Berita Terkini

Bupati Madiun Tinjau Pelaksanaan Ujian Nasional



Madiun, Investigasi : Senin, 16 Mei 2016 seluruh siswa kelas 6 mengikuti Ujian Sekolah (US) SD/MI/SDLB, Pada kesempatan ini Bupati Madiun H. Muhtarom, S.Sos bersama rombongan mengadakan peninjauan langsung ke lapangan terkiat dengan pelaksanaan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2015/2016 diwilayah Kec.Dagangan (SD Sukosari 02), Sedangkan rombongan kedua yang dipimpin oleh Sekda Kab.Madiun meninjau di wilayah Kec. Jiwan ( MIN Klagen serut). Sedangkan rombongan ke tiga yang dipimpin oleh Kadin Pendidikan Kab. Madiun meninjau pelaksanaan Ujian Nasional diwilayah Kec.Madiun (SD Bagi 01).  
Berdasarkan data dari dinas pendidikan bahwa “Jumlah Peserta Ujian Sekolah (US) SD : 7813, MI : 1583 Total : 9396”, “jumlah  Penyelenggara SD : 432, MI: 65, Total 497”, “Jumlah ruang Sd : 581, Mi: 130 Total 711”, Jumlah Pengawas : 1422, Peserta SDLB : 24 Sekolah penyelenggara : 7, ruang : 7, pengawas : 14
Perlu diketahui Hasil Ujian Sekolah/ Madarasah digunakan untuk penentuan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan, pertimbangan seleksi masuk satuan pendidikan berikutnya, pemetaan mutu satuan pendidikan,dan  pembinaan dalam upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan .
Berdasarkan pantauan langsung dilapangan semuanya dapat berjalan lancar, tertib dan aman dan berikut Jadwal US SD/MI/SDLB Utama : Senin, 16 Mei 2016 pukul 08.00-10.00 Mata Pelajaran bahasa Indonesia (jumlah soal 50 butir), Selasa, 17 Mei 2016 pukul 08.00-10.00 Mata Pelajaran Matematika ( jumlah soal 40 butir )Rabu, 18 Mei 2016 pukul 08.00-10.00 Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam/IPA ( jumlah soal sebanyak 40 butir )
Sedangkan Jadwal US SD/MI/SDLB Susulan : Senin, 23 Mei 2016 pukul 08.00-10.00 Mapel bahasa Indonesia (jumlah soal 50 butir). Selasa, 24 Mei 2016 pukul 08.00-10.00 Mapel Matematika ( jumlah soal 40 butir ). Rabu, 25 Mei 2016 pukul 08.00-10.00 Mapel Ilmu Pengetahuan Alam/IPA ( jumlah soal sebanyak 40 butir)
Bupati Madiun berharap semoga Ujian Nasional/Ujian Sekolah tahun 2015/2016 ini berjalan dengan baik dan semua siswa dapat lulus semuanya dengan baik, di tandaskan pula oleh beliau H.Muhtarom, S.Sos “biarpun ujian nasional ini bukan satu satunya penentu atas kelulusan siswa  tapi diharapkan agar para siswa benar-benar mengerjakan soal-soal dengan teliti agar dapat memperoleh nilai lebih tinggi di banding tahun lalu”. (p-76)


Madiun, Investigasi : Senin, 16 Mei 2016 seluruh siswa kelas 6 mengikuti Ujian Sekolah (US) SD/MI/SDLB, Pada kesempatan ini Bupati Madiun H. Muhtarom, S.Sos bersama rombongan mengadakan peninjauan langsung ke lapangan terkiat dengan pelaksanaan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2015/2016 diwilayah Kec.Dagangan (SD Sukosari 02), Sedangkan rombongan kedua yang dipimpin oleh Sekda Kab.Madiun meninjau di wilayah Kec. Jiwan ( MIN Klagen serut). Sedangkan rombongan ke tiga yang dipimpin oleh Kadin Pendidikan Kab. Madiun meninjau pelaksanaan Ujian Nasional diwilayah Kec.Madiun (SD Bagi 01).  
Berdasarkan data dari dinas pendidikan bahwa “Jumlah Peserta Ujian Sekolah (US) SD : 7813, MI : 1583 Total : 9396”, “jumlah  Penyelenggara SD : 432, MI: 65, Total 497”, “Jumlah ruang Sd : 581, Mi: 130 Total 711”, Jumlah Pengawas : 1422, Peserta SDLB : 24 Sekolah penyelenggara : 7, ruang : 7, pengawas : 14
Perlu diketahui Hasil Ujian Sekolah/ Madarasah digunakan untuk penentuan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan, pertimbangan seleksi masuk satuan pendidikan berikutnya, pemetaan mutu satuan pendidikan,dan  pembinaan dalam upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan .
Berdasarkan pantauan langsung dilapangan semuanya dapat berjalan lancar, tertib dan aman dan berikut Jadwal US SD/MI/SDLB Utama : Senin, 16 Mei 2016 pukul 08.00-10.00 Mata Pelajaran bahasa Indonesia (jumlah soal 50 butir), Selasa, 17 Mei 2016 pukul 08.00-10.00 Mata Pelajaran Matematika ( jumlah soal 40 butir )Rabu, 18 Mei 2016 pukul 08.00-10.00 Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam/IPA ( jumlah soal sebanyak 40 butir )
Sedangkan Jadwal US SD/MI/SDLB Susulan : Senin, 23 Mei 2016 pukul 08.00-10.00 Mapel bahasa Indonesia (jumlah soal 50 butir). Selasa, 24 Mei 2016 pukul 08.00-10.00 Mapel Matematika ( jumlah soal 40 butir ). Rabu, 25 Mei 2016 pukul 08.00-10.00 Mapel Ilmu Pengetahuan Alam/IPA ( jumlah soal sebanyak 40 butir)
Bupati Madiun berharap semoga Ujian Nasional/Ujian Sekolah tahun 2015/2016 ini berjalan dengan baik dan semua siswa dapat lulus semuanya dengan baik, di tandaskan pula oleh beliau H.Muhtarom, S.Sos “biarpun ujian nasional ini bukan satu satunya penentu atas kelulusan siswa  tapi diharapkan agar para siswa benar-benar mengerjakan soal-soal dengan teliti agar dapat memperoleh nilai lebih tinggi di banding tahun lalu”. (p-76)
Baca

Malam Kenal Pamit Kapolres Magetan Berlangsung Meriah

Magetan, Investigasi : Kepolisian Resort Magetan menggelar acara kenal pamit di Gedung Pesat Gatra Polres Magetan dalam rangka perpisahan Kapolres yang lama dari AKBP Johanson Ronald Simamora, S.I.K., S.H., M.H. dan penyambutan Kapolres yang Baru AKBP Heru Agung Nugroho, S.I.K., Senin (16/5).
Dalam acara itu juga, dihadiri oleh Bupati Magetan Ir. Drs. Sumantri MM dan unsur Forkompimda Magetan , SKPD Magetan, Toga, Tomas, Toda, Pejabat Polres Magetan, Anggpta Polres Magetan dan tamu undangan lainnya.   
Kenal Pamit Kapolres Magetan dari AKBP Johanson Ronald Simamora, S.I.K., S.H., M.H.  kepada AKBP Heru Agung Nugroho, S.I.K.  berlangsung secara kekeluargaan dan meriah.
Dalam sambutannya Pejabat Lama AKBP Johanson Ronald Simamora, S.I.K., S.H., M.H yang sekarang menjabat Wakapolres Metro Jakarta Selatan  bersama Istri, mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota Polres Magetan atas dedikasinya dalam menjalankan tugas selama ini dan berharap tetap memperkuat kebersamaan dan sinergitas untuk membangun , baik Polri, pemerintah daerah, TNI, dan elemen masyarakat lainnya,” ucapnya.
Ia juga menambahkan,“Sebagai pribadi dan manusia biasa tentunya ada hal-hal yang kurang berkenan, untuk itu kami sekeluarga mohon maaf yang sebesar besarnya,” tambahnya.
Sementara , Kapolres yang baru dilantik AKBP Heru Agung Nugroho, S.I.K. didampingi Istri, mengaku sangat bangga bisa bertugas disini, “Saya bersyukur bisa bertugas di sini dan disambut sangat ramah oleh warga masyarakat magetan ,Ini menjadi anugerah terindah buat saya dan keluarga,” ungkapnya.
Ia berkomitmen akan melindungi masyarakat dan membangun Magetan  bersama-sama pemerintah menjadi lebih maju, selama dipercayakan menjabat Kapolres. “Mari kita bersama-sama bekerja diri bagi kemajuan dengan penuh kesungguhan hati, dan membangun bersama-sama pemerintah menjadi lebih maju, agar menjadi lebih aman, nyaman, dan tentram.
Dalam kesempatan acara kenal pamit ini Bupati Magetan dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Bapak AKBP Johanson Ronald Simamora, S.I.K., S.H., M.H. dan keluarga. Mengingat selama beliau menjabat Kapolres Magetan turut memberikan warna bagi kemajuan pembangunan Kabupaten Magetan dalam keamanan dan ketertiban masyarakat, sehingga terwujud suatu tatanan kehidupan yang tertib, tenteram, aman dan damai.
“Kepada Bapak AKBP Johanson Ronald Simamora, S.I.K., S.H., M.H, kami ucapkan selamat jalan dan selamat bertugas di tempat yang baru semoga semakin sukses, kepada bapak AKBP Heru Agung Nugroho, S.I.K. kami ucapkan selamat datang di kabupaten Magetan,”ucapnya .
Dalam malam pisah sambut ini berlangsung meriah  dengan artis Didi kempot dan Denada dari Ibu Kota Jakarta. (sj/md)
Magetan, Investigasi : Kepolisian Resort Magetan menggelar acara kenal pamit di Gedung Pesat Gatra Polres Magetan dalam rangka perpisahan Kapolres yang lama dari AKBP Johanson Ronald Simamora, S.I.K., S.H., M.H. dan penyambutan Kapolres yang Baru AKBP Heru Agung Nugroho, S.I.K., Senin (16/5).
Dalam acara itu juga, dihadiri oleh Bupati Magetan Ir. Drs. Sumantri MM dan unsur Forkompimda Magetan , SKPD Magetan, Toga, Tomas, Toda, Pejabat Polres Magetan, Anggpta Polres Magetan dan tamu undangan lainnya.   
Kenal Pamit Kapolres Magetan dari AKBP Johanson Ronald Simamora, S.I.K., S.H., M.H.  kepada AKBP Heru Agung Nugroho, S.I.K.  berlangsung secara kekeluargaan dan meriah.
Dalam sambutannya Pejabat Lama AKBP Johanson Ronald Simamora, S.I.K., S.H., M.H yang sekarang menjabat Wakapolres Metro Jakarta Selatan  bersama Istri, mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota Polres Magetan atas dedikasinya dalam menjalankan tugas selama ini dan berharap tetap memperkuat kebersamaan dan sinergitas untuk membangun , baik Polri, pemerintah daerah, TNI, dan elemen masyarakat lainnya,” ucapnya.
Ia juga menambahkan,“Sebagai pribadi dan manusia biasa tentunya ada hal-hal yang kurang berkenan, untuk itu kami sekeluarga mohon maaf yang sebesar besarnya,” tambahnya.
Sementara , Kapolres yang baru dilantik AKBP Heru Agung Nugroho, S.I.K. didampingi Istri, mengaku sangat bangga bisa bertugas disini, “Saya bersyukur bisa bertugas di sini dan disambut sangat ramah oleh warga masyarakat magetan ,Ini menjadi anugerah terindah buat saya dan keluarga,” ungkapnya.
Ia berkomitmen akan melindungi masyarakat dan membangun Magetan  bersama-sama pemerintah menjadi lebih maju, selama dipercayakan menjabat Kapolres. “Mari kita bersama-sama bekerja diri bagi kemajuan dengan penuh kesungguhan hati, dan membangun bersama-sama pemerintah menjadi lebih maju, agar menjadi lebih aman, nyaman, dan tentram.
Dalam kesempatan acara kenal pamit ini Bupati Magetan dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Bapak AKBP Johanson Ronald Simamora, S.I.K., S.H., M.H. dan keluarga. Mengingat selama beliau menjabat Kapolres Magetan turut memberikan warna bagi kemajuan pembangunan Kabupaten Magetan dalam keamanan dan ketertiban masyarakat, sehingga terwujud suatu tatanan kehidupan yang tertib, tenteram, aman dan damai.
“Kepada Bapak AKBP Johanson Ronald Simamora, S.I.K., S.H., M.H, kami ucapkan selamat jalan dan selamat bertugas di tempat yang baru semoga semakin sukses, kepada bapak AKBP Heru Agung Nugroho, S.I.K. kami ucapkan selamat datang di kabupaten Magetan,”ucapnya .
Dalam malam pisah sambut ini berlangsung meriah  dengan artis Didi kempot dan Denada dari Ibu Kota Jakarta. (sj/md)
Baca

Ketua KPK Balik Kampung, Bumi Kelahiran Perlu Sentuhan

Magetan, Investigasi : Sabtu, 14 Mei 2016, Agus Rahardjo Ketua KPK hari ini menghadiri reuni akbar SMAN 1 Magetan, dalam kesempatan ini Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) dan Ikatan Jurnalis Magetan (IJM) serta ormas Orang Indonesia (OI) memanfaatkan moment yang langka ini untuk menyambut kedatangan putra daerah yang berhasil menjadi orang nomer satu di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam kesempatan ini PPWI, IJM, dan Ormas OI membentangkan 4 spanduk bertuliskan selamat datang kepada ketua kpk, serta beberapa pesan moral seperti diantaranya tanah kelahiran butuh sentuhan, jangan lupakan Magetan, Warga Magetan dukung KPK & Magetan harus bersih dari korupsi serta Magetan pelopor anti korupsi bukan Antri korupsi.
Dalam wawancara dengan wartawan Agus raharjo mengatakan “KPK membuka kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk melaporkan apabila ada kejanggalan atau temuan dugaan korupsi melalui humas dan Dumas KPK, apabila tindak pidana perlu ditangani KPK atau korupsi diatas 1 milyar maka KPK akan segera menindaknya. Saat ditanya tentang dugaan korupsi diMagetan ketua KPK mengaku belum mengetahui dan mempersilahkan melaporkan apabila mengetahui dan menemukan dugaan korupsi, dan KPK akan segera menindak lanjuti laporan masyarakat tersebut “pungkasnya.
Ketua Ikatan Jurnalis Magetan dan Pembina Persatuan Pewarta Warga Indonesia  Zahni SHI mengatakan” Selama ini kita tahu semua banyak kasus korupsi  di Magetan yang hanya berhenti di Magetan, dan harus ada laporan atau pengaduan kepusat. Kami sebagai media hanya memberitakan dan nanti akan ada komponen masyarakat lain yang harus melaporkan, kita memamanfaatkan moment kedatangan ketua KPK ditanah kelahirannya dengan menyampaikan pesan moral “pungkasnya. (sj/md)
Magetan, Investigasi : Sabtu, 14 Mei 2016, Agus Rahardjo Ketua KPK hari ini menghadiri reuni akbar SMAN 1 Magetan, dalam kesempatan ini Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) dan Ikatan Jurnalis Magetan (IJM) serta ormas Orang Indonesia (OI) memanfaatkan moment yang langka ini untuk menyambut kedatangan putra daerah yang berhasil menjadi orang nomer satu di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam kesempatan ini PPWI, IJM, dan Ormas OI membentangkan 4 spanduk bertuliskan selamat datang kepada ketua kpk, serta beberapa pesan moral seperti diantaranya tanah kelahiran butuh sentuhan, jangan lupakan Magetan, Warga Magetan dukung KPK & Magetan harus bersih dari korupsi serta Magetan pelopor anti korupsi bukan Antri korupsi.
Dalam wawancara dengan wartawan Agus raharjo mengatakan “KPK membuka kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk melaporkan apabila ada kejanggalan atau temuan dugaan korupsi melalui humas dan Dumas KPK, apabila tindak pidana perlu ditangani KPK atau korupsi diatas 1 milyar maka KPK akan segera menindaknya. Saat ditanya tentang dugaan korupsi diMagetan ketua KPK mengaku belum mengetahui dan mempersilahkan melaporkan apabila mengetahui dan menemukan dugaan korupsi, dan KPK akan segera menindak lanjuti laporan masyarakat tersebut “pungkasnya.
Ketua Ikatan Jurnalis Magetan dan Pembina Persatuan Pewarta Warga Indonesia  Zahni SHI mengatakan” Selama ini kita tahu semua banyak kasus korupsi  di Magetan yang hanya berhenti di Magetan, dan harus ada laporan atau pengaduan kepusat. Kami sebagai media hanya memberitakan dan nanti akan ada komponen masyarakat lain yang harus melaporkan, kita memamanfaatkan moment kedatangan ketua KPK ditanah kelahirannya dengan menyampaikan pesan moral “pungkasnya. (sj/md)
Baca

Menyamar Sebagai Perempuan, Rampas Taxi

Madiun, Investigasi : Kasus hokum langka terjadi diwilayah Kabupaten Madiun. Dony Irawan Hendra (26) warga Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo nekat merampas mobil Taxi Rajawali Nopol AE 372 UB di depan pasar Saradan, Kabupaten Madiun, Jumat (13/5/16) sekitar pukul 22.00 Wib dengan menyamar layaknya seorang perempuan dengan mengenakan jilbab.
“Untuk mengelabui sopir taxi tersebut dalam aksinya tersangka memakai baju wanita, pakai kaos, rok dan berjilbab, dan memakai masker untuk mengkamufasekan suaranya agar menyerupai perempuan, jadi sopir taxinya tidak menaruh rasa curiga,” jelas Kasatreskrim Polres Madiun, AKP Gatot Setyo Nugroho, Senin (16/5/2016).
Lebih lanjut dikatakan, waktu itu pelaku turun dari kereta api di Stasiun KA Madiun. Selanjutnya menumpang taxi Rajawali Nopol AE 372 UB yang dikemudikan Jaman (26) warga Desa Putat, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun untuk diantar kewilayah Saradan.
Setelah sampai di kawasan pasar Saradan tepatnya di Jl Raya Desa Sugihwaras, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun  pelaku mulai beraksi mengambil alih penguasaan kendali mobil dari sopir. Pelaku berusaha menjerat korban dengan melilitkan sabuk pengaman mobil kepada sopir, tetapi sopir berusaha melepaskan diri sambil membunyikan klakson dan berteriak minta tolong kepada warga.
“Perampasan mobil taxi itu dilakukan  ketika masih ramai masyarakat, tiba-tiba ada mobil taxi yang klaksonnya bunyi kenceng, posisinya taxi berhenti tapi klaksonnya bunyi terus. Akhirnya didatangai oleh warga masyarakat yang ada di sekitar itu, ternyata sopir taxi tersebut diperdaya oleh penumpangnya dengan cara di erat pakai sabuk pengaman,” jelasnya.
Mengetahui ada perampasan Taxi,  masyarakat melakukan pertolongan, pelaku yang menjerat bisa diamankan dan serahkan ke Polsek Saradan. Sementara pengakuan tersangka melakukan kejahatannya itu karena butuh uang untuk berobat karena alat kelaminnya sakit.
“Pelaku bukan residivis tapi pernah melakukan kejahatan berupa penganiayaan di wilayah hukum Polres Ponorogo. Dan  karena tersangka sudah melakukan proses perampasan taxi dan kekerasan sudah dilakukan dikenakan pasal 53 KUHP jo pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun,” pungkasnya. (p-76)
Madiun, Investigasi : Kasus hokum langka terjadi diwilayah Kabupaten Madiun. Dony Irawan Hendra (26) warga Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo nekat merampas mobil Taxi Rajawali Nopol AE 372 UB di depan pasar Saradan, Kabupaten Madiun, Jumat (13/5/16) sekitar pukul 22.00 Wib dengan menyamar layaknya seorang perempuan dengan mengenakan jilbab.
“Untuk mengelabui sopir taxi tersebut dalam aksinya tersangka memakai baju wanita, pakai kaos, rok dan berjilbab, dan memakai masker untuk mengkamufasekan suaranya agar menyerupai perempuan, jadi sopir taxinya tidak menaruh rasa curiga,” jelas Kasatreskrim Polres Madiun, AKP Gatot Setyo Nugroho, Senin (16/5/2016).
Lebih lanjut dikatakan, waktu itu pelaku turun dari kereta api di Stasiun KA Madiun. Selanjutnya menumpang taxi Rajawali Nopol AE 372 UB yang dikemudikan Jaman (26) warga Desa Putat, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun untuk diantar kewilayah Saradan.
Setelah sampai di kawasan pasar Saradan tepatnya di Jl Raya Desa Sugihwaras, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun  pelaku mulai beraksi mengambil alih penguasaan kendali mobil dari sopir. Pelaku berusaha menjerat korban dengan melilitkan sabuk pengaman mobil kepada sopir, tetapi sopir berusaha melepaskan diri sambil membunyikan klakson dan berteriak minta tolong kepada warga.
“Perampasan mobil taxi itu dilakukan  ketika masih ramai masyarakat, tiba-tiba ada mobil taxi yang klaksonnya bunyi kenceng, posisinya taxi berhenti tapi klaksonnya bunyi terus. Akhirnya didatangai oleh warga masyarakat yang ada di sekitar itu, ternyata sopir taxi tersebut diperdaya oleh penumpangnya dengan cara di erat pakai sabuk pengaman,” jelasnya.
Mengetahui ada perampasan Taxi,  masyarakat melakukan pertolongan, pelaku yang menjerat bisa diamankan dan serahkan ke Polsek Saradan. Sementara pengakuan tersangka melakukan kejahatannya itu karena butuh uang untuk berobat karena alat kelaminnya sakit.
“Pelaku bukan residivis tapi pernah melakukan kejahatan berupa penganiayaan di wilayah hukum Polres Ponorogo. Dan  karena tersangka sudah melakukan proses perampasan taxi dan kekerasan sudah dilakukan dikenakan pasal 53 KUHP jo pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun,” pungkasnya. (p-76)
Baca

Diskoperindagpar Kukuhkan ASIDEWI Kabupaten Madiun

Madiun, Investigasi : Asosiasi Desa Wisata Indonesia (ASIDEWI) dan didampingi Diskoperindagpar Kabupaten Madiun sepakat kukuhkan ASIDEWI wilayah Kabupaten Madiun dan Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Garda Wilis Desa Segulung. Tampak hadir dalam acara ini Ketua umum ASIDEWI Indonesia Andi Yuwono S.Sos., M.Si, Kabid Pariwisata Isbani, Bappeda, Kapolres, Dandim, Danramil, Ketua Komisi A DPRD Kab. Madiun, Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPK SM) Pasopati, dan seluruh komponen muspika kecamatan, Kepala Desa Segulung serta jajaran perangkat pemerintah Desa Kare, Segulung, Kresek, Sumber Bening dan Desa Ngurawan.
Dengan di iringi tampilan kesenian Dongkrek khas asli madiun pengukuhan ASIDEWI Kabupaten Madiun berjalan sukses dan menjadi langkah awal untuk menggali potensi desa wisata yang ada diwilayah Kabupaten Madiun. Pengukuhan ini dilaksanakan pada hari Kamis (12/05) bertempat  di Hotel Catur Kabupaten Madiun.
Ketua umum ASIDEWI Indonesia Andi Yuwono S.Sos., M.Si dalam materinya menyampaikan “Community Based Tourism” atau pengelolaan pariwisata pedesaan harus berbasis masyarakat desa. Hal ini dalam arti luas, dalam pengelolaan desa wisata harus masyarakat sendiri yang menjadi subyek pengembangan dan bukan menjadi obyek pengembangan sehingga masyarakat itu selain sebagai pelaku sekaligus menjadi penikmat pariwisata tersebut.
“ Pariwisata desa itu tidak harus membutuhkan modal yang besar, tetapi dengan modal potensi desa itu sendiri seperti desa yang memiliki ciri khas tertentu yang tidak dimiliki oleh desa lain serta desa yang memiliki keunikan dan keaslian alamnya dan hal inilah yang harus kita jaga dan pertahankan kemudian kita sajikan kepada wisatawan” terangnya.
Pihaknya juga menambahkan, persepsi tentang desa wisata ini tidak harus mengubah lahan yang ada menjadi lahan kawasan modern namun yang paling utama bagaimana warga masyarakat desa tersebut mau untuk di ajak menjaga keaslian alamnya serta memanfaatkan kegiatan kesehariannya yang unik, menjadi suatu sajian pariwisata yang menarik untuk dikunjungi.
“Desa wisata itu mempunyai motto yang disingkat ALUI yang memiliki arti Asli, Original, Lokal, Kultur Budaya, Unik dengan ikon yang ada dan Indah tanpa merubah bentuk ” Imbuhnya  Andi.
Di hubungi terpisah Kustoyo selaku Kepala Desa Segulung, setelah ASIDEWI ini dikukuhkan pihaknya berharap kepada pemerintah daerah melalui diskoperindagpar untuk dapat mengapresiasikan tentang desa wisata ini sehingga kedepan apabila desa wisata banyak dikunjungi oleh wisatawan, hal itu nantinya akan dapat menambah Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) kabupaten madiun serta desa yang bertempatan desa wisata pendapatan anggaran desa juga bertambah dan warga masyarakatnya pendapatan ekonominya juga meningkat. Pungkasnya. (Sur/P-76)
Madiun, Investigasi : Asosiasi Desa Wisata Indonesia (ASIDEWI) dan didampingi Diskoperindagpar Kabupaten Madiun sepakat kukuhkan ASIDEWI wilayah Kabupaten Madiun dan Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Garda Wilis Desa Segulung. Tampak hadir dalam acara ini Ketua umum ASIDEWI Indonesia Andi Yuwono S.Sos., M.Si, Kabid Pariwisata Isbani, Bappeda, Kapolres, Dandim, Danramil, Ketua Komisi A DPRD Kab. Madiun, Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPK SM) Pasopati, dan seluruh komponen muspika kecamatan, Kepala Desa Segulung serta jajaran perangkat pemerintah Desa Kare, Segulung, Kresek, Sumber Bening dan Desa Ngurawan.
Dengan di iringi tampilan kesenian Dongkrek khas asli madiun pengukuhan ASIDEWI Kabupaten Madiun berjalan sukses dan menjadi langkah awal untuk menggali potensi desa wisata yang ada diwilayah Kabupaten Madiun. Pengukuhan ini dilaksanakan pada hari Kamis (12/05) bertempat  di Hotel Catur Kabupaten Madiun.
Ketua umum ASIDEWI Indonesia Andi Yuwono S.Sos., M.Si dalam materinya menyampaikan “Community Based Tourism” atau pengelolaan pariwisata pedesaan harus berbasis masyarakat desa. Hal ini dalam arti luas, dalam pengelolaan desa wisata harus masyarakat sendiri yang menjadi subyek pengembangan dan bukan menjadi obyek pengembangan sehingga masyarakat itu selain sebagai pelaku sekaligus menjadi penikmat pariwisata tersebut.
“ Pariwisata desa itu tidak harus membutuhkan modal yang besar, tetapi dengan modal potensi desa itu sendiri seperti desa yang memiliki ciri khas tertentu yang tidak dimiliki oleh desa lain serta desa yang memiliki keunikan dan keaslian alamnya dan hal inilah yang harus kita jaga dan pertahankan kemudian kita sajikan kepada wisatawan” terangnya.
Pihaknya juga menambahkan, persepsi tentang desa wisata ini tidak harus mengubah lahan yang ada menjadi lahan kawasan modern namun yang paling utama bagaimana warga masyarakat desa tersebut mau untuk di ajak menjaga keaslian alamnya serta memanfaatkan kegiatan kesehariannya yang unik, menjadi suatu sajian pariwisata yang menarik untuk dikunjungi.
“Desa wisata itu mempunyai motto yang disingkat ALUI yang memiliki arti Asli, Original, Lokal, Kultur Budaya, Unik dengan ikon yang ada dan Indah tanpa merubah bentuk ” Imbuhnya  Andi.
Di hubungi terpisah Kustoyo selaku Kepala Desa Segulung, setelah ASIDEWI ini dikukuhkan pihaknya berharap kepada pemerintah daerah melalui diskoperindagpar untuk dapat mengapresiasikan tentang desa wisata ini sehingga kedepan apabila desa wisata banyak dikunjungi oleh wisatawan, hal itu nantinya akan dapat menambah Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) kabupaten madiun serta desa yang bertempatan desa wisata pendapatan anggaran desa juga bertambah dan warga masyarakatnya pendapatan ekonominya juga meningkat. Pungkasnya. (Sur/P-76)
Baca

Memalukan..!! Siang Bolong Pacaran di Bantaran

Madiun Kota, Investigasi : Bantaran Kali Kota Madiun memang menjadi tempat favorit bagi keluarga dan anak muda yang ingin bersantai. Namun tempat yang dibangun indah oleh Pemerintah Kota dengan anggaran yang besar ini kerap di salah gunakan untuk tempat memadu kasih.
Seperti yang tampak pada foto kiriman dari R-wan Cod yang diunggah dijejaring sosial Facebook ini, Kamis (12/5/16) yang menampakan sepasang kekasih tengah asyik berpelukan disiang bolong. Mereka tidak peduli dilihat orang banyak. "Mereka masih anak-anak, apalagi yang perempuan itu berjilbab," kata R-wan Cod di Facebook yang dishare ke Forum jual beli Kota Madiun.
Lebih lanjut cuitnya, itu semua hak masing-masing, namun janganlah ditempat umum seperti itu. "Mbok ya cari hotel atau tempat lain yang sepi atau malam hari kan bisa," ungkapnya dengan nada kesal.
Saat Koran Investigasi meluncur ke Bantaran, ternyata pasangan ini yang tengah dimabuk asmara ini sudah tidak ada ditempat. Salah seorang ibu yang tengah menggendong anaknya mengatakan, tadi memang ada anak muda yang berpacaran tapi karena dilihat banyak orang mereka pergi. "Sudah pergi mas, mboh nang ndi?," ujar ibu yang enggan disebut namanya.
Banyak masyarakat berharap aparat Satpol PP mau patroli keliling di Bantaran Kali Madiun agar hal seperti ini tidak terulang lagi. "Seharusnya Satpol PP rajin patroli diwilayah yang sering dijadikan tempat pacaran, karena kita yang sudah tua ini malu mas melihat tingkah mereka," pungkasnya. (p-76)
Madiun Kota, Investigasi : Bantaran Kali Kota Madiun memang menjadi tempat favorit bagi keluarga dan anak muda yang ingin bersantai. Namun tempat yang dibangun indah oleh Pemerintah Kota dengan anggaran yang besar ini kerap di salah gunakan untuk tempat memadu kasih.
Seperti yang tampak pada foto kiriman dari R-wan Cod yang diunggah dijejaring sosial Facebook ini, Kamis (12/5/16) yang menampakan sepasang kekasih tengah asyik berpelukan disiang bolong. Mereka tidak peduli dilihat orang banyak. "Mereka masih anak-anak, apalagi yang perempuan itu berjilbab," kata R-wan Cod di Facebook yang dishare ke Forum jual beli Kota Madiun.
Lebih lanjut cuitnya, itu semua hak masing-masing, namun janganlah ditempat umum seperti itu. "Mbok ya cari hotel atau tempat lain yang sepi atau malam hari kan bisa," ungkapnya dengan nada kesal.
Saat Koran Investigasi meluncur ke Bantaran, ternyata pasangan ini yang tengah dimabuk asmara ini sudah tidak ada ditempat. Salah seorang ibu yang tengah menggendong anaknya mengatakan, tadi memang ada anak muda yang berpacaran tapi karena dilihat banyak orang mereka pergi. "Sudah pergi mas, mboh nang ndi?," ujar ibu yang enggan disebut namanya.
Banyak masyarakat berharap aparat Satpol PP mau patroli keliling di Bantaran Kali Madiun agar hal seperti ini tidak terulang lagi. "Seharusnya Satpol PP rajin patroli diwilayah yang sering dijadikan tempat pacaran, karena kita yang sudah tua ini malu mas melihat tingkah mereka," pungkasnya. (p-76)
Baca

BST Desa Blimbing, Bupati Himbau Masyarakat Agar Waspada Demam Berdarah

Madiun, Investigasi : Kegiatan BST yang diselenggarakan Pemkab. Madiun ini bertujuan untuk menjalin silaturami antara pemerintah dengan masyarakat Kab. Madiun. Untuk itu pada kesempatan BST dihimbau kepada seluruh masyarakat untuk bisa menyampaikan kritik, saran, masukan serta usulan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan.
Seperti kegiatan BST yang dilaksanakan pada hari Rabu, 11 Mei 2016 di Ds. Blimbing  Kec. Dolopo. Kab. Madiun. Kegiatan yang dipimpin Bupati Madiun H. Muhtarom, tersebut diikuti oleh Wakil Bupati, anggota Forpimda, Ketua dan sejumlah Anggota DPRD, Sekda, Pimpinan Instansi Vertikal ,seluruh Kepala SKPD, PKK dan Dharma Wanita Persatuan Kab. Madiun.
Seperti biasananya, kegiatan yang diawali dengan Olahraga bola Volly bersama masyarakat desa setempat yang dilanjutkan dengan sarasehan, mengunjungi warga kurang mampu/sedang sakit, kerja bhakti pengaspalan jalan, pelayanan administrasi (KTP, KK, Akte Kalahiran, SIM, Perpanjangan STNK serta SKCK), Pendaftaran TKI dan Transmigrasi, pelayanan pemeriksaan kesehatan masyarakat, Pasar Murah, Donor Darah, pelayanan KB, pemeriksaan kesehatan dan kawin suntik ternak dan lain-lain.
Pada kesempatan sarasehan bersama masyarakat ini Bupati Madiun menginformasikan kepada masyarakat, bahwa saat ini sedang berada pada musim penghujan. Sehingga memungkinkan cuaca seperti saat ini nyamuk Demam Berdarah cepat berkembang biak. “Saya himbau pada masyarakat untuk selalu waspada terhadap gejala yang timbul apabila ada sanak saudara kita yang terkena Demam Berdarah,” jelasnya.
Biasanya orang yang terkena Demam Berdarah akan mengalami suhu badan yang tinggi dan seketika turun dan naik lagi (tidak stabil), selain itu juga muncul bintik-bintik merah pada kulit tubuhnya. “Kalau ada saudara kita mengalami gejala seperti itu hendaknya segera dibawa dibawa ke Puskesmas, Rumah Sakit, dokter terdekat untuk mendapatkan pertolongan dan untuk mendapatkan kepastian apakah sanak saudara kita terserang Demam Berdarah atau karena sakit yang lain,” lanjut Bupati Madiun.
Dilanjutkan, Sebagaimana diketahui bersama, bahwa orang yang terserang Demam Berdarah dan tidak segera mendapatkan pertolongan dapat berakibat fatal yang bisa berujung pada kematian.  “Untuk mencegah kemungkinan lingkungan disekitar kita menjadi daerah endemik nyamuk Demam Berdarah, hendaknya masyarakat melaksanakan 3 M (Menguras, Menutup dan Mengubur) bak mandi, barang barang yang memungkinkan menjadi genangan air. Karena nyamuk Demam Berdarah ini senang bertelor di tempat yang bersih,” tegas Bupati.
Selanjutnya Bupati Madiun H. Muhtarom, juga menginformasikan, bahwa dimusim penghujan seperti saat ini, msyarakat juga diminta untuk selalu waspada dengan ancaman bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung. Apalagi bagi masyarakat yang tinggal di daerah gunung Wilis. Seperti diketahui bersama, bahwa gunung Wilis saat ini usianya sudah cukup tua, sehingga daya rekatannya sudah jaunh berkurang. Apalagi saat ini sudah banyak pohon yang ditebang.
 Untuk itu kepada masyarakat Kab. Madiun yang tinggal di lereng Wilis hendaknya selalu waspada, apabila hujan lebat yang disertai dengan angin kencang, hendaknya segera mungkin untuk meninggalkan rumah dan harta bendanya untuk mencari tempat berlindung yang aman untuk menyelamatkan jiwa kita semua.
Bagi masyarakat yg keluarganya menjadi TKI di harapkan penghasilannya yang di jadikan dan diinvestasikan untuk usaha produktif bukan usaha yang tidak produktif, dan harap keluarganya selalu di jaga, kalau penghasilan dari luarnegri harap diinvestasikan agar dapat berguna untuk jangka panjang.
Karena Ds.Blimbing, Kec.Dolopo, Kab.Madiun  adalah daerah perkebunan,Bupati Madiun Juga mengingatkan kepada masyarakat agar mewaspadai adanya virus penyakit  yang menyerang tumbuhan diperkebunan, tolong bagi warga masyarakat yang mengetahui tanda-tanda adanya virus di perkebunan, harap segera memberi tahu PPL Pertanian perkebunan, agar di beri pengarahan cara mengatasinya agar dampak virus yang merugikan itu tidak tersebar kemana-mana.
Pada malam sarasehan Bupati Madiun memberikan bantuan yaitu : Bantuan alat sekolah untuk 10 orang siswa SD /MI, dan untuk 5 orang siswa SMP/MTS, bantuan tempat ibadah untuk Masjid Baitul Muttaqin,bantuan 50 paket sembako untuk masyarakat kurang beruntung, bantuan paket sosial  untuk 5 UPTKS masing-masing  5 juta rupiah, bantuan Badan Amil Zakat (BAZ)  untuk 10 paket alat sekolah, dan uang saku untuk 10 orang Siswa SD /Mi dan SMP/MTs, Bantuan 2 unit kursi roda untuk orang kurangmampu dan cacat fisik
Disamping bantuan itu Bupati Madiun juga menyetujui beberapa usulan permintaan masyarakat pada saat sarasehan seperti bantuan aspal, meteralisasi listrik, permintaan pelatihan-pelatihan ketrampilan,bantuan  permintaan bibit klengkeng , manggis, lada,bantuan  hansprayer, APE dalam untuk PAUD Ds.blimbing, Al-Quran dan Iqro’. (p-76)
Madiun, Investigasi : Kegiatan BST yang diselenggarakan Pemkab. Madiun ini bertujuan untuk menjalin silaturami antara pemerintah dengan masyarakat Kab. Madiun. Untuk itu pada kesempatan BST dihimbau kepada seluruh masyarakat untuk bisa menyampaikan kritik, saran, masukan serta usulan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan.
Seperti kegiatan BST yang dilaksanakan pada hari Rabu, 11 Mei 2016 di Ds. Blimbing  Kec. Dolopo. Kab. Madiun. Kegiatan yang dipimpin Bupati Madiun H. Muhtarom, tersebut diikuti oleh Wakil Bupati, anggota Forpimda, Ketua dan sejumlah Anggota DPRD, Sekda, Pimpinan Instansi Vertikal ,seluruh Kepala SKPD, PKK dan Dharma Wanita Persatuan Kab. Madiun.
Seperti biasananya, kegiatan yang diawali dengan Olahraga bola Volly bersama masyarakat desa setempat yang dilanjutkan dengan sarasehan, mengunjungi warga kurang mampu/sedang sakit, kerja bhakti pengaspalan jalan, pelayanan administrasi (KTP, KK, Akte Kalahiran, SIM, Perpanjangan STNK serta SKCK), Pendaftaran TKI dan Transmigrasi, pelayanan pemeriksaan kesehatan masyarakat, Pasar Murah, Donor Darah, pelayanan KB, pemeriksaan kesehatan dan kawin suntik ternak dan lain-lain.
Pada kesempatan sarasehan bersama masyarakat ini Bupati Madiun menginformasikan kepada masyarakat, bahwa saat ini sedang berada pada musim penghujan. Sehingga memungkinkan cuaca seperti saat ini nyamuk Demam Berdarah cepat berkembang biak. “Saya himbau pada masyarakat untuk selalu waspada terhadap gejala yang timbul apabila ada sanak saudara kita yang terkena Demam Berdarah,” jelasnya.
Biasanya orang yang terkena Demam Berdarah akan mengalami suhu badan yang tinggi dan seketika turun dan naik lagi (tidak stabil), selain itu juga muncul bintik-bintik merah pada kulit tubuhnya. “Kalau ada saudara kita mengalami gejala seperti itu hendaknya segera dibawa dibawa ke Puskesmas, Rumah Sakit, dokter terdekat untuk mendapatkan pertolongan dan untuk mendapatkan kepastian apakah sanak saudara kita terserang Demam Berdarah atau karena sakit yang lain,” lanjut Bupati Madiun.
Dilanjutkan, Sebagaimana diketahui bersama, bahwa orang yang terserang Demam Berdarah dan tidak segera mendapatkan pertolongan dapat berakibat fatal yang bisa berujung pada kematian.  “Untuk mencegah kemungkinan lingkungan disekitar kita menjadi daerah endemik nyamuk Demam Berdarah, hendaknya masyarakat melaksanakan 3 M (Menguras, Menutup dan Mengubur) bak mandi, barang barang yang memungkinkan menjadi genangan air. Karena nyamuk Demam Berdarah ini senang bertelor di tempat yang bersih,” tegas Bupati.
Selanjutnya Bupati Madiun H. Muhtarom, juga menginformasikan, bahwa dimusim penghujan seperti saat ini, msyarakat juga diminta untuk selalu waspada dengan ancaman bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung. Apalagi bagi masyarakat yang tinggal di daerah gunung Wilis. Seperti diketahui bersama, bahwa gunung Wilis saat ini usianya sudah cukup tua, sehingga daya rekatannya sudah jaunh berkurang. Apalagi saat ini sudah banyak pohon yang ditebang.
 Untuk itu kepada masyarakat Kab. Madiun yang tinggal di lereng Wilis hendaknya selalu waspada, apabila hujan lebat yang disertai dengan angin kencang, hendaknya segera mungkin untuk meninggalkan rumah dan harta bendanya untuk mencari tempat berlindung yang aman untuk menyelamatkan jiwa kita semua.
Bagi masyarakat yg keluarganya menjadi TKI di harapkan penghasilannya yang di jadikan dan diinvestasikan untuk usaha produktif bukan usaha yang tidak produktif, dan harap keluarganya selalu di jaga, kalau penghasilan dari luarnegri harap diinvestasikan agar dapat berguna untuk jangka panjang.
Karena Ds.Blimbing, Kec.Dolopo, Kab.Madiun  adalah daerah perkebunan,Bupati Madiun Juga mengingatkan kepada masyarakat agar mewaspadai adanya virus penyakit  yang menyerang tumbuhan diperkebunan, tolong bagi warga masyarakat yang mengetahui tanda-tanda adanya virus di perkebunan, harap segera memberi tahu PPL Pertanian perkebunan, agar di beri pengarahan cara mengatasinya agar dampak virus yang merugikan itu tidak tersebar kemana-mana.
Pada malam sarasehan Bupati Madiun memberikan bantuan yaitu : Bantuan alat sekolah untuk 10 orang siswa SD /MI, dan untuk 5 orang siswa SMP/MTS, bantuan tempat ibadah untuk Masjid Baitul Muttaqin,bantuan 50 paket sembako untuk masyarakat kurang beruntung, bantuan paket sosial  untuk 5 UPTKS masing-masing  5 juta rupiah, bantuan Badan Amil Zakat (BAZ)  untuk 10 paket alat sekolah, dan uang saku untuk 10 orang Siswa SD /Mi dan SMP/MTs, Bantuan 2 unit kursi roda untuk orang kurangmampu dan cacat fisik
Disamping bantuan itu Bupati Madiun juga menyetujui beberapa usulan permintaan masyarakat pada saat sarasehan seperti bantuan aspal, meteralisasi listrik, permintaan pelatihan-pelatihan ketrampilan,bantuan  permintaan bibit klengkeng , manggis, lada,bantuan  hansprayer, APE dalam untuk PAUD Ds.blimbing, Al-Quran dan Iqro’. (p-76)
Baca

Polres Magetan Dapat Bantuan 20 Sepeda Motor Dinas



Magetan, Investigasi : Guna mendukung tugas-tugas Kepolisian di Kabupaten Magetan, Propinsi Jawa Timur,  maka  pada Selasa (10/5) Kepolisian  Resort Magetan mendapatkan hibah dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Magetan, berupa dua puluh unit kendaraan roda dua.
Hadir dalam kegiatan penyerahan bantuan tersebut Wakil Bupati Magetan yang langsung menyerahkan bantuan kendaraan bermotor dinas.
Kapolres Magetan AKBP Johanson Ronald Simamora, S.I.K., S.H., M.H.  menyampaikan bahwa Polres Magetan, mendapat bantuan Dua Puluh unit sepeda motor Yamaha Trill  dari Pemda Magetan guna menambah kekuatan dan memperlancar kegiatan patroli rutin dari jajaran Polres Magetan terkait dengan pelayanan terhadap masyarakat.
“Iya kita dapat bantuan dari Pemda yaitu Dua Puluh unit sepeda motor, untuk kekuatan patroli kita,” ucap Kapolres.
Ia menambahkan Dua Puluh sepeda motor tersebut nanti akan distribusikan ke Satuan Sabhara, Lantas, Reskrim dan Polsek Maospati serta Polsek Plaosan.(sj/md).


Magetan, Investigasi : Guna mendukung tugas-tugas Kepolisian di Kabupaten Magetan, Propinsi Jawa Timur,  maka  pada Selasa (10/5) Kepolisian  Resort Magetan mendapatkan hibah dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Magetan, berupa dua puluh unit kendaraan roda dua.
Hadir dalam kegiatan penyerahan bantuan tersebut Wakil Bupati Magetan yang langsung menyerahkan bantuan kendaraan bermotor dinas.
Kapolres Magetan AKBP Johanson Ronald Simamora, S.I.K., S.H., M.H.  menyampaikan bahwa Polres Magetan, mendapat bantuan Dua Puluh unit sepeda motor Yamaha Trill  dari Pemda Magetan guna menambah kekuatan dan memperlancar kegiatan patroli rutin dari jajaran Polres Magetan terkait dengan pelayanan terhadap masyarakat.
“Iya kita dapat bantuan dari Pemda yaitu Dua Puluh unit sepeda motor, untuk kekuatan patroli kita,” ucap Kapolres.
Ia menambahkan Dua Puluh sepeda motor tersebut nanti akan distribusikan ke Satuan Sabhara, Lantas, Reskrim dan Polsek Maospati serta Polsek Plaosan.(sj/md).
Baca

Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kab. Madiun Melaju ke Final ISC di tingkat Jawa Timur

Madiun, Investigasi : Kegiatan ISC 2016 setelah melalui proses kegiatan selama 4 hari mulai dari sabtu tgl 7 sampai selasa 10 mei 2016, ditutup oleh  Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kab. Madiun H. Iswanto.
Tampak hadir dalam acara tersebut, Sekda Kab. Madiun, Forpimda Kab.Madiun, kakak kwartir daerah Jatim, Kakak dari deteksi Basket Lintas Indonesia, Kepala SKPD jajaran Pemkab Madiun, Kakak ketua majlis pembimbing ranting dan ketua kwaran se kab. Madiun, Kakak –kakak panitia, para pembina pendamping serta adik-adik peserta ISC Th. 2016.
Dalam sambutannya, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kab. Madiun H. Iswanto mengatakan adik-adik penggalang dengan sungguh-sungguh telah mengikuti kegiatan secara mandiri, dengan rasa percaya diri dan jiwa korsa serta sportifitas yang tinggi. “Hasilnya adalah telah terpilih  putra dan putri terbaik untuk mewakili Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kab. Madiun melaju ke final ISC di tingkat Kwartir Daerah Jawa Timur yang di rencanakan pada bulan September 2016 Selasa, 10 Mei 2016,” ujar Iswanto.
Dilanjutkan, Ketua Kwarcab Kab. Madiun mengucapkan selamat dan sukses kepada adik-adik yang menjadi juara, berjuanglah terus jangan merasa puas dengan hasil yang telah adik raih. “Terima kasih atas segala dukungan dan bantuannya kepada Bupati Madiun, dan semua kepala SKPD dan jajaran pemerintah Kab. Madiun dan semua pihak termasuk yang telah ikut membantu segala fasilitas kegiatan ini,” pungkas Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kab. Madiun H. Iswanto. (p-76)

DATA JUARA ISC JATIM KWARCAB KAB. MADIUN GELOMBANG 2
Juara
Putra
Putri
Pangkalan
No peserta
Total medali
Point Tapak Kemah
Pangkalan
No peserta
Total medali
Point Tapak Kemah
1
MI Lebak ayu
34
39
87
Mi Islamiyah Sogo
96
40
94
2
MI Sambirejo
12
39
77
MIN Bancong
97
38
94
3
SDN Plumpungrejo 01
88
37
65
MI Nurul Burhan
83
37
82
4
MI Sabilil Islam
49
35
58
MI Muhtar
44
36
93
5
SDN Kebonagung 01
86
34
77
SDN Joho 01
57
36
94
6
MI Setemon
63
33
75
SDN Bangunsari 02
1
35
86
7
SDN Banyukambang
87
33
72
SDN Sidodadi 1
5
35
84
8
SDN Jatisari 02
15
33
71
SDN Sukosari 02
56
35
83
9
SDN Sumbersari 01
19
33
71
SDN Bangunsari 01
62
35
80
10
SDN Tulung 03
18
32
65
Klangon 2
21
33
77


Madiun, Investigasi : Kegiatan ISC 2016 setelah melalui proses kegiatan selama 4 hari mulai dari sabtu tgl 7 sampai selasa 10 mei 2016, ditutup oleh  Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kab. Madiun H. Iswanto.
Tampak hadir dalam acara tersebut, Sekda Kab. Madiun, Forpimda Kab.Madiun, kakak kwartir daerah Jatim, Kakak dari deteksi Basket Lintas Indonesia, Kepala SKPD jajaran Pemkab Madiun, Kakak ketua majlis pembimbing ranting dan ketua kwaran se kab. Madiun, Kakak –kakak panitia, para pembina pendamping serta adik-adik peserta ISC Th. 2016.
Dalam sambutannya, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kab. Madiun H. Iswanto mengatakan adik-adik penggalang dengan sungguh-sungguh telah mengikuti kegiatan secara mandiri, dengan rasa percaya diri dan jiwa korsa serta sportifitas yang tinggi. “Hasilnya adalah telah terpilih  putra dan putri terbaik untuk mewakili Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kab. Madiun melaju ke final ISC di tingkat Kwartir Daerah Jawa Timur yang di rencanakan pada bulan September 2016 Selasa, 10 Mei 2016,” ujar Iswanto.
Dilanjutkan, Ketua Kwarcab Kab. Madiun mengucapkan selamat dan sukses kepada adik-adik yang menjadi juara, berjuanglah terus jangan merasa puas dengan hasil yang telah adik raih. “Terima kasih atas segala dukungan dan bantuannya kepada Bupati Madiun, dan semua kepala SKPD dan jajaran pemerintah Kab. Madiun dan semua pihak termasuk yang telah ikut membantu segala fasilitas kegiatan ini,” pungkas Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kab. Madiun H. Iswanto. (p-76)

DATA JUARA ISC JATIM KWARCAB KAB. MADIUN GELOMBANG 2
Juara
Putra
Putri
Pangkalan
No peserta
Total medali
Point Tapak Kemah
Pangkalan
No peserta
Total medali
Point Tapak Kemah
1
MI Lebak ayu
34
39
87
Mi Islamiyah Sogo
96
40
94
2
MI Sambirejo
12
39
77
MIN Bancong
97
38
94
3
SDN Plumpungrejo 01
88
37
65
MI Nurul Burhan
83
37
82
4
MI Sabilil Islam
49
35
58
MI Muhtar
44
36
93
5
SDN Kebonagung 01
86
34
77
SDN Joho 01
57
36
94
6
MI Setemon
63
33
75
SDN Bangunsari 02
1
35
86
7
SDN Banyukambang
87
33
72
SDN Sidodadi 1
5
35
84
8
SDN Jatisari 02
15
33
71
SDN Sukosari 02
56
35
83
9
SDN Sumbersari 01
19
33
71
SDN Bangunsari 01
62
35
80
10
SDN Tulung 03
18
32
65
Klangon 2
21
33
77


Baca
 
Investigasi New Biro Madiun. Alamat Jl. Gemah Ripah No. 30 Dolopo Kabupaten Madiun. Telp. 081249410099
Support : PT. INSAN MANDIRI PERMATA
Copyright © 2014. Investigasi New Madiun
Template Edited by Investigasi Biro Madiun
Telp/Message : 081249410099 | 0856 0449 9100