sabilil Islam
49
35
58
MI Muhtar
44
36
93
5
SDN Kebonagung 01
86
34
77
SDN Joho 01
57
36
94
6
MI Setemon
63
33
75
SDN Bangunsari 02
1
35
86
7
SDN Banyukambang
87
33
72
SDN Sidodadi 1
5
35
84
8
SDN Jatisari 02
15
33
71
SDN Sukosari 02
56
35
83
9
SDN Sumbersari 01
19
33
71
SDN Bangunsari 01
62
35
80
10
SDN Tulung 03
18
32
65
Klangon 2
21
33
77


Baca

Disidak, UN SMP Sederajat Di Kabupaten Madiun Berjalan Dengan Lancar

Madiun, Investigasi : Pelaksanaan Ujian Nasional untuk tingkat SMP/sederajat serta Paket B yang dilaksanakan Senin, 9 Mei 2016 berjalan dengan lancar.  ini diketahui saat Inspeksi Mendadak yang dilakukan oleh Wakil Bupati Madiun bersama rombongan diwilayah Kec. Pilangkenceng (SMPN 1 Pilangkenceng dan SMPN 2 Pilangkenceng), Mejayan (MTsN Mejayan).
Sedangkan rombongan kedua yang dipimpin oleh Sekda Kab.Madiun meninjau di wilayah Kec. Kebonsari dan Kec. Dolopo. Sedangkan rombongan ke tiga yang dipimpin oleh Kadin Pendidikan Kab. Madiun meninjau pelaksanaan Ujian Nasional diwilayah Kec. Wungu.   
saat memberikan keterangan, H. Iswanto, Wakil Bupati Madiun mengatakan bahwa saat ini di Kabupaten Madiun ada 83 Lembaga dengan jumlah peserta 9.342 peserta yang terdiri dari : 27 SMP, dengan 5258 peserta yang melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK),sedangkan yang melaksanakan Paper Based Test (PBT) ada 18 SMP dengan 1.341 peserta, 35 Mts dengan 2.727 peserta, 3 SMPLB dengan 16 peserta. Sedangkan jumlah Peserta Program Kesetaraan Paket B/Wusta ada 6 lembaga dengan 138 peserta.
Berdasarkan pantauan langsung dilapangan semuanya dapat berjalan lancar, tertib dan aman.Perlu diketahui, bahwa sekolah yang melaksanaan ujian dimulai Pukul 7.30.00 s/d 9.30, kemudian istirahat, di lanjutkan pukul 10.00 s/d 12.00, kemudian istirahat, dilanjutkan Pukul 13.00 s/d 15.00 selesai.
”Dari pantauan kami, semua berjalan dengan lancar sesuai dengan prosedur yang berlaku,” ungkap H. Iswanto.
terkait dengan ketidak hadiran dari beberapa siswa disalah satu SMPN di wilayah Pilangkenceng, Wakil Bupati menjelaskan bahwa semua itu tidak ada unsur kesengajaan, namun karena faktor keluarga. ”Ada beberapa siswa yang tidak ikut karena sakit dan ada yang ikut orang tuanya pindah tempat,” kata H. Iswanto.
Wakil Bupati Madiun Berharap pelaksanaan Ujian ini dapat berjalan dengan aman lancar dan tanpa ada halangan suatu apapun hingga akhir nanti. ”Saya berharap kepada Dinas Pendidikan, kedepan agar semua sekolah dapat melaksanakan ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK),” tegasnya.
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kab. Madiun DR. Suhardi melaporkan, bahwa Persiapan Ujian Sekolah/Madrasah (US/M) SD/MI, SDLB, Program Paket A/Ula, dan Ujian Nasional (UN) SMP/MTs/SMPLB, SMA/MA, SMALB, SMK Tahun Pelajaran 2015/2016 yang dilakukan Sekolah di Kabupaten Madiun sebagai berikut : Sosialisasi Ujian Nasional baik kepada siswa, guru, dan wali murid, Istighosah, Intensif Belajar (IB), Pendampingan oleh Guru BK, Melaksanakan Try Out sekolah dan Try Out bersama se Kabupaten Madiun.
”Semua persiapan sudah dilakukan dan sekarang yang terpenting adalah mengerjakan dengan sungguh-sungguh dan berdoa,” ujar DR. Suhardi. (p-76)


Madiun, Investigasi : Pelaksanaan Ujian Nasional untuk tingkat SMP/sederajat serta Paket B yang dilaksanakan Senin, 9 Mei 2016 berjalan dengan lancar.  ini diketahui saat Inspeksi Mendadak yang dilakukan oleh Wakil Bupati Madiun bersama rombongan diwilayah Kec. Pilangkenceng (SMPN 1 Pilangkenceng dan SMPN 2 Pilangkenceng), Mejayan (MTsN Mejayan).
Sedangkan rombongan kedua yang dipimpin oleh Sekda Kab.Madiun meninjau di wilayah Kec. Kebonsari dan Kec. Dolopo. Sedangkan rombongan ke tiga yang dipimpin oleh Kadin Pendidikan Kab. Madiun meninjau pelaksanaan Ujian Nasional diwilayah Kec. Wungu.   
saat memberikan keterangan, H. Iswanto, Wakil Bupati Madiun mengatakan bahwa saat ini di Kabupaten Madiun ada 83 Lembaga dengan jumlah peserta 9.342 peserta yang terdiri dari : 27 SMP, dengan 5258 peserta yang melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK),sedangkan yang melaksanakan Paper Based Test (PBT) ada 18 SMP dengan 1.341 peserta, 35 Mts dengan 2.727 peserta, 3 SMPLB dengan 16 peserta. Sedangkan jumlah Peserta Program Kesetaraan Paket B/Wusta ada 6 lembaga dengan 138 peserta.
Berdasarkan pantauan langsung dilapangan semuanya dapat berjalan lancar, tertib dan aman.Perlu diketahui, bahwa sekolah yang melaksanaan ujian dimulai Pukul 7.30.00 s/d 9.30, kemudian istirahat, di lanjutkan pukul 10.00 s/d 12.00, kemudian istirahat, dilanjutkan Pukul 13.00 s/d 15.00 selesai.
”Dari pantauan kami, semua berjalan dengan lancar sesuai dengan prosedur yang berlaku,” ungkap H. Iswanto.
terkait dengan ketidak hadiran dari beberapa siswa disalah satu SMPN di wilayah Pilangkenceng, Wakil Bupati menjelaskan bahwa semua itu tidak ada unsur kesengajaan, namun karena faktor keluarga. ”Ada beberapa siswa yang tidak ikut karena sakit dan ada yang ikut orang tuanya pindah tempat,” kata H. Iswanto.
Wakil Bupati Madiun Berharap pelaksanaan Ujian ini dapat berjalan dengan aman lancar dan tanpa ada halangan suatu apapun hingga akhir nanti. ”Saya berharap kepada Dinas Pendidikan, kedepan agar semua sekolah dapat melaksanakan ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK),” tegasnya.
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kab. Madiun DR. Suhardi melaporkan, bahwa Persiapan Ujian Sekolah/Madrasah (US/M) SD/MI, SDLB, Program Paket A/Ula, dan Ujian Nasional (UN) SMP/MTs/SMPLB, SMA/MA, SMALB, SMK Tahun Pelajaran 2015/2016 yang dilakukan Sekolah di Kabupaten Madiun sebagai berikut : Sosialisasi Ujian Nasional baik kepada siswa, guru, dan wali murid, Istighosah, Intensif Belajar (IB), Pendampingan oleh Guru BK, Melaksanakan Try Out sekolah dan Try Out bersama se Kabupaten Madiun.
”Semua persiapan sudah dilakukan dan sekarang yang terpenting adalah mengerjakan dengan sungguh-sungguh dan berdoa,” ujar DR. Suhardi. (p-76)


Baca

Banser Kabupaten Madiun Setia NKRI

Madiun, Investigasi : Ratusan personil Banser menggelar apel bersama di halaman Masjid Muhammad Bin Umar, Desa Banjarsari, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Minggu (8/5/16).
Tampak hadir Bupati Madiun, H. Muhtarom dan jajaran Forpimda serta Muspika Dagangan dan Geger serta para alim ulama dan tokoh kyai dan para Pengurus Cabang Ansor Kabupaten Madiun.
Dalam acara apel bersama itu, GP Ansor mengeluarkan pernyataan sikap agar pemerintah membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia dan menolak seluruh kegiatannya di kabupaten Madiun.
Dalam sambutannya Bupati Madiun, H. Muhtarom yang sekaligus sebagai Pembina Ansor mengatakan, dirinya kurang sependapat jika NKR diganti ideologinya menjadi negara khilafah karena itu akan bertentangan dengan UUD dan Pancasila
"Terkait dengan pernyataan sikap gerakan pemuda Ansor ini maka pemerintah Madiun akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan jajaran Forpimda karena disitu ada ahli ahli hukum,jika negara NKRI ini diubah menjadi negara khilafah artinya itu bertentangan dengan UUD dan Pancasila,” ucap Bupati Muhtarom yang didaulat sebagai Inspektur Upacara..
Lebih lanjut dikatakan, Bupati atas nama pemerintah Kabupaten Madiun mengucapkan terimakasih serta mengapresiasi apa yang dilakukan oleh pemuda gerakan Ansor ini. Bupati berharap kepada pasukan Ansor Banser tersebut untuk menjaga keamanan terutama di wilayah kabupaten Madiun dari sasaran bencana ideologi serta menjadikan NKRI sebagai harga mati.
“Mari kita jaga keamanan dan ketentraman di wilayah Kabupaten Madiun sehingga tetap kondusif,” tegasnya.

Apel Ratusan Banser se Kabupaten Madiun dengan mengambil tema “Setia NKRI” ini berjalan dengan lancer hingga usai. (p-76)
Madiun, Investigasi : Ratusan personil Banser menggelar apel bersama di halaman Masjid Muhammad Bin Umar, Desa Banjarsari, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Minggu (8/5/16).
Tampak hadir Bupati Madiun, H. Muhtarom dan jajaran Forpimda serta Muspika Dagangan dan Geger serta para alim ulama dan tokoh kyai dan para Pengurus Cabang Ansor Kabupaten Madiun.
Dalam acara apel bersama itu, GP Ansor mengeluarkan pernyataan sikap agar pemerintah membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia dan menolak seluruh kegiatannya di kabupaten Madiun.
Dalam sambutannya Bupati Madiun, H. Muhtarom yang sekaligus sebagai Pembina Ansor mengatakan, dirinya kurang sependapat jika NKR diganti ideologinya menjadi negara khilafah karena itu akan bertentangan dengan UUD dan Pancasila
"Terkait dengan pernyataan sikap gerakan pemuda Ansor ini maka pemerintah Madiun akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan jajaran Forpimda karena disitu ada ahli ahli hukum,jika negara NKRI ini diubah menjadi negara khilafah artinya itu bertentangan dengan UUD dan Pancasila,” ucap Bupati Muhtarom yang didaulat sebagai Inspektur Upacara..
Lebih lanjut dikatakan, Bupati atas nama pemerintah Kabupaten Madiun mengucapkan terimakasih serta mengapresiasi apa yang dilakukan oleh pemuda gerakan Ansor ini. Bupati berharap kepada pasukan Ansor Banser tersebut untuk menjaga keamanan terutama di wilayah kabupaten Madiun dari sasaran bencana ideologi serta menjadikan NKRI sebagai harga mati.
“Mari kita jaga keamanan dan ketentraman di wilayah Kabupaten Madiun sehingga tetap kondusif,” tegasnya.

Apel Ratusan Banser se Kabupaten Madiun dengan mengambil tema “Setia NKRI” ini berjalan dengan lancer hingga usai. (p-76)
Baca
 
Investigasi New Biro Madiun. Alamat Jl. Gemah Ripah No. 30 Dolopo Kabupaten Madiun. Telp. 081249410099
Support : PT. INSAN MANDIRI PERMATA
Copyright © 2014. Investigasi New Madiun
Template Edited by Investigasi Biro Madiun
Telp/Message : 081249410099 | 0856 0449 9100