Kapolresta Madiun Ingin Kota Madiun Kondusif

Madiun Kota, Investigasi : Tongkat kepemimpinan Kapolres Madiun Kota resmi diganti, dari Ajun Komisaris Besar Polisi Agus Yulianto ke AKBP Susatyo Purnomo Condro. Pisah sambut berlangsung di Halaman Mapolres Madiun Kota dihadiri seluruh pejabat dan personel kepolisian, Selasa (17/5/2016).
Tradisi pedang pora dalam penyambutan Kapolres Madiun Kota yang baru AKBP Susatyo Purnomo Condro serta laporan kesatuan (lapsat) dalam rangka serah terima jabatan Kapolres Madiun Kota dari AKBP Agus Yulianto berjalan dengan lancer.
Kapolres Madiun Kota yang Lama, AKBP Agus Yulianto usai menggelar upacara pisah sambut berpesan, kepada Kapolres Baru, menjaga kondusitifitas wilayah sehingga tidak terjadi insiden yang menonjol. Satu hal yang masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR) Kapolres baru, yakni terkait pengamanan suran dan suran agung.
"Pengamanan suran dan suran agung ini menjadi PR kapolres baru pak Susatyo. PR yang selama ini di Reskrim sudah ditangani semua. Sementara kasus korupsi juga masih berjalan di reskrim,"Ungkapnya kepada Radio Republik Indonesia, Selasa (17/5/2016).
Kesempatan yang sama, Kapolres Madiun Kota yang baru, AKBP Susatyo Purnomo Condro mengungkapkan, selama menjadi pucuk pimpinan tertinggi di jajaran Polres Madiun Kota, pihaknya akan melakukan adaptasi dengan harapan dapat diterima di masyarakat. Mantan Kabag Ops Polres Metro Jakarta Pusat Polda Metro Jaya ini menyatakan akan meneruskan langkah-langkah dan PR dari Kapolresta lama.
"Tentunya saya akan meneruskan apa yang menjadi langkah dari Kapolres lama, kita semua berharap dukungan dari masyarakat kota Madiun situasi akan senantiasa kondusif, dan kita akan berusaha meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Kota Madiun," tuturnya.
Dijelaskan, Berdasarkan surat telegram Kapolda Jatim, Irjen Pol. Anton Setiadji No : ST/912/IV/2016/Ro SDM, tertanggal 29 April 2016 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan dilingkungan Polri, Kapolres Madiun Kota AKBP Agus Yulianton SIK, S.Sos M.Si dipindahtugaskan menjadi Kapolres Malang, yang posisinya digantikan AKBP Susatyo Purnomo Condro, SH, SIK yang sebelumnya menjabat Kabag Ops. Polres Metro Jakarta Pusat Polda Metro Jaya. (p-76)
Madiun Kota, Investigasi : Tongkat kepemimpinan Kapolres Madiun Kota resmi diganti, dari Ajun Komisaris Besar Polisi Agus Yulianto ke AKBP Susatyo Purnomo Condro. Pisah sambut berlangsung di Halaman Mapolres Madiun Kota dihadiri seluruh pejabat dan personel kepolisian, Selasa (17/5/2016).
Tradisi pedang pora dalam penyambutan Kapolres Madiun Kota yang baru AKBP Susatyo Purnomo Condro serta laporan kesatuan (lapsat) dalam rangka serah terima jabatan Kapolres Madiun Kota dari AKBP Agus Yulianto berjalan dengan lancer.
Kapolres Madiun Kota yang Lama, AKBP Agus Yulianto usai menggelar upacara pisah sambut berpesan, kepada Kapolres Baru, menjaga kondusitifitas wilayah sehingga tidak terjadi insiden yang menonjol. Satu hal yang masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR) Kapolres baru, yakni terkait pengamanan suran dan suran agung.
"Pengamanan suran dan suran agung ini menjadi PR kapolres baru pak Susatyo. PR yang selama ini di Reskrim sudah ditangani semua. Sementara kasus korupsi juga masih berjalan di reskrim,"Ungkapnya kepada Radio Republik Indonesia, Selasa (17/5/2016).
Kesempatan yang sama, Kapolres Madiun Kota yang baru, AKBP Susatyo Purnomo Condro mengungkapkan, selama menjadi pucuk pimpinan tertinggi di jajaran Polres Madiun Kota, pihaknya akan melakukan adaptasi dengan harapan dapat diterima di masyarakat. Mantan Kabag Ops Polres Metro Jakarta Pusat Polda Metro Jaya ini menyatakan akan meneruskan langkah-langkah dan PR dari Kapolresta lama.
"Tentunya saya akan meneruskan apa yang menjadi langkah dari Kapolres lama, kita semua berharap dukungan dari masyarakat kota Madiun situasi akan senantiasa kondusif, dan kita akan berusaha meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Kota Madiun," tuturnya.
Dijelaskan, Berdasarkan surat telegram Kapolda Jatim, Irjen Pol. Anton Setiadji No : ST/912/IV/2016/Ro SDM, tertanggal 29 April 2016 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan dilingkungan Polri, Kapolres Madiun Kota AKBP Agus Yulianton SIK, S.Sos M.Si dipindahtugaskan menjadi Kapolres Malang, yang posisinya digantikan AKBP Susatyo Purnomo Condro, SH, SIK yang sebelumnya menjabat Kabag Ops. Polres Metro Jakarta Pusat Polda Metro Jaya. (p-76)
Baca

Bupati Ngawi Laksanakan Pencanangan Renovasi RTLH Dan Wakil Bupati Sambut Tim Penilai Nakes Provinsi Jawa Timur

Ngawi, Investigasi : Dengan mengambil tempat di Desa Dawu Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi belum lama ini (11/5) telah dilaksanakan Pencanangan Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kerjasama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan Kodam V/Brawijaya oleh Bupati Ngawi. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Ngawi Budi Sulistyono, Dandim 0805/Ngawi Letkol Inf Mordechai Triyandono, Muspika Kecamatan Paron dan warga masyarakat Desa Dawu.
Dalam sambutannya Bupati Ngawi menyampaikan ucapan terima kasih kepada TNI atau Babinsa dan Kepala Desa yang telah mendata keberadaan Rumah Tidak Layak Huni yang mana pandataannya dinilai sangat valid. Lebih lanjut Bupati memaparkan bahwa RTLH di Desa Dawu ada sekitar 55 unit dan setelah diadakan seleksi yang labih teliti ternyata di Desa Dawu hanya ada 3 unit rumah yang belum tertangani. Budi Sulistyono juga menambahkan bahwa dengan keberadaan RTLH yang ditangani TNI pihaknya yakin akan dapat terlaksana dengan baik karena diketahui bahwa pendataan dan perencanaannya sangat baik. Akhirnya Bupati menyampaikan harapannya semoga dapat berjalan lancar dan dapat terselesaikan secepatnya.
Komandan Kodim 0805/Ngawi Letkol Mordechai Triyandono dalam paparannya mengatakan bahwa Kabupaten Ngawi mendapatkan alokasi yang berjumlah 1000 unit rumah. Hal tersebut merupakan hasil kerjasama antara Kodam V/Brawijaya dengan Pemerintah Daerah yang direalisasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Dandim juga menjelaskan bahwa Bantuan untuk RTLH tersebut Babinsa menerima material saja dari Hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada Kodam V/Brawijaya dan sudah ada rekanan yang ditunjuk untuk menyediakan material tersebut, sedangkan pelaksanaan kerjanya melalui Karya Bakti TNI bersama masyarakat.
Di sisi lain Wakil Bupati Ngawi Ony Anwar menyambut rombongan Tim Penilai Tenaga Kesehatan (Nakes) di Pendapa Wedya Graha (17/5/16) didampingi oleh Sekda Siswanto, Asisten Pemerintahan Budiono, Plt Ka Dinkes Agus Sri Gunawan beserta Pejabat terkait.
Selanjutnya Tim Penilai diantar menuju Puskesmas Bringin yang telah memiliki Program “ Gemati Gibur “ (Gerakan Masyarakat Anti Gisi Buruk) untuk melakukan verifikasi lapangan.
Dalam kesempatan itu Wabup Ony Anwar menjelaskan bahwa Puskesmas di Kabupaten Ngawi terus berbenah untuk dapat memberikan pelayanan terbaik kepada warga masyarakat Kabupaten Ngawi. Ony Anwar menjelaskan bahwa Kabupaten Ngawi juga telah melaksanakan program gerakan terpadu tuntas penanganan gizi buruk “ Restu Ibu “ sejak tahun 2013. Program tersebut telah berhasil menekan angka kasus gizi buruk balita dari 420 kasus menjadi 37 kasus. Dia menambahkan bahwa Kecamatan Bringin telah mengembangkan dari program Restu Ibu menjadi program Gemati Gibur.
Ketua Tim Penilai dari Provinsi Jawa Timur drg. Mahanani M.Kes menjelaskan bahwa kedatangannya beserta rombongan adalah untuk melakukan verifikasi lapangan,benar tidaknya apa yang disampaikan para nominator ketika mempresentasikan kegiatannya pada waktu lalu. (pdy).
Ngawi, Investigasi : Dengan mengambil tempat di Desa Dawu Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi belum lama ini (11/5) telah dilaksanakan Pencanangan Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kerjasama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan Kodam V/Brawijaya oleh Bupati Ngawi. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Ngawi Budi Sulistyono, Dandim 0805/Ngawi Letkol Inf Mordechai Triyandono, Muspika Kecamatan Paron dan warga masyarakat Desa Dawu.
Dalam sambutannya Bupati Ngawi menyampaikan ucapan terima kasih kepada TNI atau Babinsa dan Kepala Desa yang telah mendata keberadaan Rumah Tidak Layak Huni yang mana pandataannya dinilai sangat valid. Lebih lanjut Bupati memaparkan bahwa RTLH di Desa Dawu ada sekitar 55 unit dan setelah diadakan seleksi yang labih teliti ternyata di Desa Dawu hanya ada 3 unit rumah yang belum tertangani. Budi Sulistyono juga menambahkan bahwa dengan keberadaan RTLH yang ditangani TNI pihaknya yakin akan dapat terlaksana dengan baik karena diketahui bahwa pendataan dan perencanaannya sangat baik. Akhirnya Bupati menyampaikan harapannya semoga dapat berjalan lancar dan dapat terselesaikan secepatnya.
Komandan Kodim 0805/Ngawi Letkol Mordechai Triyandono dalam paparannya mengatakan bahwa Kabupaten Ngawi mendapatkan alokasi yang berjumlah 1000 unit rumah. Hal tersebut merupakan hasil kerjasama antara Kodam V/Brawijaya dengan Pemerintah Daerah yang direalisasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Dandim juga menjelaskan bahwa Bantuan untuk RTLH tersebut Babinsa menerima material saja dari Hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada Kodam V/Brawijaya dan sudah ada rekanan yang ditunjuk untuk menyediakan material tersebut, sedangkan pelaksanaan kerjanya melalui Karya Bakti TNI bersama masyarakat.
Di sisi lain Wakil Bupati Ngawi Ony Anwar menyambut rombongan Tim Penilai Tenaga Kesehatan (Nakes) di Pendapa Wedya Graha (17/5/16) didampingi oleh Sekda Siswanto, Asisten Pemerintahan Budiono, Plt Ka Dinkes Agus Sri Gunawan beserta Pejabat terkait.
Selanjutnya Tim Penilai diantar menuju Puskesmas Bringin yang telah memiliki Program “ Gemati Gibur “ (Gerakan Masyarakat Anti Gisi Buruk) untuk melakukan verifikasi lapangan.
Dalam kesempatan itu Wabup Ony Anwar menjelaskan bahwa Puskesmas di Kabupaten Ngawi terus berbenah untuk dapat memberikan pelayanan terbaik kepada warga masyarakat Kabupaten Ngawi. Ony Anwar menjelaskan bahwa Kabupaten Ngawi juga telah melaksanakan program gerakan terpadu tuntas penanganan gizi buruk “ Restu Ibu “ sejak tahun 2013. Program tersebut telah berhasil menekan angka kasus gizi buruk balita dari 420 kasus menjadi 37 kasus. Dia menambahkan bahwa Kecamatan Bringin telah mengembangkan dari program Restu Ibu menjadi program Gemati Gibur.
Ketua Tim Penilai dari Provinsi Jawa Timur drg. Mahanani M.Kes menjelaskan bahwa kedatangannya beserta rombongan adalah untuk melakukan verifikasi lapangan,benar tidaknya apa yang disampaikan para nominator ketika mempresentasikan kegiatannya pada waktu lalu. (pdy).
Baca
 
Investigasi New Biro Madiun. Alamat Jl. Gemah Ripah No. 30 Dolopo Kabupaten Madiun. Telp. 081249410099
Support : PT. INSAN MANDIRI PERMATA
Copyright © 2014. Investigasi New Madiun
Template Edited by Investigasi Biro Madiun
Telp/Message : 081249410099 | 0856 0449 9100