Berita Terkini

BBM Turun, Harga Kebutuhan Pokok Masih Bertahan

Madiun Kota Investigasi : Kebijakkan Pemerintah Pusat menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Selasa (5/1/16) pukul 00.00 WIB lalu tidak diiringi dengan menurunnya harga-harga kebutuhan pokok masyarakat. Bahkan ada beberapa bahan makanan yang cenderung naik sehingga masyarakat pun masih tetap mengeluh.
Seperti halnya di Pasar Besar Madiun (PBM). Salah satu bahan kebutuhan yang mengalami kenaikan adalah bawang merah dan bawang putih. Sebelum Natal dan Tahun Baru, harga bawang merah Rp. 25 ribu per kilogramnya, namun sekarang naik menjadi Rp. 32 ribu per kilogramnya, selain itu, bawang putih yang semula Rp. 23 ribu kini menjadi Rp. 25 ribu perkilogramnya.
Kepala Dinas Pasar, Kota Madiun, Gaguk Haryono dikonfirmasi mengatakan, kenaikan harga bawang terjadi sejak beberapa pekan lalu saat perayaan liburan Natal dan Tahun Baru. "Saya yakin harganya akan turun dalam waktu dekat ini. Harga-harga naik ini kan karena harga BBM turunnya baru hari ini, sementara kebutuhan naiknya sudah awal Desember kemarin. Mudah-mudahan dengan turunnya harga BBM hari ini dapat berpengaruh kepada harga kebutuhan dipasar Kota Madiun,"katanya
Kepala Dinas Pasar yang baru saja menerima penghargaan pasar tradisional terbaik nomor satu tingkat Jawa Timur ini membeberkan, tidak hanya bawang yang mengalami kenaikan, namun harga daging sapi dari sebelumnya Rp. 90 ribu juga naik menjadi Rp. 95 ribu per kilogramnya.

Juga harga telur, dari sebelumnya Rp. 22 ribu naik menjadi Rp. 22,5 ribu per kilogramnya. Serta gula pasir sebelumnya Rp. 11,5 ribu, kini menjadi Rp. 12,5 ribu. Meski mengalami kenaikan, Gaguk menjamin harga tersebut masih dibawah harga dari pasar-pasar yang ada diluar Kota Madiun. "Harga dipasar kita masih bersaing dengan pasar lain. Stok pun juga masih aman,"tandasnya. (p-76)
Madiun Kota Investigasi : Kebijakkan Pemerintah Pusat menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Selasa (5/1/16) pukul 00.00 WIB lalu tidak diiringi dengan menurunnya harga-harga kebutuhan pokok masyarakat. Bahkan ada beberapa bahan makanan yang cenderung naik sehingga masyarakat pun masih tetap mengeluh.
Seperti halnya di Pasar Besar Madiun (PBM). Salah satu bahan kebutuhan yang mengalami kenaikan adalah bawang merah dan bawang putih. Sebelum Natal dan Tahun Baru, harga bawang merah Rp. 25 ribu per kilogramnya, namun sekarang naik menjadi Rp. 32 ribu per kilogramnya, selain itu, bawang putih yang semula Rp. 23 ribu kini menjadi Rp. 25 ribu perkilogramnya.
Kepala Dinas Pasar, Kota Madiun, Gaguk Haryono dikonfirmasi mengatakan, kenaikan harga bawang terjadi sejak beberapa pekan lalu saat perayaan liburan Natal dan Tahun Baru. "Saya yakin harganya akan turun dalam waktu dekat ini. Harga-harga naik ini kan karena harga BBM turunnya baru hari ini, sementara kebutuhan naiknya sudah awal Desember kemarin. Mudah-mudahan dengan turunnya harga BBM hari ini dapat berpengaruh kepada harga kebutuhan dipasar Kota Madiun,"katanya
Kepala Dinas Pasar yang baru saja menerima penghargaan pasar tradisional terbaik nomor satu tingkat Jawa Timur ini membeberkan, tidak hanya bawang yang mengalami kenaikan, namun harga daging sapi dari sebelumnya Rp. 90 ribu juga naik menjadi Rp. 95 ribu per kilogramnya.

Juga harga telur, dari sebelumnya Rp. 22 ribu naik menjadi Rp. 22,5 ribu per kilogramnya. Serta gula pasir sebelumnya Rp. 11,5 ribu, kini menjadi Rp. 12,5 ribu. Meski mengalami kenaikan, Gaguk menjamin harga tersebut masih dibawah harga dari pasar-pasar yang ada diluar Kota Madiun. "Harga dipasar kita masih bersaing dengan pasar lain. Stok pun juga masih aman,"tandasnya. (p-76)
Baca

Candi Reog Peninggalan Prabu Airlangga

Magetan, Investigasi : Tidak banyak orang yang mengenal Candi Reog, namun ketika disebutkan Candi Sadon, maka terbayang bangunan candi yang ada di Dusun Sadon, Desa Cempaka, Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan. Walaupun nama candi tersebut adalah Candi Sadon, sesuai dengan nama dusun tempatnya berada, namun masyarakat setempat lebih mengenalnya dengan nama Candi Reog.
Pada tahun 1966, batu-batu reruntuhan candi tersebut diobrak-abrik dan dirusak oleh sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab. Pada tahun 1969, dengan dipelopori oleh Sutaryono, yang pada waktu itu menjabat sebagai Kepala Pembinaan kebudayaan Kabupaten Magetan, diadakan penataan kembali batu-batu reruntuhan Candi Sadon. Di antara reruntuhan peninggalan bersejarah tersebut terdapat arca Kalamakara, arca naga, batu bergambar binatang, bekas umpak, yoni, dan batu yang merupakan bagian sudut candi.
Di reruntuhan Candi Sadon terdapat Kalamakara, arca raksasa Kala yang wajahnya mirip dengan kepala harimau pada 'Dhadhak merak'. Dhadhakmerak adalah topeng kepala harimau dengan hiasan susunan bulu merak disekelilingnya. Topeng ini merupakan atribut tokoh Singabarong dalam kesenian reog yang kondang berasal dari Ponorogo. Topeng Dhadak merak yang berat keseluruhannya antara 30-40 kg tersebut biasanya dikenakan oleh penari Singabarong.
Di samping itu, di areal tersebut juga didapati tiga batu bertulis. Menurut penuturan Sarnu dari Dinas Sejarah dan Purbakala Kabupaten Magetan, tulisan di ketiga batu tersebut berbunyi A-PA PA-KA-LA, SA DA PA KRA-MA dan BA DA SRI-PA SA-BA DA-HA-LA. Dari tulisannya yang berbentuk balok atau kwadrat, diperkirakan bahwa batu bertulis tersebut berasal dari masa yang sama dengan prasasti yang diketemukan di Dusun Pledokan, Kediri, Jawa Timur.
Di sebelah timur kompleks candi Sadon, tepatnya di depan pemakaman desa, terdapat candi kecil bernama Candi Reca Sapi (arca sapi). Ukuran candi ini sangat kecil, jauh lebih kecil dibandingkan dengan kebanyakan candi yang terdapat di Jawa Timur. Candi yang diperkirakan merupakan candi Hindu tersebut ditemukan pertama kali pada tahun 1971 oleh Sudiro, penduduk setempat. Ketika diketemukan, candi tersebut tertutup rumpun bambu.
Candi Reca Sapi terdiri atas lima arca, yaitu Reca Kandang, Reca Pakan ( tempat makanan sapi), Reca Omben (tempat minum sapi), Reca Capil (arca topi gembala sapi) dan Reca Cagak (tonggak tempat menambatkan tali pengikat sapi). Kelima arca tersebut diyakini sebagai perwujudan sapi dan perlengkapan menggembala milik Dadhung Awuk atau Maesadanu, tokoh penggembala dalam legenda setempat.
Tidak banyak informasi yang didapat mengenai Candi Reog, namun bangunan kuno ini telah ditetapkan sebagai situs purbakala. Konon candi ini merupakan peninggalan Raja Airlangga, namun tidak diketahui kapan tepatnya dan untuk apa candi tersebut dibangun. Upaya pemugaran terhadap candi ini tampaknya belum pernah dilakukan, melihat kondisinya yang tinggal berupa kumpulan batu reruntuhan. Semoga, Kabupaten Magetan bisa memberikan perhatian lebih pada situs ini sebagai bentuk nguri-uri peninggalan leluhur. (p-76)


Magetan, Investigasi : Tidak banyak orang yang mengenal Candi Reog, namun ketika disebutkan Candi Sadon, maka terbayang bangunan candi yang ada di Dusun Sadon, Desa Cempaka, Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan. Walaupun nama candi tersebut adalah Candi Sadon, sesuai dengan nama dusun tempatnya berada, namun masyarakat setempat lebih mengenalnya dengan nama Candi Reog.
Pada tahun 1966, batu-batu reruntuhan candi tersebut diobrak-abrik dan dirusak oleh sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab. Pada tahun 1969, dengan dipelopori oleh Sutaryono, yang pada waktu itu menjabat sebagai Kepala Pembinaan kebudayaan Kabupaten Magetan, diadakan penataan kembali batu-batu reruntuhan Candi Sadon. Di antara reruntuhan peninggalan bersejarah tersebut terdapat arca Kalamakara, arca naga, batu bergambar binatang, bekas umpak, yoni, dan batu yang merupakan bagian sudut candi.
Di reruntuhan Candi Sadon terdapat Kalamakara, arca raksasa Kala yang wajahnya mirip dengan kepala harimau pada 'Dhadhak merak'. Dhadhakmerak adalah topeng kepala harimau dengan hiasan susunan bulu merak disekelilingnya. Topeng ini merupakan atribut tokoh Singabarong dalam kesenian reog yang kondang berasal dari Ponorogo. Topeng Dhadak merak yang berat keseluruhannya antara 30-40 kg tersebut biasanya dikenakan oleh penari Singabarong.
Di samping itu, di areal tersebut juga didapati tiga batu bertulis. Menurut penuturan Sarnu dari Dinas Sejarah dan Purbakala Kabupaten Magetan, tulisan di ketiga batu tersebut berbunyi A-PA PA-KA-LA, SA DA PA KRA-MA dan BA DA SRI-PA SA-BA DA-HA-LA. Dari tulisannya yang berbentuk balok atau kwadrat, diperkirakan bahwa batu bertulis tersebut berasal dari masa yang sama dengan prasasti yang diketemukan di Dusun Pledokan, Kediri, Jawa Timur.
Di sebelah timur kompleks candi Sadon, tepatnya di depan pemakaman desa, terdapat candi kecil bernama Candi Reca Sapi (arca sapi). Ukuran candi ini sangat kecil, jauh lebih kecil dibandingkan dengan kebanyakan candi yang terdapat di Jawa Timur. Candi yang diperkirakan merupakan candi Hindu tersebut ditemukan pertama kali pada tahun 1971 oleh Sudiro, penduduk setempat. Ketika diketemukan, candi tersebut tertutup rumpun bambu.
Candi Reca Sapi terdiri atas lima arca, yaitu Reca Kandang, Reca Pakan ( tempat makanan sapi), Reca Omben (tempat minum sapi), Reca Capil (arca topi gembala sapi) dan Reca Cagak (tonggak tempat menambatkan tali pengikat sapi). Kelima arca tersebut diyakini sebagai perwujudan sapi dan perlengkapan menggembala milik Dadhung Awuk atau Maesadanu, tokoh penggembala dalam legenda setempat.
Tidak banyak informasi yang didapat mengenai Candi Reog, namun bangunan kuno ini telah ditetapkan sebagai situs purbakala. Konon candi ini merupakan peninggalan Raja Airlangga, namun tidak diketahui kapan tepatnya dan untuk apa candi tersebut dibangun. Upaya pemugaran terhadap candi ini tampaknya belum pernah dilakukan, melihat kondisinya yang tinggal berupa kumpulan batu reruntuhan. Semoga, Kabupaten Magetan bisa memberikan perhatian lebih pada situs ini sebagai bentuk nguri-uri peninggalan leluhur. (p-76)


Baca

Buah Tomat Bagus Memulihkan Lemah Syahwat

Investigasi Sehat : Siapa yang tidak mengenal buah tomat? Tomat merupakan salah satu buah yang tidak mengenal musim sehingga mudah ditemukan di mana saja dan kapan saja.
Tomat (Lycopercisum esculentum) pada mulanya ditemukan pertama kali di sekitar Peru, Ekuador dan Bolivia, yang kemudian menyebar dengan cepat ke seluruh pelosok dunia. Malahan orang Perancis menyebutnya sebagai Pomme D’amour atau apel cinta, yang diyakini mampu memulihkan lemah syahwat dan meningkatkan jumlah sperma bagi kaum lelaki.
Buah tomat terdiri dari beberapa varietas, di antaranya adalah tomat buah yang berukuran besar dan sedang, tomat sayur dan tomat ceri (sebesar kelereng). Buah tomat yang berukuran besar dapat digunakan sebagai jus, sedangkan yang sedang atau kecil bisa digunakan sebagai sayur atau sambal. Rasanya woww, enak sekali, dengan harga yang sangat ekonomis, murah dan terjangkau serta mudah didapat di pasar-pasar atau swalayan.
Sumber Nutrisi
Apapun varietasnya, tomat ternyata kaya vitamin A ,C, mineral dan zat fitonutrien. Berdasarkan Daftar Komposisi Bahan Makanan yang dikeluarkan Departemen Kesehatan RI tahun 2000, kandungan zat gizi pada buah tomat (dalam 100 gram) adalah sebagai berikut :
Kalori : 20 kkal
Protein : 1,0 gram
Lemak : 0,3 gram
Karbohidrat : 4,2 gram
Kalsium : 5 milligram
Vitamin A : 1.500 SI (Satuan Indonesia)
Vitamin C : 40 milligram
Manfaat kesehatan
Pigmen tomat yang berwarna merah mengandung lycopene, yaitu zat antioksidan yang dapat menghancurkan radikal bebas dalam tubuh akibat rokok, polusi dan sinar ultra violet. Selain itu lycopene diketahui dapat mencegah kerusakan sel yang dapat mengakibatkan kanker leher rahim, prostat, perut dan pankreas.
Bagi orang yang sedang mengalami demam, tomat mempunyai khasiat antipiretik yang dapat menurunkan demam, sementara seratnya dapat mengatasi gangguan pencernaan seperti sembelit dan wasir.
Bagi wanita yang ingin tampil cantik, mengonsumsi buah tomat sangat dianjurkan, karena dapat menyembuhkan jerawat, mengangkat kotoran pada kulit, mengurangi kelebihan lemak pada kulit dan memiliki peran dalam pembentukan kolagen. Tidak heran bila dalam dunia kecantikan buah tomat sering dimanfaatkan sebagai bahan dasar masker dan pil anti penuaan.

Beberapa manfaat dari tomat
Mengatasi gusi berdarah atau sariawan
Mengatasi sembelit
Melawan stroke dan penyakit jantung
Mencegah kanker
Memulihkan fungsi lever
Sebagai sumber antioksidan alami

Tomat untuk menghaluskan kulit wajah
Tomat selain bisa dikonsumsi sebagai sayur dan minuman (jus), ternyata bisa juga digunakan sebagai masker. Bagi mereka yang memiliki masalah jerawat tak perlu risau, karena dengan bantuan tomat persoalan jerawat akan teratasi.
Caranya bagaimana?
Pertama, peras tomat yang berwarna merah tua. Kedua, oleskan perasan atau irisan tomat pada lokasi jerawat dan biarkan beberapa saat. Ketiga, cuci dengan air bersih. Lakukan hal ini setiap hari pada pagi dan sore selama satu minggu, maka wajah akan menjadi lebih halus.
Di samping itu, ternyata kandungan karoten dan vitamin C pada tomat berfungsi sebagai antioksidan sedangkan asam sitratnya dapat mengangkat kotoran dan lemak pada wajah yang berjerawat. Selamat mencoba.

Melihat kenyataan di atas, maka sepatutnyalah kita tidak lagi memandang sebelah mata terhadap buah tomat, karena selain harganya murah, mengandung zat-zat gizi yang cukup tinggi, juga yang terpenting bagi para wanita yang ingin tampak muda atau tampil lebih muda, khasiat tomat tidak perlu diragukan lagi. (p-6)
Investigasi Sehat : Siapa yang tidak mengenal buah tomat? Tomat merupakan salah satu buah yang tidak mengenal musim sehingga mudah ditemukan di mana saja dan kapan saja.
Tomat (Lycopercisum esculentum) pada mulanya ditemukan pertama kali di sekitar Peru, Ekuador dan Bolivia, yang kemudian menyebar dengan cepat ke seluruh pelosok dunia. Malahan orang Perancis menyebutnya sebagai Pomme D’amour atau apel cinta, yang diyakini mampu memulihkan lemah syahwat dan meningkatkan jumlah sperma bagi kaum lelaki.
Buah tomat terdiri dari beberapa varietas, di antaranya adalah tomat buah yang berukuran besar dan sedang, tomat sayur dan tomat ceri (sebesar kelereng). Buah tomat yang berukuran besar dapat digunakan sebagai jus, sedangkan yang sedang atau kecil bisa digunakan sebagai sayur atau sambal. Rasanya woww, enak sekali, dengan harga yang sangat ekonomis, murah dan terjangkau serta mudah didapat di pasar-pasar atau swalayan.
Sumber Nutrisi
Apapun varietasnya, tomat ternyata kaya vitamin A ,C, mineral dan zat fitonutrien. Berdasarkan Daftar Komposisi Bahan Makanan yang dikeluarkan Departemen Kesehatan RI tahun 2000, kandungan zat gizi pada buah tomat (dalam 100 gram) adalah sebagai berikut :
Kalori : 20 kkal
Protein : 1,0 gram
Lemak : 0,3 gram
Karbohidrat : 4,2 gram
Kalsium : 5 milligram
Vitamin A : 1.500 SI (Satuan Indonesia)
Vitamin C : 40 milligram
Manfaat kesehatan
Pigmen tomat yang berwarna merah mengandung lycopene, yaitu zat antioksidan yang dapat menghancurkan radikal bebas dalam tubuh akibat rokok, polusi dan sinar ultra violet. Selain itu lycopene diketahui dapat mencegah kerusakan sel yang dapat mengakibatkan kanker leher rahim, prostat, perut dan pankreas.
Bagi orang yang sedang mengalami demam, tomat mempunyai khasiat antipiretik yang dapat menurunkan demam, sementara seratnya dapat mengatasi gangguan pencernaan seperti sembelit dan wasir.
Bagi wanita yang ingin tampil cantik, mengonsumsi buah tomat sangat dianjurkan, karena dapat menyembuhkan jerawat, mengangkat kotoran pada kulit, mengurangi kelebihan lemak pada kulit dan memiliki peran dalam pembentukan kolagen. Tidak heran bila dalam dunia kecantikan buah tomat sering dimanfaatkan sebagai bahan dasar masker dan pil anti penuaan.

Beberapa manfaat dari tomat
Mengatasi gusi berdarah atau sariawan
Mengatasi sembelit
Melawan stroke dan penyakit jantung
Mencegah kanker
Memulihkan fungsi lever
Sebagai sumber antioksidan alami

Tomat untuk menghaluskan kulit wajah
Tomat selain bisa dikonsumsi sebagai sayur dan minuman (jus), ternyata bisa juga digunakan sebagai masker. Bagi mereka yang memiliki masalah jerawat tak perlu risau, karena dengan bantuan tomat persoalan jerawat akan teratasi.
Caranya bagaimana?
Pertama, peras tomat yang berwarna merah tua. Kedua, oleskan perasan atau irisan tomat pada lokasi jerawat dan biarkan beberapa saat. Ketiga, cuci dengan air bersih. Lakukan hal ini setiap hari pada pagi dan sore selama satu minggu, maka wajah akan menjadi lebih halus.
Di samping itu, ternyata kandungan karoten dan vitamin C pada tomat berfungsi sebagai antioksidan sedangkan asam sitratnya dapat mengangkat kotoran dan lemak pada wajah yang berjerawat. Selamat mencoba.

Melihat kenyataan di atas, maka sepatutnyalah kita tidak lagi memandang sebelah mata terhadap buah tomat, karena selain harganya murah, mengandung zat-zat gizi yang cukup tinggi, juga yang terpenting bagi para wanita yang ingin tampak muda atau tampil lebih muda, khasiat tomat tidak perlu diragukan lagi. (p-6)
Baca

Kejam, Bayi Tak Berdosa Dibuang Diteras Rumah Warga Ket foto : Bayi malang yang dibuang oleh kedua orangtuanya mendapat perawatan Madiun Kota, Investigasi Sungguh malang nasib bayi berkelamin perempuan ini. Dia sengaja dibuang oleh kedua orang tuanya diteras rumah Kemis, salah seorang penduduk RT 27 RW 09 lingkungan Ngebrak, Kelurahan Josenan Kecamatan Taman Kota Madiun, Sabtu (2/1/15). Tentu saja kejadian ini menggemparkan warga dilingkungan tersebut. Tak ayal, warga pun bergerombol ingin menyaksikan bayi malang yang diperkirakan masih berumur satu bulanan ini. Dari cerita Kemis didapat bahwa Saat keluar rumah, Kemis melihat selimut di kursi yang berada di teras rumahnya. Karena dikira selimut milik cucunya, Kemis lantas mengambil selimut tersebut. Namun saat disentuh, ternyata dibalik selimut itu ada seorang bayi mungil yang cantik. “Saya kira selimut cucu saya. Tapi saat saya pegang, ternyata ada bayinya. Saya sebelumnya tidak tahu kalau itu ada bayinya. Soalnya bayinya diam saja, tidak menangis”, kata Kemis, kepada wartawan. Setelah tahu ada bayi di teras rumah, lanjutnya, kemudian ia memberitahukan kepada tetangganya, Karmini, untuk mengganti selimut dan memberi susu pada bayi. “Saya bingung, kemudian saya memberitahu Karmini untuk memberi susu dan kemudian lapor ke RT agar diteruskan lapor ke polisi,” pungkasnya. Sementara itu menurut salah satu warga setempat, Erlang Catur Pamungkas (17), sebelum kejadian, ia melihat dua orang dengan naik sepeda motor Kawasaki Ninja berhenti di depan rumah Kemis. Namun hanya sesaat kemudian menuju ke arah timur. “Ada dua orang berboncengan naik sepeda motor Ninja berhenti di depan rumah pak Kemis. Yang dibonbeng peremuan pakai jaket yang ada penutup kepalanya. Soalnya kepalanya ditutup. Kalau warna motornya hitam biru,” terang Erlang, kepada wartawan. Demi keselamatan bayi, meski tampak sehat, bayi malang itu sudah dibawa oleh polisi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. (p-76)

Madiun Kota, Investigasi : Sungguh malang nasib bayi berkelamin perempuan ini. Dia sengaja dibuang oleh kedua orang tuanya diteras rumah Kemis, salah seorang penduduk RT 27 RW 09 lingkungan Ngebrak, Kelurahan Josenan Kecamatan Taman Kota Madiun, Sabtu (2/1/15).
Tentu saja kejadian ini menggemparkan warga dilingkungan tersebut. Tak ayal, warga pun bergerombol ingin menyaksikan bayi malang yang diperkirakan masih berumur satu bulanan ini. Dari cerita Kemis didapat bahwa Saat keluar rumah, Kemis melihat selimut di kursi yang berada di teras rumahnya. Karena dikira selimut milik cucunya, Kemis lantas mengambil selimut tersebut. Namun saat disentuh, ternyata dibalik selimut itu ada seorang bayi mungil yang cantik.
“Saya kira selimut cucu saya. Tapi saat saya pegang, ternyata ada bayinya. Saya sebelumnya tidak tahu kalau itu ada bayinya. Soalnya bayinya diam saja, tidak menangis”, kata Kemis, kepada wartawan.
Setelah tahu ada bayi di teras rumah, lanjutnya, kemudian ia memberitahukan kepada tetangganya, Karmini, untuk mengganti selimut dan memberi susu pada bayi. “Saya bingung, kemudian saya memberitahu Karmini untuk memberi susu dan kemudian lapor ke RT agar diteruskan lapor ke polisi,” pungkasnya.
Sementara itu menurut salah satu warga setempat, Erlang Catur Pamungkas (17), sebelum kejadian, ia melihat dua orang dengan naik sepeda motor Kawasaki Ninja berhenti di depan rumah Kemis. Namun hanya sesaat kemudian menuju ke arah timur.

“Ada dua orang berboncengan naik sepeda motor Ninja berhenti di depan rumah pak Kemis. Yang dibonbeng peremuan pakai jaket yang ada penutup kepalanya. Soalnya kepalanya ditutup. Kalau warna motornya hitam biru,” terang Erlang, kepada wartawan. Demi keselamatan bayi, meski tampak sehat, bayi malang itu sudah dibawa oleh polisi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. (p-76)
Madiun Kota, Investigasi : Sungguh malang nasib bayi berkelamin perempuan ini. Dia sengaja dibuang oleh kedua orang tuanya diteras rumah Kemis, salah seorang penduduk RT 27 RW 09 lingkungan Ngebrak, Kelurahan Josenan Kecamatan Taman Kota Madiun, Sabtu (2/1/15).
Tentu saja kejadian ini menggemparkan warga dilingkungan tersebut. Tak ayal, warga pun bergerombol ingin menyaksikan bayi malang yang diperkirakan masih berumur satu bulanan ini. Dari cerita Kemis didapat bahwa Saat keluar rumah, Kemis melihat selimut di kursi yang berada di teras rumahnya. Karena dikira selimut milik cucunya, Kemis lantas mengambil selimut tersebut. Namun saat disentuh, ternyata dibalik selimut itu ada seorang bayi mungil yang cantik.
“Saya kira selimut cucu saya. Tapi saat saya pegang, ternyata ada bayinya. Saya sebelumnya tidak tahu kalau itu ada bayinya. Soalnya bayinya diam saja, tidak menangis”, kata Kemis, kepada wartawan.
Setelah tahu ada bayi di teras rumah, lanjutnya, kemudian ia memberitahukan kepada tetangganya, Karmini, untuk mengganti selimut dan memberi susu pada bayi. “Saya bingung, kemudian saya memberitahu Karmini untuk memberi susu dan kemudian lapor ke RT agar diteruskan lapor ke polisi,” pungkasnya.
Sementara itu menurut salah satu warga setempat, Erlang Catur Pamungkas (17), sebelum kejadian, ia melihat dua orang dengan naik sepeda motor Kawasaki Ninja berhenti di depan rumah Kemis. Namun hanya sesaat kemudian menuju ke arah timur.

“Ada dua orang berboncengan naik sepeda motor Ninja berhenti di depan rumah pak Kemis. Yang dibonbeng peremuan pakai jaket yang ada penutup kepalanya. Soalnya kepalanya ditutup. Kalau warna motornya hitam biru,” terang Erlang, kepada wartawan. Demi keselamatan bayi, meski tampak sehat, bayi malang itu sudah dibawa oleh polisi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. (p-76)
Baca

Diguyur Hujan, Perayaan Tahun Baru Kota Madiun Tetap Semarak

 Madiun Kota, Investigasi : Walaupun cenderung lebih sepi daripada pergantian tahun sebelumnya, namun perayaan pergantian tahun 2015 ke tahun 2016 kemarin tetap semarak. Apalagi masyarakat Kota Madiun mendapatkan hiburan dari Orkes Melayu (OM) Sera yang sudah sangat populer di masyarakat.
Untuk merayakan pergantian tahun ini, di arena Car Free Night yang berlokasi di Jalan Pahlawan didirikan tujuh panggung hiburan yang menyajikan berbagai macam pentas, mulai tari-tarian hingga musik live. Semuanya untuk menghibur masyarakat Kota Madiun yang tengah merayakan malam tahun baru.
Dari pantauan Koran Investigasi New, semenjak sore Kota Madiun diguyur hujan lebat, namun hal ini tidak membuat masyarakat enggan keluar untuk merayakan pergantian tahun. Masyarakat memilih tetap datang secara berkelompok sembari berteduh.
Sementara itu, untuk mengantisipasi kemacetan lalulintas, kendaraan yang akan masuk dan melintas diarea Car Free Night dialihkan, sehingga diharapkan masyarakat bisa nyaman merayakan pergantian tahun baru dengan keluarga.
Suyanto, masyarakat Kelurahan Taman mengatakan bahwa malam tahun baru biasanya turun hujan, namun selepas jam 22.00 nanti akan cerah. “Memang biasanya sore hujan, namun pukul 10 biasanya terang,” ungkapnya. Maka dari itu, dia bersama keluarga tetap nekat datang walau hujan mengguyur.
Selain tujuh panggung diarea Car Free Night, Pemerintah Kota Madiun juga mendirikan panggung utama di tengah-tengah Alun-alun Kota Madiun. Di panggung ini masyarakat akan dihibur oleh Orkes Melayu (OM) Serra.
Pukul 23.00 WIB, Walikota Madiun, H. Bambang Irianto beserta jajaran Forpimdan dan SKPD dilingkup Pemerintah Kota Madiun hadir di Alun-alun Kota Madiun. Walikota Madiun beserta rombongan yang menginginkan berjalan kaki dari rumah dinas ke Alun-alun terpaksa harus naik mobil karena hujan tidak kunjung berhenti.
Ada pemandangan menarik ketika Walikota Madiun dan rombongan duduk di kursi kehormatan. Tiba-tiba H. Bambang Irianto berdiri dan berjalan menerobos hujan hanya untuk memberikan kardus berisi makanan pada anak kecil yang ikut orang tuanya menonton pertunjukan group Serra. Hal ini membuktikan bahwa pemandangan seperti ini tentu sangat menyentuh hati karena ditengah lautan manusia, Walikota Madiun masih sempat melihat masyarakatnya dan mau berbagi.

Menjelang detik-detik pergantian tahun, Walikota Madiun mengajak masyarakat untuk menghitung mundur. Lantas Walikota Madiun, H. Bambang Irianto menyalakan kembang api dan berpijar dilangit-langit Kota Madiun dengan indahnya. “Semoga di tahun 2016 ini kita menjadi lebih baik,” Ujarnya. (p-76)
 Madiun Kota, Investigasi : Walaupun cenderung lebih sepi daripada pergantian tahun sebelumnya, namun perayaan pergantian tahun 2015 ke tahun 2016 kemarin tetap semarak. Apalagi masyarakat Kota Madiun mendapatkan hiburan dari Orkes Melayu (OM) Sera yang sudah sangat populer di masyarakat.
Untuk merayakan pergantian tahun ini, di arena Car Free Night yang berlokasi di Jalan Pahlawan didirikan tujuh panggung hiburan yang menyajikan berbagai macam pentas, mulai tari-tarian hingga musik live. Semuanya untuk menghibur masyarakat Kota Madiun yang tengah merayakan malam tahun baru.
Dari pantauan Koran Investigasi New, semenjak sore Kota Madiun diguyur hujan lebat, namun hal ini tidak membuat masyarakat enggan keluar untuk merayakan pergantian tahun. Masyarakat memilih tetap datang secara berkelompok sembari berteduh.
Sementara itu, untuk mengantisipasi kemacetan lalulintas, kendaraan yang akan masuk dan melintas diarea Car Free Night dialihkan, sehingga diharapkan masyarakat bisa nyaman merayakan pergantian tahun baru dengan keluarga.
Suyanto, masyarakat Kelurahan Taman mengatakan bahwa malam tahun baru biasanya turun hujan, namun selepas jam 22.00 nanti akan cerah. “Memang biasanya sore hujan, namun pukul 10 biasanya terang,” ungkapnya. Maka dari itu, dia bersama keluarga tetap nekat datang walau hujan mengguyur.
Selain tujuh panggung diarea Car Free Night, Pemerintah Kota Madiun juga mendirikan panggung utama di tengah-tengah Alun-alun Kota Madiun. Di panggung ini masyarakat akan dihibur oleh Orkes Melayu (OM) Serra.
Pukul 23.00 WIB, Walikota Madiun, H. Bambang Irianto beserta jajaran Forpimdan dan SKPD dilingkup Pemerintah Kota Madiun hadir di Alun-alun Kota Madiun. Walikota Madiun beserta rombongan yang menginginkan berjalan kaki dari rumah dinas ke Alun-alun terpaksa harus naik mobil karena hujan tidak kunjung berhenti.
Ada pemandangan menarik ketika Walikota Madiun dan rombongan duduk di kursi kehormatan. Tiba-tiba H. Bambang Irianto berdiri dan berjalan menerobos hujan hanya untuk memberikan kardus berisi makanan pada anak kecil yang ikut orang tuanya menonton pertunjukan group Serra. Hal ini membuktikan bahwa pemandangan seperti ini tentu sangat menyentuh hati karena ditengah lautan manusia, Walikota Madiun masih sempat melihat masyarakatnya dan mau berbagi.

Menjelang detik-detik pergantian tahun, Walikota Madiun mengajak masyarakat untuk menghitung mundur. Lantas Walikota Madiun, H. Bambang Irianto menyalakan kembang api dan berpijar dilangit-langit Kota Madiun dengan indahnya. “Semoga di tahun 2016 ini kita menjadi lebih baik,” Ujarnya. (p-76)
Baca

Candi Simbatan (Dewi Sri) Untuk Acara Adat Setempat

Magetan, Investigasi : Kecamatan Nguntoronadi yang terletak disebalah Timur pusat Kota Magetan mempunyai candi kebanggaan yaitu Candi Simbatan atau yang lebih dikenal dengan sebutan Candi Dewi Sri. Candi Simbatan adalah salah satu peninggalan sejarah yang ada di daerah kecamatan Nguntoronadi, Magetan.
Perlu diketahui, Candi ini berada di Desa Simbatan dan telah menjadi icon serta kebanggaan warga sekitar. Bahkan sering digunakan untuk mengadakan acara adat-istiadat atau tempat wisata para penduduk lokal maupun kabupaten-kabupaten sekitar. Di dalam bangunan utama Candi Simbatan terdapat arca tokoh perempuan yang oleh warga sekitar di percayai sebagai sosok Dewi Sri. Dewi Sri dalam mitologi masyarakat Hindu-Jawa, dianggap sebagai tokoh perempuan yang memberikan sumber penghidupan Ketika diadakan acara Bersih desa, maka air yang menggenagi arca ini akan dibuang keluar untuk dapat melihat Arca Dewi Sri.
Ritual dilakukan rutin sejak nenek moyang zaman Kerajaan Majapahit ini dipercaya warga sebagai sarana tolak balak datangnya bencana. Ritual dilakukan setiap hari Jumat pahing di bulan syuro. Puncaknya ada penarian ikan dengan lagu wajib kembang jeruk yang dinyanyikan oleh 2 sinden yang telah disiapkan.
Sebelum acara tarian, terlebih dulu ada sesaji dengan memotong satu ekor kambing. Dengan menanam kepala kambing di sekitar lokasi candi beserta sesaji lain. Terdiri dari candu, minuman limun merah dan putih, bedak, sisir, minyak srimpi dan kaca yang melambangkan berbagai keperluan kebutuhan yang harus dipenuhi untuk kesejahteraan yang dibawa lambangnya oleh Dewi Sri.
Untuk kelengkapan sesaji tersebut, para warga yang menguras kolam Candi Dewi Sri disuguhkan nasi bungkus dengan lauk sayur terong serta kacang-kacangan yang konon sangat disukai Dewi Sri yang merupakan lambang kesuburan tanah dan bumi.
Diketahui, sejak tahun 1813 Arca Dewi Sri setiap hari Jum’at Pahing bulan Muharram dilaksanakan Bersih Desa secara rutin tiap tahun oleh warga setempat pada siang hari. Sejak tahun 1933 sampai tahun 1942, pada Arca Dewi Sri tepat pada dada kiri dan kanan keluar air sumber yang bersih, sebagian besar oleh warga di luar Magetan mengambil dan memanfaatkan air itu untuk pengobatan segala macam penyakit. Ini juga memjadi kepercayaan warga sekitar, dan menjadi salah satu daya tarik tempat ini.
Berdasarkan inskripsi yang terdapat pada atap miniatur rumah, tertulis angka tahun 905 Saka (983 Masehi) dan 917 Saka (995 Masehi). Diperkirakan situs ini merupakan jejak peninggalan Kerajaan Mataram Hindu atau Mataram kuno. Dari sisi arkeologis, bukti eksistensi sejarah di sekitar Pertirtaan Dewi Sri banyak didukung temuan lain berupa artefak. Antara lain, miniatur lumbung 7 buah, fragmen arca 7 buah, palung batu 1 buah, fragmen yoni 1 buah, sumur kuno 1 buah, fragmen kemuncak 1 buah dan lumbung baru 4 buah. 
Berdasarkan inskripsi yang terdapat pada atap miniatur lumbung, berupa angka tahun 906 Saka (984 Masehi) dan 917 Saka (995 Masehi). Sementara itu, pahatan sangkha (siput) bersayap pada atap miniatur lumbung merupakan tanda resmi pemerintahan Sindok pada abad 10.
Situs Petirtaaan Dewi Sri memiliki bilik utama. Dimana dalam bilik utama tersebut terdapat arca seorang perempuan yang oleh warga sekitar dianggap sebagai Dewi Sri. Dalam mitologi masyarakat Hindu-Jawa, Dewi Sri dianggap sebagai tokoh perempuan yang memberikan sumber kehidupan.

Masuk ke area ini kita akan disuguhi pemandangan alami dan dihiasi dengan kolam-kolam air. Seperti dunia rawa, tetapi keasriannya menjadi alternatif untuk kita mencari inspirasi. (p-76)
Magetan, Investigasi : Kecamatan Nguntoronadi yang terletak disebalah Timur pusat Kota Magetan mempunyai candi kebanggaan yaitu Candi Simbatan atau yang lebih dikenal dengan sebutan Candi Dewi Sri. Candi Simbatan adalah salah satu peninggalan sejarah yang ada di daerah kecamatan Nguntoronadi, Magetan.
Perlu diketahui, Candi ini berada di Desa Simbatan dan telah menjadi icon serta kebanggaan warga sekitar. Bahkan sering digunakan untuk mengadakan acara adat-istiadat atau tempat wisata para penduduk lokal maupun kabupaten-kabupaten sekitar. Di dalam bangunan utama Candi Simbatan terdapat arca tokoh perempuan yang oleh warga sekitar di percayai sebagai sosok Dewi Sri. Dewi Sri dalam mitologi masyarakat Hindu-Jawa, dianggap sebagai tokoh perempuan yang memberikan sumber penghidupan Ketika diadakan acara Bersih desa, maka air yang menggenagi arca ini akan dibuang keluar untuk dapat melihat Arca Dewi Sri.
Ritual dilakukan rutin sejak nenek moyang zaman Kerajaan Majapahit ini dipercaya warga sebagai sarana tolak balak datangnya bencana. Ritual dilakukan setiap hari Jumat pahing di bulan syuro. Puncaknya ada penarian ikan dengan lagu wajib kembang jeruk yang dinyanyikan oleh 2 sinden yang telah disiapkan.
Sebelum acara tarian, terlebih dulu ada sesaji dengan memotong satu ekor kambing. Dengan menanam kepala kambing di sekitar lokasi candi beserta sesaji lain. Terdiri dari candu, minuman limun merah dan putih, bedak, sisir, minyak srimpi dan kaca yang melambangkan berbagai keperluan kebutuhan yang harus dipenuhi untuk kesejahteraan yang dibawa lambangnya oleh Dewi Sri.
Untuk kelengkapan sesaji tersebut, para warga yang menguras kolam Candi Dewi Sri disuguhkan nasi bungkus dengan lauk sayur terong serta kacang-kacangan yang konon sangat disukai Dewi Sri yang merupakan lambang kesuburan tanah dan bumi.
Diketahui, sejak tahun 1813 Arca Dewi Sri setiap hari Jum’at Pahing bulan Muharram dilaksanakan Bersih Desa secara rutin tiap tahun oleh warga setempat pada siang hari. Sejak tahun 1933 sampai tahun 1942, pada Arca Dewi Sri tepat pada dada kiri dan kanan keluar air sumber yang bersih, sebagian besar oleh warga di luar Magetan mengambil dan memanfaatkan air itu untuk pengobatan segala macam penyakit. Ini juga memjadi kepercayaan warga sekitar, dan menjadi salah satu daya tarik tempat ini.
Berdasarkan inskripsi yang terdapat pada atap miniatur rumah, tertulis angka tahun 905 Saka (983 Masehi) dan 917 Saka (995 Masehi). Diperkirakan situs ini merupakan jejak peninggalan Kerajaan Mataram Hindu atau Mataram kuno. Dari sisi arkeologis, bukti eksistensi sejarah di sekitar Pertirtaan Dewi Sri banyak didukung temuan lain berupa artefak. Antara lain, miniatur lumbung 7 buah, fragmen arca 7 buah, palung batu 1 buah, fragmen yoni 1 buah, sumur kuno 1 buah, fragmen kemuncak 1 buah dan lumbung baru 4 buah. 
Berdasarkan inskripsi yang terdapat pada atap miniatur lumbung, berupa angka tahun 906 Saka (984 Masehi) dan 917 Saka (995 Masehi). Sementara itu, pahatan sangkha (siput) bersayap pada atap miniatur lumbung merupakan tanda resmi pemerintahan Sindok pada abad 10.
Situs Petirtaaan Dewi Sri memiliki bilik utama. Dimana dalam bilik utama tersebut terdapat arca seorang perempuan yang oleh warga sekitar dianggap sebagai Dewi Sri. Dalam mitologi masyarakat Hindu-Jawa, Dewi Sri dianggap sebagai tokoh perempuan yang memberikan sumber kehidupan.

Masuk ke area ini kita akan disuguhi pemandangan alami dan dihiasi dengan kolam-kolam air. Seperti dunia rawa, tetapi keasriannya menjadi alternatif untuk kita mencari inspirasi. (p-76)
Baca

Buah Apel Bagus Untuk Diet

Investigasi Sehat : Manfaat apel sdah tersohor sebagai buah yang sangat membantu menjaga kesehatan dan bahkan bisa mencegah penyakit dan tentu saja ampuh untuk membantu diet. Namun, selain ampuh untuk diet, juga banyak sekali khasiat dari buah apel ini.
Manfaat untuk diet :
Manfaat apel untuk diet merupakan salah satu yang paling dikenal di dunia kesehatan termasuk di Negara Indonesia. Bagaimana apel dapat membantu diet harian agar sukses?? Cara kerja apel untuk diet hamper sama dengan manfaat beras merah yaitu dengan kandungan seratnya yang sangat tinggi sehingga buah ini bisa membuat rasa kenyang yang lama bila kita memakannya.
Lalu apa hubungannya?? Ini sangat membantu agar asupan makanan ataupun nafsu makan pada makanan yang berkalori tinggi bisa diminimalisir. Ketika lambung telah mendapat asupan glukosa, maka lambung terasa lapar dan memerintahkan otak untuk makan.
Setelah makan, maka secara otomatis rasa lapar tersebut hilang. Nah disinilah peran serat apel bertahan lama dilambung sehingga tetap menimbulkan rasa kenyang yang lebih lama pada lambung. Selain itu apel tidak memiliki lemak sehingga aman untuk diet dan usus kita.
Manfaat apel untuk kesehatan :
Buah apel sangat power full bagi kesehatan tubuh kita karena buah apel mempunyai khasiat yang menakjubkan yaitu :
Membantu Kerja Usus Halus :
Pencernaan tidak pernah lepas dari kerja usus halus sebagai pemroses makanan dan mengambil nutrisinya. Konsumsi apel secara teratur dapat mencegah konstipasi dan gangguan pencernaan yang terjadi pada usus halus.
Mengurangi Resiko Gangguan Pernapasan
Sebuah studi baru-baru ini menunjukkan bahwa anak yang suka mengkonsumsi jus apel secara rutin dapat menekan resiko penyakit pada pernapasan. Selain itu, wanita hamil yang dengan rutin mengkonsumsi jus apel juga efektif menekan gangguan pernapasan pada anak yang dikandungnya.
Menyehatkan Rongga Mulut dan Gigi
Ternyata, buah apel memiliki fungsi untuk kesehatan mulut dan gigi. Mengkonsumsi buah apel dengan langsung mengunyahnya akan merangsang produksi air liur untuk membersihkan rongga mulut. Selain itu, zat tannin yang terkandung pada apel bisa membersihkan plak yang merusak gigi dan gusi.
            Memberikan Perlindungan Pada Tulang
Kandungan Flavonoid (Phloridzin) merupakan manfaat buah apel yang mengurangi masalah osteoporosis pada wanita pasca menapouse. Kandungan Boron pada apel juga berfungsi memperkuat tulang pada tubuh agar tidak mudah keropos. Hal ini juga baik bagi pencegahan timbulnya gejala penyakit Rheumatik
            Kontrol Gula Darah
            Galacturonic Acid disuplai apel untuk menurunkan kinerja tubuh dalam melepas hormone insulin. Maka dari itu, buah apel sangat baik dikonsumsibagi orang-orang yang mempunyai riwayat genetic terserang penyakit Diabetis (Kencing Manis) agar tidak bertambah serius.
            Mencegah dan Mengobati Penyakit Kanker
            Manfaat buah apel ini terdapat pada senyawa Triterpenoids pada kulit apel yang diidentifikasi pada penelitian Cornell University. Diketahui, kulit apel mampu menghambat sel kanker yang menimbulkan gejala kanker payudara, liverdan gejala kanker usu besar. Selain itu, apel juga memiliki sejumlah zat yang dapat membantu mengurangi resiko kanker termasuk aktivitas antimutagenik, aktivitas anti oksidan mekanisme anti inflamasi, antiproliferatif dan proses apoptosis inducing yang diterbitkan pada jurnal Planta Medica.
            Kesehatan Otak
            Buah apel telah terbukti dapat digunakan untuk melindungi sel-sel neuron yang dapat mencegah stress oksidatif yang disebabkan neurotoksisitas dan memainkan peran penting dalam mengurangi resiko gangguan neurodegenerative seperti penyakit Alzheimer.
            Menurunkan Kolesterol
            Bagi anda yang gemuk atau memiliki LDL yang tinggi sebaiknya beralih pada buah apel. Serat larut yang dimiliki oleh buah apel bisa mengikat lemak dalam usus sehingga bisa menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.
            Menyehatkan Jantung
            Sebuah penelitian yang telah menghubungkan asupan larut dengan penumpukan plak kolesterol diarteri Fenolik. Senyawa yang ditemukan dalam kulit buah apel juga mencegah kolesterol yang masuk kesistem dan memperkuat dinding arteri. Ketika plak terbentuk di dalam arteri, maka dia akan mengurangi jumlah aliran darah yang masuk ke jantung, sehingga bisa menyebabkan penyakit jantung koroner. Plak ini dapat dibersihkan dengan bantuan serat larut yang ada pada buah apel.
            Mencegah Penyakit Katarak
            Untuk manfaat buah apel yang satu ini meskipun penelitian belum terlalu menyakinkan, namun studi panjang baru-baru ini menunjukkan bahwa buah apel juga bermanfaat untuk mencegah katarak.
            Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
            Apel merah mengandung anti oksidan yang disebut Quercetin. Penelitian terbaru adalah zat Quercetin ini dapat membantu meningkatkan dan memperkuat system kekebalan tubuh terutama ketika pikiran sedang mengalami stress.
            Mencegah Penyakit Wasir
            Wasir merupakan penyakit yang terjadi ketika urat bengkak diareal dubur/anal, namun tidak menyebabkan kematian. Wasie pada umumnya disebabkan karena terlalu banyak tekanan pada panggul dan dubur. Nah disini serat dari buah apel berfungsi untuk mengurangi daya mengejan saat buang air besar sehingga bisa mengurangi resiko wasir.

Dan masih banyak lagi manfaat dari buah apel. Bentuk terpopuler dari produk selain buah adalah Cuka Apel. (p-76)
Investigasi Sehat : Manfaat apel sdah tersohor sebagai buah yang sangat membantu menjaga kesehatan dan bahkan bisa mencegah penyakit dan tentu saja ampuh untuk membantu diet. Namun, selain ampuh untuk diet, juga banyak sekali khasiat dari buah apel ini.
Manfaat untuk diet :
Manfaat apel untuk diet merupakan salah satu yang paling dikenal di dunia kesehatan termasuk di Negara Indonesia. Bagaimana apel dapat membantu diet harian agar sukses?? Cara kerja apel untuk diet hamper sama dengan manfaat beras merah yaitu dengan kandungan seratnya yang sangat tinggi sehingga buah ini bisa membuat rasa kenyang yang lama bila kita memakannya.
Lalu apa hubungannya?? Ini sangat membantu agar asupan makanan ataupun nafsu makan pada makanan yang berkalori tinggi bisa diminimalisir. Ketika lambung telah mendapat asupan glukosa, maka lambung terasa lapar dan memerintahkan otak untuk makan.
Setelah makan, maka secara otomatis rasa lapar tersebut hilang. Nah disinilah peran serat apel bertahan lama dilambung sehingga tetap menimbulkan rasa kenyang yang lebih lama pada lambung. Selain itu apel tidak memiliki lemak sehingga aman untuk diet dan usus kita.
Manfaat apel untuk kesehatan :
Buah apel sangat power full bagi kesehatan tubuh kita karena buah apel mempunyai khasiat yang menakjubkan yaitu :
Membantu Kerja Usus Halus :
Pencernaan tidak pernah lepas dari kerja usus halus sebagai pemroses makanan dan mengambil nutrisinya. Konsumsi apel secara teratur dapat mencegah konstipasi dan gangguan pencernaan yang terjadi pada usus halus.
Mengurangi Resiko Gangguan Pernapasan
Sebuah studi baru-baru ini menunjukkan bahwa anak yang suka mengkonsumsi jus apel secara rutin dapat menekan resiko penyakit pada pernapasan. Selain itu, wanita hamil yang dengan rutin mengkonsumsi jus apel juga efektif menekan gangguan pernapasan pada anak yang dikandungnya.
Menyehatkan Rongga Mulut dan Gigi
Ternyata, buah apel memiliki fungsi untuk kesehatan mulut dan gigi. Mengkonsumsi buah apel dengan langsung mengunyahnya akan merangsang produksi air liur untuk membersihkan rongga mulut. Selain itu, zat tannin yang terkandung pada apel bisa membersihkan plak yang merusak gigi dan gusi.
            Memberikan Perlindungan Pada Tulang
Kandungan Flavonoid (Phloridzin) merupakan manfaat buah apel yang mengurangi masalah osteoporosis pada wanita pasca menapouse. Kandungan Boron pada apel juga berfungsi memperkuat tulang pada tubuh agar tidak mudah keropos. Hal ini juga baik bagi pencegahan timbulnya gejala penyakit Rheumatik
            Kontrol Gula Darah
            Galacturonic Acid disuplai apel untuk menurunkan kinerja tubuh dalam melepas hormone insulin. Maka dari itu, buah apel sangat baik dikonsumsibagi orang-orang yang mempunyai riwayat genetic terserang penyakit Diabetis (Kencing Manis) agar tidak bertambah serius.
            Mencegah dan Mengobati Penyakit Kanker
            Manfaat buah apel ini terdapat pada senyawa Triterpenoids pada kulit apel yang diidentifikasi pada penelitian Cornell University. Diketahui, kulit apel mampu menghambat sel kanker yang menimbulkan gejala kanker payudara, liverdan gejala kanker usu besar. Selain itu, apel juga memiliki sejumlah zat yang dapat membantu mengurangi resiko kanker termasuk aktivitas antimutagenik, aktivitas anti oksidan mekanisme anti inflamasi, antiproliferatif dan proses apoptosis inducing yang diterbitkan pada jurnal Planta Medica.
            Kesehatan Otak
            Buah apel telah terbukti dapat digunakan untuk melindungi sel-sel neuron yang dapat mencegah stress oksidatif yang disebabkan neurotoksisitas dan memainkan peran penting dalam mengurangi resiko gangguan neurodegenerative seperti penyakit Alzheimer.
            Menurunkan Kolesterol
            Bagi anda yang gemuk atau memiliki LDL yang tinggi sebaiknya beralih pada buah apel. Serat larut yang dimiliki oleh buah apel bisa mengikat lemak dalam usus sehingga bisa menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.
            Menyehatkan Jantung
            Sebuah penelitian yang telah menghubungkan asupan larut dengan penumpukan plak kolesterol diarteri Fenolik. Senyawa yang ditemukan dalam kulit buah apel juga mencegah kolesterol yang masuk kesistem dan memperkuat dinding arteri. Ketika plak terbentuk di dalam arteri, maka dia akan mengurangi jumlah aliran darah yang masuk ke jantung, sehingga bisa menyebabkan penyakit jantung koroner. Plak ini dapat dibersihkan dengan bantuan serat larut yang ada pada buah apel.
            Mencegah Penyakit Katarak
            Untuk manfaat buah apel yang satu ini meskipun penelitian belum terlalu menyakinkan, namun studi panjang baru-baru ini menunjukkan bahwa buah apel juga bermanfaat untuk mencegah katarak.
            Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
            Apel merah mengandung anti oksidan yang disebut Quercetin. Penelitian terbaru adalah zat Quercetin ini dapat membantu meningkatkan dan memperkuat system kekebalan tubuh terutama ketika pikiran sedang mengalami stress.
            Mencegah Penyakit Wasir
            Wasir merupakan penyakit yang terjadi ketika urat bengkak diareal dubur/anal, namun tidak menyebabkan kematian. Wasie pada umumnya disebabkan karena terlalu banyak tekanan pada panggul dan dubur. Nah disini serat dari buah apel berfungsi untuk mengurangi daya mengejan saat buang air besar sehingga bisa mengurangi resiko wasir.

Dan masih banyak lagi manfaat dari buah apel. Bentuk terpopuler dari produk selain buah adalah Cuka Apel. (p-76)
Baca

REKONSILIASI DENGAN SKPD PENGHASIL UNTUK PERCEPATAN CAPAIAN PAD TAHUN ANGGARAN 2015

Madiun, Investigasi : Rekonsiliasi, langkah inilah yang diambil oleh Dinas Pendapatan untuk mengatasi permasalahan belum tercapainya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Restribusi Daerah. Hasil rekonsiliasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) per tanggal 30 Nopember 2015 adalah sebesar Rp. 129.978.870,08 atau sebesar 92,72%.
Indra Setyawan, Kepala Dinas Pendapatan Kabupaten Madiun menjelaskan bahwa  per tanggal 30 November 2015 pendapatan dari Pajak Daerah sudah melebih target yaitu dari target Rp. 30.103.621.653 sudah terealisasi sebesar Rp. 30.791.489.586,55 atau 102,05%. Sedangkan pungutan Restribusi Daerah dari target Rp. 23.933.301.544 baru terealisasi Rp 18.613.124.098 atau 77,77%. Selain itu Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan dengan target Rp. 4.445.860.712,08 dan baru Rp. 4.122.820.724,08 atau 92,73%. Dan pugutan lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah dengan target Rp. 81.701.319.251 dan baru terealisasi Rp. 76.523.436.188,45 atau 93,66%.
“Secara kumulatif realisasi pajak daerah sudah sesuai dengan pentahapan atau perkiraan dari kita,” ungkap Indra Setyawan, pada Wartawan Investigasi News, Kamis, (17/12/15).
Dijelaskan lebih lanjut, ada beberapa target pendapatan yang belum terealisasi hingga 100% seperti Pajak Reklame, Pajak Air Bawah tanah dan PBB-P2. “Untuk pajak reklame biasanya mayoritas berkhir pada bulan November/Desember sehingga pada bulan ini akan kita lakukan penyisiran,” tegasnya.
Sementara itu, terkait dengan PBB-P2 yang baru terealisasi 89,92% dari target 12,5 miliar akan digenjot secara maksimal dengan lebih mengintens kan aparat pemungut pajak tingkat desa. “Kita masih memberikan dispensasi pembebasan denda pada Wajib Pajak (WP) sehingga pada bulan Desember ini dapat tercapai 94%,” kata Indra.
Merunut pada laporan per bulan Nopember 2015, maka Dinas Pendapatan Kabupaten Madiun melakukan langkah-langkah yaitu dengan melakukan rekonsiliasi dengan SKPD Penghasil dalam rangka percepatan capaian Pendapatan Asli Daerah pada bulan Desember ini. “Ada kesanggupan dari Kepala SKPD yang menangani PAD berdasarkan realisasi atau capaian sumber-sumber penerimaan per jenis pungutan di SKPD,” lanjut Indra.
Indra Setyawan lantas mengasumsikan penerimaan pendapatan daerah direalisasikan sampai tanggal 31 Desember 2015 adalah sebesar Rp. 143.025.891.45 atau 102,03% dengan rician Pajak Daerah Rp. 30.103.621.653 sudah terealisasi sebesar Rp. 31.337.886.792,65 atau 104,10%. Sedangkan pungutan Restribusi Daerah dari target Rp. 23.933.301.544 akan terealisasi Rp 21.989.135.798 atau 91.88%. Selain itu Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan dengan target Rp. 4.445.860.712,08 dan baru Rp. Rp. 4.445.860.712,08 atau 100%. Dan pugutan lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah dengan target Rp. 81.701.319.251, akan terealisasi Rp. 85.252.819.110.72 atau 104.34%.
“Rincian target dan realisasi dari masing-masing SKPD penghasil adalah seperti ini,” ujar Idra sembari menunjukkan tabel rencana capaian sampai tanggal 31 Desember 2015.

Penerimaan Pendapatan Daerah sampai 31 Desember diasumsikan sebagai berikut :

No
Jenis Pungutan
Target (Rp)
Realisasi (Rp)
Prosentase

a
Pajak Daerah
30.103.621.653,00
31.337.886.792,65
104,10
b
Restribusi Daerah
23.933.301.544,00
21.989.135.798,00
91,88
c

Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan
4.445.860.712,08
4.445.860.712,08
100
d

Lain-lain : Pendapatan Asli Daerah Yang Sah
81.701.319.251,00
85.252.819.110,72
104,35

Ditegaskan, pendapatan daerah, realisasi sampai dengan tanggal 31 Desember 2015 dapat tercapai sebesar Rp. 1.663.688.669.45 atau 100,58% dari target yang telah ditetapkan sebesar Rp. 1.624.189.978.08.
Diharapkan, SKPD agar melaporkan perkembangan capaian realisasinya kepada Pembina Tim Asistensi penetapan target Penerimaan Pendapatan Daerah. “Laporannya melalui Dinas Pendapatan kabupaten Madiun pada setiap minggunya atau tepatnya setiap hari Jumat,” pungkas Kepala Dinas Pendapatan. (p-76)


Madiun, Investigasi : Rekonsiliasi, langkah inilah yang diambil oleh Dinas Pendapatan untuk mengatasi permasalahan belum tercapainya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Restribusi Daerah. Hasil rekonsiliasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) per tanggal 30 Nopember 2015 adalah sebesar Rp. 129.978.870,08 atau sebesar 92,72%.
Indra Setyawan, Kepala Dinas Pendapatan Kabupaten Madiun menjelaskan bahwa  per tanggal 30 November 2015 pendapatan dari Pajak Daerah sudah melebih target yaitu dari target Rp. 30.103.621.653 sudah terealisasi sebesar Rp. 30.791.489.586,55 atau 102,05%. Sedangkan pungutan Restribusi Daerah dari target Rp. 23.933.301.544 baru terealisasi Rp 18.613.124.098 atau 77,77%. Selain itu Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan dengan target Rp. 4.445.860.712,08 dan baru Rp. 4.122.820.724,08 atau 92,73%. Dan pugutan lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah dengan target Rp. 81.701.319.251 dan baru terealisasi Rp. 76.523.436.188,45 atau 93,66%.
“Secara kumulatif realisasi pajak daerah sudah sesuai dengan pentahapan atau perkiraan dari kita,” ungkap Indra Setyawan, pada Wartawan Investigasi News, Kamis, (17/12/15).
Dijelaskan lebih lanjut, ada beberapa target pendapatan yang belum terealisasi hingga 100% seperti Pajak Reklame, Pajak Air Bawah tanah dan PBB-P2. “Untuk pajak reklame biasanya mayoritas berkhir pada bulan November/Desember sehingga pada bulan ini akan kita lakukan penyisiran,” tegasnya.
Sementara itu, terkait dengan PBB-P2 yang baru terealisasi 89,92% dari target 12,5 miliar akan digenjot secara maksimal dengan lebih mengintens kan aparat pemungut pajak tingkat desa. “Kita masih memberikan dispensasi pembebasan denda pada Wajib Pajak (WP) sehingga pada bulan Desember ini dapat tercapai 94%,” kata Indra.
Merunut pada laporan per bulan Nopember 2015, maka Dinas Pendapatan Kabupaten Madiun melakukan langkah-langkah yaitu dengan melakukan rekonsiliasi dengan SKPD Penghasil dalam rangka percepatan capaian Pendapatan Asli Daerah pada bulan Desember ini. “Ada kesanggupan dari Kepala SKPD yang menangani PAD berdasarkan realisasi atau capaian sumber-sumber penerimaan per jenis pungutan di SKPD,” lanjut Indra.
Indra Setyawan lantas mengasumsikan penerimaan pendapatan daerah direalisasikan sampai tanggal 31 Desember 2015 adalah sebesar Rp. 143.025.891.45 atau 102,03% dengan rician Pajak Daerah Rp. 30.103.621.653 sudah terealisasi sebesar Rp. 31.337.886.792,65 atau 104,10%. Sedangkan pungutan Restribusi Daerah dari target Rp. 23.933.301.544 akan terealisasi Rp 21.989.135.798 atau 91.88%. Selain itu Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan dengan target Rp. 4.445.860.712,08 dan baru Rp. Rp. 4.445.860.712,08 atau 100%. Dan pugutan lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah dengan target Rp. 81.701.319.251, akan terealisasi Rp. 85.252.819.110.72 atau 104.34%.
“Rincian target dan realisasi dari masing-masing SKPD penghasil adalah seperti ini,” ujar Idra sembari menunjukkan tabel rencana capaian sampai tanggal 31 Desember 2015.

Penerimaan Pendapatan Daerah sampai 31 Desember diasumsikan sebagai berikut :

No
Jenis Pungutan
Target (Rp)
Realisasi (Rp)
Prosentase

a
Pajak Daerah
30.103.621.653,00
31.337.886.792,65
104,10
b
Restribusi Daerah
23.933.301.544,00
21.989.135.798,00
91,88
c

Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan
4.445.860.712,08
4.445.860.712,08
100
d

Lain-lain : Pendapatan Asli Daerah Yang Sah
81.701.319.251,00
85.252.819.110,72
104,35

Ditegaskan, pendapatan daerah, realisasi sampai dengan tanggal 31 Desember 2015 dapat tercapai sebesar Rp. 1.663.688.669.45 atau 100,58% dari target yang telah ditetapkan sebesar Rp. 1.624.189.978.08.
Diharapkan, SKPD agar melaporkan perkembangan capaian realisasinya kepada Pembina Tim Asistensi penetapan target Penerimaan Pendapatan Daerah. “Laporannya melalui Dinas Pendapatan kabupaten Madiun pada setiap minggunya atau tepatnya setiap hari Jumat,” pungkas Kepala Dinas Pendapatan. (p-76)


Baca

Pergantian Dandim 0805 Ngawi Di Akhir Tahun 2015

Ngawi, Investigasi : Selamat tinggal tahun 2015 dan selamat datang tahun baru 2016. Fenomina tersebut terjadi di seluruh jagad raya sehubungan dengan berakhirnya tahun 2015 dan sekaligus datangnya tahun baru 2016 yang diharapkan terjadi pembaruan positif di segala bidang. Untuk masyarakat Kabupaten Ngawi, pergantian tahun ini juga merupakan momentum penting yaitu bersamaan dengan adanya pergantian Komandan Kodim 0805 Ngawi yang diserah-terimakan tepat di akhir tahun  ( 30/12/2015 ) yang berlangsung di Aula Makorem 081 / Dhirot Saha Jaya Jalan Pahlawan NO 50 Kota Madiun.
Serah Terima Jabatan ( Sertijab ) dilaksanakan dalam upacara yang dipimpin langsung oleh Komandan Korem 081/DSJ Kolonel Infantri Hardani Lukitanta Adi, dihadiri juga oleh Kepala Staf Korem 081/DSJ Letnan Kolonel Infantri Akhyari, S.I.P., para Komandan Kodim jajaran Korem 081/DSJ, para Kasi Korem 081/DSJ, para Kabalak jajaran Korem 081/DSJ, serta Ketua Persit Kartika Candra Kirana Koorcab Korem 081 dan para Ketua Persit Kartika Candra Kirana Cabang Kodim se-Korem 081 Madiun.
Perlu diketahui bahwa upacara sertijab tersebut selain Komandan Kodim 0805 Ngawi dari Letkol Inf Sugiyono, S.Sos. diserahkan kepada Letkol Inf M. Triyandono, juga dilangsungkan sertijab Kasiops Korem 081/DSJ dari Mayor Inf Totok Priyo Kismanto kepada Mayor Inf Made Sandy Agusto, serta Kasiter Korem 081/DSJ dari Letkol Inf Saptono Adi Birowo K,S,E. kepada Mayor Inf Ato Sudiatna.
Dapat ditambahkan, bahwa Letkol Inf Sugiyono,S.Sos selanjutnya akan menjabat sebagai Waasops  Kasdam V/Brawijaya, sedangkan Letkol Inf Saptono Adi Birowo K, S.E. menjabat sebagai Kabag Mincat Babinminvetcaddam V/Brawijaya dan Mayor Inf Totok Priyo Kismanto menjabat Dansecata A Rindam V/Brawijaya.
Dalam sambutannya Danrem 081 Kolonel Inf Hardani Lukitanta Adi memaparkan bahwa serah terima jabatan dan penyerahan tugas di lingkungan TNI AD merupakan suatu hal yang harus dilakukan, sebagai upaya penyegaran dalam tubuh organisasi yang dilandaskan pada kepentingan Pembinaan Personel dan Pembinaan Satuan. Oleh karena itu, serah terima jabatan hendaknya disikapi sebagai sesuatu yang wajar untuk meningkatkan kwalitas kinerja satuan guna menjamin terciptanya keberhasilan pelaksanaan tugas pokok sebagai satuan teritorial. Di penghujung sambutannya, Danrem juga menyampaikan, selaku Komandan Korem 081/DSJ dan pribadi, dia sampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Letkol Inf Sugiyono,S.Sos, Letkol Inf Saptono Adi Birowo K, S.E, Mayor Inf Totok Priyo Kismanto beserta isteri yang selama ini telah mampu menyelesaikan tugas dan tanggungjawab jabatannya dengan penuh dedikasi dan loyalitas yang tinggi.
Sehubungan dengan  alih tugas Pak Giyono ( sebutan akrab Letkol Sugiyono ) meninggalkan Ngawi terkesan bukan hanya anggota TNI AD di jajaran Kodim 0805 Ngawi yang merasa ditinggalkan, tetapi segenap warga masyarakat Ngawi merasa ditinggalkan seorang pemimpin yang sangat apresiatif kepada kepentingan rakyat. Rekam jejaknya dapat dilihat bahwa dibawah kepemimpinannya pengabdian TNI di Ngawi banyak dirasakan manfaatnya bagi masyarakat yang membutuhkan, seperti kegiatan bhakti sosial pengadaan air bersih saat musim kekeringan melanda, membantu perbaikan rumah yang dilanda andim bencana alam dan sebagainya. Dengan gantinya Pak Giyono dengan yang baru yaitu Letkol Inf Mordechai Triyandono sebagai Dandim 0805 Ngawi seolah segenap warga masyarakat Ngawi menyampaikan ucapan selamat datang dan berkeyakinan akan lebih apresiatif kepada kepentingan rakyat melebihi dari semuanya yang sudah-sudah, begitulah antara lain yang diperoleh investigasi dalam melakukan monitoring di lapangan.(pdy)
Ngawi, Investigasi : Selamat tinggal tahun 2015 dan selamat datang tahun baru 2016. Fenomina tersebut terjadi di seluruh jagad raya sehubungan dengan berakhirnya tahun 2015 dan sekaligus datangnya tahun baru 2016 yang diharapkan terjadi pembaruan positif di segala bidang. Untuk masyarakat Kabupaten Ngawi, pergantian tahun ini juga merupakan momentum penting yaitu bersamaan dengan adanya pergantian Komandan Kodim 0805 Ngawi yang diserah-terimakan tepat di akhir tahun  ( 30/12/2015 ) yang berlangsung di Aula Makorem 081 / Dhirot Saha Jaya Jalan Pahlawan NO 50 Kota Madiun.
Serah Terima Jabatan ( Sertijab ) dilaksanakan dalam upacara yang dipimpin langsung oleh Komandan Korem 081/DSJ Kolonel Infantri Hardani Lukitanta Adi, dihadiri juga oleh Kepala Staf Korem 081/DSJ Letnan Kolonel Infantri Akhyari, S.I.P., para Komandan Kodim jajaran Korem 081/DSJ, para Kasi Korem 081/DSJ, para Kabalak jajaran Korem 081/DSJ, serta Ketua Persit Kartika Candra Kirana Koorcab Korem 081 dan para Ketua Persit Kartika Candra Kirana Cabang Kodim se-Korem 081 Madiun.
Perlu diketahui bahwa upacara sertijab tersebut selain Komandan Kodim 0805 Ngawi dari Letkol Inf Sugiyono, S.Sos. diserahkan kepada Letkol Inf M. Triyandono, juga dilangsungkan sertijab Kasiops Korem 081/DSJ dari Mayor Inf Totok Priyo Kismanto kepada Mayor Inf Made Sandy Agusto, serta Kasiter Korem 081/DSJ dari Letkol Inf Saptono Adi Birowo K,S,E. kepada Mayor Inf Ato Sudiatna.
Dapat ditambahkan, bahwa Letkol Inf Sugiyono,S.Sos selanjutnya akan menjabat sebagai Waasops  Kasdam V/Brawijaya, sedangkan Letkol Inf Saptono Adi Birowo K, S.E. menjabat sebagai Kabag Mincat Babinminvetcaddam V/Brawijaya dan Mayor Inf Totok Priyo Kismanto menjabat Dansecata A Rindam V/Brawijaya.
Dalam sambutannya Danrem 081 Kolonel Inf Hardani Lukitanta Adi memaparkan bahwa serah terima jabatan dan penyerahan tugas di lingkungan TNI AD merupakan suatu hal yang harus dilakukan, sebagai upaya penyegaran dalam tubuh organisasi yang dilandaskan pada kepentingan Pembinaan Personel dan Pembinaan Satuan. Oleh karena itu, serah terima jabatan hendaknya disikapi sebagai sesuatu yang wajar untuk meningkatkan kwalitas kinerja satuan guna menjamin terciptanya keberhasilan pelaksanaan tugas pokok sebagai satuan teritorial. Di penghujung sambutannya, Danrem juga menyampaikan, selaku Komandan Korem 081/DSJ dan pribadi, dia sampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Letkol Inf Sugiyono,S.Sos, Letkol Inf Saptono Adi Birowo K, S.E, Mayor Inf Totok Priyo Kismanto beserta isteri yang selama ini telah mampu menyelesaikan tugas dan tanggungjawab jabatannya dengan penuh dedikasi dan loyalitas yang tinggi.
Sehubungan dengan  alih tugas Pak Giyono ( sebutan akrab Letkol Sugiyono ) meninggalkan Ngawi terkesan bukan hanya anggota TNI AD di jajaran Kodim 0805 Ngawi yang merasa ditinggalkan, tetapi segenap warga masyarakat Ngawi merasa ditinggalkan seorang pemimpin yang sangat apresiatif kepada kepentingan rakyat. Rekam jejaknya dapat dilihat bahwa dibawah kepemimpinannya pengabdian TNI di Ngawi banyak dirasakan manfaatnya bagi masyarakat yang membutuhkan, seperti kegiatan bhakti sosial pengadaan air bersih saat musim kekeringan melanda, membantu perbaikan rumah yang dilanda andim bencana alam dan sebagainya. Dengan gantinya Pak Giyono dengan yang baru yaitu Letkol Inf Mordechai Triyandono sebagai Dandim 0805 Ngawi seolah segenap warga masyarakat Ngawi menyampaikan ucapan selamat datang dan berkeyakinan akan lebih apresiatif kepada kepentingan rakyat melebihi dari semuanya yang sudah-sudah, begitulah antara lain yang diperoleh investigasi dalam melakukan monitoring di lapangan.(pdy)
Baca

Ucapan Hari Natal 2015 dan Tahun Baru 2016
Pemerintah Kabupaten Madiun


Ucapan Hari Natal 2015 dan Tahun Baru 2016
Pemerintah Kabupaten Madiun

Baca

Semua Permasalahan Dicarikan Solusi Untuk Kejar Target PAD

Madiun, Investigasi : Belum tercapainya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari beberapa komponen Pajak daerah dan restribusi dari rencana penerimaan PAD sampai Bulan Desember 2015 ini disikapi dengan serius oleh Dinas Pendapatan Kabupaten Madiun.
Data yang diperoleh dari Dinas Pendapatan Kabupaten Madiun menyebutkan ada beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang sampai Bulan Desember ini belum memenuhi target yaitu untuk Pajak Reklame yang baru terealisasi 74,99%, selain itu, untuk Pajak Air Bawah Tanah juga baru terealisasi 96,52% dan PBB-P2 yang baru terealisasi sebesar 89,92%.
“Nanti akan kita usahakan agar bisa mencapai target 100%. Kita optimis karena semua pihak sanggup bekerja keras untuk memenuhi target tersebut,” kata Indra Setyawan, Kepala Dinas Pendapatan Kabupaten Madiun saat ditemui diruangannya, Kamis (17/12/15).
Lebih lanjut dijabarkan, permasalahan di Dinas Kesehatan ataupun RSUD Caruban dan Dolopo sampai saat ini untuk realisasi restribusi daerah secara kumulatif yang masih dibawah 77%. Dari hasil evaluasi diketahui bahwa sampai saat ini masih terkendala pada klaim JKN dari BPJS. “Dari evaluasi kita tahu bahwa permintaan pembayaran dari Dinas Kesehatan, RSUD Caruban maupun Dolopo kepada BPJS untuk tagihan bulan September dan Oktober sudah diajukan, namun belum cair,” kata Indra.
Namun hal ini bukan menjadi kendala, kata Indra, setelah dilakukan rekonsiliasi dengan SKPD terkait yang menangani diharapkjan bulan Desember ini bisa mencapai target 100%.
Sedangkan dari Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang dipisahkan, saat ini tinggal BUMD BPR yang belum memenuhi target. “dari laporan kita dapat, target dari BUMD BPR sebesar Rp. 2.108.039.988 saat ini baru terealisasi sebesar Rp. 1.800.000.000 atau 85,39%,” lanjut Kadin Pendapatan.
Selain itu, Pendapatan Asli Daerah yang sah secara kumulatif masih mencapai  90%. Kendala yang didapat adalah karena ada beberapa komponen yang masih belum terealisir seperti penjualan kendaraan dinas roda empat yang sudah tidak layak pakai oleh Aset Daerah, Penjualan hasil pertanian oleh Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura, hasil dari Dinas Peternakan dan Perikanan dan Penjualan Drum bekas oleh Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya.
“Saat ini pihak Dinas terkait tengah mengatur waktu agar penjualan tersebut segera terealisir sehingga target bisa terpenuhi di akhir Desember ini,” tegas Indra Setyawan.
Maka dari itu, lanjut Indra, untuk lebih mengintensifkan komunikasi dengan jajaran SKPD tersebut diperlukan rekonsiliasi agar percepatan capaian PAD bisa terlaksana. “Sudah ada kesanggupan dari pihak Kepala SKPD Penghasil untuk menangani PAD berdasarkan realisasi capaian sumber-sumber penerimaan,” ujarnya.
Di Bulan Desember ini, SKPD yang belum mencapai target diharapkan bisa menyelesaikan tanggungannya dan menyetorkan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. “Agar kita bisa terus memantau perkembangan capaian tersebut, maka SKPD Penghasil kita minta laporannya setiap Minggu pada hari Jumat,” pungkas Indra Setyawan. (p-76)


Madiun, Investigasi : Belum tercapainya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari beberapa komponen Pajak daerah dan restribusi dari rencana penerimaan PAD sampai Bulan Desember 2015 ini disikapi dengan serius oleh Dinas Pendapatan Kabupaten Madiun.
Data yang diperoleh dari Dinas Pendapatan Kabupaten Madiun menyebutkan ada beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang sampai Bulan Desember ini belum memenuhi target yaitu untuk Pajak Reklame yang baru terealisasi 74,99%, selain itu, untuk Pajak Air Bawah Tanah juga baru terealisasi 96,52% dan PBB-P2 yang baru terealisasi sebesar 89,92%.
“Nanti akan kita usahakan agar bisa mencapai target 100%. Kita optimis karena semua pihak sanggup bekerja keras untuk memenuhi target tersebut,” kata Indra Setyawan, Kepala Dinas Pendapatan Kabupaten Madiun saat ditemui diruangannya, Kamis (17/12/15).
Lebih lanjut dijabarkan, permasalahan di Dinas Kesehatan ataupun RSUD Caruban dan Dolopo sampai saat ini untuk realisasi restribusi daerah secara kumulatif yang masih dibawah 77%. Dari hasil evaluasi diketahui bahwa sampai saat ini masih terkendala pada klaim JKN dari BPJS. “Dari evaluasi kita tahu bahwa permintaan pembayaran dari Dinas Kesehatan, RSUD Caruban maupun Dolopo kepada BPJS untuk tagihan bulan September dan Oktober sudah diajukan, namun belum cair,” kata Indra.
Namun hal ini bukan menjadi kendala, kata Indra, setelah dilakukan rekonsiliasi dengan SKPD terkait yang menangani diharapkjan bulan Desember ini bisa mencapai target 100%.
Sedangkan dari Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang dipisahkan, saat ini tinggal BUMD BPR yang belum memenuhi target. “dari laporan kita dapat, target dari BUMD BPR sebesar Rp. 2.108.039.988 saat ini baru terealisasi sebesar Rp. 1.800.000.000 atau 85,39%,” lanjut Kadin Pendapatan.
Selain itu, Pendapatan Asli Daerah yang sah secara kumulatif masih mencapai  90%. Kendala yang didapat adalah karena ada beberapa komponen yang masih belum terealisir seperti penjualan kendaraan dinas roda empat yang sudah tidak layak pakai oleh Aset Daerah, Penjualan hasil pertanian oleh Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura, hasil dari Dinas Peternakan dan Perikanan dan Penjualan Drum bekas oleh Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya.
“Saat ini pihak Dinas terkait tengah mengatur waktu agar penjualan tersebut segera terealisir sehingga target bisa terpenuhi di akhir Desember ini,” tegas Indra Setyawan.
Maka dari itu, lanjut Indra, untuk lebih mengintensifkan komunikasi dengan jajaran SKPD tersebut diperlukan rekonsiliasi agar percepatan capaian PAD bisa terlaksana. “Sudah ada kesanggupan dari pihak Kepala SKPD Penghasil untuk menangani PAD berdasarkan realisasi capaian sumber-sumber penerimaan,” ujarnya.
Di Bulan Desember ini, SKPD yang belum mencapai target diharapkan bisa menyelesaikan tanggungannya dan menyetorkan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. “Agar kita bisa terus memantau perkembangan capaian tersebut, maka SKPD Penghasil kita minta laporannya setiap Minggu pada hari Jumat,” pungkas Indra Setyawan. (p-76)


Baca

Sosialisasi Pembinaan Forum Pembauran Kebangsaan Kabupaten Madiun

Madiun, Investigasi : Menyongsong Asean Economic Community atau yang dikenal dengan Masyarakat Ekonomi Asean pada awal tahun 2016, Pemerintah Kabupaten Madiun bergerak cepat dengan mengumpulkan para Stake Holder yang tergabung dalam wadah Forum Pembauran Kebangsaan (FPK). Hal ini karena FPK dianggap merupakan salah satu wadah atau wahana strategis dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa di Kabupaten Madiun. Rabu (30/12/15)
Acara forum Pembauran Kebangsaan yang diadakan tersebut mengambil  tema “Melalui Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), Kita Tingkatkan Semangat Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa di kabupaten Madiun”
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua FPK beserta jajaran, Narasumber dari Kejaksaan Negeri kabupaten Madiun, MUI, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Madiun, Ketau dan Jajaran FKUB Kabupaten Madiun, Pimpinan SKPD Kabupaten Madiun, Para Camat dan Kepala Desa se Kabupaten Madiun.

Dalam laporannya, Kepala Bakesbangpoldagri Kabupaten Madiun, Agus Budi Wahyono menjelaskan bahwa acara ini merupakan program kerja dari Bakesbang dan Poldagri Kabupaten Madiun tahun 2015. Sedangkan tujuannya adalah untuk memberikan penguatan institusi FPK sekalugus memberikan pembekalan pada seluruh Stake Holder sebagai upaya mendukung terwujudnya persatuan dan kesatuan di Kabupaten Madiun.
“Kita juga ingin meningkatkan peran serta dari FPK untuk menjunjung tinggi rasa solidaritas dan budaya saling menghormati serta mewujudkan rasa aman, harmonis dan kondusif di Kabupaten Madiun,” ungkap Agus BW.
Selain itu, acara ini juga untuk menyikapi bergulirnya Asean Economic Community atau Masyarakat Ekonomi Asean tahun 2016, juga untuk membendung pengaruh ekstrim kanan dan ekstrim kiri serta faham ISIS dan Radikalisme. “Dengan dilantiknya pengurus FPK Kabupaten Madiun ini diharapkan segera membentuk jajaran pengurus ditingkat kecamatan dan desa,” ungkapnya.
Dengan berlakunya Masyarakat Ekonomi Asean, kata Agus BW, rasa nasionalisme yang melekat dihati masyarakat juga semakin luntur tergerus arus globalisasi. “Maka dari itu, acara ini kita adakan sehingga diharapkan mampu membangkitkan kesadaran para pelayan masyarakat serta tokoh pemuda sebagai generasi penerus bangsa dalam meningkatkan rasa nasionalisme,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Madiun, H. Muhtarom menjelaskan bahwa dengan dilantiknya kepengurusan FPK diharapkan mampu mengambil peran dan prakarsa untuk mempererat rasa solidaritas diantara sesama dalam upaya mendukung proses pembangunan pusat pemerintahan di Mejayan Caruban.
“Kita harus bisa mengaktualisasikan nilai-nilai luhur sehingga bisa hidup berdampingan sehingga bisa mewujudkan Kabupaten Madiun lebih sejahtera tahun 2018,” tegas Bupati Madiun.

Bupati Madiun berharap agar para pengurus FPK yang baru saja dilantik bisa memberikan kontribusi yang nyata agar Kabupaten Madiun yang sudah kondusif ini lebih harmonis didalam kemajemukann dan multikulturan budaya, etnis, ras dan agama. (p-76)
Madiun, Investigasi : Menyongsong Asean Economic Community atau yang dikenal dengan Masyarakat Ekonomi Asean pada awal tahun 2016, Pemerintah Kabupaten Madiun bergerak cepat dengan mengumpulkan para Stake Holder yang tergabung dalam wadah Forum Pembauran Kebangsaan (FPK). Hal ini karena FPK dianggap merupakan salah satu wadah atau wahana strategis dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa di Kabupaten Madiun. Rabu (30/12/15)
Acara forum Pembauran Kebangsaan yang diadakan tersebut mengambil  tema “Melalui Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), Kita Tingkatkan Semangat Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa di kabupaten Madiun”
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua FPK beserta jajaran, Narasumber dari Kejaksaan Negeri kabupaten Madiun, MUI, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Madiun, Ketau dan Jajaran FKUB Kabupaten Madiun, Pimpinan SKPD Kabupaten Madiun, Para Camat dan Kepala Desa se Kabupaten Madiun.

Dalam laporannya, Kepala Bakesbangpoldagri Kabupaten Madiun, Agus Budi Wahyono menjelaskan bahwa acara ini merupakan program kerja dari Bakesbang dan Poldagri Kabupaten Madiun tahun 2015. Sedangkan tujuannya adalah untuk memberikan penguatan institusi FPK sekalugus memberikan pembekalan pada seluruh Stake Holder sebagai upaya mendukung terwujudnya persatuan dan kesatuan di Kabupaten Madiun.
“Kita juga ingin meningkatkan peran serta dari FPK untuk menjunjung tinggi rasa solidaritas dan budaya saling menghormati serta mewujudkan rasa aman, harmonis dan kondusif di Kabupaten Madiun,” ungkap Agus BW.
Selain itu, acara ini juga untuk menyikapi bergulirnya Asean Economic Community atau Masyarakat Ekonomi Asean tahun 2016, juga untuk membendung pengaruh ekstrim kanan dan ekstrim kiri serta faham ISIS dan Radikalisme. “Dengan dilantiknya pengurus FPK Kabupaten Madiun ini diharapkan segera membentuk jajaran pengurus ditingkat kecamatan dan desa,” ungkapnya.
Dengan berlakunya Masyarakat Ekonomi Asean, kata Agus BW, rasa nasionalisme yang melekat dihati masyarakat juga semakin luntur tergerus arus globalisasi. “Maka dari itu, acara ini kita adakan sehingga diharapkan mampu membangkitkan kesadaran para pelayan masyarakat serta tokoh pemuda sebagai generasi penerus bangsa dalam meningkatkan rasa nasionalisme,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Madiun, H. Muhtarom menjelaskan bahwa dengan dilantiknya kepengurusan FPK diharapkan mampu mengambil peran dan prakarsa untuk mempererat rasa solidaritas diantara sesama dalam upaya mendukung proses pembangunan pusat pemerintahan di Mejayan Caruban.
“Kita harus bisa mengaktualisasikan nilai-nilai luhur sehingga bisa hidup berdampingan sehingga bisa mewujudkan Kabupaten Madiun lebih sejahtera tahun 2018,” tegas Bupati Madiun.

Bupati Madiun berharap agar para pengurus FPK yang baru saja dilantik bisa memberikan kontribusi yang nyata agar Kabupaten Madiun yang sudah kondusif ini lebih harmonis didalam kemajemukann dan multikulturan budaya, etnis, ras dan agama. (p-76)
Baca
 
Investigasi New Biro Madiun. Alamat Jl. Gemah Ripah No. 30 Dolopo Kabupaten Madiun. Telp. 081249410099
Support : PT. INSAN MANDIRI PERMATA
Copyright © 2014. Investigasi New Madiun
Template Edited by Investigasi Biro Madiun
Telp/Message : 081249410099 | 0856 0449 9100