Berita Terkini

Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kab. Madiun Melaju ke Final ISC di tingkat Jawa Timur

Madiun, Investigasi : Kegiatan ISC 2016 setelah melalui proses kegiatan selama 4 hari mulai dari sabtu tgl 7 sampai selasa 10 mei 2016, ditutup oleh  Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kab. Madiun H. Iswanto.
Tampak hadir dalam acara tersebut, Sekda Kab. Madiun, Forpimda Kab.Madiun, kakak kwartir daerah Jatim, Kakak dari deteksi Basket Lintas Indonesia, Kepala SKPD jajaran Pemkab Madiun, Kakak ketua majlis pembimbing ranting dan ketua kwaran se kab. Madiun, Kakak –kakak panitia, para pembina pendamping serta adik-adik peserta ISC Th. 2016.
Dalam sambutannya, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kab. Madiun H. Iswanto mengatakan adik-adik penggalang dengan sungguh-sungguh telah mengikuti kegiatan secara mandiri, dengan rasa percaya diri dan jiwa korsa serta sportifitas yang tinggi. “Hasilnya adalah telah terpilih  putra dan putri terbaik untuk mewakili Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kab. Madiun melaju ke final ISC di tingkat Kwartir Daerah Jawa Timur yang di rencanakan pada bulan September 2016 Selasa, 10 Mei 2016,” ujar Iswanto.
Dilanjutkan, Ketua Kwarcab Kab. Madiun mengucapkan selamat dan sukses kepada adik-adik yang menjadi juara, berjuanglah terus jangan merasa puas dengan hasil yang telah adik raih. “Terima kasih atas segala dukungan dan bantuannya kepada Bupati Madiun, dan semua kepala SKPD dan jajaran pemerintah Kab. Madiun dan semua pihak termasuk yang telah ikut membantu segala fasilitas kegiatan ini,” pungkas Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kab. Madiun H. Iswanto. (p-76)

DATA JUARA ISC JATIM KWARCAB KAB. MADIUN GELOMBANG 2
Juara
Putra
Putri
Pangkalan
No peserta
Total medali
Point Tapak Kemah
Pangkalan
No peserta
Total medali
Point Tapak Kemah
1
MI Lebak ayu
34
39
87
Mi Islamiyah Sogo
96
40
94
2
MI Sambirejo
12
39
77
MIN Bancong
97
38
94
3
SDN Plumpungrejo 01
88
37
65
MI Nurul Burhan
83
37
82
4
MI Sabilil Islam
49
35
58
MI Muhtar
44
36
93
5
SDN Kebonagung 01
86
34
77
SDN Joho 01
57
36
94
6
MI Setemon
63
33
75
SDN Bangunsari 02
1
35
86
7
SDN Banyukambang
87
33
72
SDN Sidodadi 1
5
35
84
8
SDN Jatisari 02
15
33
71
SDN Sukosari 02
56
35
83
9
SDN Sumbersari 01
19
33
71
SDN Bangunsari 01
62
35
80
10
SDN Tulung 03
18
32
65
Klangon 2
21
33
77


Madiun, Investigasi : Kegiatan ISC 2016 setelah melalui proses kegiatan selama 4 hari mulai dari sabtu tgl 7 sampai selasa 10 mei 2016, ditutup oleh  Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kab. Madiun H. Iswanto.
Tampak hadir dalam acara tersebut, Sekda Kab. Madiun, Forpimda Kab.Madiun, kakak kwartir daerah Jatim, Kakak dari deteksi Basket Lintas Indonesia, Kepala SKPD jajaran Pemkab Madiun, Kakak ketua majlis pembimbing ranting dan ketua kwaran se kab. Madiun, Kakak –kakak panitia, para pembina pendamping serta adik-adik peserta ISC Th. 2016.
Dalam sambutannya, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kab. Madiun H. Iswanto mengatakan adik-adik penggalang dengan sungguh-sungguh telah mengikuti kegiatan secara mandiri, dengan rasa percaya diri dan jiwa korsa serta sportifitas yang tinggi. “Hasilnya adalah telah terpilih  putra dan putri terbaik untuk mewakili Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kab. Madiun melaju ke final ISC di tingkat Kwartir Daerah Jawa Timur yang di rencanakan pada bulan September 2016 Selasa, 10 Mei 2016,” ujar Iswanto.
Dilanjutkan, Ketua Kwarcab Kab. Madiun mengucapkan selamat dan sukses kepada adik-adik yang menjadi juara, berjuanglah terus jangan merasa puas dengan hasil yang telah adik raih. “Terima kasih atas segala dukungan dan bantuannya kepada Bupati Madiun, dan semua kepala SKPD dan jajaran pemerintah Kab. Madiun dan semua pihak termasuk yang telah ikut membantu segala fasilitas kegiatan ini,” pungkas Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kab. Madiun H. Iswanto. (p-76)

DATA JUARA ISC JATIM KWARCAB KAB. MADIUN GELOMBANG 2
Juara
Putra
Putri
Pangkalan
No peserta
Total medali
Point Tapak Kemah
Pangkalan
No peserta
Total medali
Point Tapak Kemah
1
MI Lebak ayu
34
39
87
Mi Islamiyah Sogo
96
40
94
2
MI Sambirejo
12
39
77
MIN Bancong
97
38
94
3
SDN Plumpungrejo 01
88
37
65
MI Nurul Burhan
83
37
82
4
MI Sabilil Islam
49
35
58
MI Muhtar
44
36
93
5
SDN Kebonagung 01
86
34
77
SDN Joho 01
57
36
94
6
MI Setemon
63
33
75
SDN Bangunsari 02
1
35
86
7
SDN Banyukambang
87
33
72
SDN Sidodadi 1
5
35
84
8
SDN Jatisari 02
15
33
71
SDN Sukosari 02
56
35
83
9
SDN Sumbersari 01
19
33
71
SDN Bangunsari 01
62
35
80
10
SDN Tulung 03
18
32
65
Klangon 2
21
33
77


Baca

Disidak, UN SMP Sederajat Di Kabupaten Madiun Berjalan Dengan Lancar

Madiun, Investigasi : Pelaksanaan Ujian Nasional untuk tingkat SMP/sederajat serta Paket B yang dilaksanakan Senin, 9 Mei 2016 berjalan dengan lancar.  ini diketahui saat Inspeksi Mendadak yang dilakukan oleh Wakil Bupati Madiun bersama rombongan diwilayah Kec. Pilangkenceng (SMPN 1 Pilangkenceng dan SMPN 2 Pilangkenceng), Mejayan (MTsN Mejayan).
Sedangkan rombongan kedua yang dipimpin oleh Sekda Kab.Madiun meninjau di wilayah Kec. Kebonsari dan Kec. Dolopo. Sedangkan rombongan ke tiga yang dipimpin oleh Kadin Pendidikan Kab. Madiun meninjau pelaksanaan Ujian Nasional diwilayah Kec. Wungu.   
saat memberikan keterangan, H. Iswanto, Wakil Bupati Madiun mengatakan bahwa saat ini di Kabupaten Madiun ada 83 Lembaga dengan jumlah peserta 9.342 peserta yang terdiri dari : 27 SMP, dengan 5258 peserta yang melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK),sedangkan yang melaksanakan Paper Based Test (PBT) ada 18 SMP dengan 1.341 peserta, 35 Mts dengan 2.727 peserta, 3 SMPLB dengan 16 peserta. Sedangkan jumlah Peserta Program Kesetaraan Paket B/Wusta ada 6 lembaga dengan 138 peserta.
Berdasarkan pantauan langsung dilapangan semuanya dapat berjalan lancar, tertib dan aman.Perlu diketahui, bahwa sekolah yang melaksanaan ujian dimulai Pukul 7.30.00 s/d 9.30, kemudian istirahat, di lanjutkan pukul 10.00 s/d 12.00, kemudian istirahat, dilanjutkan Pukul 13.00 s/d 15.00 selesai.
”Dari pantauan kami, semua berjalan dengan lancar sesuai dengan prosedur yang berlaku,” ungkap H. Iswanto.
terkait dengan ketidak hadiran dari beberapa siswa disalah satu SMPN di wilayah Pilangkenceng, Wakil Bupati menjelaskan bahwa semua itu tidak ada unsur kesengajaan, namun karena faktor keluarga. ”Ada beberapa siswa yang tidak ikut karena sakit dan ada yang ikut orang tuanya pindah tempat,” kata H. Iswanto.
Wakil Bupati Madiun Berharap pelaksanaan Ujian ini dapat berjalan dengan aman lancar dan tanpa ada halangan suatu apapun hingga akhir nanti. ”Saya berharap kepada Dinas Pendidikan, kedepan agar semua sekolah dapat melaksanakan ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK),” tegasnya.
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kab. Madiun DR. Suhardi melaporkan, bahwa Persiapan Ujian Sekolah/Madrasah (US/M) SD/MI, SDLB, Program Paket A/Ula, dan Ujian Nasional (UN) SMP/MTs/SMPLB, SMA/MA, SMALB, SMK Tahun Pelajaran 2015/2016 yang dilakukan Sekolah di Kabupaten Madiun sebagai berikut : Sosialisasi Ujian Nasional baik kepada siswa, guru, dan wali murid, Istighosah, Intensif Belajar (IB), Pendampingan oleh Guru BK, Melaksanakan Try Out sekolah dan Try Out bersama se Kabupaten Madiun.
”Semua persiapan sudah dilakukan dan sekarang yang terpenting adalah mengerjakan dengan sungguh-sungguh dan berdoa,” ujar DR. Suhardi. (p-76)


Madiun, Investigasi : Pelaksanaan Ujian Nasional untuk tingkat SMP/sederajat serta Paket B yang dilaksanakan Senin, 9 Mei 2016 berjalan dengan lancar.  ini diketahui saat Inspeksi Mendadak yang dilakukan oleh Wakil Bupati Madiun bersama rombongan diwilayah Kec. Pilangkenceng (SMPN 1 Pilangkenceng dan SMPN 2 Pilangkenceng), Mejayan (MTsN Mejayan).
Sedangkan rombongan kedua yang dipimpin oleh Sekda Kab.Madiun meninjau di wilayah Kec. Kebonsari dan Kec. Dolopo. Sedangkan rombongan ke tiga yang dipimpin oleh Kadin Pendidikan Kab. Madiun meninjau pelaksanaan Ujian Nasional diwilayah Kec. Wungu.   
saat memberikan keterangan, H. Iswanto, Wakil Bupati Madiun mengatakan bahwa saat ini di Kabupaten Madiun ada 83 Lembaga dengan jumlah peserta 9.342 peserta yang terdiri dari : 27 SMP, dengan 5258 peserta yang melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK),sedangkan yang melaksanakan Paper Based Test (PBT) ada 18 SMP dengan 1.341 peserta, 35 Mts dengan 2.727 peserta, 3 SMPLB dengan 16 peserta. Sedangkan jumlah Peserta Program Kesetaraan Paket B/Wusta ada 6 lembaga dengan 138 peserta.
Berdasarkan pantauan langsung dilapangan semuanya dapat berjalan lancar, tertib dan aman.Perlu diketahui, bahwa sekolah yang melaksanaan ujian dimulai Pukul 7.30.00 s/d 9.30, kemudian istirahat, di lanjutkan pukul 10.00 s/d 12.00, kemudian istirahat, dilanjutkan Pukul 13.00 s/d 15.00 selesai.
”Dari pantauan kami, semua berjalan dengan lancar sesuai dengan prosedur yang berlaku,” ungkap H. Iswanto.
terkait dengan ketidak hadiran dari beberapa siswa disalah satu SMPN di wilayah Pilangkenceng, Wakil Bupati menjelaskan bahwa semua itu tidak ada unsur kesengajaan, namun karena faktor keluarga. ”Ada beberapa siswa yang tidak ikut karena sakit dan ada yang ikut orang tuanya pindah tempat,” kata H. Iswanto.
Wakil Bupati Madiun Berharap pelaksanaan Ujian ini dapat berjalan dengan aman lancar dan tanpa ada halangan suatu apapun hingga akhir nanti. ”Saya berharap kepada Dinas Pendidikan, kedepan agar semua sekolah dapat melaksanakan ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK),” tegasnya.
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kab. Madiun DR. Suhardi melaporkan, bahwa Persiapan Ujian Sekolah/Madrasah (US/M) SD/MI, SDLB, Program Paket A/Ula, dan Ujian Nasional (UN) SMP/MTs/SMPLB, SMA/MA, SMALB, SMK Tahun Pelajaran 2015/2016 yang dilakukan Sekolah di Kabupaten Madiun sebagai berikut : Sosialisasi Ujian Nasional baik kepada siswa, guru, dan wali murid, Istighosah, Intensif Belajar (IB), Pendampingan oleh Guru BK, Melaksanakan Try Out sekolah dan Try Out bersama se Kabupaten Madiun.
”Semua persiapan sudah dilakukan dan sekarang yang terpenting adalah mengerjakan dengan sungguh-sungguh dan berdoa,” ujar DR. Suhardi. (p-76)


Baca

Banser Kabupaten Madiun Setia NKRI

Madiun, Investigasi : Ratusan personil Banser menggelar apel bersama di halaman Masjid Muhammad Bin Umar, Desa Banjarsari, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Minggu (8/5/16).
Tampak hadir Bupati Madiun, H. Muhtarom dan jajaran Forpimda serta Muspika Dagangan dan Geger serta para alim ulama dan tokoh kyai dan para Pengurus Cabang Ansor Kabupaten Madiun.
Dalam acara apel bersama itu, GP Ansor mengeluarkan pernyataan sikap agar pemerintah membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia dan menolak seluruh kegiatannya di kabupaten Madiun.
Dalam sambutannya Bupati Madiun, H. Muhtarom yang sekaligus sebagai Pembina Ansor mengatakan, dirinya kurang sependapat jika NKR diganti ideologinya menjadi negara khilafah karena itu akan bertentangan dengan UUD dan Pancasila
"Terkait dengan pernyataan sikap gerakan pemuda Ansor ini maka pemerintah Madiun akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan jajaran Forpimda karena disitu ada ahli ahli hukum,jika negara NKRI ini diubah menjadi negara khilafah artinya itu bertentangan dengan UUD dan Pancasila,” ucap Bupati Muhtarom yang didaulat sebagai Inspektur Upacara..
Lebih lanjut dikatakan, Bupati atas nama pemerintah Kabupaten Madiun mengucapkan terimakasih serta mengapresiasi apa yang dilakukan oleh pemuda gerakan Ansor ini. Bupati berharap kepada pasukan Ansor Banser tersebut untuk menjaga keamanan terutama di wilayah kabupaten Madiun dari sasaran bencana ideologi serta menjadikan NKRI sebagai harga mati.
“Mari kita jaga keamanan dan ketentraman di wilayah Kabupaten Madiun sehingga tetap kondusif,” tegasnya.

Apel Ratusan Banser se Kabupaten Madiun dengan mengambil tema “Setia NKRI” ini berjalan dengan lancer hingga usai. (p-76)
Madiun, Investigasi : Ratusan personil Banser menggelar apel bersama di halaman Masjid Muhammad Bin Umar, Desa Banjarsari, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Minggu (8/5/16).
Tampak hadir Bupati Madiun, H. Muhtarom dan jajaran Forpimda serta Muspika Dagangan dan Geger serta para alim ulama dan tokoh kyai dan para Pengurus Cabang Ansor Kabupaten Madiun.
Dalam acara apel bersama itu, GP Ansor mengeluarkan pernyataan sikap agar pemerintah membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia dan menolak seluruh kegiatannya di kabupaten Madiun.
Dalam sambutannya Bupati Madiun, H. Muhtarom yang sekaligus sebagai Pembina Ansor mengatakan, dirinya kurang sependapat jika NKR diganti ideologinya menjadi negara khilafah karena itu akan bertentangan dengan UUD dan Pancasila
"Terkait dengan pernyataan sikap gerakan pemuda Ansor ini maka pemerintah Madiun akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan jajaran Forpimda karena disitu ada ahli ahli hukum,jika negara NKRI ini diubah menjadi negara khilafah artinya itu bertentangan dengan UUD dan Pancasila,” ucap Bupati Muhtarom yang didaulat sebagai Inspektur Upacara..
Lebih lanjut dikatakan, Bupati atas nama pemerintah Kabupaten Madiun mengucapkan terimakasih serta mengapresiasi apa yang dilakukan oleh pemuda gerakan Ansor ini. Bupati berharap kepada pasukan Ansor Banser tersebut untuk menjaga keamanan terutama di wilayah kabupaten Madiun dari sasaran bencana ideologi serta menjadikan NKRI sebagai harga mati.
“Mari kita jaga keamanan dan ketentraman di wilayah Kabupaten Madiun sehingga tetap kondusif,” tegasnya.

Apel Ratusan Banser se Kabupaten Madiun dengan mengambil tema “Setia NKRI” ini berjalan dengan lancer hingga usai. (p-76)
Baca

Gerak Cepat, Dukcapil Ponorogo Terbitkan Ribuan Akte Kelahiran

Ponorogo, Investigasi : Langkah cepat dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Ponorogo. tercatat, selama kurang lebih empat bulan, Dionas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ponorogo bias menerbitkan ribuan akte kelahiran sesuai dengan permintaan masyarakat.
Saat memberikan keterangan, Suliyanto, Kabid Pencatatan, Dinas Dukcapil Kabupaten Ponorogo mengatakan, pihaknya mencatat selama empat bulan terakhir (Januari-April 2016) telah menerbitkan atau mengeluarkan 4.000 lembar lebih berbagai akte sesuai permohonan. “Didominasi akte kelahiran anak. Sementara penerbitan akte kematian, akte perceraian serta akte warga Ponorogo yang berada diluar negeri prosentasennya kecil,” ungkapnya, Minggu (8/5/16).
Dilanjutkan, kemungkinan minimnya pengeluaran terkait dengan akte kematian diakibatkan kurangnya sosialisasi. “Terkait hal ini, kami juga tidak terlalu paham. Tetapi ternyata bersamaan dengan sosialisasi yang lain itu juga disampaikan, tetapi pendaftaran akte kematian minim,” terang Suliyanto lebih lanjut.
Suliyanto menegaskan, meski warga mengalami keterlambatan dalam pengajuan permohonan penerbitan akte kelahiran, kematian maupun akte perceraian, selama mengikuti aturan atau prosedur yang telah ditentukan permonohanan penerbitan akte dipastikan tidak dikenakan biaya apapun serta tidak melalui penetapan pengadilan. “Kami terus berikan pemahaman kepada warga akan pentingnya keberadaan akte. Ini akan kita sampaikan pada penyuluhan melalui tingkat desa dan sekolahan,” pungkasnya. (p-76)


Ponorogo, Investigasi : Langkah cepat dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Ponorogo. tercatat, selama kurang lebih empat bulan, Dionas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ponorogo bias menerbitkan ribuan akte kelahiran sesuai dengan permintaan masyarakat.
Saat memberikan keterangan, Suliyanto, Kabid Pencatatan, Dinas Dukcapil Kabupaten Ponorogo mengatakan, pihaknya mencatat selama empat bulan terakhir (Januari-April 2016) telah menerbitkan atau mengeluarkan 4.000 lembar lebih berbagai akte sesuai permohonan. “Didominasi akte kelahiran anak. Sementara penerbitan akte kematian, akte perceraian serta akte warga Ponorogo yang berada diluar negeri prosentasennya kecil,” ungkapnya, Minggu (8/5/16).
Dilanjutkan, kemungkinan minimnya pengeluaran terkait dengan akte kematian diakibatkan kurangnya sosialisasi. “Terkait hal ini, kami juga tidak terlalu paham. Tetapi ternyata bersamaan dengan sosialisasi yang lain itu juga disampaikan, tetapi pendaftaran akte kematian minim,” terang Suliyanto lebih lanjut.
Suliyanto menegaskan, meski warga mengalami keterlambatan dalam pengajuan permohonan penerbitan akte kelahiran, kematian maupun akte perceraian, selama mengikuti aturan atau prosedur yang telah ditentukan permonohanan penerbitan akte dipastikan tidak dikenakan biaya apapun serta tidak melalui penetapan pengadilan. “Kami terus berikan pemahaman kepada warga akan pentingnya keberadaan akte. Ini akan kita sampaikan pada penyuluhan melalui tingkat desa dan sekolahan,” pungkasnya. (p-76)


Baca

Jalan Santai Berhadiah Bea Siswa Dipadati Ribuan Peserta

Ponorogo, Investigasi : Ribuan masyarakat tumplek blek dilapangan Balong untuk mengikuti acara jalan santai. Selain acara jalan santai, juga dibuka pendaftaran penerimaan siswa baru di SMKN 1 Balong yang berhadiah Bea Siswa senilai Rp. 50 juta. Kamis (5/5/16).
Acara yang diprakarsai oleh OSIS SMK 1 Balong dan Karang Taruna ini dihadiri oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. untuk menghibur masyarakat yang ikut jalan santai, pihak Panitia mendatangkan Linda (Dangdut Academy 3).
Tampak dari pantauan Kru Koran Investigasi, Ribuan peserta jalan santai sudah berduyun-duyun berkumpul dilapangan desa Karangan kec. Balong sejak pagi. Selain ingin sehat dan berolahraga bersama keluarga, hadiah sepeda montor dan ratusan doorpress sangat menggiurkan mereka.
Peserta jalan santai diberangkatkan oleh Kepala Desa Karangan bersama Kepala SMKN 1 Balong. “Setelah berjalan sesuai rute yang ditentukan, peserta finis dilapangan kembali dan disambut artis baru dari kota tercinta ini yaitu sahabat Linda Acadmy 3 Indosiar.” ujar Kades Karangan.
Untuk melepas penat, Linda Academy 3 menyanyikan lagu Anoman Obong membuat suasananya yang awalnya masih biasa sontak menjadi riuh. Daya tarik Linda yang merupakan jebolan dari D’Academy 3 membawa suasana menjadi meriah.
“Selain ramai akan hiburan tidak bisa dipungkiri kalau  pembawa acara yang  bernama Eko yang rupawan juga bisa mengoyak suasana,” ungkap salah satu peserta jalan santai.
Diketahui, pembawa acara yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Karang Patian sangatlah tidak asing bagi masyarakat Ponorogo karena sudah seringnya kluar masuk ditelevisi nasional.
“Diharapkan, dengan adanya jalan sehat ini seluruh elemen masyarakat dan warga se Ponorogo khusus kec. Balong bisa damai kondusip,” tutur Ketua Karang Taruna

Sementara itu, dengan adanya hiburan dangdut semoga masyarakat terhibur dan bisa menikmati kebersamaan,” pungkas Ketua Karang Taruna. (mad/sur)
Ponorogo, Investigasi : Ribuan masyarakat tumplek blek dilapangan Balong untuk mengikuti acara jalan santai. Selain acara jalan santai, juga dibuka pendaftaran penerimaan siswa baru di SMKN 1 Balong yang berhadiah Bea Siswa senilai Rp. 50 juta. Kamis (5/5/16).
Acara yang diprakarsai oleh OSIS SMK 1 Balong dan Karang Taruna ini dihadiri oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. untuk menghibur masyarakat yang ikut jalan santai, pihak Panitia mendatangkan Linda (Dangdut Academy 3).
Tampak dari pantauan Kru Koran Investigasi, Ribuan peserta jalan santai sudah berduyun-duyun berkumpul dilapangan desa Karangan kec. Balong sejak pagi. Selain ingin sehat dan berolahraga bersama keluarga, hadiah sepeda montor dan ratusan doorpress sangat menggiurkan mereka.
Peserta jalan santai diberangkatkan oleh Kepala Desa Karangan bersama Kepala SMKN 1 Balong. “Setelah berjalan sesuai rute yang ditentukan, peserta finis dilapangan kembali dan disambut artis baru dari kota tercinta ini yaitu sahabat Linda Acadmy 3 Indosiar.” ujar Kades Karangan.
Untuk melepas penat, Linda Academy 3 menyanyikan lagu Anoman Obong membuat suasananya yang awalnya masih biasa sontak menjadi riuh. Daya tarik Linda yang merupakan jebolan dari D’Academy 3 membawa suasana menjadi meriah.
“Selain ramai akan hiburan tidak bisa dipungkiri kalau  pembawa acara yang  bernama Eko yang rupawan juga bisa mengoyak suasana,” ungkap salah satu peserta jalan santai.
Diketahui, pembawa acara yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Karang Patian sangatlah tidak asing bagi masyarakat Ponorogo karena sudah seringnya kluar masuk ditelevisi nasional.
“Diharapkan, dengan adanya jalan sehat ini seluruh elemen masyarakat dan warga se Ponorogo khusus kec. Balong bisa damai kondusip,” tutur Ketua Karang Taruna

Sementara itu, dengan adanya hiburan dangdut semoga masyarakat terhibur dan bisa menikmati kebersamaan,” pungkas Ketua Karang Taruna. (mad/sur)
Baca

PKK Merupakan Garda Terdepan Pembentuk Karakter Anak Bangsa

Madiun Kota, Investigasi : Bela negara tidak hanya diwujudkan dengan pemakaian senjata, tetapi memahami ideologi bangsa. Sejalan dengan hal itu, diharapkan masyarakat lebih mengerti kondisi negaranya.
Mengacu pada hal tersebut, Pemerintah Kota Madiun melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Madiun menggandeng tim Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) untuk menyosialisasikan kegiatan wawasan kebangsaan dan bela negara.
saat menyampaikan sambutannya, Walikota Madiun, H. Bambang Irianto menjelaskan bahwa PKK merupakan garda terdepan pembentuk karakter anak bangsa, sejak lahir hingga dewasa. “Wawasan kebangsaan dan bela negara perlu diketahui anak sejak kecil, sebab jika diberikan pada anak menginjak masa remaja atau dewasa, dikhawatirkan mereka sudah terkontaminasi dengan berbagai hal,” ungkap Walikota Madiun usai menghadiri kegiatan peningkatan, pembinaan wawasan kebangsaan dan bela negara di gedung diklat Gulun Kota Madiun, Rabu (4/5/2016).
lebih lanjut dijelaskan, peras serta Tim Penggerak PKK sangat diperlukan untuk menjadi ujung tombak dalam mensosialisasikan bela negara sejak dini. "Kalau anak-anak kecil kan, belum terkontaminasi, sehingga ibu-ibunya bisa memberi tahu. Jadi peran ibu itu sangat besar," lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Kota Madiun, Bambang Subanto mengungkapkan, kegiatan pembinaan wawasan kebangsaan dan bela negara bertujuan meningkatkan rasa cinta tanah air di kalangan masyarakat. Pihaknya sengaja melibatkan PKK dalam sosialisasi tersebut, karena sebagai garda terdepan di masyarakat yang bisa mendidik putra putrinya.
"PKK itu kan gerakan wanita yang secara simultan dilaksanakan, sehingga bisa mendidik anak-anaknya. Karena PKK itu kan mengurusi bayi dalam kandungan sampai meninggal," katanya. 

Dijelaskan lebih lanjut, kegiatan serupa rutin dilaksanakan, diikuti lomba simulasi PKBN, masing-masing PKK tingkat kecamatan. Sosialisasi kali ini mengambil tema, "Melalui pendidikan kesadaran bela negara dan lomba simulasi PKBN, anggota PKK siap melestarikan nilai-nilai pancasila untuk meningatkan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” tegasnya. (p-76)
Madiun Kota, Investigasi : Bela negara tidak hanya diwujudkan dengan pemakaian senjata, tetapi memahami ideologi bangsa. Sejalan dengan hal itu, diharapkan masyarakat lebih mengerti kondisi negaranya.
Mengacu pada hal tersebut, Pemerintah Kota Madiun melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Madiun menggandeng tim Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) untuk menyosialisasikan kegiatan wawasan kebangsaan dan bela negara.
saat menyampaikan sambutannya, Walikota Madiun, H. Bambang Irianto menjelaskan bahwa PKK merupakan garda terdepan pembentuk karakter anak bangsa, sejak lahir hingga dewasa. “Wawasan kebangsaan dan bela negara perlu diketahui anak sejak kecil, sebab jika diberikan pada anak menginjak masa remaja atau dewasa, dikhawatirkan mereka sudah terkontaminasi dengan berbagai hal,” ungkap Walikota Madiun usai menghadiri kegiatan peningkatan, pembinaan wawasan kebangsaan dan bela negara di gedung diklat Gulun Kota Madiun, Rabu (4/5/2016).
lebih lanjut dijelaskan, peras serta Tim Penggerak PKK sangat diperlukan untuk menjadi ujung tombak dalam mensosialisasikan bela negara sejak dini. "Kalau anak-anak kecil kan, belum terkontaminasi, sehingga ibu-ibunya bisa memberi tahu. Jadi peran ibu itu sangat besar," lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Kota Madiun, Bambang Subanto mengungkapkan, kegiatan pembinaan wawasan kebangsaan dan bela negara bertujuan meningkatkan rasa cinta tanah air di kalangan masyarakat. Pihaknya sengaja melibatkan PKK dalam sosialisasi tersebut, karena sebagai garda terdepan di masyarakat yang bisa mendidik putra putrinya.
"PKK itu kan gerakan wanita yang secara simultan dilaksanakan, sehingga bisa mendidik anak-anaknya. Karena PKK itu kan mengurusi bayi dalam kandungan sampai meninggal," katanya. 

Dijelaskan lebih lanjut, kegiatan serupa rutin dilaksanakan, diikuti lomba simulasi PKBN, masing-masing PKK tingkat kecamatan. Sosialisasi kali ini mengambil tema, "Melalui pendidikan kesadaran bela negara dan lomba simulasi PKBN, anggota PKK siap melestarikan nilai-nilai pancasila untuk meningatkan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” tegasnya. (p-76)
Baca

Pelaku illegal logging Berhasil Melarikan Diri Dari Sergapan Petugas

Madiun, Investigasi : Maraknya illegal logging yang dilakukan oleh sekelompok orang diwilayah Perhutani KPH Madiun sudah sangat meresahkan. maraknya illegal logging ini membuat gerah pihak Perum Perhutani KPH Madiun.
Setelah beberapa waktu melakukan pengintaian, pihak Perum Perhutani KPH Madiun menyergap pelaku illegal logging, namun sayangnya, pelaku berhasil melarikan diri.
Respon cepat ini berkat kesiapsiagaan dari personil Polhutmob KPH Madiun dan anggota Polsek Kare serta unsur masyarakat yang peduli akan kelestarian hutan.
Kendatipun pelaku berhasil melarikan diri, tetapi berkat kesiap siagaan Polhutmob KPH Madiun, anggota Polsek Kare serta unsur terkait lainnya yang peduli ikut mengamankan hutan dari penjarahan orang tidak bertanggungjawab, kayu hutan berhasil diamankan “Timnya berhasil menggagalkan kayu jati tanpa dilengkapi dokumen yang sah  dibawa keluar pelaku dari kawasan hutan,” kata PLH Danru Polhutmob, Perum Perhutani KPH Madiun, Jati Hariyanto, Rabu (4/5/16),
Dijelaskan, mulai tengah malam regu pratoli dari Polhutmob siaga diwilayah BKPH Brumbun, terus sekitar pukul 03.30 WIB. “Nah disini, Pak Joko Nugoroho KRPH Randualas telah mengetahui itu dari informasi masyarakat, terus kita adakan pengejaran bersama. Yang ada dilokasi duluan Pak Joko sama siswa dari Kupang, terus akhirnya gabung kami dari pak Joko KRPH Randualas beserta Polsek Kare gabung disitu,” ungkap Jati Hariyanto.
Pada pengejaran tersebut, sopir dan kedua rekannya berhasil melarikan dari sergapan petugas. Sementara kendaraan jenis Daihatsu Pic Up, Nopol AE-8139-EB pengangkut kayu jati tanpa dilengkapi dokumen yang sah ditinggal dipertigaan lapangan Randualas, dan jika dilihat dari posisi serta arah kendaraan kayu jati curian diduga akan dibawa ke wilayah Gemarang.
Informasi sementara yang berhasil dihimpun, pengemudi sekaligus pemilik kendaraan yang dipergunakan pelaku diduga berinsial S warga Desa Batok, Kelurahan/Kecamatan Gemarang, Madiun, saat ini dijadikan tersangka pada perkara tersebut.
Barang bukti 15 batang kayu jati, per kubiknya 1,03941 meter kubik diduga dari kawasan hutan Kuwiran, BKPH Dungus merupakan tebangan sekitar sebulan yang lalu.
Untuk mencegah terulang kembali aksi illegal logging tegas Jati Hariyanto, selain berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat, jajaran BKPH Dungus beserta tim Polhubmob  terus melakukan patroli rutin,” pungkasnya. (p-76)


Madiun, Investigasi : Maraknya illegal logging yang dilakukan oleh sekelompok orang diwilayah Perhutani KPH Madiun sudah sangat meresahkan. maraknya illegal logging ini membuat gerah pihak Perum Perhutani KPH Madiun.
Setelah beberapa waktu melakukan pengintaian, pihak Perum Perhutani KPH Madiun menyergap pelaku illegal logging, namun sayangnya, pelaku berhasil melarikan diri.
Respon cepat ini berkat kesiapsiagaan dari personil Polhutmob KPH Madiun dan anggota Polsek Kare serta unsur masyarakat yang peduli akan kelestarian hutan.
Kendatipun pelaku berhasil melarikan diri, tetapi berkat kesiap siagaan Polhutmob KPH Madiun, anggota Polsek Kare serta unsur terkait lainnya yang peduli ikut mengamankan hutan dari penjarahan orang tidak bertanggungjawab, kayu hutan berhasil diamankan “Timnya berhasil menggagalkan kayu jati tanpa dilengkapi dokumen yang sah  dibawa keluar pelaku dari kawasan hutan,” kata PLH Danru Polhutmob, Perum Perhutani KPH Madiun, Jati Hariyanto, Rabu (4/5/16),
Dijelaskan, mulai tengah malam regu pratoli dari Polhutmob siaga diwilayah BKPH Brumbun, terus sekitar pukul 03.30 WIB. “Nah disini, Pak Joko Nugoroho KRPH Randualas telah mengetahui itu dari informasi masyarakat, terus kita adakan pengejaran bersama. Yang ada dilokasi duluan Pak Joko sama siswa dari Kupang, terus akhirnya gabung kami dari pak Joko KRPH Randualas beserta Polsek Kare gabung disitu,” ungkap Jati Hariyanto.
Pada pengejaran tersebut, sopir dan kedua rekannya berhasil melarikan dari sergapan petugas. Sementara kendaraan jenis Daihatsu Pic Up, Nopol AE-8139-EB pengangkut kayu jati tanpa dilengkapi dokumen yang sah ditinggal dipertigaan lapangan Randualas, dan jika dilihat dari posisi serta arah kendaraan kayu jati curian diduga akan dibawa ke wilayah Gemarang.
Informasi sementara yang berhasil dihimpun, pengemudi sekaligus pemilik kendaraan yang dipergunakan pelaku diduga berinsial S warga Desa Batok, Kelurahan/Kecamatan Gemarang, Madiun, saat ini dijadikan tersangka pada perkara tersebut.
Barang bukti 15 batang kayu jati, per kubiknya 1,03941 meter kubik diduga dari kawasan hutan Kuwiran, BKPH Dungus merupakan tebangan sekitar sebulan yang lalu.
Untuk mencegah terulang kembali aksi illegal logging tegas Jati Hariyanto, selain berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat, jajaran BKPH Dungus beserta tim Polhubmob  terus melakukan patroli rutin,” pungkasnya. (p-76)


Baca

Personil Polres Magetan Ikuti Upacara Pembukaan TMMD Ke 96 Tahun 2016

Magetan, Investigasi : Bertempat di lapangan desa Manjung kecamatan Panekan kabupaten Magetan dilaksankan giat upacara pembukaan TMMD ke 96 tahun 2016 oleh Bupati Magetan, Selasa (3/5/16).
Kegiatan upacara tersebut dihadiri sekitar 500 orang undangan terdiri dari Forkopimda kabupaten Magetan,perwakilan SKPD kabupaten Magetan, Forkopimka  kecamatan Panekan, seluruh Kepala desa sekecamatan Panekan, Toga, Tomas dan warga sekitarnya.
Kapolres Magetan AKBP Johanson Ronald Simamora, S.I.K., S.H., M.H. melalui Kapolsek Panekan AKP Suyatni, S.H.  menyampaiakan bahwa, “Adapun tema dari giat TMMD ini adalah dengan semangat kemanunggalan serta kerjasama lintas sektoral dan lintas komponen bangsa kita tingkatkan kecepatan pembangunan didaerah guna meningkatkan kesejahteraan rakyat,” katanya.
Upacara dengan komandan Upacara Lettu Infantri Ismail dan peserta upacara terdiri dari 2 pleton yonif 501, 1 pleton paskhas, 1 pleton Kodim, 1 pleton Polres Magetan, 1 pleton Sat Pol PP, 1 pleton Dishubkominfo, 1 Pleton Linmas, 1 pleton Pramuka dan 1 pleton FKPPI.

Setelah giat upacara Bupati Magetan beserta rombongan Forkopimda meninjau lokasi TMMD / perbaikan jalan di desa Manjung sepanjang 1,4 km. (sj/md)
Magetan, Investigasi : Bertempat di lapangan desa Manjung kecamatan Panekan kabupaten Magetan dilaksankan giat upacara pembukaan TMMD ke 96 tahun 2016 oleh Bupati Magetan, Selasa (3/5/16).
Kegiatan upacara tersebut dihadiri sekitar 500 orang undangan terdiri dari Forkopimda kabupaten Magetan,perwakilan SKPD kabupaten Magetan, Forkopimka  kecamatan Panekan, seluruh Kepala desa sekecamatan Panekan, Toga, Tomas dan warga sekitarnya.
Kapolres Magetan AKBP Johanson Ronald Simamora, S.I.K., S.H., M.H. melalui Kapolsek Panekan AKP Suyatni, S.H.  menyampaiakan bahwa, “Adapun tema dari giat TMMD ini adalah dengan semangat kemanunggalan serta kerjasama lintas sektoral dan lintas komponen bangsa kita tingkatkan kecepatan pembangunan didaerah guna meningkatkan kesejahteraan rakyat,” katanya.
Upacara dengan komandan Upacara Lettu Infantri Ismail dan peserta upacara terdiri dari 2 pleton yonif 501, 1 pleton paskhas, 1 pleton Kodim, 1 pleton Polres Magetan, 1 pleton Sat Pol PP, 1 pleton Dishubkominfo, 1 Pleton Linmas, 1 pleton Pramuka dan 1 pleton FKPPI.

Setelah giat upacara Bupati Magetan beserta rombongan Forkopimda meninjau lokasi TMMD / perbaikan jalan di desa Manjung sepanjang 1,4 km. (sj/md)
Baca

Budi Sulistyono Terima Penghargaan AKPPI Sementara Antiek Budi Sulistyono Melantik Pengurus GOW

Ngawi, Investigasi : Bupati Ngawi Ir Budi Sulistyono selaku Pimpinan Delegasi Kabupaten Ngawi belum lama ini ( 24-25/4 ) telah menerima langsung Penghargaan Kegiatan Apresiasi Kinerja Program Pengendalian Inflasi sebagai Pemenang Utama. Acara yang berlangsung selama dua hari tersebut mengambil tempat di Hotel Borobudur Jakarta dan Kantor Pusat Bank Indonesia.
Penghargaan Kegiatan Apresiasi Kinerja Program Pengendalian Inflasi ( AKPPI ) diberikan langsung oleh Gubernur Bank Indonesia Agus D.W Martowardojo. Dijelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk mendorong dan menginspirasi Program Pengendalian Inflasi melalui refleksi dan koordinasi pelaksanaan program di daerah, khususnya untuk komuditas volatile food seperti komuditas pangan dan holtikultura. Selain itu program tersebut juga ditujukan untuk mempercepat replikasi program pengembangan komoditas penyumbang inflasi dengan pendekatan klaster. Lebih lanjut dijelaskan bahwa program tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan awarenees para pemangku kepentingan mengenai pentingnya koordinasi dalam pengendalian inflasi baik di daerah maupun secara nasional.
Sehubungan dengan diterimanya penghargaan AKPPI yang mana Kabupaten Ngawi sebagai Pemenang Utama, Bupati Ngawi Budi Sulistyono mengucapkan terima kasih atas kerja keras Dinas Pertanian selaku pembina KNOC dan seluruh anggota KNOC yang telah menghantarkan Kabupaten Ngawi menjadi Pemenang Utama dalam penghargaan Kegiatan Apresiasi Kinerja Program Pengendalian Inflasi. Selain itu dia juga mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia yang telah memberikan apresiasi yang luar biasa terhadap Kabupaten Ngawi dalam Program Pengendalian Inflasi.
Di sisi lain, wanita nomor satu di Kabupaten Ngawi, isteri Bupati Ngawi Antiek Budi Sulistyono bertempat di Gedung Wedya Graha ( 3/5 ) telah melaksanakan pelantikan dan pangukuhan Pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Ngawi masa bhakti tahun 2016-2020 dan Seminar Motivasi dari dosen UGM Yogyakarta. Ikut hadir dalam acara tersebut Bupati dan Wakil Bupati, Ketua DPRD dan anggota Organisasi Wanita yang tergabung dalam GOW Kabupaten Ngawi.
Dalam sambutannya Ketua Dewan Penasehat GOW Kabupaten Ngawi Antiek Budi Sulistyono mengharapkan bahwa GOW Kabupaten Ngawi bisa menjadi dinamisator dan fasilitator bagi tumbuh kembangnya Organisasi Wanita, sekaligus turut serta membantu dalam akselerasi penuntasan berbagai program Pembangunan Daerah. Lebih lanjut Antiek Budi Sulistyono memaparkan bahwa kegiatan tersebut juga bertujuan untuk memberikan tambahan pengetahuan kepada ibu-ibu dan seluruh peserta seminar dalam pendidikan karakter/ motivasi sehingga bisa dijadikan bekal untuk mendidik putra-putri serta memotivator karier wanita Indonesia di Kabupaten Ngawi khususnya sesuai dengan profesi masing-masing dan sekaligus memperingati Hari Pendidikan Nasional.
Bupati Ngawi Budi Sulistyono dalam sambutannya mengatakan bahwa GOW merupakan mitra kerja Pemerintah dalam upaya peningkatan peran wanita dalam pembangunan berperspektif gender terutama melalui pendidikan, ketrampilan, partisipasi pada sektor publik dan berbagai kegiatan lainnya. Dia juga mengatakan bahwa GOW dapat lebih memberdayakan potensi yang dimiliki untuk upaya peningkatan eksistensi wanita dalam kegiatan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan, karena selama ini telah berhasil mengawal perjuangan dalam meningkatkan kesetaraan kaum perempuan tanpa membuat perempuan melupakan kodratnya.

Dapat ditambahkan bahwa Seminar Motivasi tersebut diberi thema : Relasi Orang Tua Dan Anak Yang Berkualitas Pada Generasi Digital. Sedangkan dari UGM Yogyakarta diwakili oleh Dosen Dr. Avin Fadilla Helmi. Acara tersebut dimeriahkan oleh Group Kulintang Srikandi Ngawi. (pdy)
Ngawi, Investigasi : Bupati Ngawi Ir Budi Sulistyono selaku Pimpinan Delegasi Kabupaten Ngawi belum lama ini ( 24-25/4 ) telah menerima langsung Penghargaan Kegiatan Apresiasi Kinerja Program Pengendalian Inflasi sebagai Pemenang Utama. Acara yang berlangsung selama dua hari tersebut mengambil tempat di Hotel Borobudur Jakarta dan Kantor Pusat Bank Indonesia.
Penghargaan Kegiatan Apresiasi Kinerja Program Pengendalian Inflasi ( AKPPI ) diberikan langsung oleh Gubernur Bank Indonesia Agus D.W Martowardojo. Dijelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk mendorong dan menginspirasi Program Pengendalian Inflasi melalui refleksi dan koordinasi pelaksanaan program di daerah, khususnya untuk komuditas volatile food seperti komuditas pangan dan holtikultura. Selain itu program tersebut juga ditujukan untuk mempercepat replikasi program pengembangan komoditas penyumbang inflasi dengan pendekatan klaster. Lebih lanjut dijelaskan bahwa program tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan awarenees para pemangku kepentingan mengenai pentingnya koordinasi dalam pengendalian inflasi baik di daerah maupun secara nasional.
Sehubungan dengan diterimanya penghargaan AKPPI yang mana Kabupaten Ngawi sebagai Pemenang Utama, Bupati Ngawi Budi Sulistyono mengucapkan terima kasih atas kerja keras Dinas Pertanian selaku pembina KNOC dan seluruh anggota KNOC yang telah menghantarkan Kabupaten Ngawi menjadi Pemenang Utama dalam penghargaan Kegiatan Apresiasi Kinerja Program Pengendalian Inflasi. Selain itu dia juga mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia yang telah memberikan apresiasi yang luar biasa terhadap Kabupaten Ngawi dalam Program Pengendalian Inflasi.
Di sisi lain, wanita nomor satu di Kabupaten Ngawi, isteri Bupati Ngawi Antiek Budi Sulistyono bertempat di Gedung Wedya Graha ( 3/5 ) telah melaksanakan pelantikan dan pangukuhan Pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Ngawi masa bhakti tahun 2016-2020 dan Seminar Motivasi dari dosen UGM Yogyakarta. Ikut hadir dalam acara tersebut Bupati dan Wakil Bupati, Ketua DPRD dan anggota Organisasi Wanita yang tergabung dalam GOW Kabupaten Ngawi.
Dalam sambutannya Ketua Dewan Penasehat GOW Kabupaten Ngawi Antiek Budi Sulistyono mengharapkan bahwa GOW Kabupaten Ngawi bisa menjadi dinamisator dan fasilitator bagi tumbuh kembangnya Organisasi Wanita, sekaligus turut serta membantu dalam akselerasi penuntasan berbagai program Pembangunan Daerah. Lebih lanjut Antiek Budi Sulistyono memaparkan bahwa kegiatan tersebut juga bertujuan untuk memberikan tambahan pengetahuan kepada ibu-ibu dan seluruh peserta seminar dalam pendidikan karakter/ motivasi sehingga bisa dijadikan bekal untuk mendidik putra-putri serta memotivator karier wanita Indonesia di Kabupaten Ngawi khususnya sesuai dengan profesi masing-masing dan sekaligus memperingati Hari Pendidikan Nasional.
Bupati Ngawi Budi Sulistyono dalam sambutannya mengatakan bahwa GOW merupakan mitra kerja Pemerintah dalam upaya peningkatan peran wanita dalam pembangunan berperspektif gender terutama melalui pendidikan, ketrampilan, partisipasi pada sektor publik dan berbagai kegiatan lainnya. Dia juga mengatakan bahwa GOW dapat lebih memberdayakan potensi yang dimiliki untuk upaya peningkatan eksistensi wanita dalam kegiatan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan, karena selama ini telah berhasil mengawal perjuangan dalam meningkatkan kesetaraan kaum perempuan tanpa membuat perempuan melupakan kodratnya.

Dapat ditambahkan bahwa Seminar Motivasi tersebut diberi thema : Relasi Orang Tua Dan Anak Yang Berkualitas Pada Generasi Digital. Sedangkan dari UGM Yogyakarta diwakili oleh Dosen Dr. Avin Fadilla Helmi. Acara tersebut dimeriahkan oleh Group Kulintang Srikandi Ngawi. (pdy)
Baca

Bupati Madiun : Manusia Yang Terdidik Dan Tercerahkan Adalah Kunci Kemajuan Bangsa

Madiun, Investigasi : Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang dirayakan kali ini sebagai hari kesadaran tentang pentingnya kualitas manusia. Sebagaimana di gariskan oleh Presiden RI bahwa Indonesia akan disegani dunia dan akan berhasil dalam berbagai kompetisi era global bila tinggi kualitas manusianya.  Manusia yang terdidik dan tercerahkan adalah kunci kemajuan bangsa. Mutu dan jenjang pendidikan berdampak besar pada ruang kesempatan untuk maju dan sejahtera. Setiap manusia Indonesia mendapat akses pendidikan yang bermutu sepanjang hidupnya sama dengan memastikan kejayaan dan keberlangsungan bangsa.
Inilah sambutan tertulis dari Menteri Pendidikan RI yang dibacakan oleh Bupati Madiun, Senin, (2/5/16) saat upacara bendera memperingati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2016 di Gelanggang Olah Raga (GOR) Pengeran Timur Kab. Madiun di Mejayan.
Bertindak selaku Inspektur Upacara Bupati Madiun H. Muhtarom, S.Sos dengan dihadiri oleh Ketua  DPRD, Wakil Bupati, Sekda, Staf Ahli,  Asisten Sekda, Kepala SKPD, Camat, dan jajaran Dinas Pendidikan Kab. Madiun.
Dilanjutkan, Dukungan yang perlu diberikan pada anak-anak Indonesia adalah memastikan, bahwa apa yang dipelajari saat ini adalah apa yang dibutuhkan untuk menjawab tantangan jamannya. Ketrampilan yang dibutuhkan anak-anak pada abad 21 mencakup tiga komponen yaitu Kualitas Karakter, Kemampuan Literasi dan Kompetensi. Setiap anak lahir sebagai pembelajar, tumbuh sebagai pelajar. Proses belajarnya didapatkan melalui permainan dan petualangan.
Terkait dengan Pendidikan Bupati Madiun H. Muhtarom, menambahkan, bahwa bidang Pendidikan di Kab. Madiun sudah menempati prioritas ke dua dalam prioritas pembangunan di Kab. Madiun. Untuk itu pendidikan di Kab. Madiun harus selalu mengalami peningkatan/kemajuan. Ini penting bagi kita semua dalam menghadapi kemajuan dunia (MEA).
Dijelaskan pula bahwa dalam menghadapi isu MEA, Pemkab. Madiun telah mempersiapkan diri baik itu mengenai kebijakan daerah dan juga potensi sumberdaya alam yang memiliki peluang untuk bersaing diantaranya sektor pertanian tanaman pangan dan buah-buahan, Perkebunan dan Hutan Rakyat, Peternakan, Perikanan serta Perdagangan dan pariwisata. Semua kebijakan tersebut akan akan mempu meningkatkan kesejahteraan rakyat apabila ditunjang dengan kemampuan SDM yang memadahi. 
Agar kita tidak hanya menjadi pasar dalam menghadapi MEA maka kita harus menyiapkan sedemikian rupa untuk. Kita harus bisa memprotek kegiatan negatif. Perlu diketahui, bahwa  dunia pendidikan itu tidak saja menjadi tanggungjawab guru tetapi juga para orang tua murid, hal ini penting mengingat para orang tua mempunyai waktu yang lebih lama bersama anak.

Pada kesempatan ini Bupati Madiun dengan didampingi Ketua DPRD dan Wakil Bupati Madiun berekanan menyerahkan hadiah dan piagam penghargaan kepada guru dan siswa peserta berbagai loba yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kab. Madiun. Usai upacara Bupati Madiun juga berkenan melepas balon udara dan dilanjutkan dengan peninjauan stand pameran yang hasil kerajinan siswa SMA dan SMK se Kab. Madiun. (p-76)
Madiun, Investigasi : Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang dirayakan kali ini sebagai hari kesadaran tentang pentingnya kualitas manusia. Sebagaimana di gariskan oleh Presiden RI bahwa Indonesia akan disegani dunia dan akan berhasil dalam berbagai kompetisi era global bila tinggi kualitas manusianya.  Manusia yang terdidik dan tercerahkan adalah kunci kemajuan bangsa. Mutu dan jenjang pendidikan berdampak besar pada ruang kesempatan untuk maju dan sejahtera. Setiap manusia Indonesia mendapat akses pendidikan yang bermutu sepanjang hidupnya sama dengan memastikan kejayaan dan keberlangsungan bangsa.
Inilah sambutan tertulis dari Menteri Pendidikan RI yang dibacakan oleh Bupati Madiun, Senin, (2/5/16) saat upacara bendera memperingati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2016 di Gelanggang Olah Raga (GOR) Pengeran Timur Kab. Madiun di Mejayan.
Bertindak selaku Inspektur Upacara Bupati Madiun H. Muhtarom, S.Sos dengan dihadiri oleh Ketua  DPRD, Wakil Bupati, Sekda, Staf Ahli,  Asisten Sekda, Kepala SKPD, Camat, dan jajaran Dinas Pendidikan Kab. Madiun.
Dilanjutkan, Dukungan yang perlu diberikan pada anak-anak Indonesia adalah memastikan, bahwa apa yang dipelajari saat ini adalah apa yang dibutuhkan untuk menjawab tantangan jamannya. Ketrampilan yang dibutuhkan anak-anak pada abad 21 mencakup tiga komponen yaitu Kualitas Karakter, Kemampuan Literasi dan Kompetensi. Setiap anak lahir sebagai pembelajar, tumbuh sebagai pelajar. Proses belajarnya didapatkan melalui permainan dan petualangan.
Terkait dengan Pendidikan Bupati Madiun H. Muhtarom, menambahkan, bahwa bidang Pendidikan di Kab. Madiun sudah menempati prioritas ke dua dalam prioritas pembangunan di Kab. Madiun. Untuk itu pendidikan di Kab. Madiun harus selalu mengalami peningkatan/kemajuan. Ini penting bagi kita semua dalam menghadapi kemajuan dunia (MEA).
Dijelaskan pula bahwa dalam menghadapi isu MEA, Pemkab. Madiun telah mempersiapkan diri baik itu mengenai kebijakan daerah dan juga potensi sumberdaya alam yang memiliki peluang untuk bersaing diantaranya sektor pertanian tanaman pangan dan buah-buahan, Perkebunan dan Hutan Rakyat, Peternakan, Perikanan serta Perdagangan dan pariwisata. Semua kebijakan tersebut akan akan mempu meningkatkan kesejahteraan rakyat apabila ditunjang dengan kemampuan SDM yang memadahi. 
Agar kita tidak hanya menjadi pasar dalam menghadapi MEA maka kita harus menyiapkan sedemikian rupa untuk. Kita harus bisa memprotek kegiatan negatif. Perlu diketahui, bahwa  dunia pendidikan itu tidak saja menjadi tanggungjawab guru tetapi juga para orang tua murid, hal ini penting mengingat para orang tua mempunyai waktu yang lebih lama bersama anak.

Pada kesempatan ini Bupati Madiun dengan didampingi Ketua DPRD dan Wakil Bupati Madiun berekanan menyerahkan hadiah dan piagam penghargaan kepada guru dan siswa peserta berbagai loba yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kab. Madiun. Usai upacara Bupati Madiun juga berkenan melepas balon udara dan dilanjutkan dengan peninjauan stand pameran yang hasil kerajinan siswa SMA dan SMK se Kab. Madiun. (p-76)
Baca

Bupati Ponorogo Buka Muskercab NU Di Ponpes Thoriqul Huda

Ponorogo, Investigasi : Guna menyusun agenda kerjanya, Pengurus Cabang Nahdatul Ulama Kabupaten Ponorogo menggelar Musyawarah Kerja Cabang Ponorogo di Pondok Pesantren Thoriqul Huda, Desa Cekok, Babadan Ponorogo.
Acara yang bertema "NU Bangkit Merajud Umat Menggapai Prestasi” ini dibuka langsung oleh Bupati Ponorogo Drs. Ipong Muhlisoni dan diketuai oleh dr Murdianto (Rektor Insuri) berlangsung kondusif. Minggu (1/5/16).
dalam sambutannya, Drs. Ipong Muhlisoni, Bupati Ponorogo mengucapkan terima kasih kepada semua pengurus NU dan warganya yang telah bisa mengawal pilbup dengan damai. “Dulu saya maju dengan wakil yang sekarang sudah minta kalau wakil saya harusnya ketua umum PCNU tapi apalah daya Pak Aziz gak mau,” ungkap Ipong.
dulu juga peserta semua ketawa lanjut Ipong, Sekarang yang lalu biarlah berlalu mari bersama bersatu untuk Ponorogo berbenah, berbudaya dan relijius.
“Saya sudah mengangar untuk gaji guru Madrasah Diniyah yang totalnya lebih dari 7000 ustad sama ustadzah tiap bulannya. “Ini baru pertama Bupati yang mempunyai keperdulian sama nasib para guru Madin (Madrasah Diniyah),” tegas Bupati Ponorogo ini diiringi tepuk tangan.
acara yang dimulai sekitar jam 07.00 WIB sampai 16.00 WIB ini juga dihadiri oleh jajaran Mustayar KH. Husen Ali, Dewan Syuriyah, Katib, Tanfidizah, Ketua Muslimat, Ketua Fatayat Dan Banom Lain Hasir.
Begitu pentingnya acara ini dimata Bupati Ponorogo, sidang Komisi terus pleno yang dijadwalkan jam  16.00 WIB selesai malah molor hampir sampai jam 17.00 WIB. “Karena sangking banyaknya program yang dihasilkan,” lanjutnya.

Bupati Ponorogo berharap semua tokoh maupun warga NU untuk bisa membantu jalannya pemerintahan di Kabupaten Ponorogo, serta segera menyusun apa saja program NU yang sekiranya pemerintah bisa membantu. “Selamat dan sukses semoga Musker II ini nanti berjalan lancar dan barokah,” pungkas Bupati Ipong. (mad/sur)
Ponorogo, Investigasi : Guna menyusun agenda kerjanya, Pengurus Cabang Nahdatul Ulama Kabupaten Ponorogo menggelar Musyawarah Kerja Cabang Ponorogo di Pondok Pesantren Thoriqul Huda, Desa Cekok, Babadan Ponorogo.
Acara yang bertema "NU Bangkit Merajud Umat Menggapai Prestasi” ini dibuka langsung oleh Bupati Ponorogo Drs. Ipong Muhlisoni dan diketuai oleh dr Murdianto (Rektor Insuri) berlangsung kondusif. Minggu (1/5/16).
dalam sambutannya, Drs. Ipong Muhlisoni, Bupati Ponorogo mengucapkan terima kasih kepada semua pengurus NU dan warganya yang telah bisa mengawal pilbup dengan damai. “Dulu saya maju dengan wakil yang sekarang sudah minta kalau wakil saya harusnya ketua umum PCNU tapi apalah daya Pak Aziz gak mau,” ungkap Ipong.
dulu juga peserta semua ketawa lanjut Ipong, Sekarang yang lalu biarlah berlalu mari bersama bersatu untuk Ponorogo berbenah, berbudaya dan relijius.
“Saya sudah mengangar untuk gaji guru Madrasah Diniyah yang totalnya lebih dari 7000 ustad sama ustadzah tiap bulannya. “Ini baru pertama Bupati yang mempunyai keperdulian sama nasib para guru Madin (Madrasah Diniyah),” tegas Bupati Ponorogo ini diiringi tepuk tangan.
acara yang dimulai sekitar jam 07.00 WIB sampai 16.00 WIB ini juga dihadiri oleh jajaran Mustayar KH. Husen Ali, Dewan Syuriyah, Katib, Tanfidizah, Ketua Muslimat, Ketua Fatayat Dan Banom Lain Hasir.
Begitu pentingnya acara ini dimata Bupati Ponorogo, sidang Komisi terus pleno yang dijadwalkan jam  16.00 WIB selesai malah molor hampir sampai jam 17.00 WIB. “Karena sangking banyaknya program yang dihasilkan,” lanjutnya.

Bupati Ponorogo berharap semua tokoh maupun warga NU untuk bisa membantu jalannya pemerintahan di Kabupaten Ponorogo, serta segera menyusun apa saja program NU yang sekiranya pemerintah bisa membantu. “Selamat dan sukses semoga Musker II ini nanti berjalan lancar dan barokah,” pungkas Bupati Ipong. (mad/sur)
Baca
 
Investigasi New Biro Madiun. Alamat Jl. Gemah Ripah No. 30 Dolopo Kabupaten Madiun. Telp. 081249410099
Support : PT. INSAN MANDIRI PERMATA
Copyright © 2014. Investigasi New Madiun
Template Edited by Investigasi Biro Madiun
Telp/Message : 081249410099 | 0856 0449 9100