Air Terjun Denu

Madiun, Investigasi : Air Terjun Krecekan Denu terletak di Desa Kepel, Grape Madiun. Air terjun ini terletak sekitar 4 km dari Grape. Perjalanan terasa mengasyikan karena melalui hutan yang masih asri.
Namun disini perlu diketahui bahwa jalan beraspal yang akan dilalui sudah banyak yang rusak, sehingga para pengunjung yang akan menuju ke Air Terjun Denu wajib berhati-hati.
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 4 kilometer, tibalah di depan gapura yang merupakan pintu masuk lokasi air terju. Di gapura tersebut ada tulisan Air Terjun Krecekan Denu. Belokkan dan masukkan kendaraan anda, cukup membayar tiket masuk seharga Rp.1.000,- /orang saja anda sudah bisa masuk ke tempat wisata ini.
Jangan terkecoh, tempat parker kendaraan tersebut masih jauh dari lokasi Air Terjun Krecekan Denu. Para pengunjung masih harus berjalan kaki untuk menuju lokasinya. Namun jangan khawatir, selama diperjalanan, banyak warung-warung yang bisa dijadikan tempat beristirahat sambil menikmati makanan khas yaitu gorengan dan aneka es. Warung-warung tersebut milik dari masyarakat sekitar.
Setelah melewati tanjakan dan turunan serta menyeberangi sungai, sampailah pengunjung dilokasi Air Terjun Denu. Dibawah air terjun terdapat genangan air yang menyerupai kolam.
Ditumpahan air tersebut, para pengunjung bisa bermain air sepuasnya atau sekedar duduk sembari menikmati keindahan alam sekitar yang masih asri. Namun yang perlu diwaspadai adalah, apabila musim hujan, para pengunjung wajib berhati-hati apabila berenang dibawah air terjun karena rawan terjadi longsoran batu.

Apabila sudah puas bermain air, pengunjung bisa berganti pakaian dikamar mandi yang sudah disediakan oleh Pemerintah Desa setempat sembari menikmati makanan diwarung-warung yang berada disekitar air terjun.
Madiun, Investigasi : Air Terjun Krecekan Denu terletak di Desa Kepel, Grape Madiun. Air terjun ini terletak sekitar 4 km dari Grape. Perjalanan terasa mengasyikan karena melalui hutan yang masih asri.
Namun disini perlu diketahui bahwa jalan beraspal yang akan dilalui sudah banyak yang rusak, sehingga para pengunjung yang akan menuju ke Air Terjun Denu wajib berhati-hati.
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 4 kilometer, tibalah di depan gapura yang merupakan pintu masuk lokasi air terju. Di gapura tersebut ada tulisan Air Terjun Krecekan Denu. Belokkan dan masukkan kendaraan anda, cukup membayar tiket masuk seharga Rp.1.000,- /orang saja anda sudah bisa masuk ke tempat wisata ini.
Jangan terkecoh, tempat parker kendaraan tersebut masih jauh dari lokasi Air Terjun Krecekan Denu. Para pengunjung masih harus berjalan kaki untuk menuju lokasinya. Namun jangan khawatir, selama diperjalanan, banyak warung-warung yang bisa dijadikan tempat beristirahat sambil menikmati makanan khas yaitu gorengan dan aneka es. Warung-warung tersebut milik dari masyarakat sekitar.
Setelah melewati tanjakan dan turunan serta menyeberangi sungai, sampailah pengunjung dilokasi Air Terjun Denu. Dibawah air terjun terdapat genangan air yang menyerupai kolam.
Ditumpahan air tersebut, para pengunjung bisa bermain air sepuasnya atau sekedar duduk sembari menikmati keindahan alam sekitar yang masih asri. Namun yang perlu diwaspadai adalah, apabila musim hujan, para pengunjung wajib berhati-hati apabila berenang dibawah air terjun karena rawan terjadi longsoran batu.

Apabila sudah puas bermain air, pengunjung bisa berganti pakaian dikamar mandi yang sudah disediakan oleh Pemerintah Desa setempat sembari menikmati makanan diwarung-warung yang berada disekitar air terjun.
Baca

Tidak Terima Dengan Berita Bohong, Bupati Madiun Somasi Pertamina

Madiun, Investigasi : Pemberitaan Tentang Bupati Madiun, H. Muhtarom yang mendapatkan teguran dari Pertamina terkait dengan kecurangan SPBU miliknya yang ditayangkan oleh CNN Indonesia disikapi serius oleh H. Muhtarom dengan melayangkan surat somasi melalui kurir. Senin (22/2/16)
Saat memberikan klarifikasi dihadapan Awak Media, Bupati Madiun, H. Muhtarom mangatakan pihaknya meminta penjelasan terkait statmen yang dilontarkan oleh Direktur Pemasaran PT. Pertamina Pusat yang menyatakan bahwa SPBU milik Bupati Madiun terindikasi melakukan praktek manipulasi dalam pengisian BBM.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa Bupati Madiun meminta pihak Pertamina agar meminta maaf melalui media terkait dengan pemberitaan yang sudah beredar selama ini. Selanjutnya Bupati Madiun memberikan batas waktu 3 x 24 jam kepada pihak Pertamina sejak surat somasi tersebut dilayangkan. “Saya beri waktu 3×24 jam kepada Pertamina sejak surat diterima. Jika tidak ada tanggapan, saya bupati Madiun, Muhtarom, akan mengambil langkah lebih lanjut (proses hukum),” tegas Bupati Madiun, Muhtarom.
Bupati mengaku, bahwa dirinya merasa dirugikan dengan adanya pemberitaan yang dilakjukan tanpa klarifikasi tersebut. Hal itu berarti sudah menuduh tanpa bukti. “Saya sangat dirugikan dengan adanya berita itu. Kalau menurut penegak hukum, itu sudah memenuhi unsur (pidana). Karena sudah lebih dari fitnah. Berita ini sangat sensitif sekali,” tandasnya.
Mendapatkan surat somasi tersebut, PT Pertamina mengutus Sales Representative Retail Pertamina Depo Madiun, Anditya Anwar, dengan didampingi Sekretaris Hiswana Madiun, Agus Wiyono, menghadap Bupati Madiun dan diterima di Pendopo Muda Graha. Dalam pertemuan tersebut, pihak Pertamina meminta maaf secara terbuka dan berharap masalah ini selesai.
Saat memberikan keterangan, Anditya, mengatakan bahwa secara pribadi, Bupati Madiun telah memafkan. Karena yang dimaksud dalam berita yang dimuat di sebuah media online yang berkantor di Jakarta, bukan Bupati Madiun. Tapi Walikota Madiun.
“Secara pribadi pak bupati sudah memaafkan. Memang benar ada laporan dari masyarakat jika SPBU di Jalan Panjaitan dan Jalan Diponegoro diduga melakukan kecurangan. Tapi setelah kita cek, tidak benar,” kata  Anditya Anwar.
Memang secara pribadi Bupati Madiun menerima permintaan maaf dari Pertamina yang diwakili oleh Sales Representative Retailnya, namun disisi lain masih ada yang mengganjal yaitu Sales Representative Retail tersebut bukan levelnya. “Masa yang kesini (minta maaf) cuma sekelas Sales Retail. Maaf saja, bukan saya sombong dan jangan dikira saya sombong. Ya tidak level. Kenapa tidak kepala Depo-nya. Ya memang saya maafkan untuk pribadi dia (Anditya Anwar). Bukan masalah yang lainnya,” pungkas Bupati Madiun, Muhtarom. (p-76)
Madiun, Investigasi : Pemberitaan Tentang Bupati Madiun, H. Muhtarom yang mendapatkan teguran dari Pertamina terkait dengan kecurangan SPBU miliknya yang ditayangkan oleh CNN Indonesia disikapi serius oleh H. Muhtarom dengan melayangkan surat somasi melalui kurir. Senin (22/2/16)
Saat memberikan klarifikasi dihadapan Awak Media, Bupati Madiun, H. Muhtarom mangatakan pihaknya meminta penjelasan terkait statmen yang dilontarkan oleh Direktur Pemasaran PT. Pertamina Pusat yang menyatakan bahwa SPBU milik Bupati Madiun terindikasi melakukan praktek manipulasi dalam pengisian BBM.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa Bupati Madiun meminta pihak Pertamina agar meminta maaf melalui media terkait dengan pemberitaan yang sudah beredar selama ini. Selanjutnya Bupati Madiun memberikan batas waktu 3 x 24 jam kepada pihak Pertamina sejak surat somasi tersebut dilayangkan. “Saya beri waktu 3×24 jam kepada Pertamina sejak surat diterima. Jika tidak ada tanggapan, saya bupati Madiun, Muhtarom, akan mengambil langkah lebih lanjut (proses hukum),” tegas Bupati Madiun, Muhtarom.
Bupati mengaku, bahwa dirinya merasa dirugikan dengan adanya pemberitaan yang dilakjukan tanpa klarifikasi tersebut. Hal itu berarti sudah menuduh tanpa bukti. “Saya sangat dirugikan dengan adanya berita itu. Kalau menurut penegak hukum, itu sudah memenuhi unsur (pidana). Karena sudah lebih dari fitnah. Berita ini sangat sensitif sekali,” tandasnya.
Mendapatkan surat somasi tersebut, PT Pertamina mengutus Sales Representative Retail Pertamina Depo Madiun, Anditya Anwar, dengan didampingi Sekretaris Hiswana Madiun, Agus Wiyono, menghadap Bupati Madiun dan diterima di Pendopo Muda Graha. Dalam pertemuan tersebut, pihak Pertamina meminta maaf secara terbuka dan berharap masalah ini selesai.
Saat memberikan keterangan, Anditya, mengatakan bahwa secara pribadi, Bupati Madiun telah memafkan. Karena yang dimaksud dalam berita yang dimuat di sebuah media online yang berkantor di Jakarta, bukan Bupati Madiun. Tapi Walikota Madiun.
“Secara pribadi pak bupati sudah memaafkan. Memang benar ada laporan dari masyarakat jika SPBU di Jalan Panjaitan dan Jalan Diponegoro diduga melakukan kecurangan. Tapi setelah kita cek, tidak benar,” kata  Anditya Anwar.
Memang secara pribadi Bupati Madiun menerima permintaan maaf dari Pertamina yang diwakili oleh Sales Representative Retailnya, namun disisi lain masih ada yang mengganjal yaitu Sales Representative Retail tersebut bukan levelnya. “Masa yang kesini (minta maaf) cuma sekelas Sales Retail. Maaf saja, bukan saya sombong dan jangan dikira saya sombong. Ya tidak level. Kenapa tidak kepala Depo-nya. Ya memang saya maafkan untuk pribadi dia (Anditya Anwar). Bukan masalah yang lainnya,” pungkas Bupati Madiun, Muhtarom. (p-76)
Baca

Bupati Madiun Buka Lomba Kreativitas Di Pendopo Muda Graha

Madiun, Investigasi : Perhatian Pemerintah Kabupaten Madiun terhadap para pelajar memang tidak diragukan lagi. Apalagi sekarang ini Pemerintah Kabupaten Madiun tengah mencari bibit-bibit muda dari seluruh pelosok Kabupaten Madiun yang bisa dibanggakan kedepannya.
Tampak hadir, Wakil Bupati Madiun, Sekda Kabupaten Madiun, Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun, Kepala Sekolah SMP, SMA/SMK Se Kabupaten Madiun dan tamu undangan lainnya.
Salah satu cara untuk mencari bibit-bibit muda yang berpotensi adalah dengan menggelar lomba kreatifitas pelajar yang terdiri dari lomba olimpiade sains nasional (OSN), festival lomba seni siswa nasional (FLS2N), olimpiade olahraga siswa nasional (O2SN), pekan olahraga pelajar daerah (POPDA), lomba kompetensi siswa (LKS), seleksi siswa berprestasi dan paskibraka.
Lomba ini diadakan dipendopo Muda Graha, Selasa (23/2/16) dan dibuka langsung oleh Bupati Madiun, H. Muhtarom.
Dalam sambutannya, Bupati Madiun, H Muhtarom mengatakan, tuntutan meningkatkan kualitas sumberdaya manusia lewat pendidikan formal di sekolah tidak terfokus pada nilai- nilai akademik saja, namun juga memperhatikan kegiatan ekstrakurikuler. “Untuk mewujudkan keberhasilan dan pengembangan pelajar yang berkarakter perlu wadah kegiatan yang menunjang prestasi akademik dan non akademik. Hal ini menjadi kebutuhan karena siswa diharapkan mendapat pengalaman belajar yang utuh sesuai dengan perkembangannya,” jelas Bupati Madiun.
Bupati Madiun meminta agar para pelajar terus belajar dan mencari tahu hal-hal yang positif agar bisa  diaplikasikan dalam kehidupan yang nyata saat terjun dimasyarakat. “Yang penting berusaha dan berusaha untu bekal dimasyarakat nantinya,” lanjut H. Muhtarom.
Diharapkan, dengan adanya lomba kreatifitas ini, para pelajar bisa terus aktif dan penuh kreativitas. “Untuk mewujudkan hal tersebut dibutuhkan kerja keras dan kerja cerdas,” pungkasnya. (p-76)
Madiun, Investigasi : Perhatian Pemerintah Kabupaten Madiun terhadap para pelajar memang tidak diragukan lagi. Apalagi sekarang ini Pemerintah Kabupaten Madiun tengah mencari bibit-bibit muda dari seluruh pelosok Kabupaten Madiun yang bisa dibanggakan kedepannya.
Tampak hadir, Wakil Bupati Madiun, Sekda Kabupaten Madiun, Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun, Kepala Sekolah SMP, SMA/SMK Se Kabupaten Madiun dan tamu undangan lainnya.
Salah satu cara untuk mencari bibit-bibit muda yang berpotensi adalah dengan menggelar lomba kreatifitas pelajar yang terdiri dari lomba olimpiade sains nasional (OSN), festival lomba seni siswa nasional (FLS2N), olimpiade olahraga siswa nasional (O2SN), pekan olahraga pelajar daerah (POPDA), lomba kompetensi siswa (LKS), seleksi siswa berprestasi dan paskibraka.
Lomba ini diadakan dipendopo Muda Graha, Selasa (23/2/16) dan dibuka langsung oleh Bupati Madiun, H. Muhtarom.
Dalam sambutannya, Bupati Madiun, H Muhtarom mengatakan, tuntutan meningkatkan kualitas sumberdaya manusia lewat pendidikan formal di sekolah tidak terfokus pada nilai- nilai akademik saja, namun juga memperhatikan kegiatan ekstrakurikuler. “Untuk mewujudkan keberhasilan dan pengembangan pelajar yang berkarakter perlu wadah kegiatan yang menunjang prestasi akademik dan non akademik. Hal ini menjadi kebutuhan karena siswa diharapkan mendapat pengalaman belajar yang utuh sesuai dengan perkembangannya,” jelas Bupati Madiun.
Bupati Madiun meminta agar para pelajar terus belajar dan mencari tahu hal-hal yang positif agar bisa  diaplikasikan dalam kehidupan yang nyata saat terjun dimasyarakat. “Yang penting berusaha dan berusaha untu bekal dimasyarakat nantinya,” lanjut H. Muhtarom.
Diharapkan, dengan adanya lomba kreatifitas ini, para pelajar bisa terus aktif dan penuh kreativitas. “Untuk mewujudkan hal tersebut dibutuhkan kerja keras dan kerja cerdas,” pungkasnya. (p-76)
Baca
 
Investigasi New Biro Madiun. Alamat Jl. Gemah Ripah No. 30 Dolopo Kabupaten Madiun. Telp. 081249410099
Support : PT. INSAN MANDIRI PERMATA
Copyright © 2014. Investigasi New Madiun
Template Edited by Investigasi Biro Madiun
Telp/Message : 081249410099 | 0856 0449 9100