Berita Terkini

Candi Simbatan (Dewi Sri) Untuk Acara Adat Setempat

Magetan, Investigasi : Kecamatan Nguntoronadi yang terletak disebalah Timur pusat Kota Magetan mempunyai candi kebanggaan yaitu Candi Simbatan atau yang lebih dikenal dengan sebutan Candi Dewi Sri. Candi Simbatan adalah salah satu peninggalan sejarah yang ada di daerah kecamatan Nguntoronadi, Magetan.
Perlu diketahui, Candi ini berada di Desa Simbatan dan telah menjadi icon serta kebanggaan warga sekitar. Bahkan sering digunakan untuk mengadakan acara adat-istiadat atau tempat wisata para penduduk lokal maupun kabupaten-kabupaten sekitar. Di dalam bangunan utama Candi Simbatan terdapat arca tokoh perempuan yang oleh warga sekitar di percayai sebagai sosok Dewi Sri. Dewi Sri dalam mitologi masyarakat Hindu-Jawa, dianggap sebagai tokoh perempuan yang memberikan sumber penghidupan Ketika diadakan acara Bersih desa, maka air yang menggenagi arca ini akan dibuang keluar untuk dapat melihat Arca Dewi Sri.
Ritual dilakukan rutin sejak nenek moyang zaman Kerajaan Majapahit ini dipercaya warga sebagai sarana tolak balak datangnya bencana. Ritual dilakukan setiap hari Jumat pahing di bulan syuro. Puncaknya ada penarian ikan dengan lagu wajib kembang jeruk yang dinyanyikan oleh 2 sinden yang telah disiapkan.
Sebelum acara tarian, terlebih dulu ada sesaji dengan memotong satu ekor kambing. Dengan menanam kepala kambing di sekitar lokasi candi beserta sesaji lain. Terdiri dari candu, minuman limun merah dan putih, bedak, sisir, minyak srimpi dan kaca yang melambangkan berbagai keperluan kebutuhan yang harus dipenuhi untuk kesejahteraan yang dibawa lambangnya oleh Dewi Sri.
Untuk kelengkapan sesaji tersebut, para warga yang menguras kolam Candi Dewi Sri disuguhkan nasi bungkus dengan lauk sayur terong serta kacang-kacangan yang konon sangat disukai Dewi Sri yang merupakan lambang kesuburan tanah dan bumi.
Diketahui, sejak tahun 1813 Arca Dewi Sri setiap hari Jum’at Pahing bulan Muharram dilaksanakan Bersih Desa secara rutin tiap tahun oleh warga setempat pada siang hari. Sejak tahun 1933 sampai tahun 1942, pada Arca Dewi Sri tepat pada dada kiri dan kanan keluar air sumber yang bersih, sebagian besar oleh warga di luar Magetan mengambil dan memanfaatkan air itu untuk pengobatan segala macam penyakit. Ini juga memjadi kepercayaan warga sekitar, dan menjadi salah satu daya tarik tempat ini.
Berdasarkan inskripsi yang terdapat pada atap miniatur rumah, tertulis angka tahun 905 Saka (983 Masehi) dan 917 Saka (995 Masehi). Diperkirakan situs ini merupakan jejak peninggalan Kerajaan Mataram Hindu atau Mataram kuno. Dari sisi arkeologis, bukti eksistensi sejarah di sekitar Pertirtaan Dewi Sri banyak didukung temuan lain berupa artefak. Antara lain, miniatur lumbung 7 buah, fragmen arca 7 buah, palung batu 1 buah, fragmen yoni 1 buah, sumur kuno 1 buah, fragmen kemuncak 1 buah dan lumbung baru 4 buah. 
Berdasarkan inskripsi yang terdapat pada atap miniatur lumbung, berupa angka tahun 906 Saka (984 Masehi) dan 917 Saka (995 Masehi). Sementara itu, pahatan sangkha (siput) bersayap pada atap miniatur lumbung merupakan tanda resmi pemerintahan Sindok pada abad 10.
Situs Petirtaaan Dewi Sri memiliki bilik utama. Dimana dalam bilik utama tersebut terdapat arca seorang perempuan yang oleh warga sekitar dianggap sebagai Dewi Sri. Dalam mitologi masyarakat Hindu-Jawa, Dewi Sri dianggap sebagai tokoh perempuan yang memberikan sumber kehidupan.

Masuk ke area ini kita akan disuguhi pemandangan alami dan dihiasi dengan kolam-kolam air. Seperti dunia rawa, tetapi keasriannya menjadi alternatif untuk kita mencari inspirasi. (p-76)
Magetan, Investigasi : Kecamatan Nguntoronadi yang terletak disebalah Timur pusat Kota Magetan mempunyai candi kebanggaan yaitu Candi Simbatan atau yang lebih dikenal dengan sebutan Candi Dewi Sri. Candi Simbatan adalah salah satu peninggalan sejarah yang ada di daerah kecamatan Nguntoronadi, Magetan.
Perlu diketahui, Candi ini berada di Desa Simbatan dan telah menjadi icon serta kebanggaan warga sekitar. Bahkan sering digunakan untuk mengadakan acara adat-istiadat atau tempat wisata para penduduk lokal maupun kabupaten-kabupaten sekitar. Di dalam bangunan utama Candi Simbatan terdapat arca tokoh perempuan yang oleh warga sekitar di percayai sebagai sosok Dewi Sri. Dewi Sri dalam mitologi masyarakat Hindu-Jawa, dianggap sebagai tokoh perempuan yang memberikan sumber penghidupan Ketika diadakan acara Bersih desa, maka air yang menggenagi arca ini akan dibuang keluar untuk dapat melihat Arca Dewi Sri.
Ritual dilakukan rutin sejak nenek moyang zaman Kerajaan Majapahit ini dipercaya warga sebagai sarana tolak balak datangnya bencana. Ritual dilakukan setiap hari Jumat pahing di bulan syuro. Puncaknya ada penarian ikan dengan lagu wajib kembang jeruk yang dinyanyikan oleh 2 sinden yang telah disiapkan.
Sebelum acara tarian, terlebih dulu ada sesaji dengan memotong satu ekor kambing. Dengan menanam kepala kambing di sekitar lokasi candi beserta sesaji lain. Terdiri dari candu, minuman limun merah dan putih, bedak, sisir, minyak srimpi dan kaca yang melambangkan berbagai keperluan kebutuhan yang harus dipenuhi untuk kesejahteraan yang dibawa lambangnya oleh Dewi Sri.
Untuk kelengkapan sesaji tersebut, para warga yang menguras kolam Candi Dewi Sri disuguhkan nasi bungkus dengan lauk sayur terong serta kacang-kacangan yang konon sangat disukai Dewi Sri yang merupakan lambang kesuburan tanah dan bumi.
Diketahui, sejak tahun 1813 Arca Dewi Sri setiap hari Jum’at Pahing bulan Muharram dilaksanakan Bersih Desa secara rutin tiap tahun oleh warga setempat pada siang hari. Sejak tahun 1933 sampai tahun 1942, pada Arca Dewi Sri tepat pada dada kiri dan kanan keluar air sumber yang bersih, sebagian besar oleh warga di luar Magetan mengambil dan memanfaatkan air itu untuk pengobatan segala macam penyakit. Ini juga memjadi kepercayaan warga sekitar, dan menjadi salah satu daya tarik tempat ini.
Berdasarkan inskripsi yang terdapat pada atap miniatur rumah, tertulis angka tahun 905 Saka (983 Masehi) dan 917 Saka (995 Masehi). Diperkirakan situs ini merupakan jejak peninggalan Kerajaan Mataram Hindu atau Mataram kuno. Dari sisi arkeologis, bukti eksistensi sejarah di sekitar Pertirtaan Dewi Sri banyak didukung temuan lain berupa artefak. Antara lain, miniatur lumbung 7 buah, fragmen arca 7 buah, palung batu 1 buah, fragmen yoni 1 buah, sumur kuno 1 buah, fragmen kemuncak 1 buah dan lumbung baru 4 buah. 
Berdasarkan inskripsi yang terdapat pada atap miniatur lumbung, berupa angka tahun 906 Saka (984 Masehi) dan 917 Saka (995 Masehi). Sementara itu, pahatan sangkha (siput) bersayap pada atap miniatur lumbung merupakan tanda resmi pemerintahan Sindok pada abad 10.
Situs Petirtaaan Dewi Sri memiliki bilik utama. Dimana dalam bilik utama tersebut terdapat arca seorang perempuan yang oleh warga sekitar dianggap sebagai Dewi Sri. Dalam mitologi masyarakat Hindu-Jawa, Dewi Sri dianggap sebagai tokoh perempuan yang memberikan sumber kehidupan.

Masuk ke area ini kita akan disuguhi pemandangan alami dan dihiasi dengan kolam-kolam air. Seperti dunia rawa, tetapi keasriannya menjadi alternatif untuk kita mencari inspirasi. (p-76)
Baca

Buah Apel Bagus Untuk Diet

Investigasi Sehat : Manfaat apel sdah tersohor sebagai buah yang sangat membantu menjaga kesehatan dan bahkan bisa mencegah penyakit dan tentu saja ampuh untuk membantu diet. Namun, selain ampuh untuk diet, juga banyak sekali khasiat dari buah apel ini.
Manfaat untuk diet :
Manfaat apel untuk diet merupakan salah satu yang paling dikenal di dunia kesehatan termasuk di Negara Indonesia. Bagaimana apel dapat membantu diet harian agar sukses?? Cara kerja apel untuk diet hamper sama dengan manfaat beras merah yaitu dengan kandungan seratnya yang sangat tinggi sehingga buah ini bisa membuat rasa kenyang yang lama bila kita memakannya.
Lalu apa hubungannya?? Ini sangat membantu agar asupan makanan ataupun nafsu makan pada makanan yang berkalori tinggi bisa diminimalisir. Ketika lambung telah mendapat asupan glukosa, maka lambung terasa lapar dan memerintahkan otak untuk makan.
Setelah makan, maka secara otomatis rasa lapar tersebut hilang. Nah disinilah peran serat apel bertahan lama dilambung sehingga tetap menimbulkan rasa kenyang yang lebih lama pada lambung. Selain itu apel tidak memiliki lemak sehingga aman untuk diet dan usus kita.
Manfaat apel untuk kesehatan :
Buah apel sangat power full bagi kesehatan tubuh kita karena buah apel mempunyai khasiat yang menakjubkan yaitu :
Membantu Kerja Usus Halus :
Pencernaan tidak pernah lepas dari kerja usus halus sebagai pemroses makanan dan mengambil nutrisinya. Konsumsi apel secara teratur dapat mencegah konstipasi dan gangguan pencernaan yang terjadi pada usus halus.
Mengurangi Resiko Gangguan Pernapasan
Sebuah studi baru-baru ini menunjukkan bahwa anak yang suka mengkonsumsi jus apel secara rutin dapat menekan resiko penyakit pada pernapasan. Selain itu, wanita hamil yang dengan rutin mengkonsumsi jus apel juga efektif menekan gangguan pernapasan pada anak yang dikandungnya.
Menyehatkan Rongga Mulut dan Gigi
Ternyata, buah apel memiliki fungsi untuk kesehatan mulut dan gigi. Mengkonsumsi buah apel dengan langsung mengunyahnya akan merangsang produksi air liur untuk membersihkan rongga mulut. Selain itu, zat tannin yang terkandung pada apel bisa membersihkan plak yang merusak gigi dan gusi.
            Memberikan Perlindungan Pada Tulang
Kandungan Flavonoid (Phloridzin) merupakan manfaat buah apel yang mengurangi masalah osteoporosis pada wanita pasca menapouse. Kandungan Boron pada apel juga berfungsi memperkuat tulang pada tubuh agar tidak mudah keropos. Hal ini juga baik bagi pencegahan timbulnya gejala penyakit Rheumatik
            Kontrol Gula Darah
            Galacturonic Acid disuplai apel untuk menurunkan kinerja tubuh dalam melepas hormone insulin. Maka dari itu, buah apel sangat baik dikonsumsibagi orang-orang yang mempunyai riwayat genetic terserang penyakit Diabetis (Kencing Manis) agar tidak bertambah serius.
            Mencegah dan Mengobati Penyakit Kanker
            Manfaat buah apel ini terdapat pada senyawa Triterpenoids pada kulit apel yang diidentifikasi pada penelitian Cornell University. Diketahui, kulit apel mampu menghambat sel kanker yang menimbulkan gejala kanker payudara, liverdan gejala kanker usu besar. Selain itu, apel juga memiliki sejumlah zat yang dapat membantu mengurangi resiko kanker termasuk aktivitas antimutagenik, aktivitas anti oksidan mekanisme anti inflamasi, antiproliferatif dan proses apoptosis inducing yang diterbitkan pada jurnal Planta Medica.
            Kesehatan Otak
            Buah apel telah terbukti dapat digunakan untuk melindungi sel-sel neuron yang dapat mencegah stress oksidatif yang disebabkan neurotoksisitas dan memainkan peran penting dalam mengurangi resiko gangguan neurodegenerative seperti penyakit Alzheimer.
            Menurunkan Kolesterol
            Bagi anda yang gemuk atau memiliki LDL yang tinggi sebaiknya beralih pada buah apel. Serat larut yang dimiliki oleh buah apel bisa mengikat lemak dalam usus sehingga bisa menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.
            Menyehatkan Jantung
            Sebuah penelitian yang telah menghubungkan asupan larut dengan penumpukan plak kolesterol diarteri Fenolik. Senyawa yang ditemukan dalam kulit buah apel juga mencegah kolesterol yang masuk kesistem dan memperkuat dinding arteri. Ketika plak terbentuk di dalam arteri, maka dia akan mengurangi jumlah aliran darah yang masuk ke jantung, sehingga bisa menyebabkan penyakit jantung koroner. Plak ini dapat dibersihkan dengan bantuan serat larut yang ada pada buah apel.
            Mencegah Penyakit Katarak
            Untuk manfaat buah apel yang satu ini meskipun penelitian belum terlalu menyakinkan, namun studi panjang baru-baru ini menunjukkan bahwa buah apel juga bermanfaat untuk mencegah katarak.
            Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
            Apel merah mengandung anti oksidan yang disebut Quercetin. Penelitian terbaru adalah zat Quercetin ini dapat membantu meningkatkan dan memperkuat system kekebalan tubuh terutama ketika pikiran sedang mengalami stress.
            Mencegah Penyakit Wasir
            Wasir merupakan penyakit yang terjadi ketika urat bengkak diareal dubur/anal, namun tidak menyebabkan kematian. Wasie pada umumnya disebabkan karena terlalu banyak tekanan pada panggul dan dubur. Nah disini serat dari buah apel berfungsi untuk mengurangi daya mengejan saat buang air besar sehingga bisa mengurangi resiko wasir.

Dan masih banyak lagi manfaat dari buah apel. Bentuk terpopuler dari produk selain buah adalah Cuka Apel. (p-76)
Investigasi Sehat : Manfaat apel sdah tersohor sebagai buah yang sangat membantu menjaga kesehatan dan bahkan bisa mencegah penyakit dan tentu saja ampuh untuk membantu diet. Namun, selain ampuh untuk diet, juga banyak sekali khasiat dari buah apel ini.
Manfaat untuk diet :
Manfaat apel untuk diet merupakan salah satu yang paling dikenal di dunia kesehatan termasuk di Negara Indonesia. Bagaimana apel dapat membantu diet harian agar sukses?? Cara kerja apel untuk diet hamper sama dengan manfaat beras merah yaitu dengan kandungan seratnya yang sangat tinggi sehingga buah ini bisa membuat rasa kenyang yang lama bila kita memakannya.
Lalu apa hubungannya?? Ini sangat membantu agar asupan makanan ataupun nafsu makan pada makanan yang berkalori tinggi bisa diminimalisir. Ketika lambung telah mendapat asupan glukosa, maka lambung terasa lapar dan memerintahkan otak untuk makan.
Setelah makan, maka secara otomatis rasa lapar tersebut hilang. Nah disinilah peran serat apel bertahan lama dilambung sehingga tetap menimbulkan rasa kenyang yang lebih lama pada lambung. Selain itu apel tidak memiliki lemak sehingga aman untuk diet dan usus kita.
Manfaat apel untuk kesehatan :
Buah apel sangat power full bagi kesehatan tubuh kita karena buah apel mempunyai khasiat yang menakjubkan yaitu :
Membantu Kerja Usus Halus :
Pencernaan tidak pernah lepas dari kerja usus halus sebagai pemroses makanan dan mengambil nutrisinya. Konsumsi apel secara teratur dapat mencegah konstipasi dan gangguan pencernaan yang terjadi pada usus halus.
Mengurangi Resiko Gangguan Pernapasan
Sebuah studi baru-baru ini menunjukkan bahwa anak yang suka mengkonsumsi jus apel secara rutin dapat menekan resiko penyakit pada pernapasan. Selain itu, wanita hamil yang dengan rutin mengkonsumsi jus apel juga efektif menekan gangguan pernapasan pada anak yang dikandungnya.
Menyehatkan Rongga Mulut dan Gigi
Ternyata, buah apel memiliki fungsi untuk kesehatan mulut dan gigi. Mengkonsumsi buah apel dengan langsung mengunyahnya akan merangsang produksi air liur untuk membersihkan rongga mulut. Selain itu, zat tannin yang terkandung pada apel bisa membersihkan plak yang merusak gigi dan gusi.
            Memberikan Perlindungan Pada Tulang
Kandungan Flavonoid (Phloridzin) merupakan manfaat buah apel yang mengurangi masalah osteoporosis pada wanita pasca menapouse. Kandungan Boron pada apel juga berfungsi memperkuat tulang pada tubuh agar tidak mudah keropos. Hal ini juga baik bagi pencegahan timbulnya gejala penyakit Rheumatik
            Kontrol Gula Darah
            Galacturonic Acid disuplai apel untuk menurunkan kinerja tubuh dalam melepas hormone insulin. Maka dari itu, buah apel sangat baik dikonsumsibagi orang-orang yang mempunyai riwayat genetic terserang penyakit Diabetis (Kencing Manis) agar tidak bertambah serius.
            Mencegah dan Mengobati Penyakit Kanker
            Manfaat buah apel ini terdapat pada senyawa Triterpenoids pada kulit apel yang diidentifikasi pada penelitian Cornell University. Diketahui, kulit apel mampu menghambat sel kanker yang menimbulkan gejala kanker payudara, liverdan gejala kanker usu besar. Selain itu, apel juga memiliki sejumlah zat yang dapat membantu mengurangi resiko kanker termasuk aktivitas antimutagenik, aktivitas anti oksidan mekanisme anti inflamasi, antiproliferatif dan proses apoptosis inducing yang diterbitkan pada jurnal Planta Medica.
            Kesehatan Otak
            Buah apel telah terbukti dapat digunakan untuk melindungi sel-sel neuron yang dapat mencegah stress oksidatif yang disebabkan neurotoksisitas dan memainkan peran penting dalam mengurangi resiko gangguan neurodegenerative seperti penyakit Alzheimer.
            Menurunkan Kolesterol
            Bagi anda yang gemuk atau memiliki LDL yang tinggi sebaiknya beralih pada buah apel. Serat larut yang dimiliki oleh buah apel bisa mengikat lemak dalam usus sehingga bisa menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.
            Menyehatkan Jantung
            Sebuah penelitian yang telah menghubungkan asupan larut dengan penumpukan plak kolesterol diarteri Fenolik. Senyawa yang ditemukan dalam kulit buah apel juga mencegah kolesterol yang masuk kesistem dan memperkuat dinding arteri. Ketika plak terbentuk di dalam arteri, maka dia akan mengurangi jumlah aliran darah yang masuk ke jantung, sehingga bisa menyebabkan penyakit jantung koroner. Plak ini dapat dibersihkan dengan bantuan serat larut yang ada pada buah apel.
            Mencegah Penyakit Katarak
            Untuk manfaat buah apel yang satu ini meskipun penelitian belum terlalu menyakinkan, namun studi panjang baru-baru ini menunjukkan bahwa buah apel juga bermanfaat untuk mencegah katarak.
            Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
            Apel merah mengandung anti oksidan yang disebut Quercetin. Penelitian terbaru adalah zat Quercetin ini dapat membantu meningkatkan dan memperkuat system kekebalan tubuh terutama ketika pikiran sedang mengalami stress.
            Mencegah Penyakit Wasir
            Wasir merupakan penyakit yang terjadi ketika urat bengkak diareal dubur/anal, namun tidak menyebabkan kematian. Wasie pada umumnya disebabkan karena terlalu banyak tekanan pada panggul dan dubur. Nah disini serat dari buah apel berfungsi untuk mengurangi daya mengejan saat buang air besar sehingga bisa mengurangi resiko wasir.

Dan masih banyak lagi manfaat dari buah apel. Bentuk terpopuler dari produk selain buah adalah Cuka Apel. (p-76)
Baca

REKONSILIASI DENGAN SKPD PENGHASIL UNTUK PERCEPATAN CAPAIAN PAD TAHUN ANGGARAN 2015

Madiun, Investigasi : Rekonsiliasi, langkah inilah yang diambil oleh Dinas Pendapatan untuk mengatasi permasalahan belum tercapainya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Restribusi Daerah. Hasil rekonsiliasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) per tanggal 30 Nopember 2015 adalah sebesar Rp. 129.978.870,08 atau sebesar 92,72%.
Indra Setyawan, Kepala Dinas Pendapatan Kabupaten Madiun menjelaskan bahwa  per tanggal 30 November 2015 pendapatan dari Pajak Daerah sudah melebih target yaitu dari target Rp. 30.103.621.653 sudah terealisasi sebesar Rp. 30.791.489.586,55 atau 102,05%. Sedangkan pungutan Restribusi Daerah dari target Rp. 23.933.301.544 baru terealisasi Rp 18.613.124.098 atau 77,77%. Selain itu Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan dengan target Rp. 4.445.860.712,08 dan baru Rp. 4.122.820.724,08 atau 92,73%. Dan pugutan lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah dengan target Rp. 81.701.319.251 dan baru terealisasi Rp. 76.523.436.188,45 atau 93,66%.
“Secara kumulatif realisasi pajak daerah sudah sesuai dengan pentahapan atau perkiraan dari kita,” ungkap Indra Setyawan, pada Wartawan Investigasi News, Kamis, (17/12/15).
Dijelaskan lebih lanjut, ada beberapa target pendapatan yang belum terealisasi hingga 100% seperti Pajak Reklame, Pajak Air Bawah tanah dan PBB-P2. “Untuk pajak reklame biasanya mayoritas berkhir pada bulan November/Desember sehingga pada bulan ini akan kita lakukan penyisiran,” tegasnya.
Sementara itu, terkait dengan PBB-P2 yang baru terealisasi 89,92% dari target 12,5 miliar akan digenjot secara maksimal dengan lebih mengintens kan aparat pemungut pajak tingkat desa. “Kita masih memberikan dispensasi pembebasan denda pada Wajib Pajak (WP) sehingga pada bulan Desember ini dapat tercapai 94%,” kata Indra.
Merunut pada laporan per bulan Nopember 2015, maka Dinas Pendapatan Kabupaten Madiun melakukan langkah-langkah yaitu dengan melakukan rekonsiliasi dengan SKPD Penghasil dalam rangka percepatan capaian Pendapatan Asli Daerah pada bulan Desember ini. “Ada kesanggupan dari Kepala SKPD yang menangani PAD berdasarkan realisasi atau capaian sumber-sumber penerimaan per jenis pungutan di SKPD,” lanjut Indra.
Indra Setyawan lantas mengasumsikan penerimaan pendapatan daerah direalisasikan sampai tanggal 31 Desember 2015 adalah sebesar Rp. 143.025.891.45 atau 102,03% dengan rician Pajak Daerah Rp. 30.103.621.653 sudah terealisasi sebesar Rp. 31.337.886.792,65 atau 104,10%. Sedangkan pungutan Restribusi Daerah dari target Rp. 23.933.301.544 akan terealisasi Rp 21.989.135.798 atau 91.88%. Selain itu Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan dengan target Rp. 4.445.860.712,08 dan baru Rp. Rp. 4.445.860.712,08 atau 100%. Dan pugutan lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah dengan target Rp. 81.701.319.251, akan terealisasi Rp. 85.252.819.110.72 atau 104.34%.
“Rincian target dan realisasi dari masing-masing SKPD penghasil adalah seperti ini,” ujar Idra sembari menunjukkan tabel rencana capaian sampai tanggal 31 Desember 2015.

Penerimaan Pendapatan Daerah sampai 31 Desember diasumsikan sebagai berikut :

No
Jenis Pungutan
Target (Rp)
Realisasi (Rp)
Prosentase

a
Pajak Daerah
30.103.621.653,00
31.337.886.792,65
104,10
b
Restribusi Daerah
23.933.301.544,00
21.989.135.798,00
91,88
c

Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan
4.445.860.712,08
4.445.860.712,08
100
d

Lain-lain : Pendapatan Asli Daerah Yang Sah
81.701.319.251,00
85.252.819.110,72
104,35

Ditegaskan, pendapatan daerah, realisasi sampai dengan tanggal 31 Desember 2015 dapat tercapai sebesar Rp. 1.663.688.669.45 atau 100,58% dari target yang telah ditetapkan sebesar Rp. 1.624.189.978.08.
Diharapkan, SKPD agar melaporkan perkembangan capaian realisasinya kepada Pembina Tim Asistensi penetapan target Penerimaan Pendapatan Daerah. “Laporannya melalui Dinas Pendapatan kabupaten Madiun pada setiap minggunya atau tepatnya setiap hari Jumat,” pungkas Kepala Dinas Pendapatan. (p-76)


Madiun, Investigasi : Rekonsiliasi, langkah inilah yang diambil oleh Dinas Pendapatan untuk mengatasi permasalahan belum tercapainya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Restribusi Daerah. Hasil rekonsiliasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) per tanggal 30 Nopember 2015 adalah sebesar Rp. 129.978.870,08 atau sebesar 92,72%.
Indra Setyawan, Kepala Dinas Pendapatan Kabupaten Madiun menjelaskan bahwa  per tanggal 30 November 2015 pendapatan dari Pajak Daerah sudah melebih target yaitu dari target Rp. 30.103.621.653 sudah terealisasi sebesar Rp. 30.791.489.586,55 atau 102,05%. Sedangkan pungutan Restribusi Daerah dari target Rp. 23.933.301.544 baru terealisasi Rp 18.613.124.098 atau 77,77%. Selain itu Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan dengan target Rp. 4.445.860.712,08 dan baru Rp. 4.122.820.724,08 atau 92,73%. Dan pugutan lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah dengan target Rp. 81.701.319.251 dan baru terealisasi Rp. 76.523.436.188,45 atau 93,66%.
“Secara kumulatif realisasi pajak daerah sudah sesuai dengan pentahapan atau perkiraan dari kita,” ungkap Indra Setyawan, pada Wartawan Investigasi News, Kamis, (17/12/15).
Dijelaskan lebih lanjut, ada beberapa target pendapatan yang belum terealisasi hingga 100% seperti Pajak Reklame, Pajak Air Bawah tanah dan PBB-P2. “Untuk pajak reklame biasanya mayoritas berkhir pada bulan November/Desember sehingga pada bulan ini akan kita lakukan penyisiran,” tegasnya.
Sementara itu, terkait dengan PBB-P2 yang baru terealisasi 89,92% dari target 12,5 miliar akan digenjot secara maksimal dengan lebih mengintens kan aparat pemungut pajak tingkat desa. “Kita masih memberikan dispensasi pembebasan denda pada Wajib Pajak (WP) sehingga pada bulan Desember ini dapat tercapai 94%,” kata Indra.
Merunut pada laporan per bulan Nopember 2015, maka Dinas Pendapatan Kabupaten Madiun melakukan langkah-langkah yaitu dengan melakukan rekonsiliasi dengan SKPD Penghasil dalam rangka percepatan capaian Pendapatan Asli Daerah pada bulan Desember ini. “Ada kesanggupan dari Kepala SKPD yang menangani PAD berdasarkan realisasi atau capaian sumber-sumber penerimaan per jenis pungutan di SKPD,” lanjut Indra.
Indra Setyawan lantas mengasumsikan penerimaan pendapatan daerah direalisasikan sampai tanggal 31 Desember 2015 adalah sebesar Rp. 143.025.891.45 atau 102,03% dengan rician Pajak Daerah Rp. 30.103.621.653 sudah terealisasi sebesar Rp. 31.337.886.792,65 atau 104,10%. Sedangkan pungutan Restribusi Daerah dari target Rp. 23.933.301.544 akan terealisasi Rp 21.989.135.798 atau 91.88%. Selain itu Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan dengan target Rp. 4.445.860.712,08 dan baru Rp. Rp. 4.445.860.712,08 atau 100%. Dan pugutan lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah dengan target Rp. 81.701.319.251, akan terealisasi Rp. 85.252.819.110.72 atau 104.34%.
“Rincian target dan realisasi dari masing-masing SKPD penghasil adalah seperti ini,” ujar Idra sembari menunjukkan tabel rencana capaian sampai tanggal 31 Desember 2015.

Penerimaan Pendapatan Daerah sampai 31 Desember diasumsikan sebagai berikut :

No
Jenis Pungutan
Target (Rp)
Realisasi (Rp)
Prosentase

a
Pajak Daerah
30.103.621.653,00
31.337.886.792,65
104,10
b
Restribusi Daerah
23.933.301.544,00
21.989.135.798,00
91,88
c

Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan
4.445.860.712,08
4.445.860.712,08
100
d

Lain-lain : Pendapatan Asli Daerah Yang Sah
81.701.319.251,00
85.252.819.110,72
104,35

Ditegaskan, pendapatan daerah, realisasi sampai dengan tanggal 31 Desember 2015 dapat tercapai sebesar Rp. 1.663.688.669.45 atau 100,58% dari target yang telah ditetapkan sebesar Rp. 1.624.189.978.08.
Diharapkan, SKPD agar melaporkan perkembangan capaian realisasinya kepada Pembina Tim Asistensi penetapan target Penerimaan Pendapatan Daerah. “Laporannya melalui Dinas Pendapatan kabupaten Madiun pada setiap minggunya atau tepatnya setiap hari Jumat,” pungkas Kepala Dinas Pendapatan. (p-76)


Baca

Pergantian Dandim 0805 Ngawi Di Akhir Tahun 2015

Ngawi, Investigasi : Selamat tinggal tahun 2015 dan selamat datang tahun baru 2016. Fenomina tersebut terjadi di seluruh jagad raya sehubungan dengan berakhirnya tahun 2015 dan sekaligus datangnya tahun baru 2016 yang diharapkan terjadi pembaruan positif di segala bidang. Untuk masyarakat Kabupaten Ngawi, pergantian tahun ini juga merupakan momentum penting yaitu bersamaan dengan adanya pergantian Komandan Kodim 0805 Ngawi yang diserah-terimakan tepat di akhir tahun  ( 30/12/2015 ) yang berlangsung di Aula Makorem 081 / Dhirot Saha Jaya Jalan Pahlawan NO 50 Kota Madiun.
Serah Terima Jabatan ( Sertijab ) dilaksanakan dalam upacara yang dipimpin langsung oleh Komandan Korem 081/DSJ Kolonel Infantri Hardani Lukitanta Adi, dihadiri juga oleh Kepala Staf Korem 081/DSJ Letnan Kolonel Infantri Akhyari, S.I.P., para Komandan Kodim jajaran Korem 081/DSJ, para Kasi Korem 081/DSJ, para Kabalak jajaran Korem 081/DSJ, serta Ketua Persit Kartika Candra Kirana Koorcab Korem 081 dan para Ketua Persit Kartika Candra Kirana Cabang Kodim se-Korem 081 Madiun.
Perlu diketahui bahwa upacara sertijab tersebut selain Komandan Kodim 0805 Ngawi dari Letkol Inf Sugiyono, S.Sos. diserahkan kepada Letkol Inf M. Triyandono, juga dilangsungkan sertijab Kasiops Korem 081/DSJ dari Mayor Inf Totok Priyo Kismanto kepada Mayor Inf Made Sandy Agusto, serta Kasiter Korem 081/DSJ dari Letkol Inf Saptono Adi Birowo K,S,E. kepada Mayor Inf Ato Sudiatna.
Dapat ditambahkan, bahwa Letkol Inf Sugiyono,S.Sos selanjutnya akan menjabat sebagai Waasops  Kasdam V/Brawijaya, sedangkan Letkol Inf Saptono Adi Birowo K, S.E. menjabat sebagai Kabag Mincat Babinminvetcaddam V/Brawijaya dan Mayor Inf Totok Priyo Kismanto menjabat Dansecata A Rindam V/Brawijaya.
Dalam sambutannya Danrem 081 Kolonel Inf Hardani Lukitanta Adi memaparkan bahwa serah terima jabatan dan penyerahan tugas di lingkungan TNI AD merupakan suatu hal yang harus dilakukan, sebagai upaya penyegaran dalam tubuh organisasi yang dilandaskan pada kepentingan Pembinaan Personel dan Pembinaan Satuan. Oleh karena itu, serah terima jabatan hendaknya disikapi sebagai sesuatu yang wajar untuk meningkatkan kwalitas kinerja satuan guna menjamin terciptanya keberhasilan pelaksanaan tugas pokok sebagai satuan teritorial. Di penghujung sambutannya, Danrem juga menyampaikan, selaku Komandan Korem 081/DSJ dan pribadi, dia sampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Letkol Inf Sugiyono,S.Sos, Letkol Inf Saptono Adi Birowo K, S.E, Mayor Inf Totok Priyo Kismanto beserta isteri yang selama ini telah mampu menyelesaikan tugas dan tanggungjawab jabatannya dengan penuh dedikasi dan loyalitas yang tinggi.
Sehubungan dengan  alih tugas Pak Giyono ( sebutan akrab Letkol Sugiyono ) meninggalkan Ngawi terkesan bukan hanya anggota TNI AD di jajaran Kodim 0805 Ngawi yang merasa ditinggalkan, tetapi segenap warga masyarakat Ngawi merasa ditinggalkan seorang pemimpin yang sangat apresiatif kepada kepentingan rakyat. Rekam jejaknya dapat dilihat bahwa dibawah kepemimpinannya pengabdian TNI di Ngawi banyak dirasakan manfaatnya bagi masyarakat yang membutuhkan, seperti kegiatan bhakti sosial pengadaan air bersih saat musim kekeringan melanda, membantu perbaikan rumah yang dilanda andim bencana alam dan sebagainya. Dengan gantinya Pak Giyono dengan yang baru yaitu Letkol Inf Mordechai Triyandono sebagai Dandim 0805 Ngawi seolah segenap warga masyarakat Ngawi menyampaikan ucapan selamat datang dan berkeyakinan akan lebih apresiatif kepada kepentingan rakyat melebihi dari semuanya yang sudah-sudah, begitulah antara lain yang diperoleh investigasi dalam melakukan monitoring di lapangan.(pdy)
Ngawi, Investigasi : Selamat tinggal tahun 2015 dan selamat datang tahun baru 2016. Fenomina tersebut terjadi di seluruh jagad raya sehubungan dengan berakhirnya tahun 2015 dan sekaligus datangnya tahun baru 2016 yang diharapkan terjadi pembaruan positif di segala bidang. Untuk masyarakat Kabupaten Ngawi, pergantian tahun ini juga merupakan momentum penting yaitu bersamaan dengan adanya pergantian Komandan Kodim 0805 Ngawi yang diserah-terimakan tepat di akhir tahun  ( 30/12/2015 ) yang berlangsung di Aula Makorem 081 / Dhirot Saha Jaya Jalan Pahlawan NO 50 Kota Madiun.
Serah Terima Jabatan ( Sertijab ) dilaksanakan dalam upacara yang dipimpin langsung oleh Komandan Korem 081/DSJ Kolonel Infantri Hardani Lukitanta Adi, dihadiri juga oleh Kepala Staf Korem 081/DSJ Letnan Kolonel Infantri Akhyari, S.I.P., para Komandan Kodim jajaran Korem 081/DSJ, para Kasi Korem 081/DSJ, para Kabalak jajaran Korem 081/DSJ, serta Ketua Persit Kartika Candra Kirana Koorcab Korem 081 dan para Ketua Persit Kartika Candra Kirana Cabang Kodim se-Korem 081 Madiun.
Perlu diketahui bahwa upacara sertijab tersebut selain Komandan Kodim 0805 Ngawi dari Letkol Inf Sugiyono, S.Sos. diserahkan kepada Letkol Inf M. Triyandono, juga dilangsungkan sertijab Kasiops Korem 081/DSJ dari Mayor Inf Totok Priyo Kismanto kepada Mayor Inf Made Sandy Agusto, serta Kasiter Korem 081/DSJ dari Letkol Inf Saptono Adi Birowo K,S,E. kepada Mayor Inf Ato Sudiatna.
Dapat ditambahkan, bahwa Letkol Inf Sugiyono,S.Sos selanjutnya akan menjabat sebagai Waasops  Kasdam V/Brawijaya, sedangkan Letkol Inf Saptono Adi Birowo K, S.E. menjabat sebagai Kabag Mincat Babinminvetcaddam V/Brawijaya dan Mayor Inf Totok Priyo Kismanto menjabat Dansecata A Rindam V/Brawijaya.
Dalam sambutannya Danrem 081 Kolonel Inf Hardani Lukitanta Adi memaparkan bahwa serah terima jabatan dan penyerahan tugas di lingkungan TNI AD merupakan suatu hal yang harus dilakukan, sebagai upaya penyegaran dalam tubuh organisasi yang dilandaskan pada kepentingan Pembinaan Personel dan Pembinaan Satuan. Oleh karena itu, serah terima jabatan hendaknya disikapi sebagai sesuatu yang wajar untuk meningkatkan kwalitas kinerja satuan guna menjamin terciptanya keberhasilan pelaksanaan tugas pokok sebagai satuan teritorial. Di penghujung sambutannya, Danrem juga menyampaikan, selaku Komandan Korem 081/DSJ dan pribadi, dia sampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Letkol Inf Sugiyono,S.Sos, Letkol Inf Saptono Adi Birowo K, S.E, Mayor Inf Totok Priyo Kismanto beserta isteri yang selama ini telah mampu menyelesaikan tugas dan tanggungjawab jabatannya dengan penuh dedikasi dan loyalitas yang tinggi.
Sehubungan dengan  alih tugas Pak Giyono ( sebutan akrab Letkol Sugiyono ) meninggalkan Ngawi terkesan bukan hanya anggota TNI AD di jajaran Kodim 0805 Ngawi yang merasa ditinggalkan, tetapi segenap warga masyarakat Ngawi merasa ditinggalkan seorang pemimpin yang sangat apresiatif kepada kepentingan rakyat. Rekam jejaknya dapat dilihat bahwa dibawah kepemimpinannya pengabdian TNI di Ngawi banyak dirasakan manfaatnya bagi masyarakat yang membutuhkan, seperti kegiatan bhakti sosial pengadaan air bersih saat musim kekeringan melanda, membantu perbaikan rumah yang dilanda andim bencana alam dan sebagainya. Dengan gantinya Pak Giyono dengan yang baru yaitu Letkol Inf Mordechai Triyandono sebagai Dandim 0805 Ngawi seolah segenap warga masyarakat Ngawi menyampaikan ucapan selamat datang dan berkeyakinan akan lebih apresiatif kepada kepentingan rakyat melebihi dari semuanya yang sudah-sudah, begitulah antara lain yang diperoleh investigasi dalam melakukan monitoring di lapangan.(pdy)
Baca

Ucapan Hari Natal 2015 dan Tahun Baru 2016
Pemerintah Kabupaten Madiun


Ucapan Hari Natal 2015 dan Tahun Baru 2016
Pemerintah Kabupaten Madiun

Baca

Semua Permasalahan Dicarikan Solusi Untuk Kejar Target PAD

Madiun, Investigasi : Belum tercapainya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari beberapa komponen Pajak daerah dan restribusi dari rencana penerimaan PAD sampai Bulan Desember 2015 ini disikapi dengan serius oleh Dinas Pendapatan Kabupaten Madiun.
Data yang diperoleh dari Dinas Pendapatan Kabupaten Madiun menyebutkan ada beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang sampai Bulan Desember ini belum memenuhi target yaitu untuk Pajak Reklame yang baru terealisasi 74,99%, selain itu, untuk Pajak Air Bawah Tanah juga baru terealisasi 96,52% dan PBB-P2 yang baru terealisasi sebesar 89,92%.
“Nanti akan kita usahakan agar bisa mencapai target 100%. Kita optimis karena semua pihak sanggup bekerja keras untuk memenuhi target tersebut,” kata Indra Setyawan, Kepala Dinas Pendapatan Kabupaten Madiun saat ditemui diruangannya, Kamis (17/12/15).
Lebih lanjut dijabarkan, permasalahan di Dinas Kesehatan ataupun RSUD Caruban dan Dolopo sampai saat ini untuk realisasi restribusi daerah secara kumulatif yang masih dibawah 77%. Dari hasil evaluasi diketahui bahwa sampai saat ini masih terkendala pada klaim JKN dari BPJS. “Dari evaluasi kita tahu bahwa permintaan pembayaran dari Dinas Kesehatan, RSUD Caruban maupun Dolopo kepada BPJS untuk tagihan bulan September dan Oktober sudah diajukan, namun belum cair,” kata Indra.
Namun hal ini bukan menjadi kendala, kata Indra, setelah dilakukan rekonsiliasi dengan SKPD terkait yang menangani diharapkjan bulan Desember ini bisa mencapai target 100%.
Sedangkan dari Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang dipisahkan, saat ini tinggal BUMD BPR yang belum memenuhi target. “dari laporan kita dapat, target dari BUMD BPR sebesar Rp. 2.108.039.988 saat ini baru terealisasi sebesar Rp. 1.800.000.000 atau 85,39%,” lanjut Kadin Pendapatan.
Selain itu, Pendapatan Asli Daerah yang sah secara kumulatif masih mencapai  90%. Kendala yang didapat adalah karena ada beberapa komponen yang masih belum terealisir seperti penjualan kendaraan dinas roda empat yang sudah tidak layak pakai oleh Aset Daerah, Penjualan hasil pertanian oleh Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura, hasil dari Dinas Peternakan dan Perikanan dan Penjualan Drum bekas oleh Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya.
“Saat ini pihak Dinas terkait tengah mengatur waktu agar penjualan tersebut segera terealisir sehingga target bisa terpenuhi di akhir Desember ini,” tegas Indra Setyawan.
Maka dari itu, lanjut Indra, untuk lebih mengintensifkan komunikasi dengan jajaran SKPD tersebut diperlukan rekonsiliasi agar percepatan capaian PAD bisa terlaksana. “Sudah ada kesanggupan dari pihak Kepala SKPD Penghasil untuk menangani PAD berdasarkan realisasi capaian sumber-sumber penerimaan,” ujarnya.
Di Bulan Desember ini, SKPD yang belum mencapai target diharapkan bisa menyelesaikan tanggungannya dan menyetorkan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. “Agar kita bisa terus memantau perkembangan capaian tersebut, maka SKPD Penghasil kita minta laporannya setiap Minggu pada hari Jumat,” pungkas Indra Setyawan. (p-76)


Madiun, Investigasi : Belum tercapainya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari beberapa komponen Pajak daerah dan restribusi dari rencana penerimaan PAD sampai Bulan Desember 2015 ini disikapi dengan serius oleh Dinas Pendapatan Kabupaten Madiun.
Data yang diperoleh dari Dinas Pendapatan Kabupaten Madiun menyebutkan ada beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang sampai Bulan Desember ini belum memenuhi target yaitu untuk Pajak Reklame yang baru terealisasi 74,99%, selain itu, untuk Pajak Air Bawah Tanah juga baru terealisasi 96,52% dan PBB-P2 yang baru terealisasi sebesar 89,92%.
“Nanti akan kita usahakan agar bisa mencapai target 100%. Kita optimis karena semua pihak sanggup bekerja keras untuk memenuhi target tersebut,” kata Indra Setyawan, Kepala Dinas Pendapatan Kabupaten Madiun saat ditemui diruangannya, Kamis (17/12/15).
Lebih lanjut dijabarkan, permasalahan di Dinas Kesehatan ataupun RSUD Caruban dan Dolopo sampai saat ini untuk realisasi restribusi daerah secara kumulatif yang masih dibawah 77%. Dari hasil evaluasi diketahui bahwa sampai saat ini masih terkendala pada klaim JKN dari BPJS. “Dari evaluasi kita tahu bahwa permintaan pembayaran dari Dinas Kesehatan, RSUD Caruban maupun Dolopo kepada BPJS untuk tagihan bulan September dan Oktober sudah diajukan, namun belum cair,” kata Indra.
Namun hal ini bukan menjadi kendala, kata Indra, setelah dilakukan rekonsiliasi dengan SKPD terkait yang menangani diharapkjan bulan Desember ini bisa mencapai target 100%.
Sedangkan dari Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang dipisahkan, saat ini tinggal BUMD BPR yang belum memenuhi target. “dari laporan kita dapat, target dari BUMD BPR sebesar Rp. 2.108.039.988 saat ini baru terealisasi sebesar Rp. 1.800.000.000 atau 85,39%,” lanjut Kadin Pendapatan.
Selain itu, Pendapatan Asli Daerah yang sah secara kumulatif masih mencapai  90%. Kendala yang didapat adalah karena ada beberapa komponen yang masih belum terealisir seperti penjualan kendaraan dinas roda empat yang sudah tidak layak pakai oleh Aset Daerah, Penjualan hasil pertanian oleh Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura, hasil dari Dinas Peternakan dan Perikanan dan Penjualan Drum bekas oleh Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya.
“Saat ini pihak Dinas terkait tengah mengatur waktu agar penjualan tersebut segera terealisir sehingga target bisa terpenuhi di akhir Desember ini,” tegas Indra Setyawan.
Maka dari itu, lanjut Indra, untuk lebih mengintensifkan komunikasi dengan jajaran SKPD tersebut diperlukan rekonsiliasi agar percepatan capaian PAD bisa terlaksana. “Sudah ada kesanggupan dari pihak Kepala SKPD Penghasil untuk menangani PAD berdasarkan realisasi capaian sumber-sumber penerimaan,” ujarnya.
Di Bulan Desember ini, SKPD yang belum mencapai target diharapkan bisa menyelesaikan tanggungannya dan menyetorkan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. “Agar kita bisa terus memantau perkembangan capaian tersebut, maka SKPD Penghasil kita minta laporannya setiap Minggu pada hari Jumat,” pungkas Indra Setyawan. (p-76)


Baca

Sosialisasi Pembinaan Forum Pembauran Kebangsaan Kabupaten Madiun

Madiun, Investigasi : Menyongsong Asean Economic Community atau yang dikenal dengan Masyarakat Ekonomi Asean pada awal tahun 2016, Pemerintah Kabupaten Madiun bergerak cepat dengan mengumpulkan para Stake Holder yang tergabung dalam wadah Forum Pembauran Kebangsaan (FPK). Hal ini karena FPK dianggap merupakan salah satu wadah atau wahana strategis dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa di Kabupaten Madiun. Rabu (30/12/15)
Acara forum Pembauran Kebangsaan yang diadakan tersebut mengambil  tema “Melalui Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), Kita Tingkatkan Semangat Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa di kabupaten Madiun”
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua FPK beserta jajaran, Narasumber dari Kejaksaan Negeri kabupaten Madiun, MUI, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Madiun, Ketau dan Jajaran FKUB Kabupaten Madiun, Pimpinan SKPD Kabupaten Madiun, Para Camat dan Kepala Desa se Kabupaten Madiun.

Dalam laporannya, Kepala Bakesbangpoldagri Kabupaten Madiun, Agus Budi Wahyono menjelaskan bahwa acara ini merupakan program kerja dari Bakesbang dan Poldagri Kabupaten Madiun tahun 2015. Sedangkan tujuannya adalah untuk memberikan penguatan institusi FPK sekalugus memberikan pembekalan pada seluruh Stake Holder sebagai upaya mendukung terwujudnya persatuan dan kesatuan di Kabupaten Madiun.
“Kita juga ingin meningkatkan peran serta dari FPK untuk menjunjung tinggi rasa solidaritas dan budaya saling menghormati serta mewujudkan rasa aman, harmonis dan kondusif di Kabupaten Madiun,” ungkap Agus BW.
Selain itu, acara ini juga untuk menyikapi bergulirnya Asean Economic Community atau Masyarakat Ekonomi Asean tahun 2016, juga untuk membendung pengaruh ekstrim kanan dan ekstrim kiri serta faham ISIS dan Radikalisme. “Dengan dilantiknya pengurus FPK Kabupaten Madiun ini diharapkan segera membentuk jajaran pengurus ditingkat kecamatan dan desa,” ungkapnya.
Dengan berlakunya Masyarakat Ekonomi Asean, kata Agus BW, rasa nasionalisme yang melekat dihati masyarakat juga semakin luntur tergerus arus globalisasi. “Maka dari itu, acara ini kita adakan sehingga diharapkan mampu membangkitkan kesadaran para pelayan masyarakat serta tokoh pemuda sebagai generasi penerus bangsa dalam meningkatkan rasa nasionalisme,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Madiun, H. Muhtarom menjelaskan bahwa dengan dilantiknya kepengurusan FPK diharapkan mampu mengambil peran dan prakarsa untuk mempererat rasa solidaritas diantara sesama dalam upaya mendukung proses pembangunan pusat pemerintahan di Mejayan Caruban.
“Kita harus bisa mengaktualisasikan nilai-nilai luhur sehingga bisa hidup berdampingan sehingga bisa mewujudkan Kabupaten Madiun lebih sejahtera tahun 2018,” tegas Bupati Madiun.

Bupati Madiun berharap agar para pengurus FPK yang baru saja dilantik bisa memberikan kontribusi yang nyata agar Kabupaten Madiun yang sudah kondusif ini lebih harmonis didalam kemajemukann dan multikulturan budaya, etnis, ras dan agama. (p-76)
Madiun, Investigasi : Menyongsong Asean Economic Community atau yang dikenal dengan Masyarakat Ekonomi Asean pada awal tahun 2016, Pemerintah Kabupaten Madiun bergerak cepat dengan mengumpulkan para Stake Holder yang tergabung dalam wadah Forum Pembauran Kebangsaan (FPK). Hal ini karena FPK dianggap merupakan salah satu wadah atau wahana strategis dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa di Kabupaten Madiun. Rabu (30/12/15)
Acara forum Pembauran Kebangsaan yang diadakan tersebut mengambil  tema “Melalui Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), Kita Tingkatkan Semangat Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa di kabupaten Madiun”
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua FPK beserta jajaran, Narasumber dari Kejaksaan Negeri kabupaten Madiun, MUI, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Madiun, Ketau dan Jajaran FKUB Kabupaten Madiun, Pimpinan SKPD Kabupaten Madiun, Para Camat dan Kepala Desa se Kabupaten Madiun.

Dalam laporannya, Kepala Bakesbangpoldagri Kabupaten Madiun, Agus Budi Wahyono menjelaskan bahwa acara ini merupakan program kerja dari Bakesbang dan Poldagri Kabupaten Madiun tahun 2015. Sedangkan tujuannya adalah untuk memberikan penguatan institusi FPK sekalugus memberikan pembekalan pada seluruh Stake Holder sebagai upaya mendukung terwujudnya persatuan dan kesatuan di Kabupaten Madiun.
“Kita juga ingin meningkatkan peran serta dari FPK untuk menjunjung tinggi rasa solidaritas dan budaya saling menghormati serta mewujudkan rasa aman, harmonis dan kondusif di Kabupaten Madiun,” ungkap Agus BW.
Selain itu, acara ini juga untuk menyikapi bergulirnya Asean Economic Community atau Masyarakat Ekonomi Asean tahun 2016, juga untuk membendung pengaruh ekstrim kanan dan ekstrim kiri serta faham ISIS dan Radikalisme. “Dengan dilantiknya pengurus FPK Kabupaten Madiun ini diharapkan segera membentuk jajaran pengurus ditingkat kecamatan dan desa,” ungkapnya.
Dengan berlakunya Masyarakat Ekonomi Asean, kata Agus BW, rasa nasionalisme yang melekat dihati masyarakat juga semakin luntur tergerus arus globalisasi. “Maka dari itu, acara ini kita adakan sehingga diharapkan mampu membangkitkan kesadaran para pelayan masyarakat serta tokoh pemuda sebagai generasi penerus bangsa dalam meningkatkan rasa nasionalisme,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Madiun, H. Muhtarom menjelaskan bahwa dengan dilantiknya kepengurusan FPK diharapkan mampu mengambil peran dan prakarsa untuk mempererat rasa solidaritas diantara sesama dalam upaya mendukung proses pembangunan pusat pemerintahan di Mejayan Caruban.
“Kita harus bisa mengaktualisasikan nilai-nilai luhur sehingga bisa hidup berdampingan sehingga bisa mewujudkan Kabupaten Madiun lebih sejahtera tahun 2018,” tegas Bupati Madiun.

Bupati Madiun berharap agar para pengurus FPK yang baru saja dilantik bisa memberikan kontribusi yang nyata agar Kabupaten Madiun yang sudah kondusif ini lebih harmonis didalam kemajemukann dan multikulturan budaya, etnis, ras dan agama. (p-76)
Baca

Skala Prioritas 6, Kabupaten Madiun Sangat Tahan Pangan

Madiun, Investigasi : Pantaslah bila Kabupaten Madiun disebut sebagai lumbung padi diwilayah Jawa Timur bagian barat, sebab ketersediaan pangan di Kabupaten Madiun sudah sedemikian teruji hingga level nasional.
Data yang diperoleh dari Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kabupaten Madiun menyebutkan bahwa selalu ada peningkatan ketersediaan kalori per kapita per hari untuk konsumsi masyarakat Kabupaten Madiun
Ditahun 2011, ketersediaan kalori per kapita per hari  sebanyak 259,7 % dari kebutuhan. Namun ditahun 2012 terjadi penurunan sebanyak 5.381 kalori per kapita per hari. “Ditahun 2013 terjadi kenaikan yang cukup signifikan yaitu 6.525 kalori per kapita per hari atau 296,6%,” kata Eddy Bintardjo, Kepala Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Madiun pada Koran Investigasi New, Selasa (29/12/15).
Lebih lanjut dikatakan, kebutuhan konsumsi masyarakat Kabupaten Madiun adalah 2.200 kalori per kapita per tahun. “Ketersediaanya harus 2.200 kalori per kapita per hari, sedangkan kita punya stok lebih,” kata Eddy Bin.
Data tersebut sangatlah bisa dipercaya, karena di Badan Ketahan Pangan Kabupaten Madiun mempunyai tim yang khusus untuk mengolahnya.”Data ketersediaan pangan strategis ini tidak dipunyai oleh kabupaten lain,” ungkapnya dengan bangga.
Diasumsikan, apabila seluruh wilayah Kabupaten Madiun mengalami gagal panen, masyarakat tidak perlu khawatir, sebab stok bahan pangan masih bisa mencukupi untuk 3 tahun mendatang. “Faktanya, produksi pangan kan dijual, jadi nilai riilnya tidak seperti ini, namun tidak jauh dari rasio yang kita punya,” tegasnya.
Posisi seperti ini dikarenakan disebabkan pemenuhan 7 indikator ketahanan pangan yang cukup di Kabupaten Madiun diantaranya adalah Ketersediaan Pangan, Akses Pangan dan Pemanfaatan Pangan.
Data ketahanan pangan nasional memberikan tanda warna untuk menunjukkan kondisi pangan di daerah yang ada yaitu dengan warna hijau tua untuk daerah yang sangat tahan pangan, sampai warna merah muda yang dinilai sagat rawan tahan pangan. “Aspek ketahanan pangan di Kabupaten Madiun menurut data nasional pada level 6 (Skala Prioritas) dengan warna hijau tua, yaitu dikatakan sangat-sangat tahan pangan karena ketersediaan pangan lebih banyak daripada kebutuhannya,”ujar Eddy Bin lebih lanjut.

“Jadi  tidak sia-sia kalau Kabupaten Madiun dikatakan sebagai lumpung pangan di wilayah Jawa Timur bagian Barat,” pungkas Eddy Bintardjo. (p-76)
Madiun, Investigasi : Pantaslah bila Kabupaten Madiun disebut sebagai lumbung padi diwilayah Jawa Timur bagian barat, sebab ketersediaan pangan di Kabupaten Madiun sudah sedemikian teruji hingga level nasional.
Data yang diperoleh dari Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kabupaten Madiun menyebutkan bahwa selalu ada peningkatan ketersediaan kalori per kapita per hari untuk konsumsi masyarakat Kabupaten Madiun
Ditahun 2011, ketersediaan kalori per kapita per hari  sebanyak 259,7 % dari kebutuhan. Namun ditahun 2012 terjadi penurunan sebanyak 5.381 kalori per kapita per hari. “Ditahun 2013 terjadi kenaikan yang cukup signifikan yaitu 6.525 kalori per kapita per hari atau 296,6%,” kata Eddy Bintardjo, Kepala Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Madiun pada Koran Investigasi New, Selasa (29/12/15).
Lebih lanjut dikatakan, kebutuhan konsumsi masyarakat Kabupaten Madiun adalah 2.200 kalori per kapita per tahun. “Ketersediaanya harus 2.200 kalori per kapita per hari, sedangkan kita punya stok lebih,” kata Eddy Bin.
Data tersebut sangatlah bisa dipercaya, karena di Badan Ketahan Pangan Kabupaten Madiun mempunyai tim yang khusus untuk mengolahnya.”Data ketersediaan pangan strategis ini tidak dipunyai oleh kabupaten lain,” ungkapnya dengan bangga.
Diasumsikan, apabila seluruh wilayah Kabupaten Madiun mengalami gagal panen, masyarakat tidak perlu khawatir, sebab stok bahan pangan masih bisa mencukupi untuk 3 tahun mendatang. “Faktanya, produksi pangan kan dijual, jadi nilai riilnya tidak seperti ini, namun tidak jauh dari rasio yang kita punya,” tegasnya.
Posisi seperti ini dikarenakan disebabkan pemenuhan 7 indikator ketahanan pangan yang cukup di Kabupaten Madiun diantaranya adalah Ketersediaan Pangan, Akses Pangan dan Pemanfaatan Pangan.
Data ketahanan pangan nasional memberikan tanda warna untuk menunjukkan kondisi pangan di daerah yang ada yaitu dengan warna hijau tua untuk daerah yang sangat tahan pangan, sampai warna merah muda yang dinilai sagat rawan tahan pangan. “Aspek ketahanan pangan di Kabupaten Madiun menurut data nasional pada level 6 (Skala Prioritas) dengan warna hijau tua, yaitu dikatakan sangat-sangat tahan pangan karena ketersediaan pangan lebih banyak daripada kebutuhannya,”ujar Eddy Bin lebih lanjut.

“Jadi  tidak sia-sia kalau Kabupaten Madiun dikatakan sebagai lumpung pangan di wilayah Jawa Timur bagian Barat,” pungkas Eddy Bintardjo. (p-76)
Baca

Caruban Punya Tempat Wisata Kuliner Dimalam Hari

Madiun, Investigasi : Warga bersantai di Taman Kota Mejayan minggu (27/12) Taman yang dulunya merupakan pasar tradisional dan kumuh tersebut diubah oleh pemerintah kab madiun menjadi tempat wisata bagi warga Madiun.Tempat wisata malam yang ada di Caruban tepatnya sebagai pusat pemerintah baru Kab Madiun tentunya membuat semua kalangan semakin cinta akan kab madiun.Taman kota yang berada di jantung kota kab madiun ini nampaknya menjadi icount tersendiri buat pemerintah dan masyarakat.
taman yang di desain oleh Arsitektur lokal ini menjadi nilai plus untuk wahana relaxasi masyarakat yang letih dalam melakukan perjalanan .Taman yang rapi dan bersih itu nampaknya bisa menjadi wisata baru bagi masyarakat madiun pada umumnya,keasrian dan desain modern taman tersebut bisa menghipnotis para pengguna jalan untuk mengunjungi dan mampir di taman tersebut terlebih pada malam hari.lampu lampion yang menghiasi taman dan juga tumbuh-tumbuhan menjadi nilai tersendiri tatkala kita berada di area taman tersebut.
Seperti yang di jelaskan oleh kepala Bidang Tata Ruang dan Bangunan PU Binamarga Kab madiun Gunawi, Taman dengan luas kurang lebih 1,4 H ini dilengkapi dengan lahan parkir yang lumayan luas,taman yang sengaja kita tempatkan di jantung kota caruban ini memang pemerintah suguhkan untuk wahana santai untuk semua masyarakat.selain kita membangun taman kita juga melengkapi dengan berbagai fasilitas seperti  wahana bermain buat anak-anak,batu terapi buat orang dewasa dan saung-saung buat bersantai para pengunjung.ungkapnya

Lebih lanjut,Gunawi juga berpesan agar masyarakat menjaga taman tersebut dan memperhatikan kebersihanya.karena icount baru yang di miliki kab madiun ini merupakan milik bersama dan kita juga wajib menjaganya bersama. (pgh)
Madiun, Investigasi : Warga bersantai di Taman Kota Mejayan minggu (27/12) Taman yang dulunya merupakan pasar tradisional dan kumuh tersebut diubah oleh pemerintah kab madiun menjadi tempat wisata bagi warga Madiun.Tempat wisata malam yang ada di Caruban tepatnya sebagai pusat pemerintah baru Kab Madiun tentunya membuat semua kalangan semakin cinta akan kab madiun.Taman kota yang berada di jantung kota kab madiun ini nampaknya menjadi icount tersendiri buat pemerintah dan masyarakat.
taman yang di desain oleh Arsitektur lokal ini menjadi nilai plus untuk wahana relaxasi masyarakat yang letih dalam melakukan perjalanan .Taman yang rapi dan bersih itu nampaknya bisa menjadi wisata baru bagi masyarakat madiun pada umumnya,keasrian dan desain modern taman tersebut bisa menghipnotis para pengguna jalan untuk mengunjungi dan mampir di taman tersebut terlebih pada malam hari.lampu lampion yang menghiasi taman dan juga tumbuh-tumbuhan menjadi nilai tersendiri tatkala kita berada di area taman tersebut.
Seperti yang di jelaskan oleh kepala Bidang Tata Ruang dan Bangunan PU Binamarga Kab madiun Gunawi, Taman dengan luas kurang lebih 1,4 H ini dilengkapi dengan lahan parkir yang lumayan luas,taman yang sengaja kita tempatkan di jantung kota caruban ini memang pemerintah suguhkan untuk wahana santai untuk semua masyarakat.selain kita membangun taman kita juga melengkapi dengan berbagai fasilitas seperti  wahana bermain buat anak-anak,batu terapi buat orang dewasa dan saung-saung buat bersantai para pengunjung.ungkapnya

Lebih lanjut,Gunawi juga berpesan agar masyarakat menjaga taman tersebut dan memperhatikan kebersihanya.karena icount baru yang di miliki kab madiun ini merupakan milik bersama dan kita juga wajib menjaganya bersama. (pgh)
Baca

Kapolres Ngawi Gelar Konferensi Pers Di Ujung Tahun 2015

Ngawi, Investigasi : Di penghujung tahun 2015 (26/12) Kapolres Ngawi AKBP Suryo Sudarmadi, SIK, MH menggelar Konferensi Pers dengan mengambil tempat di aula Mapolres 1053 Ngawi. Dalam acara tersebut Kapolres didampingi Kabag Ops Kompol Suwarno dan dihadiri para awak media baik media cetak maupun elektronik. Dapat ditambahkan bahwa hadir juga seluruh jajaran Kapolsek sekaligus bentuk analisa dan evaluasi (Anev) terhadap gangguan kamtibmas sepanjang tahun 2015.
Konferensi pers terkesan berjalan dengan sejuk, nyaman, santai tapi juga serius. Kemitraan antara polisi dan awak media sangat terasa. Hal tersebut sebagai tindak lanjut dari pertemuan terdahulu saat awal Kapolres menginjakkan kaki sebagai orang nomer satu di Polres 1053 Ngawi langsung menjalin silaturahmi dengan para wartawan bertempat di Warung DIPO jl. Diponegoro Ngawi. Konferensi Pers kali ini tidak beda jauh dengan yang terjadi di warung Dipo, suana familier, keakraban  kemitraan positif dalam kebersamaan untuk memajukan Kabupaten Ngawi khususnya ranah penegakan hukum terkesan sangat menonjol.
Kapolres Suryo mengatakan, bahwa meski situasi kondusif, namun seiring dinamika perkembangan sosial ekonomi masyarakat, secara tidak langsung berdampak terjadinya gangguan kamtibmas baik kriminalitas umum, narkoba maupun kecelakaan lalulintas. Dengan kondisi sedemikian itu tidak serta merta membuat peluang kelengahan yang dilakukan setiap individu polisi dalam memberikan perlindungan, pelayanan serta pengayoman terhadap masyarakat.
Sehubungan dengan tindak kejahatan baik curat, perjudian, penipuan, curanmor, aniaya dan ilegal logging, dia memaparkan secara terurai, antara lain sebagai berikut : Di tahun 2014 dilaporkan 362 kasus, diselesaikan 289 kasus, sedangkan pada tahun 2015 yang dilaporkan 298 kasus dan diselesaikan 220 kasus. Kesimpulannya angka persentase total trend kasus 2015 mendasar 2014 turun 17,67 % yang dilaporkan, sedangkan yang diselesaikan turun 39,22 %.
Untuk perkara narkoba di tahun 2015 ini, khusus untuk jenis narkotika bukan tanaman seperti sabu dan ekstasi mengalami kenaikan 87,05 %. Angkanya 2014 ada 8 kasus yang dilaporkan dan 8 kasus bisa terselesaikan, sedangkan 2015 ada 15 kasus yang dilaporkan dan 15 kasus diselesaikan. Untuk narkotika tanaman ganja mengalami penurunan 40 % dibanding tahun sebelumnya, dengan rincian 2014 ada 5 kasus yang dilaporkan dan 5 kasus diselesaikan, sedangkan 2015 hanya ada 3 kasus yang dilaporkan dan 3 kasus terselesaikan.
Untuk lakalantas secara umum mengalami kenaikan sebesar 6,65 %, dengan rincian 2014 ada 526 kasus kejadian 2015 naik 35 kasus atau terdapat 561 kejadian, dengan korban meninggal meningkat dari jumlah 90 orang menjadi 91 0rang atau meningkat 1,11 %. Untuk korban yang menderita luka berat turun 74,27 % dari jumlah penderita 241 orqng di tahun 2014 sedangkan 2015 hanya terdapat 62 orang.
Namun untuk luka ringan meningkat secara signifikan yaitu dari jumlah 470 orang menjadi 735 orang, anai naik 59,38 %. Angka lakalantas tersebut mendasar pada keterlibatan sepeda motor, mobil penumpang maupun bus.
Pelanggaran Kedisiplinan maupun KKEP serta pidana yang dilakukan anggota kepolisian denganpangkat setingkat Brigadir naik 33,03 % dibanding tahun lalu, sedangkan untuk pelanggaran kedisiplinan saja tahun ini meningkat 100 %, dengan rincian 2014 hanya ada 3 kasus dan 2015 terdapat 6 kasus. Mengenai KKEP dikatakan masih stagnan kasusnya yakni 0 %, demikian papar Kapolres Ngawi AKBP Suryo Sudarmadi, SIK, MH kepada para awak media pada konferensi pers.“ Setiap anggota perlu ada apresiasi dalam menuntaskan kasus baik kasus umum maupun lainnya.
Tetapi perlu diakui juga memang tahun ini totalnya yang mendapatkan reward turun 18 %. Dengan angka itu tentunya menjadikan motivasi kita untuk tahun yang akan datang,” demikian Kapolres Ngawi. (pdy)
Ngawi, Investigasi : Di penghujung tahun 2015 (26/12) Kapolres Ngawi AKBP Suryo Sudarmadi, SIK, MH menggelar Konferensi Pers dengan mengambil tempat di aula Mapolres 1053 Ngawi. Dalam acara tersebut Kapolres didampingi Kabag Ops Kompol Suwarno dan dihadiri para awak media baik media cetak maupun elektronik. Dapat ditambahkan bahwa hadir juga seluruh jajaran Kapolsek sekaligus bentuk analisa dan evaluasi (Anev) terhadap gangguan kamtibmas sepanjang tahun 2015.
Konferensi pers terkesan berjalan dengan sejuk, nyaman, santai tapi juga serius. Kemitraan antara polisi dan awak media sangat terasa. Hal tersebut sebagai tindak lanjut dari pertemuan terdahulu saat awal Kapolres menginjakkan kaki sebagai orang nomer satu di Polres 1053 Ngawi langsung menjalin silaturahmi dengan para wartawan bertempat di Warung DIPO jl. Diponegoro Ngawi. Konferensi Pers kali ini tidak beda jauh dengan yang terjadi di warung Dipo, suana familier, keakraban  kemitraan positif dalam kebersamaan untuk memajukan Kabupaten Ngawi khususnya ranah penegakan hukum terkesan sangat menonjol.
Kapolres Suryo mengatakan, bahwa meski situasi kondusif, namun seiring dinamika perkembangan sosial ekonomi masyarakat, secara tidak langsung berdampak terjadinya gangguan kamtibmas baik kriminalitas umum, narkoba maupun kecelakaan lalulintas. Dengan kondisi sedemikian itu tidak serta merta membuat peluang kelengahan yang dilakukan setiap individu polisi dalam memberikan perlindungan, pelayanan serta pengayoman terhadap masyarakat.
Sehubungan dengan tindak kejahatan baik curat, perjudian, penipuan, curanmor, aniaya dan ilegal logging, dia memaparkan secara terurai, antara lain sebagai berikut : Di tahun 2014 dilaporkan 362 kasus, diselesaikan 289 kasus, sedangkan pada tahun 2015 yang dilaporkan 298 kasus dan diselesaikan 220 kasus. Kesimpulannya angka persentase total trend kasus 2015 mendasar 2014 turun 17,67 % yang dilaporkan, sedangkan yang diselesaikan turun 39,22 %.
Untuk perkara narkoba di tahun 2015 ini, khusus untuk jenis narkotika bukan tanaman seperti sabu dan ekstasi mengalami kenaikan 87,05 %. Angkanya 2014 ada 8 kasus yang dilaporkan dan 8 kasus bisa terselesaikan, sedangkan 2015 ada 15 kasus yang dilaporkan dan 15 kasus diselesaikan. Untuk narkotika tanaman ganja mengalami penurunan 40 % dibanding tahun sebelumnya, dengan rincian 2014 ada 5 kasus yang dilaporkan dan 5 kasus diselesaikan, sedangkan 2015 hanya ada 3 kasus yang dilaporkan dan 3 kasus terselesaikan.
Untuk lakalantas secara umum mengalami kenaikan sebesar 6,65 %, dengan rincian 2014 ada 526 kasus kejadian 2015 naik 35 kasus atau terdapat 561 kejadian, dengan korban meninggal meningkat dari jumlah 90 orang menjadi 91 0rang atau meningkat 1,11 %. Untuk korban yang menderita luka berat turun 74,27 % dari jumlah penderita 241 orqng di tahun 2014 sedangkan 2015 hanya terdapat 62 orang.
Namun untuk luka ringan meningkat secara signifikan yaitu dari jumlah 470 orang menjadi 735 orang, anai naik 59,38 %. Angka lakalantas tersebut mendasar pada keterlibatan sepeda motor, mobil penumpang maupun bus.
Pelanggaran Kedisiplinan maupun KKEP serta pidana yang dilakukan anggota kepolisian denganpangkat setingkat Brigadir naik 33,03 % dibanding tahun lalu, sedangkan untuk pelanggaran kedisiplinan saja tahun ini meningkat 100 %, dengan rincian 2014 hanya ada 3 kasus dan 2015 terdapat 6 kasus. Mengenai KKEP dikatakan masih stagnan kasusnya yakni 0 %, demikian papar Kapolres Ngawi AKBP Suryo Sudarmadi, SIK, MH kepada para awak media pada konferensi pers.“ Setiap anggota perlu ada apresiasi dalam menuntaskan kasus baik kasus umum maupun lainnya.
Tetapi perlu diakui juga memang tahun ini totalnya yang mendapatkan reward turun 18 %. Dengan angka itu tentunya menjadikan motivasi kita untuk tahun yang akan datang,” demikian Kapolres Ngawi. (pdy)
Baca

DKP KABUPATEN MADIUN TAMBAH DUA UNIT ARMADA

Madiun, Investigasi : Berkembang pesatnya pertumbuhan penduduk di kabupaten madiun tentunya juga menambah volume sampah yang akan ada di kabupaten madiun.dengan adanya hal tersebut Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) kabupaten Madiun menambah armada baru berupa dua unit truk sampah sebagai alat angkut sampah yang ada di kabupaten madiun.
Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Madiun, Anang Sulistijono S.Sos, M.Si  mengatakan, pengadaan armada operasional pengangkut sampah cukup mendesak untuk direalisasikan.Hal itu dilakukan untuk memperpanjang umur armada yang telah ada saat ini. Armada baru juga untuk memaksimalkan proses pengangkutan sampah di sejumlah tempat pembuangan sementara, agar tidak terjadi penumpukan sampah.ungkapnya
Lebih lanjut, di tahun 2016 nanti rencananya akan ada  penambahan 6 titik baru di kab madiun tentunya hal tersebut menjadi beban tersendiri untuk armada angkut yang kita miliki kalau tidak kita anggarkan truk sampah yang baru.pasalnya 6 titik baru tersebut rencananya akan di tetapkan di Jiwan 2 titik, Saradan 1 titik, perbatasan kota dan kabupaten 2 titik dan 1 titik lagi di wilayah selatan Kabupaten Madiun. imbuhnya
Dengan ditambahnya 2 unit armada baru ini tentunya bisa lebih memaksimalkan kinerja dan pelayanan DKP untuk mengatasi sampah yang berada di kabupaten madiun di tahun 2016 mendatang. (pgh)


Madiun, Investigasi : Berkembang pesatnya pertumbuhan penduduk di kabupaten madiun tentunya juga menambah volume sampah yang akan ada di kabupaten madiun.dengan adanya hal tersebut Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) kabupaten Madiun menambah armada baru berupa dua unit truk sampah sebagai alat angkut sampah yang ada di kabupaten madiun.
Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Madiun, Anang Sulistijono S.Sos, M.Si  mengatakan, pengadaan armada operasional pengangkut sampah cukup mendesak untuk direalisasikan.Hal itu dilakukan untuk memperpanjang umur armada yang telah ada saat ini. Armada baru juga untuk memaksimalkan proses pengangkutan sampah di sejumlah tempat pembuangan sementara, agar tidak terjadi penumpukan sampah.ungkapnya
Lebih lanjut, di tahun 2016 nanti rencananya akan ada  penambahan 6 titik baru di kab madiun tentunya hal tersebut menjadi beban tersendiri untuk armada angkut yang kita miliki kalau tidak kita anggarkan truk sampah yang baru.pasalnya 6 titik baru tersebut rencananya akan di tetapkan di Jiwan 2 titik, Saradan 1 titik, perbatasan kota dan kabupaten 2 titik dan 1 titik lagi di wilayah selatan Kabupaten Madiun. imbuhnya
Dengan ditambahnya 2 unit armada baru ini tentunya bisa lebih memaksimalkan kinerja dan pelayanan DKP untuk mengatasi sampah yang berada di kabupaten madiun di tahun 2016 mendatang. (pgh)


Baca

Buruh Demo, Desak Pemerintah Cabut PP 78

Madiun, Investigasi ; Munculnya PP 78 tentang pengupahan ditanggapi berbagai macam oleh para buruh bahkan dianggap tidak layak dan tidak berpihak pada kaum buruh. Menyikapi hal ini delapan orang perwakilan Serikat Buruh Madiun dan Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia madiun (Kasbi) Madiun datangi pusat pemerintahan (puspem) yang berada di Mejayan Caruban. Jum'at (27/11/15).
Kedatangan mereka yang sehabis sholat Jumat ini rupanya sia-sia belaka sebab Bupati dan Sekda Kabupaten Madiun tidak berada ditempat. Akhirnya mereka hanya di temui Kasi Trantib, Toni Agus Purnomo dengan di dampingi Kabag Ops Polres Madiun, Kompol Dadang Kurnia dan Kapolsek Mejayan, Kompol Rochani di ruang rapat gedung Puspem Mejayan.
Dalam pertemuan tersebut, perwakilan dari Kasbi dan Serikat Buruh menyampaikan keluhannya terkait dengan system pengupahan yang diatur dalam PP 78. "Kami sangat keberatan dengan PP pengupahan no.78 tahun 2015, karena PP tersebut tidak pro pada buruh namun pro kepada pengusaha,” kata Aris.
Lebih lanjut disampaikan oleh Aris bahwa kinerja dewan pengupahan kabupaten melemah. “Kami juga menolak besaran UMK tahun 2016 yang sudah ditetapkan yakni sebesar 1,390,000, kami menuntut paling tidak UMK untuk kabupaten Madiun Rp.2.500.000 " jelas Aris.

Karena tujuannya bertemu dengan petinggi yang ada di Kabupaten Madiun tidak tercapai, pendemo akhirnya menuju kantor DPRD Kabupaten Madiun. "Kami hanya bisa menerima aspirasi yang disampaikan oleh bapak-bapak ini yang nantinya saya sampaikan kepada anggota dewan, kebetulan hari ini anggota dewan sedang ada bimtek di Surabaya," terang Imam Subarno, Kasubag Perencanaan Perundang-undangan sesaat setelah menerima aspirasi dari Serikat Buruh Madiun dan Kasbi. (p-76)
Madiun, Investigasi ; Munculnya PP 78 tentang pengupahan ditanggapi berbagai macam oleh para buruh bahkan dianggap tidak layak dan tidak berpihak pada kaum buruh. Menyikapi hal ini delapan orang perwakilan Serikat Buruh Madiun dan Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia madiun (Kasbi) Madiun datangi pusat pemerintahan (puspem) yang berada di Mejayan Caruban. Jum'at (27/11/15).
Kedatangan mereka yang sehabis sholat Jumat ini rupanya sia-sia belaka sebab Bupati dan Sekda Kabupaten Madiun tidak berada ditempat. Akhirnya mereka hanya di temui Kasi Trantib, Toni Agus Purnomo dengan di dampingi Kabag Ops Polres Madiun, Kompol Dadang Kurnia dan Kapolsek Mejayan, Kompol Rochani di ruang rapat gedung Puspem Mejayan.
Dalam pertemuan tersebut, perwakilan dari Kasbi dan Serikat Buruh menyampaikan keluhannya terkait dengan system pengupahan yang diatur dalam PP 78. "Kami sangat keberatan dengan PP pengupahan no.78 tahun 2015, karena PP tersebut tidak pro pada buruh namun pro kepada pengusaha,” kata Aris.
Lebih lanjut disampaikan oleh Aris bahwa kinerja dewan pengupahan kabupaten melemah. “Kami juga menolak besaran UMK tahun 2016 yang sudah ditetapkan yakni sebesar 1,390,000, kami menuntut paling tidak UMK untuk kabupaten Madiun Rp.2.500.000 " jelas Aris.

Karena tujuannya bertemu dengan petinggi yang ada di Kabupaten Madiun tidak tercapai, pendemo akhirnya menuju kantor DPRD Kabupaten Madiun. "Kami hanya bisa menerima aspirasi yang disampaikan oleh bapak-bapak ini yang nantinya saya sampaikan kepada anggota dewan, kebetulan hari ini anggota dewan sedang ada bimtek di Surabaya," terang Imam Subarno, Kasubag Perencanaan Perundang-undangan sesaat setelah menerima aspirasi dari Serikat Buruh Madiun dan Kasbi. (p-76)
Baca
 
Investigasi New Biro Madiun. Alamat Jl. Gemah Ripah No. 30 Dolopo Kabupaten Madiun. Telp. 081249410099
Support : PT. INSAN MANDIRI PERMATA
Copyright © 2014. Investigasi New Madiun
Template Edited by Investigasi Biro Madiun
Telp/Message : 081249410099 | 0856 0449 9100