Pencak Silat IKS PI Dapat Kepercayaan Pilot Project

Madiun, Investigasi : Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKS PI) Kera Sakti mendapat kepercayaan jadi pilot project tertib berlalu-lintas tahun lalu.Buktinya, saat pengesahan warga angkatan 114/100 di padepokan Desa Buduran, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, kemarin (30/1) yang berlangsung sangat kondusif.
Menurut Ketua Umum Pusat IKS PI Kera Sakti Bambang Sunarja, prosesi agenda rutin tahunan ini  berlangsung dua hari. Diawali pembukaan kekuatan batin.Kemudian dilanjutkan istighotsah.Selanjutnya pembinaan keikhlasan yang diisi para warga senior.‘’Selepas subuh mereka kami lepas kembali ke daerah masing-masing,’’ terangnya.
Warga baru IKS PI yang disahkan kali ini sekitar 7.500 orang dari tingkat 2 angkatan 100 dan tingkat 1 angkatan 114. Anggota di luar Jawa pengesahan dilakukan jarak jauh 9 Januari lalu.Pengesahan anggota se-Jabodetabek dilakukan di Bogor 16 Januari lalu.‘’Kalau yang disahkan di padepokan ini anggota se-Jawa Timur,’’ imbuhnya seperti yang di kutip berita radar harian madiun.
Bambang menambahkan keberadaan IKS PI Kera Sakti semakin diterima di masyarakat luas.Terbukti dengan pesatnya perkembangan cabang-cabang di seluruh Indonesia. Pun mulai merambah mancanegara. ‘’Seperti di Thailand, Timor Leste, Malaysia bahkan Irlandia. Tanggal 8 Februari nanti segenap pengurus akan berangkat ke Malaysia untuk mengesahkan anggota disana,’’ ujarnya.
Meski telah berkembang pesat, Bambang mengimbau seluruh warga IKS PI untuk tidak arogans.Pendekar IKS PI harus selalu santun kepada siapa saja.tidak takabur dan jemawa.  Kegiatan IKS PI harus bisa jadi contoh.Jangan membuat masyarakat ketakutan tetapi harus bisa memberi manfaat.‘’Masyarakat sekitar padepokan bisa mendapatkan pendapatan tambahan dengan menjajakan makanan dan minuman,’’ tuturnya.
Dia berpesan kepada warga baru untuk mengamalkan ajaran ilmu IKS PI yang mulia.Agar yang telah dipelajari bisa bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. ‘’Jika warga IKS PI konsisten menjaga kekeluargaan dan ketertiban, saya yakin lima atau sepuluh tahun kedepan IKS PI akan menjadi perguruan paling wahid,’’ ungkapnya.
Saat ini keberadaan IKS PI sudah bisa diterima di Indonesia, Asia bahkan di seluruh dunia.Masyarakat memandang IKS PI bukan organisasi menakutkan karena setiap kegiatan selalu aman dan kondusif. ‘’Terimakasih kepada aparat keamanan dan anggota paguyuban pencak silat Madiun yang telah mendukung kelancaran acara kami ini,’’ paparnya (pgh)


Madiun, Investigasi : Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKS PI) Kera Sakti mendapat kepercayaan jadi pilot project tertib berlalu-lintas tahun lalu.Buktinya, saat pengesahan warga angkatan 114/100 di padepokan Desa Buduran, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, kemarin (30/1) yang berlangsung sangat kondusif.
Menurut Ketua Umum Pusat IKS PI Kera Sakti Bambang Sunarja, prosesi agenda rutin tahunan ini  berlangsung dua hari. Diawali pembukaan kekuatan batin.Kemudian dilanjutkan istighotsah.Selanjutnya pembinaan keikhlasan yang diisi para warga senior.‘’Selepas subuh mereka kami lepas kembali ke daerah masing-masing,’’ terangnya.
Warga baru IKS PI yang disahkan kali ini sekitar 7.500 orang dari tingkat 2 angkatan 100 dan tingkat 1 angkatan 114. Anggota di luar Jawa pengesahan dilakukan jarak jauh 9 Januari lalu.Pengesahan anggota se-Jabodetabek dilakukan di Bogor 16 Januari lalu.‘’Kalau yang disahkan di padepokan ini anggota se-Jawa Timur,’’ imbuhnya seperti yang di kutip berita radar harian madiun.
Bambang menambahkan keberadaan IKS PI Kera Sakti semakin diterima di masyarakat luas.Terbukti dengan pesatnya perkembangan cabang-cabang di seluruh Indonesia. Pun mulai merambah mancanegara. ‘’Seperti di Thailand, Timor Leste, Malaysia bahkan Irlandia. Tanggal 8 Februari nanti segenap pengurus akan berangkat ke Malaysia untuk mengesahkan anggota disana,’’ ujarnya.
Meski telah berkembang pesat, Bambang mengimbau seluruh warga IKS PI untuk tidak arogans.Pendekar IKS PI harus selalu santun kepada siapa saja.tidak takabur dan jemawa.  Kegiatan IKS PI harus bisa jadi contoh.Jangan membuat masyarakat ketakutan tetapi harus bisa memberi manfaat.‘’Masyarakat sekitar padepokan bisa mendapatkan pendapatan tambahan dengan menjajakan makanan dan minuman,’’ tuturnya.
Dia berpesan kepada warga baru untuk mengamalkan ajaran ilmu IKS PI yang mulia.Agar yang telah dipelajari bisa bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. ‘’Jika warga IKS PI konsisten menjaga kekeluargaan dan ketertiban, saya yakin lima atau sepuluh tahun kedepan IKS PI akan menjadi perguruan paling wahid,’’ ungkapnya.
Saat ini keberadaan IKS PI sudah bisa diterima di Indonesia, Asia bahkan di seluruh dunia.Masyarakat memandang IKS PI bukan organisasi menakutkan karena setiap kegiatan selalu aman dan kondusif. ‘’Terimakasih kepada aparat keamanan dan anggota paguyuban pencak silat Madiun yang telah mendukung kelancaran acara kami ini,’’ paparnya (pgh)


Baca

Dikabarkan Jadi Korban Kapal Tenggelam, Ternyata Masih Hidup

Ngawi, Investigasi : Kejaadian mengejutkan dialami oleh keluarga Rusli, warga Desa Pule RT 4, RW 3, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi. Pasalnya Rusli yang dikabarkan meninggal akibat kecelakaan kapal tenggelam di Pantai Johor Malaysia ternyata masih hidup.
Dari berita yang beredar, Rusli merupakan salah satu penumpang kapal apes yang tenggelam saat mengangkut TKI illegal dari Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya paspor atas nama Rusli kelahiran Batang Hari, Lampung Selatan yang dikeluarkan oleh Kantor Imigrasi Klas II Madiun.
Padahal Rusli, pernah menghubungi keluarganya di Ngawi, Rabu (27/1) lalu, dan mengatakan sudah bekerja di Johor. Sedangkan kapal tenggelam hari Selasa. Apalagi, Rusli berangkat ke Johor dengan naik pesawat terbang. Hal ini yang membuat keluarganya bingung.
“Kami mengetahui kabar Rusli menjadi korban kapal tenggelam dari mass media. Kami langsung panik,” kata kakak kandung Rusli, Endang Puji Sukarti, kepada Wartawan, Jumat 29 Januari 2016.
Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Madiun, Sigit Roesdianto, mengatakan, soal paspor Rusli yang ganda, sangat tidak mungkin. Alasannya, seluruh jaringan imigrasi sudah on line. Jika seseorang sudah membuat paspor di salah kantor imigrasi, tidak mungkin bisa dibuatkan lagi di kantor lain. Dugaan, mungkin paspor Rusli dipalsukan.

“Kami perlu cross cek dulu nomor paspornya maupun identitas yang ada dalam paspor. Ada kemungkinan paspor Rusli dipalsukan,” terangnya. (p-76)
Ngawi, Investigasi : Kejaadian mengejutkan dialami oleh keluarga Rusli, warga Desa Pule RT 4, RW 3, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi. Pasalnya Rusli yang dikabarkan meninggal akibat kecelakaan kapal tenggelam di Pantai Johor Malaysia ternyata masih hidup.
Dari berita yang beredar, Rusli merupakan salah satu penumpang kapal apes yang tenggelam saat mengangkut TKI illegal dari Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya paspor atas nama Rusli kelahiran Batang Hari, Lampung Selatan yang dikeluarkan oleh Kantor Imigrasi Klas II Madiun.
Padahal Rusli, pernah menghubungi keluarganya di Ngawi, Rabu (27/1) lalu, dan mengatakan sudah bekerja di Johor. Sedangkan kapal tenggelam hari Selasa. Apalagi, Rusli berangkat ke Johor dengan naik pesawat terbang. Hal ini yang membuat keluarganya bingung.
“Kami mengetahui kabar Rusli menjadi korban kapal tenggelam dari mass media. Kami langsung panik,” kata kakak kandung Rusli, Endang Puji Sukarti, kepada Wartawan, Jumat 29 Januari 2016.
Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Madiun, Sigit Roesdianto, mengatakan, soal paspor Rusli yang ganda, sangat tidak mungkin. Alasannya, seluruh jaringan imigrasi sudah on line. Jika seseorang sudah membuat paspor di salah kantor imigrasi, tidak mungkin bisa dibuatkan lagi di kantor lain. Dugaan, mungkin paspor Rusli dipalsukan.

“Kami perlu cross cek dulu nomor paspornya maupun identitas yang ada dalam paspor. Ada kemungkinan paspor Rusli dipalsukan,” terangnya. (p-76)
Baca

Bawa Kabur Anak Majikan, Sepasang Kekasih Ditangkap Polisi

Madiun, Investigasi : Menculik anak majikan, sepasang kekasi harus rela mendekam dalam penjara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sepasang kekasih ini ditangkap Anggota Satreskrim Polres Madiun, Kamis (29/1/2016), diwilayah hukum Polres Sidoarjo, Jawa Timur.
Dari hasil pemeriksaan terkuak, IN, warga desa Lembah, kecamatan Dolopo  dan kekasihnya ML, warga Sidoarjo, ditangkap atas dugaan penculikan yang dilaporkan Sri Nuroby, warga kecamatan Dolopo kabupaten Madiun. “Pasangan kekasih ini kita tangkap atas tuduhan penculikan yang dilaporkan Sri Nuroby pada Selasa malam (26/1/2016) yang kehilangan Aby yang masih berusia 6 bulan, yang dibawa lari oleh pembantunya,”Kata Kapolres Madiun, AKBP Yoyon Toni Surya Putra, S.I.K, kepada Wartawan.
 Setelah berkoordinasi dengan Polres Sidoarjo dan bantuan tim dari Dir Reskrimum Polda Jatim akhirnya IN dan kekasihnya berhasil ditangkap anggota Satreskrim Polres Madiun, dirumah kontrakan kekasihnya, ML yang berprofesi sebagai Debt Collector di Sidoarjo. Selain berhasil meringkus pasangan kekasih pelaku penculikan, petugas juga berhasil menyelamatkan Aby, yang sempat dilarikan IN, dan mengamankan satu unit mobil.
Sementara kasus dugaan penculikan yang menggegerkan Madiun kini ditangani Polres Madiun dan dilakukan pengembangan adanya jaringan penculikan anak Kapolres Madiun memaparkan, IN yang bekerja sebagai babby sister meminta ijin kepada Sri Nuroby untuk menemui kekasihnya yang datang dari Surabaya.
Tanpa menaruh curiga IN, diijinkan menemui kekasihnya dengan membawa Abi dan Rika kakak Abi. "Setelah bertemu kekasihnya, IN, menyuruh Rika membeli nasi pecel dan  disuruh pulang. Setelah beberapa lama tak kunjung pulang, Pelapor mendatangi tempat pertemuan IN dan kekasihnya yang ternyata sudah kabur dengan membawa Aby,” Terang Kapolres Madiun.

 Karena ditunggu tak kunjung pulang dan tidak bisa dihubungi akhirnya Sri Nuroby melaporkan IN kepada Polisi. Petugas Polres Madiun yang mendapat laporan segera bergerak melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). "Dari hasil lidik dan olah TKP, anggota Satreskrim mendapat informasi dari beberapa alat petunjuk lalu melakukan pengejaran kepada terlapor yang lari bersama kekasihnya ke wilayah Sidoarjo, Jawa Timur," pungkasnya (p-76)
Madiun, Investigasi : Menculik anak majikan, sepasang kekasi harus rela mendekam dalam penjara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sepasang kekasih ini ditangkap Anggota Satreskrim Polres Madiun, Kamis (29/1/2016), diwilayah hukum Polres Sidoarjo, Jawa Timur.
Dari hasil pemeriksaan terkuak, IN, warga desa Lembah, kecamatan Dolopo  dan kekasihnya ML, warga Sidoarjo, ditangkap atas dugaan penculikan yang dilaporkan Sri Nuroby, warga kecamatan Dolopo kabupaten Madiun. “Pasangan kekasih ini kita tangkap atas tuduhan penculikan yang dilaporkan Sri Nuroby pada Selasa malam (26/1/2016) yang kehilangan Aby yang masih berusia 6 bulan, yang dibawa lari oleh pembantunya,”Kata Kapolres Madiun, AKBP Yoyon Toni Surya Putra, S.I.K, kepada Wartawan.
 Setelah berkoordinasi dengan Polres Sidoarjo dan bantuan tim dari Dir Reskrimum Polda Jatim akhirnya IN dan kekasihnya berhasil ditangkap anggota Satreskrim Polres Madiun, dirumah kontrakan kekasihnya, ML yang berprofesi sebagai Debt Collector di Sidoarjo. Selain berhasil meringkus pasangan kekasih pelaku penculikan, petugas juga berhasil menyelamatkan Aby, yang sempat dilarikan IN, dan mengamankan satu unit mobil.
Sementara kasus dugaan penculikan yang menggegerkan Madiun kini ditangani Polres Madiun dan dilakukan pengembangan adanya jaringan penculikan anak Kapolres Madiun memaparkan, IN yang bekerja sebagai babby sister meminta ijin kepada Sri Nuroby untuk menemui kekasihnya yang datang dari Surabaya.
Tanpa menaruh curiga IN, diijinkan menemui kekasihnya dengan membawa Abi dan Rika kakak Abi. "Setelah bertemu kekasihnya, IN, menyuruh Rika membeli nasi pecel dan  disuruh pulang. Setelah beberapa lama tak kunjung pulang, Pelapor mendatangi tempat pertemuan IN dan kekasihnya yang ternyata sudah kabur dengan membawa Aby,” Terang Kapolres Madiun.

 Karena ditunggu tak kunjung pulang dan tidak bisa dihubungi akhirnya Sri Nuroby melaporkan IN kepada Polisi. Petugas Polres Madiun yang mendapat laporan segera bergerak melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). "Dari hasil lidik dan olah TKP, anggota Satreskrim mendapat informasi dari beberapa alat petunjuk lalu melakukan pengejaran kepada terlapor yang lari bersama kekasihnya ke wilayah Sidoarjo, Jawa Timur," pungkasnya (p-76)
Baca

Sepekan, Polres Ponorogo Ungkap Tujuh Kasus Perjudian

 Ponorogo, Investigasi : Perang dengan penyakit masyarakat terutama perjudian terus ditabuh oleh Polres Ponorogo. Hal ini dibuktikan dengan terungkapnya tujuh kasus perjudian yang terjadi diwilayah hukum Polres Ponorogo. Dari tujuh kasus perjudian, Polres Ponorogo berhasil mengamankan 11 tersangka.
Seperti penangkapan pelaku yang diduga sebagai pengecer togel diwilayah Dukuh Ngemplak ini, Dia digaruk petugas saat melakukan penjualan togel pada pelanggannya. Menurut Kasubag Humas Polres Ponorogo, AKP Harjadi, penangkapan pelaku ini bisa dilakukan karena adanya informasi dari masyarakat yang risih dengan aksi pelaku saat menjual togel.
Dilanjutkan, salah satu pelaku yang diduga pengecer judi toto gelap (togel) yang diamankan polisi yakni berinisial SE alias G (30) warga Dukuh Nglempak, Desa Sawo, Kab. Ponorogo.
 “Akhirnya dari jajaran Satuan Reskrim Polsek Sawo ditindaklanjuti, memang benar adanya akhirnya kita bisa mengamankan satu tersangka. Ini pengecer nanti dia seteornya kepengepul. Sementara pengepulnya masih dalam pengembangan,” kata AKP Harjadi.
Saat dilakukan penggrebekan, pelaku usai melakukan transaksi togel dengan penomboknya. “Ini jadi pengecer ini saat kita lakukan penangkapan, sebetulnya sedang melakukan transaksi, namun usai melakukan transaksi baru kita lakukan penggrebakan,” lanjut Kasubag Humas Polres Ponorogo.
Menurutnya, dari beberapa pelaku pengecer judi togel yang diamankan kebanyakan karena faktor ekonomi, mengingat mereka tidak mempunyai keahlian lain sehingga untuk menopang kebutuhan ekonomi terpaksa mengambil jalan pintas menjual togel.

Para pelaku pelanggar pasal  303 KUHP tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa, 1 buah buku rekapan, 6 lembar buku tafsir mimpi, 1 buah hp merk samsung warna hitam, 2 buah bolpoint  warna hitam dan putih serta uang tunai Rp 137.000. (p-76)
 Ponorogo, Investigasi : Perang dengan penyakit masyarakat terutama perjudian terus ditabuh oleh Polres Ponorogo. Hal ini dibuktikan dengan terungkapnya tujuh kasus perjudian yang terjadi diwilayah hukum Polres Ponorogo. Dari tujuh kasus perjudian, Polres Ponorogo berhasil mengamankan 11 tersangka.
Seperti penangkapan pelaku yang diduga sebagai pengecer togel diwilayah Dukuh Ngemplak ini, Dia digaruk petugas saat melakukan penjualan togel pada pelanggannya. Menurut Kasubag Humas Polres Ponorogo, AKP Harjadi, penangkapan pelaku ini bisa dilakukan karena adanya informasi dari masyarakat yang risih dengan aksi pelaku saat menjual togel.
Dilanjutkan, salah satu pelaku yang diduga pengecer judi toto gelap (togel) yang diamankan polisi yakni berinisial SE alias G (30) warga Dukuh Nglempak, Desa Sawo, Kab. Ponorogo.
 “Akhirnya dari jajaran Satuan Reskrim Polsek Sawo ditindaklanjuti, memang benar adanya akhirnya kita bisa mengamankan satu tersangka. Ini pengecer nanti dia seteornya kepengepul. Sementara pengepulnya masih dalam pengembangan,” kata AKP Harjadi.
Saat dilakukan penggrebekan, pelaku usai melakukan transaksi togel dengan penomboknya. “Ini jadi pengecer ini saat kita lakukan penangkapan, sebetulnya sedang melakukan transaksi, namun usai melakukan transaksi baru kita lakukan penggrebakan,” lanjut Kasubag Humas Polres Ponorogo.
Menurutnya, dari beberapa pelaku pengecer judi togel yang diamankan kebanyakan karena faktor ekonomi, mengingat mereka tidak mempunyai keahlian lain sehingga untuk menopang kebutuhan ekonomi terpaksa mengambil jalan pintas menjual togel.

Para pelaku pelanggar pasal  303 KUHP tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa, 1 buah buku rekapan, 6 lembar buku tafsir mimpi, 1 buah hp merk samsung warna hitam, 2 buah bolpoint  warna hitam dan putih serta uang tunai Rp 137.000. (p-76)
Baca

Petunjuk Belum Turun, Dana DAK Tak Terserap

Madiun Kota, Investigasi : Tahun ini, Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kota Madiun akan mendapat kucuran dana miliaran yang dialokasikan pada Dana Alokasi Khusus (DAK). Dana miliaran tersebut rencananya akan digunakan untuk merehab gedung pendidikan dasar dan pendidikan khusus.
Namun, realisasi penggunaan dana miliaran tersebut m,asih menunggu petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis dari pusat. “Tahun ini kita mendapatkan DAK dari pemerintah pusat itu Rp. 2,6 miliar. Tetapi belum dapat kita tindak lanjuti karena Juknisnya belum turun,” kata Kepala Dikbudmudora, Kota Madiun, Gandhi Hatmoko, Kamis (28/1/2016).
Karena dianggap belum jelas, Kepala Dinas Dikbudmudora akan ke Kementerian Pendidikan untuk menanyakan kejelasan terkait pelaksanaan dan teknis poenggunaan anggaran DAK sehingga pelaksanaan rehab gedung bisa  segera dilaksanakan.
“Minggu depan itu saya mau ke Jakarta, untuk nguber juknisnya. Harapannya Juknis secepatnya segara turun, agar kita dapat menindak lanjutinya. Kalau datangnya pertengahan kan malah bikin susah,” lanjutnya.
Jemput bola yang dilakukan Gandhi ini sangat beralasan, pasalnya mengacu dari tahun 2015, DAK yang digelontorkan pemerintah pusat sebesar Rp. 26 miliar, sama sekali tak terserap lantaran Juknis baru turun akhir bulan Juni. Sehingga Dikbudmudora memilih pasang badan dengan tidak melaksanakan kegiatan DAK ditahun 2015, karena takut jika nantinya bakal menimbulkan permasalahan hukum.
“Karena DAK ini kan hak anak. Kalau sampai nggak dilaksanakan kan nggak enak juga. Kalau dikerjakan tetapi menyangkut masalah hukum kan bikin repot. Selain itu kita juga masih punya tungakan DAK Rp. 26 miliar, kan itu menjadi Silpa. Harapan kami kan jangan sampai terus menjadi Silpa yang berujung membebani APBD,” jelasnya.

Sementara itu untuk SMK dan SMA, pemerintah pusat sudah tidak menyediakan lagi anggaran DAK bagi kedua jenjang pendidikan tersebut. Pasalnya, SMK dan SMA bakal ditarik oleh provinsi mulai bulan Maret mendatang. "Kewenangan pendidikan menengah SMA dan SMK kan akan diambil alih oleh provinsi,"tandasnya. (p-76)
Madiun Kota, Investigasi : Tahun ini, Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kota Madiun akan mendapat kucuran dana miliaran yang dialokasikan pada Dana Alokasi Khusus (DAK). Dana miliaran tersebut rencananya akan digunakan untuk merehab gedung pendidikan dasar dan pendidikan khusus.
Namun, realisasi penggunaan dana miliaran tersebut m,asih menunggu petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis dari pusat. “Tahun ini kita mendapatkan DAK dari pemerintah pusat itu Rp. 2,6 miliar. Tetapi belum dapat kita tindak lanjuti karena Juknisnya belum turun,” kata Kepala Dikbudmudora, Kota Madiun, Gandhi Hatmoko, Kamis (28/1/2016).
Karena dianggap belum jelas, Kepala Dinas Dikbudmudora akan ke Kementerian Pendidikan untuk menanyakan kejelasan terkait pelaksanaan dan teknis poenggunaan anggaran DAK sehingga pelaksanaan rehab gedung bisa  segera dilaksanakan.
“Minggu depan itu saya mau ke Jakarta, untuk nguber juknisnya. Harapannya Juknis secepatnya segara turun, agar kita dapat menindak lanjutinya. Kalau datangnya pertengahan kan malah bikin susah,” lanjutnya.
Jemput bola yang dilakukan Gandhi ini sangat beralasan, pasalnya mengacu dari tahun 2015, DAK yang digelontorkan pemerintah pusat sebesar Rp. 26 miliar, sama sekali tak terserap lantaran Juknis baru turun akhir bulan Juni. Sehingga Dikbudmudora memilih pasang badan dengan tidak melaksanakan kegiatan DAK ditahun 2015, karena takut jika nantinya bakal menimbulkan permasalahan hukum.
“Karena DAK ini kan hak anak. Kalau sampai nggak dilaksanakan kan nggak enak juga. Kalau dikerjakan tetapi menyangkut masalah hukum kan bikin repot. Selain itu kita juga masih punya tungakan DAK Rp. 26 miliar, kan itu menjadi Silpa. Harapan kami kan jangan sampai terus menjadi Silpa yang berujung membebani APBD,” jelasnya.

Sementara itu untuk SMK dan SMA, pemerintah pusat sudah tidak menyediakan lagi anggaran DAK bagi kedua jenjang pendidikan tersebut. Pasalnya, SMK dan SMA bakal ditarik oleh provinsi mulai bulan Maret mendatang. "Kewenangan pendidikan menengah SMA dan SMK kan akan diambil alih oleh provinsi,"tandasnya. (p-76)
Baca

Pemkot Madiun Berikan Bantuan Sembako Pada Mantan Anggota Gafatar


Madiun Kota, Investigasi : Pemerintah Kota Madiun memberikan perhatian serius pada mantan anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang baru dipulangkan dari Kamp Menpawah,  Kalimantan Barat. Ada tujuh Eks anggota Gafatar dari Kota Madiun yaitu Ebit Agus Saputro, Edy Suprianto dan Mei Apriliana warga Jalan Manyar, RT 03 RW 08, Kelurahan Nambangan Lor, Kota Madiun. sedangkan empat lainnya, yakni Wahyu Febriana Lestari, Faiz Tahara, Unsa Syakiraw dan Agus Prihadianto adalah warga Gang Sambiroto, RT 10 RW 03, Kelurahan Ngegong, Kota Madiun. Kamis (28/1/16)
Untuk menunjang kehidupan pasca pulang dari Kalimantan Barat, Pemerintah Kota Madiun memberikan bantuan berupa sembako pada mantan anggota Gafatar. Bantuan ini diserahkan oleh Maidi, Sekretaris Daerah Kota Madiun dengan didampingi oleh beberapa satker terkait.
Edy Suprianto, mantan anggota Gafatar mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Kota Madiun. Rencananya, bantuan ini akan dipergunakan sebaik-baiknya untuk kebutuhan sehari-hari. “Saat ini saya ingin menenangkan diri dulu, sambil melihat kondisi kedepannya,” ungkap Edy.
Selain itu, Edy juga akan mempertimbangkan penawaran dari Sekda Kota Madiun untuk mengelola lahannya yang ada di Magetan. “Tadi saya juga ditawari untuk mengelola perkebunan milik Pak Sekda,” lanjutnya.
Sementara itu, Hariono, tokoh masyarakat setempat mengatakan bahwa masyarakat bisa menerima kepulangan mantan anggota Gafatar, namun pihaknya akan terus  memantau kondisinya. “Kita akan memantau secara persuasif karena mereka juga warga sini, Cuma belum punya rumah sendiri,” ujarnya.
Saat dikonfirmasi, Sekretaris Daerah Kota Madiun, Maidi menjelaskan bahwa mantan anggota Gafatar ini semuanya masih dalam usia produktif, sehingga tidaklah sulit untuk bekerja di Kota Madiun. “Sebenarnya mereka bisa bekerja disektor pabrik, toko maupun yang lain,” kata Sekda Kota Madiun.
Terkait dengan anak-anak mantan anggota Gafatar, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan agar biaya pendidikan digratiskan. “Secepatnya kita koordinasi dengan pihak Dindik untuk menangani,” lanjutnya.
Maidi berharap agar para mantan anggota Gafatar bisa menjaga lingkungan masing-masing dan bisa berbaur kembali dengan masyarakat. “Jangan mengambil jarak, sehingga masyarakat bisa menerima dengan ikhlas,” tegasnya.

Diharapkan bantuan yang diberikan bisa dipergunakan sebaik-baiknya sembari menunggu peluang kerja yang ada. (p-76)

Madiun Kota, Investigasi : Pemerintah Kota Madiun memberikan perhatian serius pada mantan anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang baru dipulangkan dari Kamp Menpawah,  Kalimantan Barat. Ada tujuh Eks anggota Gafatar dari Kota Madiun yaitu Ebit Agus Saputro, Edy Suprianto dan Mei Apriliana warga Jalan Manyar, RT 03 RW 08, Kelurahan Nambangan Lor, Kota Madiun. sedangkan empat lainnya, yakni Wahyu Febriana Lestari, Faiz Tahara, Unsa Syakiraw dan Agus Prihadianto adalah warga Gang Sambiroto, RT 10 RW 03, Kelurahan Ngegong, Kota Madiun. Kamis (28/1/16)
Untuk menunjang kehidupan pasca pulang dari Kalimantan Barat, Pemerintah Kota Madiun memberikan bantuan berupa sembako pada mantan anggota Gafatar. Bantuan ini diserahkan oleh Maidi, Sekretaris Daerah Kota Madiun dengan didampingi oleh beberapa satker terkait.
Edy Suprianto, mantan anggota Gafatar mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Kota Madiun. Rencananya, bantuan ini akan dipergunakan sebaik-baiknya untuk kebutuhan sehari-hari. “Saat ini saya ingin menenangkan diri dulu, sambil melihat kondisi kedepannya,” ungkap Edy.
Selain itu, Edy juga akan mempertimbangkan penawaran dari Sekda Kota Madiun untuk mengelola lahannya yang ada di Magetan. “Tadi saya juga ditawari untuk mengelola perkebunan milik Pak Sekda,” lanjutnya.
Sementara itu, Hariono, tokoh masyarakat setempat mengatakan bahwa masyarakat bisa menerima kepulangan mantan anggota Gafatar, namun pihaknya akan terus  memantau kondisinya. “Kita akan memantau secara persuasif karena mereka juga warga sini, Cuma belum punya rumah sendiri,” ujarnya.
Saat dikonfirmasi, Sekretaris Daerah Kota Madiun, Maidi menjelaskan bahwa mantan anggota Gafatar ini semuanya masih dalam usia produktif, sehingga tidaklah sulit untuk bekerja di Kota Madiun. “Sebenarnya mereka bisa bekerja disektor pabrik, toko maupun yang lain,” kata Sekda Kota Madiun.
Terkait dengan anak-anak mantan anggota Gafatar, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan agar biaya pendidikan digratiskan. “Secepatnya kita koordinasi dengan pihak Dindik untuk menangani,” lanjutnya.
Maidi berharap agar para mantan anggota Gafatar bisa menjaga lingkungan masing-masing dan bisa berbaur kembali dengan masyarakat. “Jangan mengambil jarak, sehingga masyarakat bisa menerima dengan ikhlas,” tegasnya.

Diharapkan bantuan yang diberikan bisa dipergunakan sebaik-baiknya sembari menunggu peluang kerja yang ada. (p-76)
Baca
Ringkasan APBD Kabupaten Madiun Tahun 2016

Ringkasan APBD Kabupaten Madiun Tahun 2016

Baca

Dandim 0804/Magetan Sosialisasikan Penerimaan Calon Taruna/Taruni Akmil Magetan Rabu

Magetan, Investigasi : Dandim 0804/Magetan, Letkol Inf Herwin Rizayan Iszal S.I.P menggelar sosialisasi seleksi masuk Taruna Akademi Militer (Akmil) terhadap siswa-siswi SMA Negeri 1 Magetan. Pewakilan Sebanyak 75 orang siswa-siswi unggulan kelas XII IPA dari SMA Negeri 1 Magetan, mengikuti sosialisasi tentang seleksi penerimaan Calon Taruna dan Taruni Akademi Militer (Akmil) yang digelar oleh Kodim 0808/Magetan, di Aula Serba Guna SMA Negeri 1 Magetan,  Rabu (27/01/2016).
Komandan Kodim (Dandim) 0804/Magetan, Letkol Inf Herwin Rizayan Iszal S.I.P, selaku narasumber pada acara tersebut menyampaikan bahwa seleksi Penerimaan Taruna Akademi Militer merupakan salah satu program dalam pembangunan kekuatan personel TNI AD untuk memenuhi kebutuhan Perwira yang disiapkan untuk mengawaki organisasi TNI AD.
"Sehingga untuk mencapai sasaran tersebut, pihak kami melakukan sosialisasi tentang seleksi penerimaan Taruna Akmil terhadap siswa-siswi unggulan tingkat SMA" terang Dandim 0804/Magetan.
Lebih lanjut, Dandim 0804/Magetan menyampaikan bahwa sosialiasi ini dilaksanakan dalam rangka menarik minat dari para siswa-siswi unggulan tingkat SMA tersebut, guna mengikuti seleksi Calon Taruna (Catar) Akmil 2016, untuk memperoleh Calon Taruna Akmil yang berkualitas.  
Selain dijelaskan tentang tata cara pendaftaran, pada sosialisasi itu juga disampaikan persyaratan-persyaratan Calon Taruna Akmil, yaitu Persyaratan Umum, Persyaratan Tambahan, Persyaratan Khusus dan Persyaratan lainya.
"Disamping itu yang menjadi faktor terpenting untuk menjadi Calon Taruna Akmil harus sehat Jasmani dan Rohani, sebab dengan memiliki kesehatan Jasmani dan Rohani tersebut seorang Taruna Akmil nantinya apabila sudah dilantik menjadi Perwira harus mampu melaksanakan tugas dan tanggungjawab yang diberikan oleh TNI AD" pungkasnya.

Menurut Kepala Sekolah siswa/i SMA Negeri 1 Magetan, Drs. Agus Harianto, M.MPd , pihaknya sangat berterimakasih kepada Dandim dan berharap menjadi dorongan bagi siswa/i mengikuti seleksi Taruna Akademi Militer. Hal senada juga dikemukakan Perwira Kodim Pasi Pers Kapten Inf Misran yang menyambut terobosan Dandim. Sosialisasi dibarengi dengan pemutaran film tentang tata cara mendaftar Taruna Akmil yang benar. (md)
Magetan, Investigasi : Dandim 0804/Magetan, Letkol Inf Herwin Rizayan Iszal S.I.P menggelar sosialisasi seleksi masuk Taruna Akademi Militer (Akmil) terhadap siswa-siswi SMA Negeri 1 Magetan. Pewakilan Sebanyak 75 orang siswa-siswi unggulan kelas XII IPA dari SMA Negeri 1 Magetan, mengikuti sosialisasi tentang seleksi penerimaan Calon Taruna dan Taruni Akademi Militer (Akmil) yang digelar oleh Kodim 0808/Magetan, di Aula Serba Guna SMA Negeri 1 Magetan,  Rabu (27/01/2016).
Komandan Kodim (Dandim) 0804/Magetan, Letkol Inf Herwin Rizayan Iszal S.I.P, selaku narasumber pada acara tersebut menyampaikan bahwa seleksi Penerimaan Taruna Akademi Militer merupakan salah satu program dalam pembangunan kekuatan personel TNI AD untuk memenuhi kebutuhan Perwira yang disiapkan untuk mengawaki organisasi TNI AD.
"Sehingga untuk mencapai sasaran tersebut, pihak kami melakukan sosialisasi tentang seleksi penerimaan Taruna Akmil terhadap siswa-siswi unggulan tingkat SMA" terang Dandim 0804/Magetan.
Lebih lanjut, Dandim 0804/Magetan menyampaikan bahwa sosialiasi ini dilaksanakan dalam rangka menarik minat dari para siswa-siswi unggulan tingkat SMA tersebut, guna mengikuti seleksi Calon Taruna (Catar) Akmil 2016, untuk memperoleh Calon Taruna Akmil yang berkualitas.  
Selain dijelaskan tentang tata cara pendaftaran, pada sosialisasi itu juga disampaikan persyaratan-persyaratan Calon Taruna Akmil, yaitu Persyaratan Umum, Persyaratan Tambahan, Persyaratan Khusus dan Persyaratan lainya.
"Disamping itu yang menjadi faktor terpenting untuk menjadi Calon Taruna Akmil harus sehat Jasmani dan Rohani, sebab dengan memiliki kesehatan Jasmani dan Rohani tersebut seorang Taruna Akmil nantinya apabila sudah dilantik menjadi Perwira harus mampu melaksanakan tugas dan tanggungjawab yang diberikan oleh TNI AD" pungkasnya.

Menurut Kepala Sekolah siswa/i SMA Negeri 1 Magetan, Drs. Agus Harianto, M.MPd , pihaknya sangat berterimakasih kepada Dandim dan berharap menjadi dorongan bagi siswa/i mengikuti seleksi Taruna Akademi Militer. Hal senada juga dikemukakan Perwira Kodim Pasi Pers Kapten Inf Misran yang menyambut terobosan Dandim. Sosialisasi dibarengi dengan pemutaran film tentang tata cara mendaftar Taruna Akmil yang benar. (md)
Baca

Songsong PIN, Belasan Ribu Balita Kota Madiun Akan Diimunisasi

Madiun Kota, Investigasi : Target tahun 2016 ini Pemerintah Kota Madiun akan memberikan imunisasi pada belasan ribu balita. Hal ini juga dilakukan untuk mensukseskan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio guna menuju Eradiksi Polio Indonesia di Kota Madiun.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Madiun, dr. Agung Sulistya Wardani, M.MKes mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah antisipasi Pemkot, untuk mencegah terjangkitnya penyakit polio terhadap anak-anak yang dapat mengakibatkan kelumpuhan permanen. dokter Wardani mengklaim, sejak lima tahun terakhir, di wilayah Kota Madiun terhindar dari penyakit Polio.
Dijelaskan, Pemerintah Kota Madiun menargetkan tahun ini ada 12.737 balita melakukan imunisasi. Hal ini sebagai bentuk upaya menyukseskan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio Tahun 2016, menuju Eradikasi Polio Indonesia di Madiun. dr. Wardani menyatakan, pihaknya juga melakukan monitoring terhadap penemuan kasus Acute Flaccyd Paralysis (AFP) atau gejala awal penyakit polio terdahulu untuk memastikan tidak adanya balita yang mengidap penyakit lumpuh. Sejak penemuan AFP lima tahun lalu, sampai saat ini, Dinkes setempat belum menemukan kasus baru.
"Untuk wilayah Madiun alhamdulillah sudah lama sekali bebas dari penyakit polio dan tidak ada temuan kasus baru," ungkap dr. Wardani, Selasa (26/1/2016).
Secara nasional, PIN dilaksanakan mulai tanggal 8-15 Maret 2016, dengan sasaran anak usia 0-59 bulan. PIN Polio bersifat imunisasi tambahan (Booster), berupa obat tetes dan tidak menggantikan imunisasi rutin.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun, Maidi menuturkan, jumlah balita yang akan mengikuti imunisasi polio diperkirakan dapat bertambah, mengingat data yang disampaikan Dinkes hanya sampai bulan November 2015. Sekda Maidi berharap, proses pendataan yang dilakukan petugas Dinkes saat ini dapat maksimal, termasuk jumlah vaksin maupun alternatif lain.

"Imunisasi polio itu tidak harus di puskesmas atau rumah sakit, tetapi bisa di Puskesmas Pembantu (Pustu), Paud, Pasar Besar Madiun, Posyandu, maupun sejumlah pusat perbelanjaan ya. Tentunya dari pemerintah daerah ini sangat mendukung,"katanya. (p-76)
Madiun Kota, Investigasi : Target tahun 2016 ini Pemerintah Kota Madiun akan memberikan imunisasi pada belasan ribu balita. Hal ini juga dilakukan untuk mensukseskan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio guna menuju Eradiksi Polio Indonesia di Kota Madiun.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Madiun, dr. Agung Sulistya Wardani, M.MKes mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah antisipasi Pemkot, untuk mencegah terjangkitnya penyakit polio terhadap anak-anak yang dapat mengakibatkan kelumpuhan permanen. dokter Wardani mengklaim, sejak lima tahun terakhir, di wilayah Kota Madiun terhindar dari penyakit Polio.
Dijelaskan, Pemerintah Kota Madiun menargetkan tahun ini ada 12.737 balita melakukan imunisasi. Hal ini sebagai bentuk upaya menyukseskan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio Tahun 2016, menuju Eradikasi Polio Indonesia di Madiun. dr. Wardani menyatakan, pihaknya juga melakukan monitoring terhadap penemuan kasus Acute Flaccyd Paralysis (AFP) atau gejala awal penyakit polio terdahulu untuk memastikan tidak adanya balita yang mengidap penyakit lumpuh. Sejak penemuan AFP lima tahun lalu, sampai saat ini, Dinkes setempat belum menemukan kasus baru.
"Untuk wilayah Madiun alhamdulillah sudah lama sekali bebas dari penyakit polio dan tidak ada temuan kasus baru," ungkap dr. Wardani, Selasa (26/1/2016).
Secara nasional, PIN dilaksanakan mulai tanggal 8-15 Maret 2016, dengan sasaran anak usia 0-59 bulan. PIN Polio bersifat imunisasi tambahan (Booster), berupa obat tetes dan tidak menggantikan imunisasi rutin.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun, Maidi menuturkan, jumlah balita yang akan mengikuti imunisasi polio diperkirakan dapat bertambah, mengingat data yang disampaikan Dinkes hanya sampai bulan November 2015. Sekda Maidi berharap, proses pendataan yang dilakukan petugas Dinkes saat ini dapat maksimal, termasuk jumlah vaksin maupun alternatif lain.

"Imunisasi polio itu tidak harus di puskesmas atau rumah sakit, tetapi bisa di Puskesmas Pembantu (Pustu), Paud, Pasar Besar Madiun, Posyandu, maupun sejumlah pusat perbelanjaan ya. Tentunya dari pemerintah daerah ini sangat mendukung,"katanya. (p-76)
Baca

Telaga Sarangan

Magetan, Investigasi : Telaga Sarangan terletak di perbatasan antara Jawa Timur dengan Jawa Tengah tepatnya di bagian barat Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Telaga Sarangan berada di lereng Gunung Lawu (3.265 m) yang memiliki alam pegunungan yang indah. Anda bisa menjadikan Telaga Sarangan sebagai salah satu alternative liburan. Ada banyak wisata alam menarik yang dapat dinikmati di sini. Telaga ini dan lingkungan sekitarnya menawarkan pemandangan alam yang indah dan memukau.
Pemandangan Telaga Sarangan akan memanjakan mata, karena Anda dapat melihat telaga yang luas dan pegunungan hijau Sidoramping di sekitar Gunung Lawu yang menjulang tinggi. Ditambah lagi dengan air telaga yang tenang dan menjadi cermin dari pegunungan dan gunung di sekelilingnya. Memandangi deretan pegunungan dan gunung di sini juga membuat perasaan lebih tenang dan damai ditambah dengan udara sejuk pegunungan dengan suhu sekitar 18-23 derajat Celcius. Udara sejuk pegunungan bisa Anda nikmati karena Telaga Sarangan terletak pada ketinggian sekitar 1000 meter dari permukaan laut. 
Di pinggir telaga tersedia sepeda air yang menyerupai bebek dan perahu boat. Ini dapat menjadi sarana bagi Anda yang ingin mengelilingi telaga melalui air. Atau Anda dapat berkeliling menggunakan kuda atau delman yang ditawarkan penduduk sekitar. Pasti hal ini dapat menyenangkan buah hati Anda. Atau bagi Anda yang ingin berolahraga, Anda dapat mengelilingi telaga ini dengan berjalan kaki atau berlari. Anda juga akan menjumpai hutan pinus di lereng pegunungan di sekeliling Telaga Sarangan. Suasana yang sejuk dan indah pasti akan membuat olahraga menjadi menyenangkan.

 Dekat dengan Telaga Sarangan, ada pintu masuk menuju air terjun. Ada tiga buah air terjun yang dapat Anda kunjungi di sini yaitu air terjun Watu Ondo, Pundak Kiwo, dan Jarakan. Di dekat pintu masuk salah satu air terjun ini, ada bekas pesawat yang dijadikan monumen mengingat Kabupaten Sarangan bertetangga dengan Kota Madiun yang adalah Pangkalan Utama AURI.
Jalan menuju air terjun tidak sulit, bahkan setengah perjalanan bisa dilakukan dengan mobil. Perjalanan menuju air terjun akan menjadi perjalanan yang menyenangkan. Anda akan melewati lereng gunung yang digunakan untuk perkebunan. Anda dapat melihat berbagai tanaman sayuran yang mungkin jarang ditemui di kota. Anda juga dapat mencelupkan kaki Anda ke dalam air bening yang dingin dan segar yang digunakan untuk pengairan perkebunan. Hal ini dapat menjadi sarana pembelajaran yang menarik untuk anak Anda.
 Setelah puas berkeliling, Anda dapat memesan sate kelinci dan lontong yang banyak ditawarkan di sekeliling telaga ini. Sate yang jarang ditemui di daerah lain ini layak Anda coba, karena dengan daging yang lembut dan empuk dapat membuat Anda ketagihan. Harga yang ditawarkan Rp 7.000 / porsi, harga yang cukup terjangkau untuk kantong Anda. Makanan lain yang dapat dinikmati di sini adalah nasi pecel. Daerah Sarangan bertetangga dengan Kota Madiun yang terkenal dengan bumbu dan sambal pecel. Pecel ini menjadi istimewa karena bumbu kacangnya yang nikmat ditambah aneka gorengan sebagai pelengkapnya.
 Di sekeliling telaga ini, ada banyak sekali hotel kelas melati yang dapat menjadi tempat Anda menginap. Hotel yang saling bersaing ini menawarkan harga yang tidak terlalu mahal. Anda dapat menginap di ruangan dengan 2 kamar tidur, kamar mandi dan ruang tamu dengan harga sekitar Rp 500.000,- untuk semalam. Atau ada juga yang hanya 1 kamar dengan harga yang lebih murah. Tempat penginapan ini juga menyediakan air panas untuk mandi dan untuk minum. Umumnya, hotel melati ini berlantai 2 sehingga Anda dapat leluasa menikmati Telaga Sarangan dengan sudut pandang lebih luas. Anda juga dapat menemukan setidaknya 2 hotel berbintang di sini.
 Setelah puas berwisata di Telaga Sarangan, sebelum kembali Anda dapat berbelanja oleh-oleh dan cinderamata dari Telaga Sarangan. Anda dapat membeli tas, kaos atau kerajinan tangan lain yang merupakan hasil karya dari masyarakat sekitar.
Dari Telaga Sarangan, jika Anda menuju arah barat atau Jawa Tengah, Anda akan menemukan Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, yang terkenal dengan wisata alam Grojogan Sewu. Sedangkan jika menuju timur, Anda dapat mampir ke Kota Madium membeli oleh-oleh khas Madiun seperti brem dan sambal pecel yang lezat.
Telaga Sarangan yang indah sangat cocok untuk liburan Anda bersama keluarga. Selamat menikmati liburan Anda di Telaga Sarangan, wisata alam yang indah dan mempesona!
Magetan, Investigasi : Telaga Sarangan terletak di perbatasan antara Jawa Timur dengan Jawa Tengah tepatnya di bagian barat Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Telaga Sarangan berada di lereng Gunung Lawu (3.265 m) yang memiliki alam pegunungan yang indah. Anda bisa menjadikan Telaga Sarangan sebagai salah satu alternative liburan. Ada banyak wisata alam menarik yang dapat dinikmati di sini. Telaga ini dan lingkungan sekitarnya menawarkan pemandangan alam yang indah dan memukau.
Pemandangan Telaga Sarangan akan memanjakan mata, karena Anda dapat melihat telaga yang luas dan pegunungan hijau Sidoramping di sekitar Gunung Lawu yang menjulang tinggi. Ditambah lagi dengan air telaga yang tenang dan menjadi cermin dari pegunungan dan gunung di sekelilingnya. Memandangi deretan pegunungan dan gunung di sini juga membuat perasaan lebih tenang dan damai ditambah dengan udara sejuk pegunungan dengan suhu sekitar 18-23 derajat Celcius. Udara sejuk pegunungan bisa Anda nikmati karena Telaga Sarangan terletak pada ketinggian sekitar 1000 meter dari permukaan laut. 
Di pinggir telaga tersedia sepeda air yang menyerupai bebek dan perahu boat. Ini dapat menjadi sarana bagi Anda yang ingin mengelilingi telaga melalui air. Atau Anda dapat berkeliling menggunakan kuda atau delman yang ditawarkan penduduk sekitar. Pasti hal ini dapat menyenangkan buah hati Anda. Atau bagi Anda yang ingin berolahraga, Anda dapat mengelilingi telaga ini dengan berjalan kaki atau berlari. Anda juga akan menjumpai hutan pinus di lereng pegunungan di sekeliling Telaga Sarangan. Suasana yang sejuk dan indah pasti akan membuat olahraga menjadi menyenangkan.

 Dekat dengan Telaga Sarangan, ada pintu masuk menuju air terjun. Ada tiga buah air terjun yang dapat Anda kunjungi di sini yaitu air terjun Watu Ondo, Pundak Kiwo, dan Jarakan. Di dekat pintu masuk salah satu air terjun ini, ada bekas pesawat yang dijadikan monumen mengingat Kabupaten Sarangan bertetangga dengan Kota Madiun yang adalah Pangkalan Utama AURI.
Jalan menuju air terjun tidak sulit, bahkan setengah perjalanan bisa dilakukan dengan mobil. Perjalanan menuju air terjun akan menjadi perjalanan yang menyenangkan. Anda akan melewati lereng gunung yang digunakan untuk perkebunan. Anda dapat melihat berbagai tanaman sayuran yang mungkin jarang ditemui di kota. Anda juga dapat mencelupkan kaki Anda ke dalam air bening yang dingin dan segar yang digunakan untuk pengairan perkebunan. Hal ini dapat menjadi sarana pembelajaran yang menarik untuk anak Anda.
 Setelah puas berkeliling, Anda dapat memesan sate kelinci dan lontong yang banyak ditawarkan di sekeliling telaga ini. Sate yang jarang ditemui di daerah lain ini layak Anda coba, karena dengan daging yang lembut dan empuk dapat membuat Anda ketagihan. Harga yang ditawarkan Rp 7.000 / porsi, harga yang cukup terjangkau untuk kantong Anda. Makanan lain yang dapat dinikmati di sini adalah nasi pecel. Daerah Sarangan bertetangga dengan Kota Madiun yang terkenal dengan bumbu dan sambal pecel. Pecel ini menjadi istimewa karena bumbu kacangnya yang nikmat ditambah aneka gorengan sebagai pelengkapnya.
 Di sekeliling telaga ini, ada banyak sekali hotel kelas melati yang dapat menjadi tempat Anda menginap. Hotel yang saling bersaing ini menawarkan harga yang tidak terlalu mahal. Anda dapat menginap di ruangan dengan 2 kamar tidur, kamar mandi dan ruang tamu dengan harga sekitar Rp 500.000,- untuk semalam. Atau ada juga yang hanya 1 kamar dengan harga yang lebih murah. Tempat penginapan ini juga menyediakan air panas untuk mandi dan untuk minum. Umumnya, hotel melati ini berlantai 2 sehingga Anda dapat leluasa menikmati Telaga Sarangan dengan sudut pandang lebih luas. Anda juga dapat menemukan setidaknya 2 hotel berbintang di sini.
 Setelah puas berwisata di Telaga Sarangan, sebelum kembali Anda dapat berbelanja oleh-oleh dan cinderamata dari Telaga Sarangan. Anda dapat membeli tas, kaos atau kerajinan tangan lain yang merupakan hasil karya dari masyarakat sekitar.
Dari Telaga Sarangan, jika Anda menuju arah barat atau Jawa Tengah, Anda akan menemukan Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, yang terkenal dengan wisata alam Grojogan Sewu. Sedangkan jika menuju timur, Anda dapat mampir ke Kota Madium membeli oleh-oleh khas Madiun seperti brem dan sambal pecel yang lezat.
Telaga Sarangan yang indah sangat cocok untuk liburan Anda bersama keluarga. Selamat menikmati liburan Anda di Telaga Sarangan, wisata alam yang indah dan mempesona!
Baca

Dikyasa Satlantas Polres Ngawi Tertibkan Pengoperasian Mobil Odong-odong Dan Kereta Mini

Ngawi, Investigasi : Menyikapi maraknya Kereta Mini yang lebih populair dengan sebutan “ sepur mini “ yang beroperasi di jalan umum, Jajaran Polres Ngawi melalui Unit Pendidikan Masyarakat dan Rekayasa ( Dikyasa ) Satlantas telah mengambil langkah penertiban pengoperasian mobil odong-odong dan kereta mini.
Penertiban tersebut sebagai tindak lanjut dari Surat Telegram Kapolda Jatim No. ST/3020/XII/2015/Ditlantas mengenai Penindakan terhadap odong-odong dan kereta mini. Langkah awal yang diambil oleh Polres Ngawi adalah memberikan sosialisasi melalui poster-poster maupun  siaran radio. Sosialisasi diselenggarakan mulai tanggal 4 sampai dengan 10 Januari 2016. Dalam sosialisasinya dijelaskan bahwa odong-odong dan kereta mini dilarang beroperasi di jalan protokol. Kendaraan hasil modifikasi tersebut pengoperasiannya hanya bisa dilakukan di lokasi wisata, sesuai yang diatur pada Pasal 277 jungto Pasal 316 ayat 2 UU No. 22/2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Umum yang berbunyi :” Bahwa tidak diperbolehkan mobil odong-odong yang dirakit dan dimodifikasi sedemikian rupa sehingga menyebabkan perubahan tipe, dimensi dan daya angkut yang tidak sesuai dengan ketentuan peruntukannya.”

Setelah mengadakan sosialisasi selama tujuh hari Satlantas Polres Ngawi langsung melakukan langkah Penindakan Pelanggaran ( Dakgar ) terhadap pengguna mobil odong-odong dan kereta mini yang diawali pada Senin 11 Januari 2016.
Masih seputar Penertiban Lalu Lintas di Ngawi, baru-baru ini ( 25/1 ) Polres Ngawi juga memberikan perhatian terhadap pengendara yang melintas di Jalan Sultan Agung dari arah utara menuju ke arah selatan. Di ujung utara sudah terpampang rambu lalu lintas sebagai larangan untuk kendaraan yang mengarah ke selatan. Larangan tersebut memang tepat, mengingat Jalan Sultan Agung yang berada di kawasan pertokoan dan Pasar Besar kondisinya relatif sempit padahal digunakan oleh kendaraan roda dua, roda empat, becak maupun sepeda angin. Di sisi jalan sebelah timur digunakan untuk lokasi parkir, dengan demikian bisa dikatakan bahwa jalan tersebut yang berfungsi untuk lewat hanyalah separuh penampang jalan.

Menurut pantauan Investigasi di lapangan, para pengguna jalan pada umumnya kurang mau bersikap patuh kepada rambu-rambu lalu lintas tetapi lebih takut jika terkena tilang. Berdasarkan hasil bincang-bincang dengan para penghuni sepanjang tepi jalan dapat disimpulkan bahwa larangan tersebut akan berhasil optimal jika di kawasan tersebut ada Polisi Jaga. (pdy)
Ngawi, Investigasi : Menyikapi maraknya Kereta Mini yang lebih populair dengan sebutan “ sepur mini “ yang beroperasi di jalan umum, Jajaran Polres Ngawi melalui Unit Pendidikan Masyarakat dan Rekayasa ( Dikyasa ) Satlantas telah mengambil langkah penertiban pengoperasian mobil odong-odong dan kereta mini.
Penertiban tersebut sebagai tindak lanjut dari Surat Telegram Kapolda Jatim No. ST/3020/XII/2015/Ditlantas mengenai Penindakan terhadap odong-odong dan kereta mini. Langkah awal yang diambil oleh Polres Ngawi adalah memberikan sosialisasi melalui poster-poster maupun  siaran radio. Sosialisasi diselenggarakan mulai tanggal 4 sampai dengan 10 Januari 2016. Dalam sosialisasinya dijelaskan bahwa odong-odong dan kereta mini dilarang beroperasi di jalan protokol. Kendaraan hasil modifikasi tersebut pengoperasiannya hanya bisa dilakukan di lokasi wisata, sesuai yang diatur pada Pasal 277 jungto Pasal 316 ayat 2 UU No. 22/2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Umum yang berbunyi :” Bahwa tidak diperbolehkan mobil odong-odong yang dirakit dan dimodifikasi sedemikian rupa sehingga menyebabkan perubahan tipe, dimensi dan daya angkut yang tidak sesuai dengan ketentuan peruntukannya.”

Setelah mengadakan sosialisasi selama tujuh hari Satlantas Polres Ngawi langsung melakukan langkah Penindakan Pelanggaran ( Dakgar ) terhadap pengguna mobil odong-odong dan kereta mini yang diawali pada Senin 11 Januari 2016.
Masih seputar Penertiban Lalu Lintas di Ngawi, baru-baru ini ( 25/1 ) Polres Ngawi juga memberikan perhatian terhadap pengendara yang melintas di Jalan Sultan Agung dari arah utara menuju ke arah selatan. Di ujung utara sudah terpampang rambu lalu lintas sebagai larangan untuk kendaraan yang mengarah ke selatan. Larangan tersebut memang tepat, mengingat Jalan Sultan Agung yang berada di kawasan pertokoan dan Pasar Besar kondisinya relatif sempit padahal digunakan oleh kendaraan roda dua, roda empat, becak maupun sepeda angin. Di sisi jalan sebelah timur digunakan untuk lokasi parkir, dengan demikian bisa dikatakan bahwa jalan tersebut yang berfungsi untuk lewat hanyalah separuh penampang jalan.

Menurut pantauan Investigasi di lapangan, para pengguna jalan pada umumnya kurang mau bersikap patuh kepada rambu-rambu lalu lintas tetapi lebih takut jika terkena tilang. Berdasarkan hasil bincang-bincang dengan para penghuni sepanjang tepi jalan dapat disimpulkan bahwa larangan tersebut akan berhasil optimal jika di kawasan tersebut ada Polisi Jaga. (pdy)
Baca

Polres Ponorogo Sikat Penjual Pupuk Bersubsidi Tak Berijin

Ponorogo, Investigasi : Jajaran Polsek Sukorejo dan Polres Ponorogo berhasil mengungkap sekaligus mengamankan dua pelaku penjual pupuk bersubsidi tak berijin. Kedua pelaku yakni Sukadi (57), warga Dukuh Jangglengan, Desa Didorejo, Kecamatan Sukorejo, dan Hendri (28), warga Dukuh Gadel, Desa Sidorejo Kecamatan Sukorejo. Penangkapan ini berkat informasi yang diberikan oleh masyarakat. Minggu (24/1/16)
Menurut Kasubag Humas Polres Ponorogo, AKP Harjadi, penangkapan kepada kedua pelaku menindaklanjuti informasi dari masyarakat khususnya petani di Desa Sukorejo bahwa di Kec. Sukorejo akhir-akhir ini kesulitan mendapatkan pupuk, terutama jenis ZA.
Tetapi diinformasikan,  di toko besi milik kedua pelaku telah menjual pupuk bersubsidi, padahal di toko yang bersangkutan bukan kios resmi atau bukan kelompok tani.
“Pelaku tidak mempunyai ijin mengecer maupun menyalurkan pupuk bersubsidi,” kata AKP Harijadi.

Lebih lanjut dijelaskan, Namun disisi lain dia ada salah satu pedagang yang tidak mempunyai ijin menjuual pupuk tetapi informasi bisa menjual pupuk. “Akhirnya kita dalami bersama anggota Koramil karena dia punya kompeten juga terkait pupuk ini akhirnya kita melakukan penggledahan. Ternyata kita temukan  dirumah antara pengecer,” lanjutnya.
Di hadapan penyidik, pelaku mengaku pupuk bersubsidi didapat dari daerah Trenggalek, dan dijual dengan harga tidak sesuai ketentuan. Pada penggledahan tersebut, dari toko tersangka Sukadi petugas mendapat barang-bukti pupuk jenis ZA  16 sak, UREA 3 sak, TSP36 1 sak dan PONSKA 5 sak. Sementara ditoko milik Hendri terdapat jenis pupuk Ponska 13 sak, Tsp36 7 sak, ZA 5 sak, Urea 17 sak dan Organik 11 sak.

Atas tindakannya, kedua pelaku melanggar pasal 21 ayat (2) jo pasal 30 ayat (3) Permendag RI nomor 15 /M-DAG/PER /4/2013 tentang  pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi untuk pertanian jo pasal 6 ayat (1) huruf b UU Darurat no 7 th 1955 tentang pengusutan, penuntutan dan peradilan tindak pidana ekonomi. (p-76)
Ponorogo, Investigasi : Jajaran Polsek Sukorejo dan Polres Ponorogo berhasil mengungkap sekaligus mengamankan dua pelaku penjual pupuk bersubsidi tak berijin. Kedua pelaku yakni Sukadi (57), warga Dukuh Jangglengan, Desa Didorejo, Kecamatan Sukorejo, dan Hendri (28), warga Dukuh Gadel, Desa Sidorejo Kecamatan Sukorejo. Penangkapan ini berkat informasi yang diberikan oleh masyarakat. Minggu (24/1/16)
Menurut Kasubag Humas Polres Ponorogo, AKP Harjadi, penangkapan kepada kedua pelaku menindaklanjuti informasi dari masyarakat khususnya petani di Desa Sukorejo bahwa di Kec. Sukorejo akhir-akhir ini kesulitan mendapatkan pupuk, terutama jenis ZA.
Tetapi diinformasikan,  di toko besi milik kedua pelaku telah menjual pupuk bersubsidi, padahal di toko yang bersangkutan bukan kios resmi atau bukan kelompok tani.
“Pelaku tidak mempunyai ijin mengecer maupun menyalurkan pupuk bersubsidi,” kata AKP Harijadi.

Lebih lanjut dijelaskan, Namun disisi lain dia ada salah satu pedagang yang tidak mempunyai ijin menjuual pupuk tetapi informasi bisa menjual pupuk. “Akhirnya kita dalami bersama anggota Koramil karena dia punya kompeten juga terkait pupuk ini akhirnya kita melakukan penggledahan. Ternyata kita temukan  dirumah antara pengecer,” lanjutnya.
Di hadapan penyidik, pelaku mengaku pupuk bersubsidi didapat dari daerah Trenggalek, dan dijual dengan harga tidak sesuai ketentuan. Pada penggledahan tersebut, dari toko tersangka Sukadi petugas mendapat barang-bukti pupuk jenis ZA  16 sak, UREA 3 sak, TSP36 1 sak dan PONSKA 5 sak. Sementara ditoko milik Hendri terdapat jenis pupuk Ponska 13 sak, Tsp36 7 sak, ZA 5 sak, Urea 17 sak dan Organik 11 sak.

Atas tindakannya, kedua pelaku melanggar pasal 21 ayat (2) jo pasal 30 ayat (3) Permendag RI nomor 15 /M-DAG/PER /4/2013 tentang  pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi untuk pertanian jo pasal 6 ayat (1) huruf b UU Darurat no 7 th 1955 tentang pengusutan, penuntutan dan peradilan tindak pidana ekonomi. (p-76)
Baca

Manggis, Sang Ratu Buah Tropis

Investigasi sehat : Buah yang tidak pernah busuk walaupun didiamkan berada di atas tahan salama apapun itu adalah buah manggis.malahan semakin lama buah manggis di biarkan di atas tanah, kulit dari buah manggis ini akan semakin mengering dan menjadi kayu.itu semua di karenakan kulit dari buah manggis ini mengandung antioksidan yang sangat luar biasa.
Manggis (Garcinia mangostana L.) adalah sejenis pohon hijau abadi dari daerah tropika yang diyakini berasal dari Kepulauan Nusantara. Itulah sebab,banyak pihak yang meyakini buah yang satu ini asli Indonesia secara fisik,pohon manggis mampu tumbuh mencapai 7 hingga 25 meter. Bentuknya khas dengan kulit berwarna merah keunguan ketika matang,meski ada juga varian yang kulitnya berwarna merah.Manggis berkerabat dengan kokam,asam kandis,dan asam gelugur,rempah bumbu dapur dari tradisi boga India dan Sumatera. Buah ini merupakan spesies terbaik dari genus Garcinia. Manggis termasuk buah eksotik yang sangat digemari konsumen,baik didalam maupun luar negeri,karena rasanya lezat,bentuk buah yang indah,dan tekstur daging buah yang putih halus. Tidak heran,manggis mendapat julukan Queen of Tropical Fruits (ratunya buah-buah tropis).
Kandungan yang terdapat dalam Buah Manggis : Besi, Serat, Kalsium, Vitamin C, Kalium, Vitamin B2, Protein, Katecin/tannin, Fosforus, Natrium, Vitamin B1, Niasin.
Berdasarkan penelitian Buah Manggis mempunyai bahan aktif biologi yang sangat kaya dengan ANTIOKSIDAN yang tinggi dengan aktivitas yang sangat kuat, selain vitamin, poly-saccharides, stilbenes. Disamping itu buah manggis ini unik karena mempunyai tambahan bioaktif yang hebat yaitu “Xanthone”.
MANFAAT KULIT BUAH MANGGIS
Buah manggis tak hanya segar saat disantap, tetapi kulit manggis juga memiliki khasiat untuk kesehatan dan kecantikan. Kandungan antioksidan di dalam buah manggis termasuk yang paling tinggi diantara buah-buah lainnya. Sehingga buah manggis sangat baik untuk mengobati penyakit mulai yang ringan hingga yang berat.manfaat kulit buah manggis memang sudah tidak diragukan lagi manfaat kulit buah manggis ini,karena  mungkin di negara kita baru populer akhir-akhir ini, tapi di Negara-negara Eropa sudah dari dulu, karena khasiatnya yang sangat tinggi untuk kesehatan.manfaat dari kulit buah manggis diantaranya adalah:
Ekstrak kulit buah manggis bisa dijadikan obat melawan sel kanker meliputi payudara, hati, dan leukemia. Selain itu, juga digunakan untuk antihistamin, antiimpflamasi, menekan sistem saraf pusat, dan tekanan darah, serta antiperadangan.Kulit buah manggis ini juga mengandung antosianin seperti cyanidin-3-sophoroside, dan cyanidin-3-glucoside. Senyawa tersebut berperan penting pada pewarnaan kulit manggis.
Kulit manggis bisa menjadi obat beberapa penyakit seperti sariawan, sembelit, disentri dan mencret.
Untuk mengobati sariawan digunakan kulit dari 2 buah manggis yang masak, dicuci, dan dipotong-potong direbus dengan 3 gelas sampai air sampai volume tinggal 1/2-nya, setelah dingin disaring kemudian dikumur dan terus diminum (3-6 x sehari 2 sendok makan)
Untuk mengobati disentri digunakan kulit dari buah manggis, dicuci dan di potong-potong, direbus dengan 4 gelas air sampai volume tinggal 1/2 gelas, setelah dingin disaring lalu diminum dengan madu bila perlu (2 x sehari 3/4 gelas).
Untuk mengobati mencret digunakan kulit dari 2 buah manggis yang masak, dicuci dan dipotong-potong direbus dengan 3 gelas sampai air sampai volume tinggal 1/2-nya, setelah dingin disaring kemudian diminum dengan madu bila perlu (2 x sehari 3/4gelas).
(Berbagai sumber)
Kulit manggis bisa dimanfaatkan sebagai pewarna alami dan bahan baku obat-obatan. Kulit ini mengandung senyawa xantone yang meliputi mangostin, mangostenol, mangostinon A, mangostenon B, trapezifolixanthone, tovophyllin B, alfamangostin, beta mangostin, garcinon B, mangostanol, flavonoid epicatechin, dan gartanin.Senyawa xantone hanya dihasilkan oleh genus Garcinia. Di luar negeri kulit manggis sudah dimanfaatkan sebagai suplemen diet, antioksidan, dan antikanker.
Menurut Dr. Berna Elya, peneliti di Departemen Farmasi Universitas Indonesia, khasiat xantone bukan hanya antioksidan, tapi juga antikanker. Ekstrak kulit manggis bersifat antiproliferasi untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Selain itu, ekstrak ini juga bersifat apoptosis, penghancur sel kanker.
Xantone mampu merawat beberapa jenis kanker seperti kanker hati, pencernaan, paru-paru. Xantone dalam kulit manggis juga ampuh mengatasi penyakit tuberkulosis (TBC), asma, leukemia, serta sebagai antiinflamasi dan antidiare. Diungkapkan Dr. Berna, selain antikanker dan antioksidan, juga mujarab untuk mengatasi jantung koroner dan meningkatkan daya tahan tubuh, terutama bagi pengidap HIV/AIDS.
Hasil penelitian menunjukkan, ekstrak kulit buah manggis mempunyai aktivitas melawan sel kanker payudara, lever, dan leukemia. Juga biasa digunakan sebagai antihistamin, antiinflamasi, menekan sistem saraf pusat, dan penurun tekanan darah tinggi.
Manfaat kulit manggis dapat membantu menghancurkan semua penyakit dan memperbaiki antibody di dalam tubuh. Di dalamnya terdapat daya antioksidan yang luarbiasa untuk menangkal radikal bebas. Dibandingkan dengan buah yang lainnya, kandungan antioksidan kulit manggis juga jauh lebih tinggi.
manfaat kulit buah manggis yang lainnya yaitu dapat menurunkan berat badan dengan waktu yang relatif lebih cepat dan dapat menstimulasi kandungan lemak di dalam tubuh ,selain itu kulit manggis juga dapat mengobati ketegangan dalam otot dan sendi
Sekarang manfaat kulit buah manggis dapat kita rasakan lebih mudah. karena jus kulit manggis yang multi khasiat itu sudah terkemas dalam xamthone plus sehingga tidak perlu repot membuat jus kulit manggis. Selain itu mengkonsumsi xamthone plus ekstra kulit manggis akan lebih aman dan lebih memberikan manfaat yang lebih besar di banding kan dengan mengkonsumsi jus kulit manggis yang di racik sendiri.
Selain di gunakan sebagai solusi pengobatan jus kulit manggis juga bisa di gunakan sebagai suplemen kesehatan , jadi tidak ada salahnya kalau kita mengkonsumsi jus kulit manggis yang terkandung dalam xamthone plus setiap hari agar kita terhindar dari berbagai penyakit yang terus menrongrong kita setiap waktu.
Selain memberikan manfaat yg sangat baik untuk kesehatan tubuh kita juga kulit dari buah manggis ini memberikan keungulan-keunggulan yang super dahsyat diantaranya:
1. Minum malam hari membuat tidur nyenyak dan bangun segar bugar, minum pagi hari dapat menambah tenaga ekstra.
2. Untuk awet muda atau anti aging, membantu meningkatkan hormon pria dan wanita, membantu pertumbuhan dan merawat tulang, gigi juga rambut.

3. Mencegah atau membantu penyembuhan penyakit Jantung, Stroke, Kanker dan Diabetes. (p-76)
Investigasi sehat : Buah yang tidak pernah busuk walaupun didiamkan berada di atas tahan salama apapun itu adalah buah manggis.malahan semakin lama buah manggis di biarkan di atas tanah, kulit dari buah manggis ini akan semakin mengering dan menjadi kayu.itu semua di karenakan kulit dari buah manggis ini mengandung antioksidan yang sangat luar biasa.
Manggis (Garcinia mangostana L.) adalah sejenis pohon hijau abadi dari daerah tropika yang diyakini berasal dari Kepulauan Nusantara. Itulah sebab,banyak pihak yang meyakini buah yang satu ini asli Indonesia secara fisik,pohon manggis mampu tumbuh mencapai 7 hingga 25 meter. Bentuknya khas dengan kulit berwarna merah keunguan ketika matang,meski ada juga varian yang kulitnya berwarna merah.Manggis berkerabat dengan kokam,asam kandis,dan asam gelugur,rempah bumbu dapur dari tradisi boga India dan Sumatera. Buah ini merupakan spesies terbaik dari genus Garcinia. Manggis termasuk buah eksotik yang sangat digemari konsumen,baik didalam maupun luar negeri,karena rasanya lezat,bentuk buah yang indah,dan tekstur daging buah yang putih halus. Tidak heran,manggis mendapat julukan Queen of Tropical Fruits (ratunya buah-buah tropis).
Kandungan yang terdapat dalam Buah Manggis : Besi, Serat, Kalsium, Vitamin C, Kalium, Vitamin B2, Protein, Katecin/tannin, Fosforus, Natrium, Vitamin B1, Niasin.
Berdasarkan penelitian Buah Manggis mempunyai bahan aktif biologi yang sangat kaya dengan ANTIOKSIDAN yang tinggi dengan aktivitas yang sangat kuat, selain vitamin, poly-saccharides, stilbenes. Disamping itu buah manggis ini unik karena mempunyai tambahan bioaktif yang hebat yaitu “Xanthone”.
MANFAAT KULIT BUAH MANGGIS
Buah manggis tak hanya segar saat disantap, tetapi kulit manggis juga memiliki khasiat untuk kesehatan dan kecantikan. Kandungan antioksidan di dalam buah manggis termasuk yang paling tinggi diantara buah-buah lainnya. Sehingga buah manggis sangat baik untuk mengobati penyakit mulai yang ringan hingga yang berat.manfaat kulit buah manggis memang sudah tidak diragukan lagi manfaat kulit buah manggis ini,karena  mungkin di negara kita baru populer akhir-akhir ini, tapi di Negara-negara Eropa sudah dari dulu, karena khasiatnya yang sangat tinggi untuk kesehatan.manfaat dari kulit buah manggis diantaranya adalah:
Ekstrak kulit buah manggis bisa dijadikan obat melawan sel kanker meliputi payudara, hati, dan leukemia. Selain itu, juga digunakan untuk antihistamin, antiimpflamasi, menekan sistem saraf pusat, dan tekanan darah, serta antiperadangan.Kulit buah manggis ini juga mengandung antosianin seperti cyanidin-3-sophoroside, dan cyanidin-3-glucoside. Senyawa tersebut berperan penting pada pewarnaan kulit manggis.
Kulit manggis bisa menjadi obat beberapa penyakit seperti sariawan, sembelit, disentri dan mencret.
Untuk mengobati sariawan digunakan kulit dari 2 buah manggis yang masak, dicuci, dan dipotong-potong direbus dengan 3 gelas sampai air sampai volume tinggal 1/2-nya, setelah dingin disaring kemudian dikumur dan terus diminum (3-6 x sehari 2 sendok makan)
Untuk mengobati disentri digunakan kulit dari buah manggis, dicuci dan di potong-potong, direbus dengan 4 gelas air sampai volume tinggal 1/2 gelas, setelah dingin disaring lalu diminum dengan madu bila perlu (2 x sehari 3/4 gelas).
Untuk mengobati mencret digunakan kulit dari 2 buah manggis yang masak, dicuci dan dipotong-potong direbus dengan 3 gelas sampai air sampai volume tinggal 1/2-nya, setelah dingin disaring kemudian diminum dengan madu bila perlu (2 x sehari 3/4gelas).
(Berbagai sumber)
Kulit manggis bisa dimanfaatkan sebagai pewarna alami dan bahan baku obat-obatan. Kulit ini mengandung senyawa xantone yang meliputi mangostin, mangostenol, mangostinon A, mangostenon B, trapezifolixanthone, tovophyllin B, alfamangostin, beta mangostin, garcinon B, mangostanol, flavonoid epicatechin, dan gartanin.Senyawa xantone hanya dihasilkan oleh genus Garcinia. Di luar negeri kulit manggis sudah dimanfaatkan sebagai suplemen diet, antioksidan, dan antikanker.
Menurut Dr. Berna Elya, peneliti di Departemen Farmasi Universitas Indonesia, khasiat xantone bukan hanya antioksidan, tapi juga antikanker. Ekstrak kulit manggis bersifat antiproliferasi untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Selain itu, ekstrak ini juga bersifat apoptosis, penghancur sel kanker.
Xantone mampu merawat beberapa jenis kanker seperti kanker hati, pencernaan, paru-paru. Xantone dalam kulit manggis juga ampuh mengatasi penyakit tuberkulosis (TBC), asma, leukemia, serta sebagai antiinflamasi dan antidiare. Diungkapkan Dr. Berna, selain antikanker dan antioksidan, juga mujarab untuk mengatasi jantung koroner dan meningkatkan daya tahan tubuh, terutama bagi pengidap HIV/AIDS.
Hasil penelitian menunjukkan, ekstrak kulit buah manggis mempunyai aktivitas melawan sel kanker payudara, lever, dan leukemia. Juga biasa digunakan sebagai antihistamin, antiinflamasi, menekan sistem saraf pusat, dan penurun tekanan darah tinggi.
Manfaat kulit manggis dapat membantu menghancurkan semua penyakit dan memperbaiki antibody di dalam tubuh. Di dalamnya terdapat daya antioksidan yang luarbiasa untuk menangkal radikal bebas. Dibandingkan dengan buah yang lainnya, kandungan antioksidan kulit manggis juga jauh lebih tinggi.
manfaat kulit buah manggis yang lainnya yaitu dapat menurunkan berat badan dengan waktu yang relatif lebih cepat dan dapat menstimulasi kandungan lemak di dalam tubuh ,selain itu kulit manggis juga dapat mengobati ketegangan dalam otot dan sendi
Sekarang manfaat kulit buah manggis dapat kita rasakan lebih mudah. karena jus kulit manggis yang multi khasiat itu sudah terkemas dalam xamthone plus sehingga tidak perlu repot membuat jus kulit manggis. Selain itu mengkonsumsi xamthone plus ekstra kulit manggis akan lebih aman dan lebih memberikan manfaat yang lebih besar di banding kan dengan mengkonsumsi jus kulit manggis yang di racik sendiri.
Selain di gunakan sebagai solusi pengobatan jus kulit manggis juga bisa di gunakan sebagai suplemen kesehatan , jadi tidak ada salahnya kalau kita mengkonsumsi jus kulit manggis yang terkandung dalam xamthone plus setiap hari agar kita terhindar dari berbagai penyakit yang terus menrongrong kita setiap waktu.
Selain memberikan manfaat yg sangat baik untuk kesehatan tubuh kita juga kulit dari buah manggis ini memberikan keungulan-keunggulan yang super dahsyat diantaranya:
1. Minum malam hari membuat tidur nyenyak dan bangun segar bugar, minum pagi hari dapat menambah tenaga ekstra.
2. Untuk awet muda atau anti aging, membantu meningkatkan hormon pria dan wanita, membantu pertumbuhan dan merawat tulang, gigi juga rambut.

3. Mencegah atau membantu penyembuhan penyakit Jantung, Stroke, Kanker dan Diabetes. (p-76)
Baca

Pembangunan RMU Untuk Petani Agar Punya Daya Saing

 Madiun, Investigasi : Dalam rangka melengkapi sarana dan prasarana penunjang gudang dengan Sistem Resi Gudang (RSG), akan dibangun rumah Rice Milling Unit (RMU) diwilayah Desa Moneng, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun. Rencananya, rumah Rice Milling Unit ini akan berdiri diatas tanah seluas 300 meter.
Dikonfirmasi, Agus Soejudi, Kabid Perdagangan, Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan dan Pariwisata (Dinkoperindagpar) Kabupaten Madiun menjelaskan bahwa pembangunan rumah Rice Milling Unit ini merupakan bantuan dari Kementerian Perdagangan. “Nanti akan dibangun di Desa Moneng, Kecamatan Pilangkenceng diatas tanah seluas 300 meter,” ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakan, dengan dibangunnya rumah Rice Milling Unit dan isinya ini, program Sistem Resi Gudang dapat berjalan dengan optimal yang akhirnya kelompok tani maupun petani di Kabupaten Madiun bisa lebih mandiri. “Nantinya dengan dibangunnya RMU  ini petani maupun kelompok tani bisa menjadi petani pedagang yang mempunyai daya saing,” tegasnya.
Kedepannya, tambah Agus Soejudi, pengelolaan SRG dan RMU yang ada di Desa Moneng, Kecamatan Pilangkenceng agar bisa dikelola secara profesional oleh Forum Koperasi Unit Desa yang ada di Kabupaten Madiun. “Pengelolaannya nanti kita serahkan pada Forum KUD,” lanjutnya lagi.
Bila semua ini berjalan sesuai dengan rencana, maka semua kebutuhan masyarakat akan beras bisa tercukupi. “Bahkan petani bisa menggilingkan berasnya dan mendapatkan kualitas yang bagus,” kata Agus Soejudi.


Diharapkan, petani bisa bekerjasama dengan pihak KUD sehingga dapat menjadi mitra bisnis dan kedepannya petani bisa lebih meningkatkan kesejahteraannya. “Kalau semua dikelola dengan baik dan benar, maka bisa meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Madiun,” pungkas Agus Soejudi. (p-76)
 Madiun, Investigasi : Dalam rangka melengkapi sarana dan prasarana penunjang gudang dengan Sistem Resi Gudang (RSG), akan dibangun rumah Rice Milling Unit (RMU) diwilayah Desa Moneng, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun. Rencananya, rumah Rice Milling Unit ini akan berdiri diatas tanah seluas 300 meter.
Dikonfirmasi, Agus Soejudi, Kabid Perdagangan, Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan dan Pariwisata (Dinkoperindagpar) Kabupaten Madiun menjelaskan bahwa pembangunan rumah Rice Milling Unit ini merupakan bantuan dari Kementerian Perdagangan. “Nanti akan dibangun di Desa Moneng, Kecamatan Pilangkenceng diatas tanah seluas 300 meter,” ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakan, dengan dibangunnya rumah Rice Milling Unit dan isinya ini, program Sistem Resi Gudang dapat berjalan dengan optimal yang akhirnya kelompok tani maupun petani di Kabupaten Madiun bisa lebih mandiri. “Nantinya dengan dibangunnya RMU  ini petani maupun kelompok tani bisa menjadi petani pedagang yang mempunyai daya saing,” tegasnya.
Kedepannya, tambah Agus Soejudi, pengelolaan SRG dan RMU yang ada di Desa Moneng, Kecamatan Pilangkenceng agar bisa dikelola secara profesional oleh Forum Koperasi Unit Desa yang ada di Kabupaten Madiun. “Pengelolaannya nanti kita serahkan pada Forum KUD,” lanjutnya lagi.
Bila semua ini berjalan sesuai dengan rencana, maka semua kebutuhan masyarakat akan beras bisa tercukupi. “Bahkan petani bisa menggilingkan berasnya dan mendapatkan kualitas yang bagus,” kata Agus Soejudi.


Diharapkan, petani bisa bekerjasama dengan pihak KUD sehingga dapat menjadi mitra bisnis dan kedepannya petani bisa lebih meningkatkan kesejahteraannya. “Kalau semua dikelola dengan baik dan benar, maka bisa meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Madiun,” pungkas Agus Soejudi. (p-76)
Baca

Tak Kunjung Sembuh Dari Penyakitnya, Nenek Gantung Diri

Madiun Kota, Investigasi :  Mbah Tarinah, Warga RT 27, RW 11, Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang nekat mengakhiri hidupnta ditali gantungan. Perbuatan Mbah Tarinah ini diduga karena mengidap penyakit yang tak kunjung sembuh. Jumat (22/1/16)
Menurut keterangan warga, jasad mbahTarinah, pertama kali ditemukan tetangga korban bernama Parti, sekitar jam 08.30 Wib, yang saat itu melintas dilokasi dan melihat ada orang menggantung disebuah pohon dibelakang sebuah Masjid, Dusun Polorejo, dan langsung dilaporkan ke perangkat desa setempat. Dan ladang tempat Mbah Tarinah Menggantung tersebut milik dari Kasiran.

Sementara petugas dari Polsek Gemarang dan tim medis Polres Madiun yang didampingi perangkat desa Tawangrejo yang datang tempat kejadian perkara(TKP) segera mengidentifikasi jasad mbah Tarinah. Setelah dipastikan Mbah Tarinah murni bunuh diri selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga untuk dilakukan proses pemakaman.(p-76)
Madiun Kota, Investigasi :  Mbah Tarinah, Warga RT 27, RW 11, Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang nekat mengakhiri hidupnta ditali gantungan. Perbuatan Mbah Tarinah ini diduga karena mengidap penyakit yang tak kunjung sembuh. Jumat (22/1/16)
Menurut keterangan warga, jasad mbahTarinah, pertama kali ditemukan tetangga korban bernama Parti, sekitar jam 08.30 Wib, yang saat itu melintas dilokasi dan melihat ada orang menggantung disebuah pohon dibelakang sebuah Masjid, Dusun Polorejo, dan langsung dilaporkan ke perangkat desa setempat. Dan ladang tempat Mbah Tarinah Menggantung tersebut milik dari Kasiran.

Sementara petugas dari Polsek Gemarang dan tim medis Polres Madiun yang didampingi perangkat desa Tawangrejo yang datang tempat kejadian perkara(TKP) segera mengidentifikasi jasad mbah Tarinah. Setelah dipastikan Mbah Tarinah murni bunuh diri selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga untuk dilakukan proses pemakaman.(p-76)
Baca

Khasiat, Kandungan dan Manfaat Buah Delima

Investigasi Sehat : Delima yang memiliki nama latin Punica granatum L ini ialah tanaman dari famili Punicaceae yang tersebar di berbagai daerah subtropik sampai tropik. Di Indonesia juga banyak ditemukan delima dengan sebutan yang beragam untuk tiap-tiap daerahnya. Di Aceh misalnya, disebut dengan glima, di Batak dengan dalimo, Sunda dengan dalima, Sasak dengan  jeliman dan masih banyak lagi.
Tumbuhan Delima menyukai tanah gembur yang tidak terendam air, dengan air tanah yang tidak dalam. Delima sering ditanam di kebun-kebun sebagai tanaman hias, tanaman obat, atau karena buahnya yang dapat dimakan.
Macam-macam Buah Delima
Dikenal tiga macam delima, yaitu delima putih, delima merah, dan delima ungu. Perbanyakan dengan setek, tunas akar atau cangkok. Pome atau delima sering ditanam sebagai tanaman hias, tanaman obat, atau karena buahnya yang dapat dimakan. Buah delima dapat dimakan dalam keadaan segar, sebagai campuran rujak buah, salad buah, jus atau sari buah. Untuk membuat jus delima sebaiknya diminum dengan bijinya karena di dalam biji banyak terkandung senyawa polifenol.
Kandungan Buah Delima
Ada banyak kandungan zat di dalam buah delima ini seperti granatin, betulic acid, ursolic acid, elligatanin, resin, kalsium oksalat, maupun juga pati, dan di dalam kulit akar dan kulit kayunya mengandung 1% senyawa alkaloid, 20% elligatanin, metilpelletirine, pseudopelletierine, dan lainnya.
Sedangkan pada daun tanamannya mengandung kalsium oksalat, lemak, sulfur,  tanin, dan alkaloid. Delima telah banyak digunakan untuk menyembuhkan aneka macam penyakit oleh masyarakat secara tradisional. Mari kita perhatikan beberapa penyakit yang dapat disembuhkan oleh khasiat dari Delima ini.
Khasiat dan Manfaat Buah Delima
1. Manfaat Buah Delima untuk Mengatasi  Osteoarthritis
Buah Delima memang mampu mengatasi berbagai jenis penyakit seperti aterosklerosis dan osteoarthritis. Kerusakan yang disebabkan karena penebalan dan pengerasan dinding arteri dan tulang rawan dan sendi ini  dapat disembuhkan dengan makan buah ini. Selain itu, delima juga mampu mencegah pembentukan enzim yang dapat  menghancurkan jaringan ikat.
2. Khasiat Buah Delima untuk Mengatasi Masalah Jantung
Asupan jus buah delima dapat mempertahankan aliran  darah dalam tubuh untuk tetap normal. Oleh karena itu buah ini sangat manfaat dalam  mengurangi risiko serangan jantung dan stroke. Sifat antioksidan yang terkandung dalam buah ini membantu untuk menjaga kolesterol jahat dan menjaga arteri agar terbebas dari gumpalan. Dengan demikian peredaran darah akan tetap lancar dan kesehatan paru paru kita pun akan tetap sehat.
3. Manfaat Buah Delima untuk Mengatasi  Animia
Untuk mempertahankan aliran darah yang sehat kita dapat mengkonsumsi buah delima dengan cara apa pun. Kandungan zat besi yang dimiliki oleh buah delima dapat mengurangi gejala anemia, seperti kelelahan dan pusing.
4. Manfaat Buah Delima untuk Mengatasi Kanker
Delima terdiri dari tingkat tinggi antioksidan yang disebut flavenoids. Flavenoids ini dianggap efektif dalam menangkal berbagai penyakit kanker. Orang-orang yang menghadapi risiko kanker  prostat dan kanker payudara harus mulai minum jus buah ini, karena hal ini akan membantu mereka untuk mengurangi resiko berkembangnya kanker lebih lanjut . Mengkonsumsi buah delima secara  rutin  dapat mengurangi kadar PSA dalam tubuh dan membantu untuk melawan sel-sel kanker yang ada dalam tubuh.
5. Khasiat Buah Delima untuk Mengatasi Gangguan Perut
Kulit Delima dan daun bisa digunakan untuk menenangkan gangguan lambung atau diare. Jus buah delima juga digunakan untuk menangani masalah disentri dan kolera.
6. Khasiat Buah Delima untuk Perawatan Gigi

Manfaat terbaik dari jus delima untuk perawatan gigi adalah bahwa buah delima memiliki bahan anti bakteri dan antivirus yang dapat membantu untuk mengurangi efek plak pada gigi. (p-76)
Investigasi Sehat : Delima yang memiliki nama latin Punica granatum L ini ialah tanaman dari famili Punicaceae yang tersebar di berbagai daerah subtropik sampai tropik. Di Indonesia juga banyak ditemukan delima dengan sebutan yang beragam untuk tiap-tiap daerahnya. Di Aceh misalnya, disebut dengan glima, di Batak dengan dalimo, Sunda dengan dalima, Sasak dengan  jeliman dan masih banyak lagi.
Tumbuhan Delima menyukai tanah gembur yang tidak terendam air, dengan air tanah yang tidak dalam. Delima sering ditanam di kebun-kebun sebagai tanaman hias, tanaman obat, atau karena buahnya yang dapat dimakan.
Macam-macam Buah Delima
Dikenal tiga macam delima, yaitu delima putih, delima merah, dan delima ungu. Perbanyakan dengan setek, tunas akar atau cangkok. Pome atau delima sering ditanam sebagai tanaman hias, tanaman obat, atau karena buahnya yang dapat dimakan. Buah delima dapat dimakan dalam keadaan segar, sebagai campuran rujak buah, salad buah, jus atau sari buah. Untuk membuat jus delima sebaiknya diminum dengan bijinya karena di dalam biji banyak terkandung senyawa polifenol.
Kandungan Buah Delima
Ada banyak kandungan zat di dalam buah delima ini seperti granatin, betulic acid, ursolic acid, elligatanin, resin, kalsium oksalat, maupun juga pati, dan di dalam kulit akar dan kulit kayunya mengandung 1% senyawa alkaloid, 20% elligatanin, metilpelletirine, pseudopelletierine, dan lainnya.
Sedangkan pada daun tanamannya mengandung kalsium oksalat, lemak, sulfur,  tanin, dan alkaloid. Delima telah banyak digunakan untuk menyembuhkan aneka macam penyakit oleh masyarakat secara tradisional. Mari kita perhatikan beberapa penyakit yang dapat disembuhkan oleh khasiat dari Delima ini.
Khasiat dan Manfaat Buah Delima
1. Manfaat Buah Delima untuk Mengatasi  Osteoarthritis
Buah Delima memang mampu mengatasi berbagai jenis penyakit seperti aterosklerosis dan osteoarthritis. Kerusakan yang disebabkan karena penebalan dan pengerasan dinding arteri dan tulang rawan dan sendi ini  dapat disembuhkan dengan makan buah ini. Selain itu, delima juga mampu mencegah pembentukan enzim yang dapat  menghancurkan jaringan ikat.
2. Khasiat Buah Delima untuk Mengatasi Masalah Jantung
Asupan jus buah delima dapat mempertahankan aliran  darah dalam tubuh untuk tetap normal. Oleh karena itu buah ini sangat manfaat dalam  mengurangi risiko serangan jantung dan stroke. Sifat antioksidan yang terkandung dalam buah ini membantu untuk menjaga kolesterol jahat dan menjaga arteri agar terbebas dari gumpalan. Dengan demikian peredaran darah akan tetap lancar dan kesehatan paru paru kita pun akan tetap sehat.
3. Manfaat Buah Delima untuk Mengatasi  Animia
Untuk mempertahankan aliran darah yang sehat kita dapat mengkonsumsi buah delima dengan cara apa pun. Kandungan zat besi yang dimiliki oleh buah delima dapat mengurangi gejala anemia, seperti kelelahan dan pusing.
4. Manfaat Buah Delima untuk Mengatasi Kanker
Delima terdiri dari tingkat tinggi antioksidan yang disebut flavenoids. Flavenoids ini dianggap efektif dalam menangkal berbagai penyakit kanker. Orang-orang yang menghadapi risiko kanker  prostat dan kanker payudara harus mulai minum jus buah ini, karena hal ini akan membantu mereka untuk mengurangi resiko berkembangnya kanker lebih lanjut . Mengkonsumsi buah delima secara  rutin  dapat mengurangi kadar PSA dalam tubuh dan membantu untuk melawan sel-sel kanker yang ada dalam tubuh.
5. Khasiat Buah Delima untuk Mengatasi Gangguan Perut
Kulit Delima dan daun bisa digunakan untuk menenangkan gangguan lambung atau diare. Jus buah delima juga digunakan untuk menangani masalah disentri dan kolera.
6. Khasiat Buah Delima untuk Perawatan Gigi

Manfaat terbaik dari jus delima untuk perawatan gigi adalah bahwa buah delima memiliki bahan anti bakteri dan antivirus yang dapat membantu untuk mengurangi efek plak pada gigi. (p-76)
Baca

Residivis Narkoba Diamankan Polresta Madiun

Madiun Kota, Investigasi : Kembali Polres Madiun Kota berhasil mengungkap jaringan narkoba yang selama ini menghantui Kota Madiun. Kali ini Kepolisian Resor (Polres) Madiun Kota mengamankan HE (34) penjual makanan keliling warga Jalan Barito Kelurahan Pandean Kecamatan Taman. Ini setelah pelaku yang juga residivis, kedapatan membawa narkotika jenis sabu seberat 0,28 gram.
Kasat Reserse Narkoba (Resnakroba) Polres Madiun Kota, Ajun Komisaris Polisi Sukono mengatakan, penangkapan pelaku berawal dari informasi masyarakat yang akan melakukan transaksi narkotika di sekitar Jalan Barito. AKP Sukono menyatakan, saat dilakukan penggeledahan, petugas mengamankan barang bukti sebungkus rokok didalamnya terdapat satu kantong plastik klip berisi serbuk kristal diduga narkotika.
"Yang bersangkutan ini awalnya keluar dari salah satu tempat hiburan, oleh petugas langsung dihentikan dan benar kedapatan narkotika digenggam di tangan kiri," ungkap AKP Sukono kepada Radio Republik Indonesia, Kamis (21/1/2016).
Lebih lanjut AKP Sukono menyatakan, berdasarkan keterangan pelaku kepada petugas kepolisian, dalam perkara ini, HE bertindak sebagai pengedar, yang didapatnya dari seseorang warga asal Kabupaten Madiun. Menurut AKP Sukono, pelaku sudah kali kelima keluar masuk bui dengan kasus berbeda, yakni Tahun 2002 terlibat kasus penggelapan divonis 1,1 Tahun, Tahun 2004 terlibat kasus peredaran narkoba divonis 2 tahun, Tahun 2009 dan 2014 tersandung kasus pencurian masing-masing divonis 1,5 tahun dan Tahun 2016 kembali terlibat kasus narkoba.

Atas tindakannya, pelaku dijerat pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara dan denda Rp8 Milyar. Saat ini pelaku beserta barang bukti diamankan petugas Polres Madiun Kota, guna penyelidikan lebih lanjut. (p-76)
Madiun Kota, Investigasi : Kembali Polres Madiun Kota berhasil mengungkap jaringan narkoba yang selama ini menghantui Kota Madiun. Kali ini Kepolisian Resor (Polres) Madiun Kota mengamankan HE (34) penjual makanan keliling warga Jalan Barito Kelurahan Pandean Kecamatan Taman. Ini setelah pelaku yang juga residivis, kedapatan membawa narkotika jenis sabu seberat 0,28 gram.
Kasat Reserse Narkoba (Resnakroba) Polres Madiun Kota, Ajun Komisaris Polisi Sukono mengatakan, penangkapan pelaku berawal dari informasi masyarakat yang akan melakukan transaksi narkotika di sekitar Jalan Barito. AKP Sukono menyatakan, saat dilakukan penggeledahan, petugas mengamankan barang bukti sebungkus rokok didalamnya terdapat satu kantong plastik klip berisi serbuk kristal diduga narkotika.
"Yang bersangkutan ini awalnya keluar dari salah satu tempat hiburan, oleh petugas langsung dihentikan dan benar kedapatan narkotika digenggam di tangan kiri," ungkap AKP Sukono kepada Radio Republik Indonesia, Kamis (21/1/2016).
Lebih lanjut AKP Sukono menyatakan, berdasarkan keterangan pelaku kepada petugas kepolisian, dalam perkara ini, HE bertindak sebagai pengedar, yang didapatnya dari seseorang warga asal Kabupaten Madiun. Menurut AKP Sukono, pelaku sudah kali kelima keluar masuk bui dengan kasus berbeda, yakni Tahun 2002 terlibat kasus penggelapan divonis 1,1 Tahun, Tahun 2004 terlibat kasus peredaran narkoba divonis 2 tahun, Tahun 2009 dan 2014 tersandung kasus pencurian masing-masing divonis 1,5 tahun dan Tahun 2016 kembali terlibat kasus narkoba.

Atas tindakannya, pelaku dijerat pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara dan denda Rp8 Milyar. Saat ini pelaku beserta barang bukti diamankan petugas Polres Madiun Kota, guna penyelidikan lebih lanjut. (p-76)
Baca

Grebeg Maulud Dijadikan Ikon Wisata Religi Kota Madiun

Madiun Kota, Investigasi : Acara Rutin Tahunan yang menjadi agenda wajib di Kota Madiun salah satunya adalah pelaksanaan Grebeg Maulud. Acara ini diadakan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1436 H.
Acarara Grebeg Maulud ini selain untuk Wisata Religi, juga dijadikan ikon oleh Pemerintah Kota Madiun. Acara Grebeg Maulud ini diisi dengan kirab gunungan “Jaler Estri” dengan start di depan Masjid Kuno Taman dan berakhir di Alun-alun Kota Madiun.
Dijelaskan oleh Ketua Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Madiun, Ki Sugito selaku pembaca sejarah singkat terjadinya grebeg maulud Nabi Muhammad SAW di Madiun, bahwa, sejak lima tahun silam, sebelum diarak ke alun-alun, kirab gunungan jaler dan estri ditempatkan di Masjid Kuno Taman, karena lokasi  tersebut sejarahnya dijadikan sebagai tempat penguasa untuk menyiarkan agama Islam.
Setelah sampai di Alun-alun Kota Madiun, Warga Kabupaten/Kota Madiun, berebut berkah pada tumpeng setinggi kurang lebih dua meter  yang dilambangkan dalam Gunungan "Jaler" dan "Estri", pada tradisi perayaan Grebeg Maulud 2015 yang digelar Pemerintah Kota Madiun, guna memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW 1436 Hijriah.

Mereka rela menunggu datangnya kirab dua gunungan tersebut, yang diyakini bila mendapat salah satu isi dari dua gunungan akan mendapat berkah. Bahkan, warga juga rela berdesak-desakan dengan warga lain yang hendak memperebutkan jajanan pasar maupun hasil bumi dari Gunungan Jaler dan Estri. Sehingga hampir setiap tahun dapat dipastikan perayaan acara grebeg maulud  yang dipusatkan di Alun-Alun Kota Madiun.
Sementara itu, Walikota Madiun Bambang Irianto, menyampaikan bahwa Grebeg Maulud merupakan agenda tahunan dan sebagai ikon wisata religi di Kota Madiun. “Jadi kita tidak hanya berbicara masalah agama, tapi juga kerukunan antarwarga. Buktinya hari ini umat Kristiani ada yang hadir,” ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakan, Insya Allah ini akan menjadi agenda tahunan. “Tahun depan akan ditambahkan kegiatan pasar malam untuk menghidupkan ekonomi rakyat dan tidak ada tambahan anggaran untuk kegiatan ini, ” ujar Walikota Madiun Bambang Irianto di depan para wartawan.

Disisi lain, sebagai bentuk syukur atas peringatan kelahiran nabi muhammad SAW, pemkot memberikan 30 udik-udik yang diberikan kepada 30 warga miskin di 3 kecamatan se Kota Madiun. Acara Grebeg Maulud juga mendapat pengamanan ketat dari aparat Kepolisian Resor (Polres) Madiun Kota, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika setempat guna menghindari kemacetan lalu lintas dan mengantisipasi tindak kriminalitas. (p-76)
Madiun Kota, Investigasi : Acara Rutin Tahunan yang menjadi agenda wajib di Kota Madiun salah satunya adalah pelaksanaan Grebeg Maulud. Acara ini diadakan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1436 H.
Acarara Grebeg Maulud ini selain untuk Wisata Religi, juga dijadikan ikon oleh Pemerintah Kota Madiun. Acara Grebeg Maulud ini diisi dengan kirab gunungan “Jaler Estri” dengan start di depan Masjid Kuno Taman dan berakhir di Alun-alun Kota Madiun.
Dijelaskan oleh Ketua Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Madiun, Ki Sugito selaku pembaca sejarah singkat terjadinya grebeg maulud Nabi Muhammad SAW di Madiun, bahwa, sejak lima tahun silam, sebelum diarak ke alun-alun, kirab gunungan jaler dan estri ditempatkan di Masjid Kuno Taman, karena lokasi  tersebut sejarahnya dijadikan sebagai tempat penguasa untuk menyiarkan agama Islam.
Setelah sampai di Alun-alun Kota Madiun, Warga Kabupaten/Kota Madiun, berebut berkah pada tumpeng setinggi kurang lebih dua meter  yang dilambangkan dalam Gunungan "Jaler" dan "Estri", pada tradisi perayaan Grebeg Maulud 2015 yang digelar Pemerintah Kota Madiun, guna memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW 1436 Hijriah.

Mereka rela menunggu datangnya kirab dua gunungan tersebut, yang diyakini bila mendapat salah satu isi dari dua gunungan akan mendapat berkah. Bahkan, warga juga rela berdesak-desakan dengan warga lain yang hendak memperebutkan jajanan pasar maupun hasil bumi dari Gunungan Jaler dan Estri. Sehingga hampir setiap tahun dapat dipastikan perayaan acara grebeg maulud  yang dipusatkan di Alun-Alun Kota Madiun.
Sementara itu, Walikota Madiun Bambang Irianto, menyampaikan bahwa Grebeg Maulud merupakan agenda tahunan dan sebagai ikon wisata religi di Kota Madiun. “Jadi kita tidak hanya berbicara masalah agama, tapi juga kerukunan antarwarga. Buktinya hari ini umat Kristiani ada yang hadir,” ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakan, Insya Allah ini akan menjadi agenda tahunan. “Tahun depan akan ditambahkan kegiatan pasar malam untuk menghidupkan ekonomi rakyat dan tidak ada tambahan anggaran untuk kegiatan ini, ” ujar Walikota Madiun Bambang Irianto di depan para wartawan.

Disisi lain, sebagai bentuk syukur atas peringatan kelahiran nabi muhammad SAW, pemkot memberikan 30 udik-udik yang diberikan kepada 30 warga miskin di 3 kecamatan se Kota Madiun. Acara Grebeg Maulud juga mendapat pengamanan ketat dari aparat Kepolisian Resor (Polres) Madiun Kota, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika setempat guna menghindari kemacetan lalu lintas dan mengantisipasi tindak kriminalitas. (p-76)
Baca

Aniaya Pacar, Wong Lembeyan Ditangkap Polisi

Madiun Kota, Investigasi : Rahman Agung (25th), warga Desa Kedung Panji, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, hanya pasrah saat di jemput polisi dirumahnya. Rahman Agung ditangkap polisi setelah dilaporkan melakukan penganiayaan kepada pacar yang juga selingkuhanya, Suci Rahmawati (28th), warga Kelurahan/Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan.
Wakapolsek Kartoharjo, Kota Madiun, AKP Abd Ghafar, kepada Infoae.net, mengatakan, Awal kejadianya, tersangka bersama seorang temanya berkunjung ke tempat korban dirumah Kost di Jalan Pilangbango, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun. Namun sesampainya ditempat kost tersangka melihat korban berada didalam kamar kost bersama seorang laki laki.
“Melihat selingkuhanya berada didalam kamar dengan dengan seorang laki laki, tersangka naik pitam dan memanggil korban namun korban tidak mau keluar,”Kata AKP Abd Ghafar.
Karena dipanggil beberapa kali tidak kunjung keluar, lanjut Wakapolsek Kartoharjo, tersangka langsung masuk ke dalam kamar dan langsung menyeret keluar korban hingga terjatuh mengenai kipas angin hingga patah dan mengakibatkan korban mengalami luka memar dibeberapa bagian tubuh korban.
Sementara, Erlangga Adi,(28th) warga Kelurahan/Kecamatan Kawedanan Kabupaten Magetan, teman Rahman Agung yang tadinya hanya sebagai penonton juga ikut menganiaya dan melakukan pemukulan terhadap teman laki laki korban, dan Erlangga Adi, berhasil ditangkap petugas di tempat permainan Billyard.
“Menurut pengakuan tersangka, sebenarnya kedatangannya ingin membezok korban yang katanya sedang sakit sekaligus menanyakan alasan kenapa teman perselingkuhanya memutuskan hubungan yang telah dijalaninya selama Tiga Tahun,”Terang Wakapolsek.

Akibat perbuatann tersangka Rahman Agung yang sudah berkeluarga dengan memiliki istri dengan satu anak dan temanya Erlangga Adi, dikenakan pasal 170 KUHP tentang penganiayaan yang dilakukan secara bersama sama dan ancaman hukumannya 5 tahun 6 bulan penjara. (p-76)
Madiun Kota, Investigasi : Rahman Agung (25th), warga Desa Kedung Panji, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, hanya pasrah saat di jemput polisi dirumahnya. Rahman Agung ditangkap polisi setelah dilaporkan melakukan penganiayaan kepada pacar yang juga selingkuhanya, Suci Rahmawati (28th), warga Kelurahan/Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan.
Wakapolsek Kartoharjo, Kota Madiun, AKP Abd Ghafar, kepada Infoae.net, mengatakan, Awal kejadianya, tersangka bersama seorang temanya berkunjung ke tempat korban dirumah Kost di Jalan Pilangbango, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun. Namun sesampainya ditempat kost tersangka melihat korban berada didalam kamar kost bersama seorang laki laki.
“Melihat selingkuhanya berada didalam kamar dengan dengan seorang laki laki, tersangka naik pitam dan memanggil korban namun korban tidak mau keluar,”Kata AKP Abd Ghafar.
Karena dipanggil beberapa kali tidak kunjung keluar, lanjut Wakapolsek Kartoharjo, tersangka langsung masuk ke dalam kamar dan langsung menyeret keluar korban hingga terjatuh mengenai kipas angin hingga patah dan mengakibatkan korban mengalami luka memar dibeberapa bagian tubuh korban.
Sementara, Erlangga Adi,(28th) warga Kelurahan/Kecamatan Kawedanan Kabupaten Magetan, teman Rahman Agung yang tadinya hanya sebagai penonton juga ikut menganiaya dan melakukan pemukulan terhadap teman laki laki korban, dan Erlangga Adi, berhasil ditangkap petugas di tempat permainan Billyard.
“Menurut pengakuan tersangka, sebenarnya kedatangannya ingin membezok korban yang katanya sedang sakit sekaligus menanyakan alasan kenapa teman perselingkuhanya memutuskan hubungan yang telah dijalaninya selama Tiga Tahun,”Terang Wakapolsek.

Akibat perbuatann tersangka Rahman Agung yang sudah berkeluarga dengan memiliki istri dengan satu anak dan temanya Erlangga Adi, dikenakan pasal 170 KUHP tentang penganiayaan yang dilakukan secara bersama sama dan ancaman hukumannya 5 tahun 6 bulan penjara. (p-76)
Baca

Arca Banteng, Situs Peninggalan Majapahit Di Wonorejo

Ngawi, Investigasi : Banyak sekali peninggalan sejarah yang tersebar di kabupaten Ngawi. Salah satunya adalah Arca Banteng yang berada di Desa Wanareja, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi.
Menurut keterangan warga setempat, Arca ini oertama kali ditemukan oleh Mbah Soikromo yang di bantu warga dalam proses penggaliannya. Setelah separuh penggalian dari gundukan tanah di desa karang belek (sekarang dusun recobanteng) sekitar tahun 1938 silam, munculan tumpukan batu yang mempunyai bentuk seperti hewan banteng.
Masih menurut warga setempat, awalnya Mbah Soikromo merasa curiga terhadap sebuah gundukan yang selalu di tunggu oleh hewan banteng, setelah di gali dengan beberapa warga beliau menemukan benda benda bersejarah yang di yakini peninggalan kerajaan majapahit.
Karena di lokasi tersebut ditemukan arca peninggalan sejarah berbentuk banteng, maka sampai sekarang daerah tersebut dinamakan sebagai Dusn Reco Banteng.
Jika anda menggunakan gadget yang memiliki fitur navigasi, silahkan mencari di koordinat -7.460268,111.284973 atau bisa melihat petunjuk arah google maps dari Kota Ngawi menuju lokasi Arca Banteng.
Lokasi Arca Banteng ini di dekat pemukiman warga, sayang sekali lokasi tersebut tertutupi oleh bangunan rumah warga sehingga tidak terlihat dari pinggir jalan, untung saja masih ada papan keterangan lokasi arca banteng tersebut.
 Sayang sekali Situs peninggalan tersebut sedikit tidak terawat, banyak patung yang rusak. Konon katanya dulu pernah ada yang mencuri salah satu patung tersebut, dan pencuri tersebut di kabarkan langsung meninggal dunia dan patung kembali pada posisi semula. Entah cerita tersebut benar atau tidak, yang jelas perbuatan tersebut memang tidak pantas di contoh demi melestarikan warisan sejarah dan budaya di Indonesia dan Kota Ngawi khususnya.
Selain ditemukan Arca berbentu Banteng, ditempat tersebut juga ditemukan Yoni yang mempunyai arti bagian/tempat (kandungan) untuk melahirkan. Kata ini mempunyai banyak arti, di antaranya adalah sumber, asal, sarang, rumah, tempat duduk, kandang, tempat istirahat, tempat penampungan air, dan lain-lain.
Dalam buku Kama Sutra dan dalam kaitannya dengan batu candi, yoni berarti pasangan lingga yang merupakan simbol dari alat kelamin wanita. Pasangan lingga-yoni dalam arti ini juga dikenal pada situs sejarah warisan dunia Mohenjo-daro di Pakistan. Di beberapa daerah di Indonesia yoni disebut juga lesung batu karena menyerupai sebuah lesung yang terbuat dari batu.

Sudah sepatutnya pihak Kabupaten Ngawi memberikan perhatian serius pada situs-situs yang disinyalir merupakan peninggalan sejarah sehingga anak turun kita tahu tentang peninggalan sejarah tersebut. (p-76)
Ngawi, Investigasi : Banyak sekali peninggalan sejarah yang tersebar di kabupaten Ngawi. Salah satunya adalah Arca Banteng yang berada di Desa Wanareja, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi.
Menurut keterangan warga setempat, Arca ini oertama kali ditemukan oleh Mbah Soikromo yang di bantu warga dalam proses penggaliannya. Setelah separuh penggalian dari gundukan tanah di desa karang belek (sekarang dusun recobanteng) sekitar tahun 1938 silam, munculan tumpukan batu yang mempunyai bentuk seperti hewan banteng.
Masih menurut warga setempat, awalnya Mbah Soikromo merasa curiga terhadap sebuah gundukan yang selalu di tunggu oleh hewan banteng, setelah di gali dengan beberapa warga beliau menemukan benda benda bersejarah yang di yakini peninggalan kerajaan majapahit.
Karena di lokasi tersebut ditemukan arca peninggalan sejarah berbentuk banteng, maka sampai sekarang daerah tersebut dinamakan sebagai Dusn Reco Banteng.
Jika anda menggunakan gadget yang memiliki fitur navigasi, silahkan mencari di koordinat -7.460268,111.284973 atau bisa melihat petunjuk arah google maps dari Kota Ngawi menuju lokasi Arca Banteng.
Lokasi Arca Banteng ini di dekat pemukiman warga, sayang sekali lokasi tersebut tertutupi oleh bangunan rumah warga sehingga tidak terlihat dari pinggir jalan, untung saja masih ada papan keterangan lokasi arca banteng tersebut.
 Sayang sekali Situs peninggalan tersebut sedikit tidak terawat, banyak patung yang rusak. Konon katanya dulu pernah ada yang mencuri salah satu patung tersebut, dan pencuri tersebut di kabarkan langsung meninggal dunia dan patung kembali pada posisi semula. Entah cerita tersebut benar atau tidak, yang jelas perbuatan tersebut memang tidak pantas di contoh demi melestarikan warisan sejarah dan budaya di Indonesia dan Kota Ngawi khususnya.
Selain ditemukan Arca berbentu Banteng, ditempat tersebut juga ditemukan Yoni yang mempunyai arti bagian/tempat (kandungan) untuk melahirkan. Kata ini mempunyai banyak arti, di antaranya adalah sumber, asal, sarang, rumah, tempat duduk, kandang, tempat istirahat, tempat penampungan air, dan lain-lain.
Dalam buku Kama Sutra dan dalam kaitannya dengan batu candi, yoni berarti pasangan lingga yang merupakan simbol dari alat kelamin wanita. Pasangan lingga-yoni dalam arti ini juga dikenal pada situs sejarah warisan dunia Mohenjo-daro di Pakistan. Di beberapa daerah di Indonesia yoni disebut juga lesung batu karena menyerupai sebuah lesung yang terbuat dari batu.

Sudah sepatutnya pihak Kabupaten Ngawi memberikan perhatian serius pada situs-situs yang disinyalir merupakan peninggalan sejarah sehingga anak turun kita tahu tentang peninggalan sejarah tersebut. (p-76)
Baca
 
Investigasi New Biro Madiun. Alamat Jl. Gemah Ripah No. 30 Dolopo Kabupaten Madiun. Telp. 081249410099
Support : PT. INSAN MANDIRI PERMATA
Copyright © 2014. Investigasi New Madiun
Template Edited by Investigasi Biro Madiun
Telp/Message : 081249410099 | 0856 0449 9100